Pelangi Hanani

Pelangi Hanani
Part 29 Senja


__ADS_3

" Tolong jangan berdiri ditepi senja


kilaumu sekejap pergi seketika. Kalau kehadiranmu hanya ingin memberi luka, maka pergilah aku tak ingin terluka untuk kesekian kalinya."


..." Pelangi Hanani 🌹 "...


****


..." Welcome to The Habitat Penang Hill."...



Kereta Miring dan Hill Raiway yang dibangun sekitar tahun 1903-1923.



Kopi Hitam merupakan Cafe yang bernuansa Casual.



Habibat Flora dan fauna.



Curtis Crest Tree top dan Georgetown Viewing Platfrom tertinggi di Penang 880 Mdpl.



Pemandangan Laut Andaman dimalam dan siang hari.



Pulau Langkawi Penang Bridge.



Langurway merupakan jembatan yang menghubungkan pepohonan-pepohonan rindang di Kawasan ini dengan panjangnya 230 m.



And Last ini dia Hutan Tropis dan tempat Perkemahan Murid sekolah Hana




Say Masya Allah dan Alhamdulillah atas kuasa Allah tempat ini dapat tercipta dengan sempurna.


Hari kedua perkemahan.


Ya hari ini adalah hari untuk masing-masing kelompok bertarung diwahana air.


Kelompok Arga akan melawan kelompok Izaz.


Wah pertarungan yang cukup berat antara kedua bersaudara itu.


Kelompok Arga telah selesai memakai perlengkapan untuk bertarung.


Begitu juga dengan Kelompok Izaz.


Permainan pertama ialah Serang bantal yang terjatuh ke dalam air akan dinyatakan kalah.


" Oke bagaimana Grub Arga bersedia ? Tanya pemandu pertarungan.


Arga, Hana, Ranti dan Rayhan bersemangat menjawab pertanyaan pemandu itu.


" Siap sedia." Tegas meraka bersama.


" Wah keren sekali, bagaimana dengan grub Izaz apa ke bersedia juge ? Tanya pemandu itu.


Izaz, Kasih, Wardah dan Almeer tak ingin kalah Semangat dari kelompok Arga.


" Pasti Sedia." Ucap mereka serentak.


" Wah sepertinye kedua grub ni semangat sangat. Baiklah Jomlah Arga dan Izaz bertarung lebih awal !! Perintah Pemandu yang bernama Aidrus itu.


Arga tersenyum kecut pada abangnya itu. Begitu juga Izaz membalas dengan senyuman angkuhnya.


" Oke mari kite buktikan grub siape yang lebih kuat !! Tantang Izaz pada Arga.


" Jom!! siape takut !! Terima Arga.


Pertarunganpun dimulai keduanya memang tampak serius dalam bertarung. Tidak terlihat seperti kakak beradik melainkan seperti musuh yang saling serang satu sama lain.


Tab, tub, tab..." Suara pukulan bantal mereka.


Ya memang bisa diakui kekuatan dan pertahanan Arga lebih tinggi dibandingkan Izaz. Sebab Arga adalah sosok Atlit bela diri yang sudah memenangkan berbagai perlombaan. Sementara Izaz hanya sekedar mengikuti Bela diri untuk berjaga-jaga diri saja.


" Menyerahlah Ga !! Ucap Izaz menyepelekan Arga.


Arga menghantam Izaz dengan pukulan yang cukup kuat yang membuat pertahanan Izaz akhirnya runtuh dan dirinya terjatuh ke dalam air.


Byuarr.... Izaz tercebur kedalam air.


" Hm in now siape yang menyerah? Kata Arga dan mengulurkan tangannya.

__ADS_1


Namun Izaz tak menerima uluran tangan adiknya.


" Baik point pertama didapatkan Grub dua yakni Grub Arga." Ucap Aidrus.


Dan kini giliran Hana bertarung dengan Kasih si cewek sombong.


" Aku ingatkan kau dari sekarang. Jangan nangis ye !! Kata Kasih dengan sombong.


Hana hanya membalasnya dengan senyum miring.


