Pencuri Hati Ketua Mafia

Pencuri Hati Ketua Mafia
Chapter 109


__ADS_3

Auri menatap wanita tua yang melahirkannya kedunia ini. Tidak ada sepatah kata yang keluar sejak dia datang ke kamar inap sang ibu. Walaupun dia memiliki banyak sekali hal yang ingin dirinya katakan. Tapi semua itu seketika terhenti saat melihat kondisi wanita yang lela memperjuangkan hidupnya untuk membawanya dan adiknya ke dunia ini.


“Apakah Auri tidak merindukan mami?”tanya wanita tua yang menatap anak perempuannya yang semakin cantik saja. Dia sudah sangat lama merindukan anaknya ini. Tapi anak sulungnya selalu mengatakan untuk tidak mengganggu anak perempuannya. Dia sangat tahu seberapa besar yang di dapatkan anak perempuan yang selalu terlihat dewasa dibandingkan kedua anaknya yang lain. Tapi dia tidak ingin hal itu terjadi pada Auri. Dia lebih suka melihat anaknya bermanja padanya dan menangis di dalam pelukannya.


Auri masih berdiam di posisi awalnya. Antara yang merasa suasan terlalu hening. Dia mendekati sang mami dan memeluk wanita yang selalu dia sayangi sebelum adiknya dan wanita lainnya. Wanita pertama yang selalu memberikannya kebahagiaan.


“mami tidak rindu dengan Antara?”tanya antara pada sang ibu. Hal itu membuat wanita tua itu tertawa pelan. Dia selalu merindukan tingkah anak sulungnya. Antara selalu tahu cara untuk memecahkan keheningan seperti ini.


Saat ibu Antara menatap anak perempuannya. Ternyata sudah keluar dari ruang inap wanita tua itu tanpa pamit. Sedangkan Antara membuang nafas kasar melihat tingkah adiknya. Pasti Adiknya belum siap bertemu dengan sang ibu.


Dia tahu kalau Auri sangat marah dengan tindakan maminya yang tanpa mengatakannya terlebih dahulu. Padahal Auri paling tidak suka diantur meskipun itu oleh keluarganya sendiri.


“apakah mami membuat kesalahan hingga Auri marah pada mami?”tanya wanita tua itu pada anak sulungnya. Sedangkan Antara bisa membuang nafas kasar. Maminya selalu seperti ini. Tapi dia tetap menyangi wanita tua yang telah melahirkannya.


“mami, Auri sudah memiliki kekasih.” Ucap Antara yang membuat mami terkejut mendengar fakta mengenai anak gadisnya. Dia tidak menduga anak perempuannya sudah memiliki kekasih. Dia merasa telah melakukan kesalahan pada Auri karena sudah menjodohkannya pada anak sahabatnya. Tapi dia tidak bisa membantalkannya karena sudah berjanji dengan sahabatnya untuk menikahkan Auri dengan anak temannya itu.

__ADS_1


“Mami seharusnya mengerti perasaan Auri bukan?”tanya Antara yang langsung dianggukkan oleh maminya. Dia sangat tahu perasaan anak gadisnya yang jarang menunjukkan perasaanya ini. Tidak sulit melihat wajah marah dari Auri.


Anak gadisnya jarang mengekspresikan perasaanya. Tadi dia melihat wajah kesal dan sedih tergambar pada anaknya. Sekarang dia merasa menjadi ibu yang tidak biak. Saat anaknya sudah menemukan kebahagiannya. Malah dia yang mengambil kebahagian anaknnya sekarang untuk sebuah janji dengan sahabatnya.


“Tapi mami tidak bisa membantalkannya. Mami dan sahabat mami sudah berjanji untuk menikahkan Auri dengan anaknnya.” Jelas mami yang membuat Antara harus menahan amarahnya. Bagaimanapun wanita tua di depannya adalah maminya yang sangat disayanginya. Dia tidak mungkin meluapkan amarahnya pada ibunya.


“Mami, antara akan selalu mendukung pilihan mami dan Auri. Tapi Antara tidak ingin salah satu dari wanita yang paling disayang Antara harus terluka hanya. Jadi Antara berharap mami bisa menyelesaikan masalah ini. Antara tidak pernah melihat wajah bahagia adik Antara selama beberapa tahun ini. Tapi setelah Auri berpacaran dengan kekasihnya. Auri sudah kembali seperti adik Antara yang dulu. Auri yang jail dan suka tersenyum. Antara tidak ingin senyuman adik antara hilang mami. Tapi antara juga tidak ingin membuat mami bersedih.” Ucap Antara yang membuat wanita tua itu tidak bisa menahan tangisannya.


