Pencuri Hati Ketua Mafia

Pencuri Hati Ketua Mafia
Chapter 71


__ADS_3

Auri senang saat melihat saat target sudah jatuh keperangkatnya. Royce sekarang sedang menatap sahabatnya. Pasti kehadiran mahlika sebuah kejutan yang dia tidak duga. Dia berpikir kalau Mahlika sudah lenyap hari itu. Sahabatnya memang meminta Auri untuk merahasiakan keberadaanya. Oleh karena itu Auri mengusulkan sahabatnya itu untuk tinggal di negara ini jauh dari tempat asalnya.


Pada dasar Royce memang memiliki urusan di negara ini. Hal itu membuatnya tinggal menetap di negara ini setelah memindahkan kantor pusatnya. Mahlika hanya bisa bersembunyi untuk menyembunyikan keberadaanya. Dia hanya keluar untuk menemui Lyra. Selain itu dia tidak pernah pergi kemanapun. Untuk urusan yang lain bisa dia lakukan dengan bantuan aplikasi online.


“Sepertinya kamu sangat senang karena target kita sudah masuk ke dalam jaring yang sudah kamu lempar.” Ucap Marcello dengan wajah yang terlihat tidak suka karena Royce menatap kekasihnya seperti seorang singa lapar.


“Ayolah marcello, Aku juga tidak suka dengan tatapannya itu. Tapi untuk memberikan pelajarannya padanya. Kita tidak bisa langsung menyelesaikan begitu saja. Permainan jadi kurang menarik.” Ucap Auri sambil mengelus rahang kekasihnya.


Marcello tidak bisa membantah sang kekasih karena Auri sangat keras kepala. Selain itu dia juga ingin sedikit bermain dengan orang yang sudah melukai kekasihnya. Dia tidak akan memberikan kematian yang sangat cepat pada Royce. Bukankah kalau dia lakukan itu adalah hal yang diinginkannya.  Marcello berjanji akan membuat pria itu menderita.


“ Kalau begitu kita harus memulai berakting menjadi pasangan yang saling mencintai. Aku pastikan dia akan kebakar api cemburu.” Ucap Auri yang membuat Marcello menatap kekasihnya.


“Apa?” tanya Auri saat mendapatkan tatapan tajam. Lalu sebuah cubitan dihidung di dapatkannya. Dia masih tidak mengerti dengan kekasihnya.


“Kita tidak perlu berakting sayang, kamu pikir kita pasangan jadi-jadian.” Protes Marcello yang membuat Auri tertawa kecil. Dia baru sadar sudah melakukan kesalahan. Sedangkan Marcello hanya bisa menggelengkan kepalanya menatap gadisnya.


Interaksi keduanya tidak lepas dari tatapan  Royce. Dia tidak suka melihat Auri tertawa lepas dengan Marcello. Auri orang yang sangat jarang tersenyum maupun tertawa tapi saat bersama dengan marcello dia menjadi sangat ekspresif. Hal itu membuat Royce terbakar api cemburu.


Dia sudah mengejar Auri sejak adik tirinya mengenalkannya. Sejak pertemuan pertama, Royce langsung tertarik dengan sosok misterius Auri. Dia selalu mencoba membuat wanita itu bisa menyukai keberadaanya. Tapi semua itu tidka semudah yang dibayangkan.

__ADS_1


Auri tidak sama dengan wanita yang selama ini dia dekati. Berbagai cara telah Royce lakukan tapi gadis kecil itu tetap tidak pernah tersenyum. Dia ingat terakhir dirinya bertemu adalah saat adiknya dinyatakan menghilang. Tapi anehnya Mahlika datang berbarengan dengan Auri.


Bukankah hal itu menunjukkan kalau Auri tahu kalau mahlika masih hidup. Apakah dia juga tahu kalau dia adalah pelaku peleceh yang terjadi pada adik tirinya. Tapi Royce yakin kalau Auri tidak akan tahun.


“Aku tidak akan membiarkan kamu mendapatkan wanitaku Marcello.” Ucap Royce dalam hati dengan tatapan tajam pada Marcello.  Dia sangat membenci pria itu yang sudah mengambil kakaknya dan menyebabkan kembaranya meninggal dunia. Kalau bukan demi melindungi Marcello. Rayce pasti masih ada di sisinya hingga saat ini.


“Apakah kamu tidak merasakan tatapannya sangat tajam mengarah padamu.” Ucap Auri yang sedang berjalan mendekati salah satu relasi Marcello.