Tab...Tub...Tab bunyi bantal pertarungan mereka.


Tak butuh lama Hana dapat mengalahkan Kasih dengan mudah.


Tebyuaarr... Kasih terjatuh


" Sialan !! Awas kau Hana." Upat Kasih.


" Yeee !!! Point kedua untuk kite." Teriak Ranti.


Tibalah giliran Ranti melawan Wardah dan Rayhan melawan Almeer. Untuk babak terakhir dua pasangan sekaligus bertarung.


Tab,tub, tab....


tebyuaarr... disisi kanan ada Rayhan yang telah terjatuh dan disisi kiri ada Wardah yang terjatuh.


Artinya tiga point untuk grubnya Arga dan satu point untuk grubnya Izaz.


Cukup membuat timbul senyum diwajah Izaz.


" Sorry guys aku punya pasal ni." Ucap Rayhan yang merasa tidak enak pada timnya.


Arga tertawa " Hahaha apelah awak ni Rayhan nothing its no problem !! " Kata Arga pada Rayhan.


" Kite inikan Grub Ray, kite kena kompak tak de masalahpun hilang satu point tumbuh seribu point hehe." Ujar Hana pada grubnya.


" Sebab tu kite kena lebih semangat lagi." Kata Ranti penuh dengan semangat empat limanya.


" Alhamdulillah senang aku berada kat grub ni, beruntung sangat jumpe kawan macam korang ni." Jujur saja ada rasa terharu bagi Rayhan memiliki grub seperti ini.


Grub Izazpun menghampiri grub Arga untuk sekedar bada basi.


" Korang jangan senang dulu sebab ni baru awal je!! masih panjang lagi pertarungan." Ucap Izaz dengan senyum angkuhnya.


Hana bingung dengan perkataan Izaz yang sedikit arogan. Sebab perkataan Izaz tak pernah searogan ini sebelumnya.


" Bang Izaz kenapa ya ? ga biasanya dia searogan ini." Batin Hana.


Arga hanya tersenyum mendengar perkataan Abangnya kemudian menepuk bahu Izaz seraya berkata. " Hm tak payahlah nak sibuk ingatkan grub kite orang, sebab kite orang tau mane yang pantas untuk menjadi pemenang." Ucap Arga dengan santai berlalu meninggalkan Izaz.


" Hm Hana kali ni kau mungkin menang tapi next aku takkan biarkan kau menang lagi tau!! Kata Kasih pada Hana.


Hana ingin rasanya tertawa leluasa namun dia sadar itu tidak baik baginya. Dan akhirnya Hanapun menutup mulutnya dengan tangannya menahan tawanya.


Berbeda dengan Ranti yang langsung saja membuka suara.


" Haha lawaklah kau ni Kasih !! Kau nak menang ke, nak kalah ke itu semua atas usaha kau. Kenapa pula nak ancam Hana,


tak terima kekalahan ke." Sindir Ranti yang tak henti tertawa.


Kasihpun mengeramkan giginya sebab kesal dengan Ranti yang meledeknya.


" Arghh awas korang berdua !! Geram Kasih dan pergi dengan kesal.


Arga, Hana, Ranti, dan juga Rayhan tertawa bahkan terbahak melihat tingkah grub yang mereka lawan.


" Kok mereka jadi gemesin gitu ya kalau lagi marah hahaha." Kata Ranti.


" Hm dah dah tak baik pancing emosi orang lebih baik kita doakan agar jangan hanye sebab perkara ini kite jadi musuhan." Hana berusaha memecah ketegangan sebab dia takut adanya permusuhan nantinya.


" Hm baiklah calon istri sholih, in now jom kite ganti pakaian basah ni. Nanti awak sakit risau pula saye hahaha." Kata Arga yang lagi-lagi menggoda Hana.


" Ekhem-ekhem Arga sweet banget sih." Kata Ranti sambil mencubit pipi Hana.


Rayhan hanya tertawa dan menggelengkan kepalanya. Sementara Hana yang diperlakukan seperti itu merasa kesal,ingin rasanya Ia menjitak kepala Arga namun itu tidak mungkin sebab mereka bukan Mahrom.


