Sistem Gosip Putri Ke Empat

Sistem Gosip Putri Ke Empat
110


__ADS_3

Di Zhang Mansion, Zhang Fei sedang duduk di ruang tamu, sedangkan Ayah Menteri Kanan dan Nenek Zhang, yang merupakan ayah dan nenek Zhang Fei, sedang berada di sana untuk menyambut Zhang Fei.


Paman pangeran mengatakan jika dirinya ingin pergi bersama ke Zhang mention. Tapi dengan statusnya sebagai Paman pangeran , Zhang Fei sama sekali tidak mengizinkan dia untuk melakukan itu.


Jadi hari ini Zhang Fei pergi sendiri ke Zhang mansion.


Ayah Menteri Kanan dan Nenek Zhang membicarakan kabar tentang Zhang Muhua, yang dipaksa menikah dengan pria penyelamatnya di danau. Mereka sangat memperhatikan isu ini karena menurut sistem, akan dianggap memalukan jika Zhang Muhua tidak menikah dengan penyelamatnya.


"Nenek Zhang, kita perlu membicarakan masalah ini dengan serius. Zhang Muhua adalah putri kita, dan jika dia menolak menikah dengan pria penyelamatnya, itu akan memalukan keluarga kita di hadapan masyarakat." kata zhang Fey cepat.


Ayahnya berkisah tentang perwakilan dari pihak pedagang yang langsung memutuskan tidak akan melanjutkan pernikahan itu. Mereka berkata adalah hal yang memalukan dan akan berakibat buruk untuk reputasi anak-anak dan cucunya nanti.


Dengan begitu hilanglah kesempatan menteri kanan untuk mengambil posisi bagus demi zhang Mei.


"Nenek sudah cukup tua sampai bisa melihat ada hari ini. lebih baik aku mati 2 bulan yang lalu jadi tidak perlu melihatnya Gadis itu sudah benar-benar membuat malu keluarga"keluh nenek tua.


jika ingin menikah atau menjadi selir maka pergilah dengan cara baik-baik jangan pergi dengan cara menodai reputasi zhang mansion.


"Kita tidak boleh mengabaikan tradisi dan aturan yang ada. Menurut sistem, Zhang Muhua harus menikahi pria yang telah menyelamatkannya. Jika dia menolak, itu akan menjadi skandal yang besar." kata Mentri kanan.


Diskusi mereka tentang nasib Zhang Muhua berlangsung tegang. Di sisi lain, Zhang Fei yang mendengar pembicaraan mereka, merasa prihatin dan bertekad untuk membantu saudarinya.


Membantu dengan cara lain sih maksudnya.


Zhang Fei mendekati ayah dan neneknya "Ayah, Nenek, aku mendengar pembicaraan kalian tentang Zhang Muhua. Saya merasa kita harus mempertimbangkan perasaan dan kebahagiaannya dalam hal ini."


Ayah Menteri Kanan sedikit marah "Zhang Fei, ini adalah masalah keluarga kita. Kau tidak boleh ikut campur dalam urusan ini."


Ayah sialan ini benar-benar mengatakan jika dirinya adalah orang luar. jika seperti itu jadi kenapa perlu repot untuk memanggilnya kembali tadi. Selesaikan saja semuanya juga bisa.


Zhang Fei masih tenang ketika dia menjawab "Ayah, aku menghormati itu, tetapi sebagai saudara Zhang Muhua, aku tidak bisa berdiam diri saat dia menderita. Kebahagiaannya harus menjadi pertimbangan utama kita."


Zhang Fei berkata seperti itu tapi dalam pemikiran pria tua itu sebenarnya sampai sedang membandingkan kebahagiaan apa di sini.


Menjadi istri kah.


Mendengar instruksi dari zhang Fey sebenarnya, zhang muhua tidak boleh benar-benar setuju .dia harus membuat beberapa gerakan yang menunjukkan jika dia terpaksa untuk setuju.