Kekasihnya mengenalkan Auri ke  kolaganya. Tentu hal itu hanya untuk formalitas saja. Selain itu mereka sengaja untuk membuat Royce panas karena interaksi keduannya.


“Bukankah hal itu menunjukkan kalau dia bukan Royce yang kamu kira.” Ucap Auri yang sejak tadi hanya bermonolog saja. Karena Marcello masih tidak berniat menjawab ucapan kekasihnya.


“kenapa aku menarikku untuk naik?”


“Tentu saja untuk mengenalkanmu ke seluruh orang yang ada di pesta ini kalau kamu adalah kekasihku sayang.” Ucap Marcello bersamaan kecupan di pipi Auri yang membuat wanita itu tersipu malu.


“Kamu bisa saja membuatku malu.” Ucap Auri yang membuat marcello tertawa kecil.


Semua orang yang ada di pesta terkejut melihat seorang marcello tertawa lepas. Mungkin hanya Mahlika dan Oskar yang menatap bosan pada Marcello. Mereka berdua sangat kesal dengan interaksi keduanya. Kalau Oskar iri pada atasannya itu sedangkan Mahlika menatap tidak suka karena dia berdekatan dengan sahabatnya. Dia memang seperti sahabat kompleks saja.

__ADS_1


“Dasar marcello itu minta dihajar.” Ucap Mahlika yang masih terdengan oleh Oskar. Pria itu tertawa mendengar ucapan wanita yang berdiri di sampingnya. Sedangkan wanita itu emnatap kesal padanya saat  mendengar oskar tertawa.


“kenapa kamu malah tertawa?” tanya Mahlika dengan muka kesal pada Oskar.


“Kamu kalau iri bilang, aku bisa memperlakukan kamu lebih dari marcello pada nona Auri.” Ucap Oskar bersamaan dengan kecupan pada pipi Mahlika yang berakhir dengan tamparan pelan pada pria itu.


Oskar tertawa renyah karena sudah bisa mengecup pipi wanita di sampingnya. Meskipun dia berakhir dengan sebuah tamparan di wajahnya. Tapi hal itu tidak masalah. Bahkan kalau dia bisa mencium bibir Mahlika yang harus dibayar dengan tamparan. Oskar akan rela melakukannya.


“Kamu jangan asal mencium orang atau nyawamu akan melayang.” Peringatan Mahlika yang tidak membuat pria di sampingnya takut. Secara diam-diam wajah mahlika merona karena kecupan Oskar tadi.


Kembali ke podium di ruang pelayaan ulang tahun perusahaan Marcello. Dia naik dengan menggandengn Auri di sampingnya. Sekarang orang-orang sadar kalau wanita di samping sang orang yang memiliki pengaruh besar di negara ini adalah orang penting. Mereka tidak boleh membuat masalah dengan Auri akan berakhir dengan berurusan dengan Auri. Hal itulah yang mereka tangkap dari tindakan marcello.


“Saya ingin mengucapkan terima kasih pada hadiran semua yang sudah menyempatkan di acara perayaan kecil-kecil perusahaan sayang yang sudah bergerak selama 5 tahun belakang ini. Selain itu saya juga ingin mengenalkan orang yang sangat penting selain keluarga saya. Wanita yang berdiri di samping sayang adalah tunangan saya.” Ucap marcello yang membuat seluruh orang yang berada di ruangan terkejut. Ternyata Auri juga ikut terkejut apalagi saat marcello mengeluarkan sebuah cincin yang dipasangkan di jari manisnya. Perlakuan marcello membuat Auri sangat terharu. Walaupun dia tidak mendapatkan lamaran dari pria di sampingnya.


“Bukankah anda harusnya melamarku.” Bisik Auri setelah cincinnya terpasang.


“Aku tidak akan bertanya karena aku takut ditolak olehmu. Aku trauma ditolak oleh wanita yang aku cintai.” Ucap marcello yang membuat Auri tertawa pelan dengan senyuman yang muncul sangat tulus.


Seluruh orang bersorak melihat keromantisan keduanya. Hanya beberapa orang yang sedih dengan pertunangan  mereka. Orang-orang itu adalah para wanita yang selama ini mengincar Marcello. Bagaimanapun pria itu adalah pria yang paling diminati oleh para wanita di negara. Tidak hanya dengan harta yang dimilikinya tapi wajah dan bentuk badannya sangat bagus. Marcello sangat tampan yang membuat para anak kolagen selalu mencoba mendekatinya tapi mereka tidak ada yang membuat marcello tertarik.

__ADS_1


__ADS_2