
Di dalam ruang rapat yang megah dan berhias dengan dekorasi klasik, Kasim tua duduk di kursi pusat yang terletak di ujung meja panjang. Cahaya dari lentera yang tergantung di langit-langit ruangan menerangi suasana yang tenang. Meja terbuat dari kayu yang indah dengan ukiran yang rumit, dan di atasnya terletak beberapa gulungan dokumen yang penting.
Para tabib duduk di sekeliling meja, tegang dan penuh kekhawatiran. Beberapa dari mereka menggenggam sapu tangan di tangannya, sementara yang lain tampak berkeringat dingin. Tatapan mereka bergerak dari satu wajah ke wajah yang lain, mencerminkan rasa cemas mereka akan penilaian Kasim tua.
Para tabib yang hadir dalam rapat terlihat panik dan ketakutan di wajah mereka. Ekspresi kecemasan terpancar jelas dari mata mereka yang memperhatikan setiap gerakan dan ekspresi Kasim tua. Mereka tidak menyangka akan adanya rapat mendadak seperti ini dan tidak memiliki petunjuk tentang apa yang sebenarnya terjadi dengan kesehatan Kaisar.
Wajah-wajah mereka tampak tegang, dengan kening yang berkerut dan bibir yang sedikit tergigit. Mata mereka berkeliaran mencari petunjuk dari ekspresi wajah Kasim tua, mencoba memahami alasan di balik rapat ini. Beberapa tabib tampak berkeringat dingin, menunjukkan kegelisahan mereka yang mendalam.
Tidak ada yang berani mengucapkan sepatah kata pun, takut akan mendapatkan sorotan dan kecaman dari Kasim tua.
Suasana di ruangan menjadi semakin tegang seiring berjalannya waktu, dengan detik-detik yang terasa semakin panjang. Para tabib yang tidak tahu apa yang sedang terjadi dengan kesehatan Kaisar semakin cemas dan gelisah.
Dalam keadaan ketidaktahuan ini, para tabib mencoba menyembunyikan kepanikan mereka dan berusaha mempertahankan sikap profesional. Namun, kekhawatiran yang melanda membuat wajah mereka pucat dan tubuh mereka gemetar sedikit, menunjukkan betapa besar tekanan yang mereka rasakan.
Situasi ini menjadi semakin menegangkan saat Kasim tua akhirnya mulai berbicara, meningkatkan ketegangan di ruangan tersebut. dia mengatakan jika saat ini kondisi kesehatan Kaisar agak mengkhawatirkan.
Kepala departemen tapi kekaisaran negara buru-buru mengatakan jika kondisi kaisar sebenarnya baik-baik saja. Tidak ada masalah yang mengkhawatirkan menurutnya secara pribadi.
Kasim Tua berbicara dengan suara keras dan tajam" Apa yang kalian katakan? Tidak ada gejala penyakit apapun pada Kaisar? Apakah kalian benar-benar yakin dengan apa yang kalian periksa?"
Kepala Departemen Tabib tidak menyangka jika kasih tua begitu marah , dia terkejut dan sedikit gemetar."Ya, Kasim Tua. Setiap pagi kami melakukan pemeriksaan kesehatan pada Kaisar dan hingga saat ini tidak ada gejala penyakit yang kami temukan. Kondisinya terlihat baik-baik saja"
Kasim Tua tidak menyukai jawaban seperti ini dia mengambil benda di dekatnya dan melemparkannya ke arah pemimpin departemen itu dengan marah."Kalian berani mengatakan itu? Kalian berani mengatakan bahwa tidak ada masalah dengan kesehatan Kaisar? Apakah kalian menganggapku bodoh?"
"Kasim Tua, saya mohon maaf jika ada kesalahan dalam penilaian kami. Kami sungguh-sungguh memeriksa Kaisar setiap pagi dan tidak menemukan tanda-tanda penyakit yang mencurigakan"kata ada kepala departemen bahagia tiba-tiba saja tidak tahu apa yang terjadi.
Dj sini dirinya bingung karena jelas mereka memperhatikan kondisi Kaisar setiap pagi. Lalu dari mana alasan dikatakan jika Kaisar sedang sakit.
" Apakah kalian tidak menyadari bahwa kondisi kesehatan Kaisar semakin menurun? Dia tampak lemah dan kurang berenergi dalam beberapa waktu terakhir. Kalian tidak mampu melihat tanda-tanda itu?"tanya kasih tua dengan menyempitkan matanya sedikit.
Mereka adalah sekelompok orang yang katanya adalah terbaik dari yang terbaik. Tapi kenapa masalah sepele seperti yang dialami Kaisar tidak terdeteksi oleh mereka sama sekali.