Setuju dan terpaksa untuk setuju adalah dua hal yang berbeda jauh


Nenek Zhang menghela nafas dia berkata "Zhang Fei, kau memiliki poin yang baik. Tapi apakah kau tahu konsekuensinya jika Zhang Muhua menolak menikah?"


"Saya mengerti, Nenek. Tapi saya percaya ada cara untuk menyelesaikan ini tanpa merugikan Zhang Muhua dan martabat keluarga kita. Mari kita cari solusi yang adil bagi semua pihak." kata zhang Fey.


"Hem tidak ada yang bisa dikatakan adil sehingga tidak ada itu adalah kita. Aku tidak tahu nasib sial mana yang diambil oleh Zhang muhua hari itu. jika dia tidak nekat untuk pergi ke danau hari itu mana mungkin kejadian hari ini terjadi"kata Jiang moyun marah.


"Ibu, semua sudah terjadi kenapa tidak ibu lupakan saja. sekarang kita harus pikirkan tentang pernikahan ini. nenek benar pernikahan benar-benar tidak bisa ditunda lagi" kata zhang Fey.


Seperti apa rasanya memanggil seseorang yang tidak kamu sukai sebagai ibu padahal bukan dia yang melahirkanmu. Itulah yang dirasakan oleh Zhang Fei sekarang.


"Ya nasi sudah menjadi bubur tidak ada lagi yang bisa kita lakukan. hanya saja ini .. ini tidak begitu menyenangkan untuk semua orang"kata Jiang moyun lagi.


tidak menyenangkan untuk putrinya Zhang Mei. Gadis itu sudah menangis sepanjang hari ketika mengetahui pernikahan Nona kedua dengan pria saudagar itu di batalkan.


Apa yang harus dilakukan oleh suami sebagai alat tukar untuk pangeran ketiga setelahnya.

__ADS_1


Gagal membujuk Selir Fei memberikan harta. Sekarang masih gagal membuat pernikahan untuk anak Selir itu.


Kegagalan ini bukan kegagalan siapapun melainkan gagal untuk dirinya sendiri untuk meraih posisi paling penting di rumah pangeran ketiga.


"Oh ibu, kau benar sekali memang ini masalah besar tapi untung saja Kakak kedua akan menjadi istri bukan sepertinya rumah Zhang mansion ini benar-benar sedang mengalami keberuntungan. Aku menikah sebagai istri sekarang kakak kedua juga menikah sebagai istri. sementara kami adalah anak-anak selir. mungkin ini adalah jasa ayah di kerajaan kita sehingga rumah kita benar-benar dikelilingi oleh keberuntungan yang besar"kata Zhang Fei yang tidak lupa memuji menteri kanan agar hidungnya naik ke langit.


Dipuji seperti itu siapa yang tidak senang. beberapa kali dia sudah mendengar kata-kata seperti ini awalnya dia mengatakan itu adalah sebuah lelucon dan hal yang memalukan.


tapi ketika hal ini tiba di mulut sampai entah kenapa dia merasa itu adalah kebenaran.


"Ya ini adalah berkat dari leluhur Zhang. Dua Putri dari selir menjadi seorang istri sah. pria itu seorang prajurit tapi tidak bisa dipungkiri masih ada kesempatan untuk dipromosikan di masa depan"katanya dengan senyum.


dia adalah menteri kanan bukan tidak mungkin bisa mempengaruhi beberapa orang agar menantunya ini memiliki pamor di ruang sidang.


Jadi sebenarnya ini memang bukan hal yang buruk.


Dikatakan jika pernikahan yang terjadi ini adalah pernikahan resmi bukan lagi dipekerjakan sebagai selir.


meskipun dia akan menjadi seorang istri sah tapi masalahnya pria ini berdomisili di perbatasan yang jauh.


Dengan begitu tidak ada keuntungan yang bisa diambil oleh menteri kanan dalam pernikahan ini. Apalagi kabarnya pria tersebut baru datang dan akan kembali dalam Minggu ini ke perbatasan lagi.