" Hm Arga please jangan nak bergurau kat sini boleh tak ? Awak nikan ishh." Ucap Hana dengan ekspresi kesal kemudian pergi meninggalkan mereka.


Arga, Ranti dan Rayhan tertawa bersama melihat ekspresi Hana.


" Kejap ye, Ga aku rasekan kau dah banyak berubah dah sejak Hana datang kat sini. Kau yang dulu sangat hemat cakap in now kau bahkan suka menggoda Hana, dulu dingin sekarang hangat, dulu susah." Ucapan Rayhan terpotong oleh Ranti.


" Susah sangat senyum sekarang dah mudah senyum heheh, betul tu Ray Arga memang dah berubah itu berkat Hana." Kata Ranti dengan tawanya.


Arga yang mendengar perkataan Ranti dan Rayhan hanya tersenyum. Dia juga bingung dengan perubahan sikapnya akhir-akhir ini.


" Kau dah jatuh cinta kat Hanakan ? " Tanya Rayhan.


" Hm dahlah korang ni nak mengade-ngade je kerjanya." Ucapnya berlalu dari Ranti dan Rayhan.


" Arga,Arga kau ni nak mengaku je susah !! " Kata Rayhan.


Ranti dan Rayhan tertawa melihat Arga yang sedang kasmaran itu. Disisi lain ada lelaki tanpa disadari sedari tadi mendengarkan percakapan mereka.


Ya lelaki itu adalah Izaz, lelaki yang memiliki perasaan pada Hana. Izaz tampak kesal mendengar percakapan mereka namun jujur saja dia sadar bahwa memang Hana tak punya perasaan apapun padanya.

__ADS_1


" Hm entahlah Hana, aku tak tau kenape rase ni tiba kat hatiku. Namun jika itu dengan Arga aku akan coba mengikhlaskanmu padanya sebab dia adikku, aku tau dia lelaki yang baik dibalik semua sikap dinginnya." Kata Izaz dengan dewasa.


Kegiatan pertarungan hari ini telah selesai dengan dimenangkan oleh grub Arga.


Namun ini bukan hasil akhirnya sebab masih ada pertarungan-pertarungan selanjutnya.


Waktupun menjelang petang. Setelah selesai sholat ashar merekapun diperkenankan untuk berjalan-jalan disekitar Penang Hill dengan grub masing-masing.


Grub Arga memilih untuk berjalan-jalan disekitar Pantai Andaman yang begitu memanjakan mata.


Sementara grub Izaz memilih untuk menikmati Cafe Kopi Hutan. Dan grub lainnya memilih untuk menikmati Curtis Crest Tree top dan Langkawi Penang Bridge.


Namun untuk menggunakan Kereta miring dan Hill Raiway mereka tidak diperkenankan untuk saat ini.


Di Pantai Andaman


Hana dan Ranti tampak begitu senang menikmati senja di laut Andaman.


" Masya Allah Senja indah sekali Ran." Ucap Hana tengah menatap keindahan senja.


" Bener Han Wah keren sekali." Kata Ranti yang mengambil handphonenya untuk berselfie ria.


Sementara Hana memilih duduk ditepi laut sambil menatap lekat kearah senja.


" Ya senja pertemuan singkat yang meninggalkan sejuta cerita. Selayaknya pertemuan singkatku bersama Anugrah."


" Maaf Anugrah untuk luka yang kuberi, seperti senja kilaunya sekejap pergi seketika. Ya seperti kehadiranku yang hanya memberikan luka yang entah untuk keberapa kalinya bagimu, maafkan aku Anugrah!!Harapan yang paling aku tambatkan dipelabuhan doaku adalah Islamnya dirimu Grah." Sambung Hana dan tak dapat menahan air matanya untuk tidak terjatuh.


Arga sejak tadi telah memperhatikan Hana dan mendengar ucapan Hana bahkan Ia kerap kali memotret Hana dengan cameranya dengan posisi Hana menatap Senja.


