
Kedatangan Marcello disambut hangat oleh seluruh bawahannya. Malam ini dia sengaja mengumpulkan seluruh anggotanya. Dia berniat menyatakan keinginannya untuk mengundurkan diri dari ketua mafia. Tentu saja alasannya karena Auri. Walaupun wanitanya tidak pernah memintanya tapi dia ingat syarat yang diberikan oleh sahabatnya.
“Terima kasih kalian semua sudah menyempatkan waktu untuk berkumpul malam ini. Hari ini saya ingin mengatakan bahwa mulai saat ini saya akan mengundurkan diri sebagai ketua mafia kelompok black knife. Ketua selanjutnya adalah Oskar. Apakah ada yang keberatan?”tanya Marcello pada bawahannya yang sudah dianggap seperti keluarganya sendiri.
Meskipun marcello terkenal dengan kekejamannya. Tapi berbeda di mata seluruh anggota black knife. Pria yang sekarang sudah bukan ketua mereka seperti malaikat penyelamat mereka. Marcello adalah orang yang peduli pada setiap anggota di kelompok mafianya. Hanya saja dia tidak suka jika ada orang yang mengkhianatinya saja.
Seorang pria muda mengangkat tangannya. Marcello mempersilahkan pria itu untuk mengutarakan pendapatnya.
“Kalau boleh saya tahu alasan tuan marcello mengundurkan diri sebagai ketua mafia?Sebenarnya kami merasa kehilangan keberadaan tuan sebagai tuan kami. Karena kami senang melayani anda.” Ucap pria muda yang dianggukan oleh Oskar.
Oskar sebenarnya merasa tidak pantas menjadi ketua pengganti tuannya. Dia juga seorang pemuda yang dulu pernah ditolong oleh Marcello. Karena itu dia sangat royal pada marcello. Bahkan mereka sekarang sangat dekat. Dia masih tidak menyangka akan mendapatkan tuan dan sahabat seperti marcello dan Edgar.
“Sebenarnya alasan saya mengundurkan diri karena saya berniat menikah dengan wanitaku. Saya tidak ingin membahayakan calon istriku dengan bertahan sebagai ketua mafia.” Jelas marcello sedikit malu. Hal itu membuat seluruh anggota black knife terkejut dengan ekspresi atasanya. Mereka tidak pernah melihat tuannya seperti ini. Mereka juga ikut senang saat tahu kabar baik tentang tuannya. Sedangkan Edgar dan Oskar sudah terbiasa dengan marcello yang seperti saat ini. Sahabat mereka sudah terlalu bucin pada kekasihnya.
__ADS_1
“Tuan kami juga ingin ikut seperti anda. Kami semua ada di kelompok mafia anda karena anda sebagai ketuanya. Bukan kami tidak ingin menerima tuan Oskar sebagai atasan kami. Tapi kami semua ingin melayani anda hingga akhir.” Ucap pria muda itu yang dianggukan oleh seluruh anggota mafia black knife.
“Saya juga tidak berniat untuk menggantikan anda tuan.” Ucap Oskar yang mendapatkan delekan oleh Marcello. Tapi pria itu tidak takut. Karena dia sudah berjanji saat ditolong oleh tuannya akan mengabdi seumur hidup jadi buat apa dia bertahan di kelompok mafia black knife. Kalau tuannya malah memilih keluar. Dia manjadi tidak memiliki alasan untuk bertahan.
“Baiklah kalian ini semua. Kelompok mafia black knife akan saya bubarkan. Tapi saya akan membuat perusahaan yang bisa menaungi kalian semua. Jadi kalian tidak perlu mencari pekerjaan lain. Aku harap kalian tidak keberatan.” Ucap Marcello.
“Tentu saja tuan kami akan dengan senang hati menjadi pegawai anda.” Ucap pria muda itu sebagai perwakilan anggota lain. Marcello tidak menyangka akan mendapatkan keroyal seperti ini dari anggotanya.
“Kamu akan memiliki rencana Edgar?”tanya Marcello pada tangan kananya yang sedang menyetir mobilnya. Edgar terdiam sesaat hingga dia menemukan usulan yang cermelang.