Karena waktu kunjungannya tidak lama maka dia bahkan tidak akan memberikan mahar yang menarik.


Paling beberapa hal yang tidak cocok.


Zhang muhua menolak untuk menikah, dia bilang jika pernikahan ini tidak akan menguntungkan ayahnya jadi dia tidak mau.


Menteri kanan merasa tidak nyaman mendengarnya. Seorang putri yang biasa tidak dipandang olehnya ini sebenarnya memiliki hati untuk memikirkan ayah di atas segalanya.


Sungguhan anak yang baik.


Bukankah dengan begitu yang dirugikan dalam hal ini adalah Zhang mention.


Jadi Zhang Fei dipanggil untuk membantu membujuk Zhang muhua untuk menerima pernikahan.


Diskusi antara Zhang Fei, Ayah Menteri Kanan, dan Nenek Zhang terus berlanjut, dengan tujuan menemukan jalan tengah .


Jalan yang dapat memenuhi


keinginan Zhang Muhua dan tetap menjaga kehormatan keluarga mereka. Semua pihak berusaha mencari solusi yang terbaik untuk kebaikan semua orang yang terlibat.


Sementara itu di kamar Zhang muhua.


Zhang Muhua duduk sendiri di ruang kamarnya, merenung dengan wajah penuh pertimbangan. Dia awalnya menolak pernikahan dengan penyelamatnya, tetapi semakin dia memikirkannya, semakin dia menyadari bahwa dia tidak memiliki jalan lain selain menerima pernikahan ini. Penyelamatnya adalah seorang penjaga di pintu gerbang perbatasan yang jauh.


Hehehe, sebenarnya itu adalah wajah yang harus ditampilkan oleh Zhang muhua di depan banyak orang jadi sekarang dia sedang melakukan itu.


Apapun yang terjadi kejadian ini harus disebut sebagai murni kecelakaan dan tidak ada hubungannya sama sekali dengan putri istana kecil.


Sejak jatuhnya dia di danau kemarin sampai sekarang akting masih terus dilakukan bukan dirinya saja tapi selir Sun dan manis juga melakukannya.


bahkan akting tidak akan berhenti meskipun hanya ada mereka bertiga saja di dalam kamar. Masalahnya terkadang dinding-dinding juga memiliki telinga.


Zhang Muhua merasa terjebak dalam situasi yang sulit. Meskipun awalnya menolak pernikahan itu, dia menyadari bahwa ini adalah satu-satunya jalan yang tersisa baginya. Penyelamatnya, seorang penjaga di pintu gerbang perbatasan yang jauh, bukanlah pria yang mungkin dipilihnya dalam kondisi normal. Namun, dalam situasi ini, dia merasa tidak memiliki pilihan lain.

__ADS_1


Pintu kamarnya perlahan terbuka, dan Zhang Fei masuk dengan hati-hati, melihat saudarinya yang sedang merenung.


Zhang Fei adalah adik kecil di sini jika dihitung sesuai dengan urutan. jadi dia masih harus memanggil zhang muhua sebagai saudari" saudari ke dua,aku tahu ini bukan keputusan yang mudah bagimu. Tapi kadang-kadang, kita harus membuat pilihan yang sulit dalam hidup."


Zhang Muhua menatap ke arahnya dengan mata penuh kebingungan "Aku tahu, Putri .Tapi apa yang harus aku lakukan? Aku tidak ingin menikah dengan pria yang tidak di sukai ayah,dia ....dia hanya penjaga pintu gerbang "


"Nona kedua, bencana sudah tidak bisa di bendung lagi, pergilah dengan martabat ayah mu.Nona kedua Huhuhu,kau menikah jauh, bagaimana dengan selir ini huhuhu "Selir sun juga dapat piala Oscars kan.


Akting nya terasa alami banget.


Ini di perlukan karena ada selir mo di sini.Selir yang datang untuk mengejek nya karena menikah di perbatasan di mana kesempatan untuk ke ibukota bisa di katakan sebagai Zong.


