Pencuri Hati Ketua Mafia

Pencuri Hati Ketua Mafia
Chapter 136


__ADS_3

Auri sangat seberapa kaya dan berkuasa suaminya. Tapi dia tidak menyangka dalam hitungan beberapa jam saja. Semua kepentingan untuk keberangkatan mereka bulan madu selesai. Sekarang mereka berdua sedang berada di pesawat pribadi milik marcello yang akan pergi mengantar mereka ke tempat indah di dunia ini.


Bukan tempat paling indah tapi bisa dikatakan paling digandrungi. Karena pesona alam dan keindahannya yang membuat para pengunjung atau orang -orang selalu ingin datang ke tempat ini. Tempat itu adalah maldives. Sebuah negara yang memberikan para wisatawannya penawaran dengan keindahan laut biru jernihnya.


Tidak hanya resort di sana dibangun tepat di bawa air laut. Kita bisa melihat seberapa indahnya wisata laut di bawahnya. Airnya saja berwarna biru jernih. Apapun yang ada di dalamnya terlihat sangat jelas. Tidak sampai disitu saja bangun-bangun yang dibuat untuk memberikan privasi bagi para pengunjung. Tentu menjadi nilai lebih untuk tempat para pasutri melakukan bulan madu.


“aku tidak menyangka kalau Edgar bisa secepat itu mengurusi ini semua. Bukankah dia tangan kanan yang sangat super.” Ucap Auri yang membuat marcello tertawa sendiri. Dia yakin sahabatnya itu malah sedang menggurutunya karena sudah memberikan tugas yanng menyusahkannya.


Tapi marcello tidak akan memperdulikannya. Toh dia juga memberikan gaji dan tunjangan yang cukup besar dengan segara kerja kerasnya. Jadi semua tenaga yang terkuras terbayar dengan sangat layak. Bahkan lebih dari kata layak. Gaji yang diberikan oleh marcello sangat fantasis dibandingkan perusahaan lain. Hal itu yang membuat Edgar lebih baik menahan hatinya untuk bersabar saja karena dia juga mendapatkan keuntungan yang tidak kalah besar.


“Aku sudah meminta Edgar untuk mengurusi tempat dan apapun yang berhubungan dengan bulan madu kita. Jadi sebenarnya tidak ada yang benar-benar mendadak. Aku juga sudah memperkirakan kalau hari ini datang tamu kamu sudah selesai.” Ucap marcello yang membuat Auri terdiam, sepertinya suaminya itu sudah kebelet banget. Marcello yang mengerti arti tatapan dari istrinya hanya tertawa kecil karena gemas.


“aku tahu kamu pikir kalau aku terlihat seperti pria yang ingin cepat-cepat melakukannya. Jujur aku memang seperti itu. Tapi aku juga gak bisa maksa kamu jika kamu belum siap. Jadi anggap saja sekarang kita liburan dan menghabiskan waktu bersama.” Ucap marcello yang tidak membuat Auri berhenti menatapnya.


“Kalau kamu benar-benar nganggap ini liburan. Seharusnya kemarin-kemarin juga sudah bisa kita lakukan. Kamu cari alasan saja.” Ucap Auri yang membuat tawa marcello semakin besar saja.

__ADS_1


“kamu tahu ajah sayang.” Ucap marcello dengan sebuah kecupan mendarat di pipi istrinya.


“ya tahu lah walaupun kita sampai satu tahun bersama. Tapi tidak sulit untuk memahami cara pikir kamu itu yang kotor dan harus di bersihkan.” Ucap Auri yang membuat marcello tersenyum lebar. Dia sama sekali tidak merasa tersinggung dengan perkataan istrinya. Karena tidak sepenuhnya salah kalau dipikir-pikir juga.


“ya kamu tahulah kebutuhan priakan memang tetap harus di salurkan.” Ucap marcello yang entah kenapa membuat wajah istrinya berubah menjadi jutek.


“ih kamu tuh kalau ngomong gitu keliatannya kalau aku gak kasih kamu mau sama wanita lain.” Ucap Auri yang membuat marcello menatapa tajam istrinya. Bagaimana bisa dia berpikir hal seperti itu. Bahkan marcello saja tidak pernah berniat atau berpikir melakukan hal itu jika istrinya tidak ingin.


Kalau kata beberapa pria hal yang berhubungan dengan adiknya itu adlaah hal utama. Tapi bagi marcello hal utama adalah kenyaman istrinya. Tentang penyalur nafsu bukan hal utama untuk pria yang sangat mencintai istrinya itu. Dia percaya dirinya bisa menahan gejolak apapun selain ditinggalkan istrinya.


“Maaf sayang.” Ucap Auri yang merasa tidak enak karena sudah memandang buruk sang suami. Tapi bukan marcello jika dengan mudah memaafkan wanita yang berada di sampingnya.


“Tidak ada yang perlu minta maaf sayang. Aku tahu kamu hanya takut kalau aku seperti itu. Tapi kamu harus ingat kalau seorang marcello tidakn meninggalkan marcello begitu saja. Kamu lebih indah dan berharga dari apapun yang aku punyai dan seluruh wanita yang ada dunia ini.” Ucap marcello yang membuat dua rona merah muncul di wajahnya.


“kamu belajar dari mana kata-kata gombal ini. Jangan sampai jadi abang gombal deh. Pergi kemana sih seorang marcello yang terkenal dingin seperti kulkas berjalan ini.” Ucap Auri yang membuat marcello tertawa mendengarnya. Dia juga aneh dengan dirinya yang berubah sangat puitis jiak bersama istrinya. Tentu saja hanya pada Auri saja seorang marcello berubah 180 derajat dari seorang pria dingin yang suka hal-hal perfect. Tapi saat bersama dengan Auri dia malah menjadi orang yang sangat menerima hal apapun yang tak terlihat sempurna.

__ADS_1


“aku juga tidak tahu sepertinya kamu membawa virus gombal padaku. Saat berada di samping istri cantiku ini jadinya bawaannya ingin mengutarakan seribu kata romantis. Agar hati ratu Auri ini luruh sama raja marcello.” Ucap marcello dengan kedua alisnya dinaik turunkan. Tentu saja membuat efek berbeda bagi Auri yang sekarang sedang tertawa pelan. Sungguh kenapa suaminya jadi berubah seperti ini. Banyak sekali yang berubah pada keduannya setelah hubungannya berada di jenjang paling tinggi seperti saat ini. Tidak ada rasa canggum dari keduannya.


“Ih kamu ini jadi suka banget goda aku.”


“suka sih karena yang digoda suka tersipu malu.” Ucap marcello bersaman dagunya di colek oleh suamminya. Tentu saja hal itu membuat Auri terkejut. Matanya melotot saat melihat perbuatan suaminya itu.


“ih kamu suka colek-colek memang aku sabun colek.” Ucap Auri pada suaminya yang membuat keduannya malah tertawa.


“Kamu mah selai coklat bukan sabun colek.”


“apa maksudnya ini kamu bilang aku gelap gitu?”


“kamu itu manis kaya coklat maksud aku tuh. Gak bisa banget nih mengarahkan gombalanku ke jalan yang benar.”


“maaf tuan marcello saya buka pemandu gombalanmu jadi kalau salah ya maaf-maaf.” Ucap Auri yang membuat keduanya kembali tertawa. Orang-orang yang melihat interaksi pasangan baru itu. Tentu saja banyak yang iri dan kagum. Bagaimana seorang marcello bisa memperlakukan seorang Auri sangat baik bak seorang ratu di kerajaanya.

__ADS_1


__ADS_2