Apa yang mereka lakukan sehingga bisa menjadi tabib kekaisaran seperti ini.
Kepala Departemen Tabib segera menjawab dengan tergagap."Maaf, Kasim Tua tapi kami tidak menemukan tanda-tanda itu dalam pemeriksaan kami. Mungkin ada faktor lain yang mempengaruhi kesehatan Kaisar"
Tabib ini ingin mengatakan jika kepergian ke tiga Pangeran , mungkin membuat fluktasi dalam hati kaisar yang membuat kesehatannya menurut seperti yang dicurigai oleh Kasim tua.
Tapi sayang Kasim tua tidak menerima alasan seperti itu. Matanya memandang ke semua tabib dengan pandangan yang ingin membunuh.
" Jangan mencari alasan! Kalian harus mampu melihat keadaan sebenarnya, bahkan tanpa melalui tes medis. Kalian adalah tabib istana, tugas kalian adalah melindungi kesehatan Kaisar!"
Kepala Departemen Tabib buru buru berkata lagi."Kami akan melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan kesehatan Kaisar. Mungkin ada hal yang kami lewatkan tapi kami akan mengintensifkan pengawasan dan penilaian kami"
"Baiklah, kasim tua ini akan memberikan kalian kesempatan terakhir. Perbaiki kinerja kalian, pantau kesehatan Kaisar dengan lebih cermat, dan berikan laporan yang akurat. Tidak ada ruang untuk kesalahan lagi"
Para Tabib di ruang rapat itu, semuanya menundukkan kepala dan mengangguk dalam diam.
Suasana di ruangan menjadi tegang dan cemas. Setiap tabib merasa tertekan dengan kritikan dan ketidakpuasan Kasim Tua.
Setelah mengucapkan kata-kata itu Kasim tua bangkit dari kursinya dan meninggalkan area dengan cepat.Tidak ada senyum di wajahnya yang mengungkapkan ketidaksenangannya tentang kejadian hari ini.
Ditinggal pergi oleh kasim tua ,kepala departemen segera membuat perintah untuk pemeriksaan rutin terhadap Kaisar.
Di atas kecurigaan dari Kasim tua pemeriksaan ini harus lebih intensif lagi.
__ADS_1
Pada era kekaisaran Dayun ini, memeriksa kesehatan seorang Kaisar bisa menjadi tugas yang rumit dan sulit. Para tabib harus menghadapi tantangan untuk memeriksa kesehatan Kaisar tanpa bisa mengambil sampel darahnya untuk diverifikasi.
Dalam kondisi ini para tabib akan bergantung pada metode pengamatan dan penilaian yang lebih subjektif. Mereka akan mengamati perilaku dan kondisi fisik Kaisar secara menyeluruh, mencari tanda-tanda yang mencurigakan atau perubahan yang dapat mengindikasikan masalah kesehatan.
Para tabib akan memperhatikan faktor seperti ekspresi wajah Kaisar, denyut nadi, suhu tubuh, pernapasan, dan perilaku umumnya. Mereka akan mengamati apakah ada tanda-tanda kelelahan, kelemahan, penurunan nafsu makan, atau perubahan fisik lainnya yang dapat mengindikasikan masalah kesehatan.
Selain itu, para tabib juga akan berkomunikasi dengan Kaisar untuk mendapatkan informasi tentang kondisi kesehatannya secara subjektif. Mereka akan bertanya tentang gejala yang mungkin dirasakan oleh Kaisar, seperti nyeri atau ketidaknyamanan di tubuh.
Meskipun tidak ada cara untuk mengambil sampel darah atau melakukan tes medis modern, para tabib akan mengandalkan pengetahuan dan pengalaman mereka dalam mendiagnosis penyakit dan memeriksa tanda-tanda fisik yang dapat memberikan petunjuk tentang kesehatan Kaisar.
Tidak adanya cara untuk memverifikasi dengan pasti kondisi kesehatan Kaisar dapat menjadi tantangan bagi para tabib, dan hal ini juga meningkatkan risiko ketidakakuratan dalam diagnosis dan perawatan medis.
Kepala Departemen Tabib Kekaisaran segera memanggil seorang tabib.
" Dengar baik-baik, segera pergi untuk mengambil contoh urine dan contoh kotoran Kaisar untuk diperiksa. Kita perlu mengetahui lebih lanjut tentang kondisi kesehatannya"
"Baik, kami akan segera melakukannya dengan cepat dan hati-hati"Kata tabib yang ditunjuk dengan menunjukkan.