"Nona kedua, bahagia lah paling tidak kau menikah sebagai istri sah kan.ini adalah sebuah keberuntungan untuk mu, bahagia lah "kata selir mo.


Kata-kata ini tidaknya seperti sedang mengobati hati yang terluka tapi gadis manapun pasti akan berpikir beda.


Ada pepatah yang mengatakan,lebih baik tinggal di ibukota meskipun menjadi selir daripada tinggal di perbatasan walaupun seorang istri.


Zhang Fei mengambil tangan Zhang Muhua dengan penuh simpati "Adikku, kadang-kadang cinta datang dengan cara yang tak terduga. Mungkin ada alasan yang lebih dalam mengapa takdir membawa kamu dan penyelamatmu bersama-sama."


Zhang Muhua berdebat dalam hati , apa yang mereka lakukan hari ini adalah membuat takdir. tapi dia sama sekali tidak berani mengambil resiko. Wajahnya tetap dipasang dengan wajah penuh duka ketika dirinya bertanya "Tapi bagaimana jika aku tidak bahagia? Bagaimana jika aku merasa terkekang?"


("akting yang mantap totalitas abis")


Sistemnya saja memuji-muji gitu. Jadi Zhang Fei tidak mau kalah ,dia juga harus berhasil dalam aktingnya hari ini


Zhang Fei menggenggam tangan Zhang Muhua dengan erat "Kami akan selalu ada untukmu, Muhua. Apapun yang terjadi, keluarga kita akan mendukungmu. Jangan takut untuk mencari kebahagiaanmu, bahkan dalam situasi ini."


Zhang Muhua "merenungkan" perkataan Zhang Fei dengan hati-hati. Dia menyadari bahwa, meskipun pernikahan ini mungkin tidak seperti yang dia harapkan, dia memiliki dukungan keluarga yang tak tergoyahkan. Dia memutuskan untuk menerima nasibnya dan mencoba mencari kebahagiaan dalam pernikahan yang akan datang.


Zhang Muhua menghela nafas "Terima kasih, Fei. Aku tahu aku tidak sendirian dalam perjuanganku. Aku akan mencoba menerima dan mencari kebahagiaan dalam pernikahan ini."


"Itu yang kutunggu, saudari ke dua. Kita akan selalu bersama-sama, melalui segala kesulitan dan kebahagiaan."


Begitu keluar dari kamar jangan dua sampai segera mengabari jika Gadis itu sudah setuju untuk menikah.


Walau demikian tidak ada wajah kegembiraan di tampilkan oleh menteri kanan. Dia benar-benar membesarkan seorang putri tanpa bayaran sama sekali.


Walaupun menikah dengan status istri tapi tidak ada mahar. Ini benar-benar bisnis yang sangat merugikan.


Sejak itu menteri kanan harus menjadi tanggal yang cocok untuk pernikahan . Karena calonnya akan berangkat minggu depan ini artinya pernikahan harus cepat.


Entah apa yang dipikirkan oleh menteri keuangan yang jelas dia tidak akan mengadakan upacara besar-besaran seperti yang dilakukan kepada Zhang Fei kemarin.


Jadi akan dilakukan lebih sederhana lagi.


Satu hal lagi iring-iringan pengantin tidak akan menuju ke rumah pengantin melainkan langsung dikirim ke perbatasan.


Perjalanan itu jauh dan juga melelahkan sekali. Tapi itu bukan urusan menteri kanan.


Di sini Zhang Fei mengatakan dia akan menambah riasan untuk pernikahan itu nantinya. Tapi dia juga menyarankan jika manis harus diikutsertakan sebagai budak mahar.


"itu ada perbatasan di mana tempat yang tidak pernah ditempuhi oleh saudari kedua. dia agak kesepian di sana , mungkin dengan adanya manis maka dia akan lebih terhibur"kata zhang Fey.


Menteri kanan yang tidak lagi bertenaga hanya setuju dengan apa yang disebutkan.

__ADS_1


Di dalam benaknya hanya ada kata ...


Rugi.


__ADS_2