Cekrek... Bunyi cameranya.


" Sempurna, Beautiful girl." Gumamnya.


" Dan akan lebih sempurna lagi kalau ada sang pelangi, ya Pelangi Hanani." Sambungnya.


Namun entah kenapa ada rasa tidak suka dibenak Arga saat Hana selalu mengingat tentang Anugrah.


Arga menghampiri Hana dan mengambil posisi duduk disebelahnya.


" Hm boleh aku duduk kat samping awak ? Tanya Arga.


Hana yang merasa ada berbicara padanya pun menoleh. Tampaklah Arga yang berbicara.


" Hm boleh tapi jauh sikit ye." Kata Hana.


" Hm iye aku pahamlah tu." Jawab Arga.


" Eeeh awak dah dari tadi ke berdiri kat situ ? Hana takut Arga mendengar perkataannya tadi.


Arga mengangguk pelan. Hana terkejut itu berarti benar Arga telah mendengar ucapannya mengenai Anugrah. Ada rasa malu bagi Hana saat ketahuan oleh Arga.


" Aduh kenapa pula aku bisa kelepasan ditempat seperti ini." Batin Hana sambil menepuk jidatnya.


" Hm awak dengar semua ke ? Tanya Hana lagi.


" Iye, pasal Anugrahkan? Tanya Arga kembali.


Hana melotot kaget mendengar nama Anugrah disebut oleh Arga.


" Hm dahlah fix ketahuan." Hana pasrah.


" Hm awak jangan cerite ke siape-siape ye, dan awak juga jangan salah paham ye Anugrah tu kawan saye je tak lebihpun series!! Jelas Hana.


Arga tersenyum mendengar perkataan Hana yang seakan-akan tak ingin dirinya salah paham pada Hana.


" Hm kenapa awak mesti jelaskan ke saye ? kalaupun awak tengah becinte Kat die saye tak de masalahpun !! Sebab jodoh dah Allah atur atau jangan-jangan awak bagi tau saye pasal tu sebab awak ade rasekan kat saye hahah." Ya Arga mulai lagi menggoda Hana.


Hana melemparkan pasir kearah Arga sebagai balasan untuknya telah membuat Hana kesal.


" Ih awak ni janganlah nak perasa sangat!! Saye hanya nak awak tak salah paham bukan yang lain !! lagipun saye memang ade rase kat awak !! Ucap Hana dan berhasil membuat Arga tersenyum.


" Rase benci, kesal dan tak nak tengok awak !! Sambung Hana beranjak pergi dari duduknya.


Arga yang ditinggalkan Hana masih saja tertawa ria sebab senang bisa selalu membuat Hana kesal.


" Kau tau Han, kau seperti pelangi ade keindahan yang dirasakan kala menatapmu, ada kesejukan kala mendengar tutur katamu. Aku harap kau seperti pelangi datang dalam kehidupanku membawa keindahan dan juga pada akhirnya kalau nanti kau pergi tidak akan meninggalkan luka!! " Ucap Arga tengah menatap kepergian senja.


" Jihan apakah kau mengizinkan aku untuk membagi rasa ini pada Hana ? Ucapnya pada langit yang seakan-akan Ia berbicara langsung dengan Jihan.


" Kau tau dia baik sepertimu hanya saja dia tak selucu dirimu Jihan. Aku sangat merindukanmu Jihan." Sambung Arga.


Seketika Arga teringat dengan keadaan di Istana, Penang dan Terengganu.


" Ah hatiku sangat sibuk bercengkrama dengan urusan cinta sampai aku lupa dengan usahaku menyelesaikan Pertikaian ini." Kata Arga.


Senjapun telah pupus dari tempatnya dan hanya tinggal sisa dari kemerahannya.


Waktu menjelang magrib semua peserta kemahpun kembali ketempat perkemahan.


Sevimli salam hangat dari Author 🌹


Mana ni Tim Hana dan Anugrah ?


Dan mana ni Tim Hana dan Arga ? 😁

__ADS_1


Jangan lupa like, dan Votenya guys.


__ADS_2