"Dan kamu, tugasmu adalah mengambil sampel keringat dari Kaisar dan juga air liurnya. Kami perlu memeriksa komposisi dan reaksi dalam tubuhnya"
"Tentu, Mentri,kami akan melakukan tugas ini secepat mungkin"
"Sementara itu, saya akan pergi ke ruang Kaisar untuk melakukan wawancara langsung dengannya. Saya ingin mengetahui secara langsung bagaimana kondisinya dan apa yang dia rasakan"pikir nya dalam hati.
Segera tabib yang di tunjuk pergi untuk melaksanakan tugas mereka. Dan kepala departemen tadi kekaisaran ini yang akrab dipanggil menteri kesehatan segera pergi menuju ruang Kaisar..
Tidak lama kemudian dia memasuki ruang Kaisar dan memberi hormat" Kaisar, Mentri ini datang untuk menanyakan situasi Kaisar. Yang agung.Bagaimana perasaan Kaisar saat ini? Apakah ada gejala kesehatan yang mencemaskan?"
Kaisar sedang berbaring di ranjang nya dia berkata." kaisar ini merasa agak lelah belakangan ini dan nafsu makan juga menurun. Selain itu, Kaisar tidak merasakan gejala yang aneh"
menteri kesehatan ini segera mencatat apa yang disebutkan oleh kaisar dengan cermat tidak ada satu kata pun yang terlewati karena masalah kesehatan Kaisar adalah prioritasnya di sini
Perlu dicatat ,ada situasi di mana ketika seorang Kaisar meninggal dalam kondisi sakit .Maka seluruh orang yang bekerja di bawah departemen kesehatan kekaisaran akan dikenai hukuman mati.
Jadi sebagai seseorang yang memegang peranan penting dalam kesehatan Kaisar, tentu masalah ini menyangkut dengan hidup matinya sendiri.
Bagaimana mungkin dia bercanda dengan hidupnya bukan.
Selagi dia sibuk mencatat tiba-tiba beberapa orang memohon untuk masuk dan itu adalah seorang tabib yang tadi diperintahkan untuk mengumpulkan sampel.
Ketika mereka datang Kaisar mengerikan dahinya dan bertanya tujuan kedatangan mereka saat ini.
" Maaf mengganggu, Kaisar yang agung.Kami datang untuk mengambil sampel keringat dan air liur untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait kondisi kesehatan Anda" tapi tadi menundukkan kepala dan berlutut seperti yang biasa dilakukan ketika orang bertemu dengan Kaisar.
" Kaisar, izinkanlah kami mengambil sampel yang diperlukan untuk analisis medis"katanya lagi.
Kaisar memandang sedikit dan melambaikan tangannya dengan malas. "Lakukan apa yang harus kalian lakukan"
Menteri kesehatan segera memberi isyarat kepada para tabib untuk mulai mengambil sampel.
Rabib kecil di belakang tadi. membawa bejana khusus yang dibuat dari porselen dengan bentuk bundar dan permukaan halus.
Segera Tabib mengambil nya dan membawa bejana ke depan Kaisar. "Kaisar, tolong ludahkan air liur kaisar ke dalam bejana ini"
Cuih..
__ADS_1
Kaisar segera meludahkan air liurnya dengan hati-hati ke dalam bejana yang diberikan.
Lalu dia juga mengambil sampel keringat dengan perlahan dari tubuh Kaisar menggunakan kapas khusus.Dia mencium aroma keringat ini dengan cermat.
Rapi kemudian tabib ini menyimpannya di atas Mampan untuk dibawa ke ruang pemeriksaan.
kepala departemen tabib kekaisaran atau yang akrab disebut dengan menteri kesehatan ,masih memperhatikan proses pengambilan sampel dengan seksama. Dirinya takut Kaisar tersinggung dengan perlakuan seperti itu jadi dia berkata." Harap maafkan gangguan ini, Kaisar. Kami hanya berusaha untuk menjaga kesehatan Anda dengan lebih baik"
dia juga mengatakan jika mereka membutuhkan pakaian yang saat ini dikenakan oleh kaisar. segera Kaisar mengangguk . dengan cepat tapi dengan gerak pelan mungkin para tabib membantu Kaisar melepas pakaian lama dan menggantinya dengan pakaian baru yang steril. Sementara itu, sampel keringat akan diambil dari pakaian yang sudah diganti.
Pakaian tabib memiliki desain sederhana dan ramping, terbuat dari kain putih yang bersih dan nyaman.
Setiap langkah dalam proses ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan tetap memperhatikan privasi dan kenyamanan Kaisar.
