Senja Di Ujung Harap

Senja Di Ujung Harap
Promo


__ADS_3

Izin promo novel lainnya....🤗🥰


Cuplikan...


Di sebuah rumah nan mewah tiga lantai, seorang gadis kecil sedang merajuk. Dia tidak mau disuapi oleh siapapun. Sudah seminggu sejak kepergian sang ayah ke negeri Jiran Malaysia dia berperilaku seperti itu. Nyonya Ratih sebagai oma dari gadis kecil itu sudah kehabisan cara membujuknya agar mau sarapan.


Selama putranya berada di negeri orang setiap hari sang putra akan stand bye di depan kamera untuk menemani putrinya sarapan, makan siang maupun makan malam. Jika tidak seperti itu gadis kecil itu pasti akan mogok makan. Seperti pagi ini, Ina sang baby sitter sudah menggunakan berbagai cara untuk membujuk tuan putri agar mau sarapan, begitu pun dengan Nyonya Ratih dia sudah kehabisan cara untuk membujuk cucu tercintanya. Nihil, cara keduanya tak membuahkan hasil.

__ADS_1


Semalam putranya menelepon jika pagi ini tidak bisa menemani putri kecilnya sarapan karena harus segera meninjau projek bersama rekan bisnisnya dan akan langsung menuju bandara untuk kembali ke tanah air. Dia berangkat setelah shalat subuh waktu setempat sehingga tidak bisa menghubungi putrinya pagi ini.


"Sayang ayolah, sekarang Papimu mungkin sedang di pesawat, semalam bilang akan pulang hari ini. Nanti siang kita akan bertemu di restoran Papimu" Nyonya Ratih kembali membujuk cucunya agar mau makan.


"Benarkah?" sang cucu seketika berhenti menangis, wajahnya berubah menjadi ceria. Binar bahagia karena akan segera bertemu sang papi terpancar dari matanya. Dia pun akhirnya bersedia sarapan sebelum berangkat ke sekolah. Semua orang yang menyaksikan drama sang putri di pagi hari pun bernapas lega.


Qiana Nafeeza Malik adalah cucu satu-satunya keluarga El-Malik. Putri dari tuan muda Arzan Ravindra Malik, putra tunggal El-Malik pemilik El-Malik Group. Sang putra adalah pewaris tunggal dari kerajaan bisnis El-Malik Group yang kini telah resmi menjadi presdir di kerajaan bisnis yang bergerak di bidang perhotelan, restoran dan supermarket. Cabangnya menjamur hampir di setiap kota besar di Indonesia.

__ADS_1


Menjadi single parent sudah dijalani Arzan sejak lima tahun yang lalu. Sang istri Mitha Pradipta harus pergi meninggalkannya karena mengalami pendarahan hebat saat melahirkan buah cinta mereka. Arzan melihat sendiri perjuangan Mitha melahirkan buah hatinya dan langsung tak sadarkan diri sesaat setelah terdengar tangisan bayi.


Arzan panik, dia melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana Mitha mengalami pendarahan hebat dan saat itu juga menghembuskan napas terakhirnya. Pesan terakhirnya adalah agar dirinya menjaga bayi yang baru dilahirkan sang istri dan meminta Arzan agar menyayangi dan mencintai bayi itu seperti Arzan menyayangi dan mencintai dirinya.


Sejak saat itu Arzan berjanji untuk menyayangi dan mencintai bayi perempuan yang diberinya nama Qiana Nafeeza Malik. Dia akan menjaganya dengan segenap jiwa dan raga sebagai kenangan paling berharga yang ditinggalkan istri tercintanya. Wanita yang menemaninya sejak kuliah semester pertama hingga dirinya berhasil menyelesaikan pendidikan magisternya di luar negeri. Mitha setia menantinya, hingga saatnya tiba Arzan kembali ke tanah air mereka pun melangsungkan pernikahan.


Sejak saat itu juga Arzan tidak pernah dekat dengan wanita manapun. Hidupnya selama lima tahun ini benar-benar dia dedikasikan hanya untuk sang putri dan perusahaannya, selebihnya Arzan abaikan. Tidak sedikit teman atau rekan bisnis perempuan yang mengajukan diri untuk menjadi istrinya dan menjadi ibu sambung dari Qiana, tetapi Arzan selalu menolak dengan alasan sang putri tidak merestui.

__ADS_1


Kedekatan Arzan dengan sang putri membuat Qiana hanya ingin selalu bersamanya. Sang Ibu dan baby sitternya adalah orang terdekat selain dirinya sementara dengan yang lain Qiana sangat sulit menerima dan sangat membatasi dirinya. Keadaan putrinya yang seperti itu membuat Arzan kesulitan, dia benar-benar harus bisa memanfaatkan waktu, membaginya dengan tepat antara sang putri dan perusahaan tidak ada yang terabaikan. Dan jelas sang putri lah yang menjadi prioritasnya. Di saat seperti itu Arga sang asisten pribadi sekaligus sahabatnya menjadi orang yang paling bisa diandalkan untuk menghandle semua urusannya di perusahaan.



__ADS_2