“Bagaimana kalau tuan membangun perusahaan senjata secara resmi. Pada dasarnya kita semua memiliki basik dalam pembuatan senjata. Jadi kita tidak perlu merubah banyak hal dan para anggota tidak perlu banyak mengalami perombakkan.” Jelas Edgar yang membuat marcello senang dengan usulannya. Sebenarnya dia sudah memikirkan hal itu sebelumnya. Ternyata Edgar masih memiliki mata yang bagus untuk melihat bisnis.
“Kamu benar, aku sudah merencanakan hal itu. Selain itu aku sudah mengurus beberapa dokumen untuk pembuatan perusahaan baru. Sisanya aku serahkan padamu Edgar. “ ucap Marcello yang langsung dianggukkan oleh tangan kananya. Sebenarnya sedikit terkejut mendengar tuannya sudah menyelesaikan dokumen pembuatan perusahaan barunya. Sejak kapan Marcello menyelesaikannya.
__ADS_1
“Pasti kamu bertanya-tanya kapan aku menyelesaikan semua itu. Semuanya diurus oleh si Antara. Dia memintaku untuk memberikan bagian saham yang besar dari perusahaan itu jika ingin menikah dengan Auri. Dia sangat licik bukan. Antara mencari kesempatan dengan memanfaatkan adiknya.” Jelas Marcello. Sekarang Edgar paham kenapa tuannya sudah selesai mengurusnya. Ternyata semua itu dilakukan oleh pria licik itu. Selalu saja Antara mencari kesempatan untuk memoroti sahabatnya sendiri. Seperti saat dia meminta restu berpacaran dengan Aura. Pria itu memintanya untuk memberikan beberapa persen saham dari perusahaan pribadinya.
Walaupun Edgar adalah tangan kanan Marcello. Tapi dia juga memiliki perusahaan yang diberikan oleh sahabatnya. Meskipun dia juga memiliki perusahaan keluarga yang berada di bawah tangannya. Namun perusahaan itu tidak sebesar seperti punya marcello. Karena itu dia masih bisa menjadi tangan kanan sahabatnya.
“Biarlah dia menyebalkan seperti itu. Dia sedang patah hati.” Ucap Marcello yang membuat Edgar sedikit terkejut. Sahabatnya yang lebih cuek dari marcello itu patah hati. Dia pikir isi otak Antara hanya uang dan bagaimana cara menambah asetnya.
“Apakah aku tidak salah dengar? Seorang Antara jatuh cinta. Bukankah dia hanya tahu cara untuk menambah asetnya dengan cara liciknya itu.” Ucap Edgar yang membuat marcello ikut tertawa. Dia juga setuju dengan sahabatnya itu. Antara memang sangat gila dalam mengejar uang dan aset. Makanya dia memanfaatkan adiknya untuk menambah kekayaanya.
“Kamu sadar tidak dia mirip seperti siapa?”tanya Marcello pada Edgar. Dia mencoba mengingat orang disekitarnya yang isi otaknya hanya uang saja. Tentu saja Marcello, dirinya, Oskar tidak mungkin. Mereka tidak begitu tergila-gila dalam hal semacam itu. Sedangkan Auri dan Lyra juga sepertinya tidak begitu tertarik. Hanya satu orang saja yang akan menangis karena seluruh uangnya diambil. Orang itu adalah mahlika. Jangan bilang wanita yang dicintai oleh Antara adalah wanita gila kekasih si Oskar.
“jangan bilang Antara suka dengan wanita gila itu.” Ucap Edgar yang balas dengan tawa keras oleh marcello. Dia saja masih tidak menyangka Antara menyukai wanita yang akan mati karena seluruh uangnya diambil oleh Auri. Tapi kedua orang itu memang mirip. Antara sangat tergila-gila menghasilkan uang dan menambah asetnya. Sedangkan mahlika sangat mencintai uangnya hingga wanita itu tidak pernah ingin menggunakan tumpukan uangnya.
“Mereka terlihat sangat serasih. Tapi aku tidak bisa membayangkan kalaua mereka berdua bersatu. Mungkin hanya menjadi pasang serahkah dan mencintai uang.” Ucap Edgar yang dianggukkan oleh Marcello. Karena itu keduanya tidak menjadi sepasang kekasih. Pada akhirnya mahlika membutuhkan pria yang bisa melengkapi kekurangannya. Hal itu juga berlaku pada Antara. Dia pikir wanita yang menjadi pasangan Antara adalah pasien yang mengajak sahabatnya menikah itu.
__ADS_1