Setelah tabib tadi menyelesaikan proses penggantian pakaian ,dia mundur beberapa langkah dan melakukan penghormatan lagi seraya berkata."Kaisar, kami telah mengambil sampel yang diperlukan. Kami akan segera membawanya ke ruang pemeriksaan untuk analisis. Harap beristirahat dengan baik, Kaisar. Kami akan memberikan laporan hasil pemeriksaan secepatnya"
Para tabib memberikan hormat kepada Kaisar dan meninggalkan ruangan dengan hati-hati, membawa sampel-sampel yang telah mereka ambil.
begitu semua tabib tidak ada di tempat Menteri Kesehatan berbicara dengan Kaisar menggunakan suara rendah "Maaf mengganggu, Kaisar. menteri ini ingin bertanya mengenai fungsi seksual kaisar , Hem bagaimana keadaannya?"
Kaisar yang ditanya seperti itu sedikit terkejut, tetapi tetap menjawab dengan jujur." kaisar ini tidak memiliki masalah dari sisi itu, Menteri. Kaisar ini hanya merasa kurang memiliki keinginan untuk melakukan hal tersebut"
Jika Zhang Fei mendengar pernyataan seperti itu, tentu dia akan mendengar dengan kesal. Bagaimana mungkin kaisar bisa selera melakukan itu setiap malam .Meskipun diberikan dengan para selir yang cantik dan juga berbeda setiap malamnya.
Walau bagaimanapun orang pasti memiliki waktu jeda ,ohh apakah seorang Kaisar diharuskan dengan seseorang yang memiliki kelainan hiperseks.
"Mentri inj mengerti, Kaisar. Terkadang, ketika seseorang memiliki banyak pikiran dan stres, itu dapat mempengaruhi suasana hati dan keinginan untuk melakukan hal tersebut. Kondisi seperti tidak nafsu makan dan kurang tidur juga bisa menjadi faktor yang berperan dalam hal ini"
Kaisar mengangguk dan merasa lega dengan penjelasan itu.
Mereka melanjutkan pembicaraan dengan masalah kesehatan secara umum, membahas langkah-langkah yang dapat diambil untuk menjaga kesehatan baik secara fisik maupun mental.
Menteri Kesehatan diam sejenak ketika memeriksa denyut nadi dengan konsentrasi," Izinkan saya memeriksa nadi Anda, Kaisar, untuk mendapatkan informasi tentang denyut jantung dan sirkulasi darah Anda.
Kaisar: (membiarkan Menteri Kesehatan memeriksa nadi) Silakan, Menteri.
Menteri Kesehatan dengan hati-hati mengambil posisi di samping Kaisar. Dia meletakkan jari telunjuk dan jari tengahnya di pergelangan tangan Kaisar dengan lembut, mencari denyut nadi yang halus di bawah kulit yang halus.
Dia dengan cermat mengamati dan merasakan denyut nadi Kaisar. Juga mencatat kecepatan denyut nadi, kekuatan dan irama nadi kaisar.
" Nadi terasa cukup kuat dan teratur, Kaisar. Tampaknya sirkulasi darah kaisar berjalan dengan baik"
Menteri Kesehatan tidak hanya memeriksa nadi, tetapi juga memperhatikan kondisi pupil mata Kaisar, warna kulit dan tanda-tanda lainnya yang dapat memberikan petunjuk tentang kesehatan umumnya.
Menteri Kesehatan dengan hati-hati melihat pupil mata Kaisar, memperhatikan ukuran, reaksi terhadap cahaya, dan kejernihan pandangan. Dia juga melihat warna kulit Kaisar untuk mengetahui tanda-tanda kesehatan yang mungkin terlihat.
Menteri Kesehatan segera menyimpulkan."Pupil mata terlihat normal dan reaksi terhadap cahaya juga baik, Kaisar. Kulit juga tampak sehat dan tidak ada tanda-tanda yang mencolok"
Tapi Mentri ini akan terus memonitor kondisi kesehatan Kaisar dengan cermat dan memberikan saran yang tepat untuk menjaga kesejahteraan Kaisar yang agung "
Menteri kesehatan benar-benar tinggal di sana untuk beberapa waktu sebelum dia mengatakan ingin mundur dari kamar Kaisar.
Mungkin dari gejala dan pemeriksaan tadi ,tidak ada penyakit khusus .Namun begitu menteri kesehatan tidak berani menjaminnya .Dia harus menerima masukan dari sampel yang tadi diambil.
Dengan begitu Kaisar diminta untuk istirahat selagi menunggu kejelasannya lebih lanjut.
__ADS_1