Dia ikut senang mendengar perubahan anak gadisnya dari anak sulungnya. Dia sangat tahu seberapa menderita beberapa tahun ini untuk Auri. Sebagai ibu dia ingin melihat wajah anaknya seperti dulu lagi yang selalu tersenyum dan bahagia.


Karena itu dia tahu Auri tidak akan mungkin bisa mengatakan ketidak sukaan atas perjodohan yang direncanakan sang ibu. Jadi dia yang harus bergerak membantu sang adik. Meskipun dia masih tidak lela Auri diambil oleh marcello sahabatnya yang menyebalkan itu. Tapi hanya pria itu saja yang bisa membahagiakan adiknya.


“Bukankah kamu harusny mengenalkan kekasih adikmu itu pada mami. Karena adikmu itu pasti tidak akan melakukan itu.” Ucap mami pada anak sulungnya. Dia sudah tahu kalau anaknya sulungnya pasti mengenal kekasih adiknya. Karena Antara adalah tipe kakak yang terlalu possesif pada adiknya. Hal itu yang membuat pasangan Alaksana bisa santai melepaskan anak gadisnya dari pengawasan mereka. Karena kakak dari kedua anak kembar mereka lebih tahu cara untuk menjaga kedua adiknya itu.


“Dia akan segera bertemu dengan mami. Orang itu adalah pria yang sangat memahami Auri. Antara saja terkejut melihatnya ada pria yang bisa mengenal Auri lebih baik dibandingkanku.” Ucap Antara yang membuat wanita tua itu tertawa. Kedua anak dan ibu itu berbincang hingga Auri kembali.

__ADS_1


“maaf mami, aku tidak bisa menerima perjodohan yang direncanakan mami.” Ucap Auri lirih sambil memeluk badan sang mami. Antara dan mami saling melemparkan tatapan. Sebernanya mereka terkejut melihat tindakan Auri. Mungkin semua ini terjadi karena rasa cinta adiknya pada marcello. Karena itu Auri mencoba untuk egois demi kebahagiannya.


“mami yang harusnya meminta maaf karena tidak bertanya terlebih dahulu. Mami dengar kamu sudah memiliki kekasih. Ternya apa yang diucapkan kakakmu itu benar, kamu kembali seperti Auri yang dahulu. Mami senang kamu sudah seperti dulu lagi. Sebaiknya anak gadis mami segera mengenalkan pria itu.”goda mami yang membuat wajah Auri memerah sedangkan Antara dan ibunya sudah tertawa keras. Mereka tidak menduga Auri bisa tersipu malu karena membicarakan marcello.


“Sepertinya kalian bahagia tanpa mengajakku.” Ucap seorang pria tua yang baru saja muncul. Pada akhirnya seluruh anggota keluarga Alaksana berkumpul dan saling melepask rindu setelah satu tahu tidak bertemu. Papi dan mami Auri bahagia melihat anak gadis mereka sudah kembali seperti dahulu.


Sedangkan Marcello harus mengurungkan niatnya untuk langsung bertemu dengan sang kekasih. Saat ibunya dan ayahnya memerintahkan untuk bertemu. Walaupun dengan berat hati, Marcello tetap mengunjungi kedua orang tuannya yang sudah lama dirinya tidak temui.


“Kamu memang sudah tidak menganggap mom sebagai ibumu ya.” Sindir seorang wanita tua saat melihat anaknya baru saja masuk ke dalam rumah. Entah sudah berapa lama marcello tidak menemui mereka sehingga wanita tu ayang masih cantik itu malah dengan tingkah anaknya.


Sedangka ayah marcello tidak memperdulikan marcello. Dia lebih asik mengelayut manja dengan badan istrinya. Bahkan pria itu lebih suka jika anaknya tidak datang. Sehingga tidak ada orang yang mengambil perhatian wanitanya.


“Bagus kamu kembali di waktu yang tepat, besok kamu harus menemui keluarga calon istrimu.” Ucap mami yang membuat marcello dan suaminya terkejut.


“APA?”teriak marcello yang tidak menyangka dengan ucapan sang mami.

__ADS_1


__ADS_2