
Sementara Pangeran ke empat sedang mengalami luka berat .Di istana kecil zhang Fei masih terus saja berkutat dengan pemikirannya terhadap penerbitan buku baru.
Ketika dirinya fokus dengan satu hal maka dia kehilangan dengan hal yang lainnya.Itulah zhang Fei.
Saat ini zhang Fei sering bertanya kepada sistem, buku pertama apa yang akan diluncurkan dari sisi Kaisar.
Maka dia juga akan meluncurkan buku dari karakter orang yang sama namun dengan memberikan karakter buruk untuk orang tersebut.
hal yang paling membahagiakan dari sanksi hari ini adalah perlu waktu untuk orang-orang di bawah kaisar membentuk opini publik dengan nama baik karakter tersebut. Mereka juga harus memilah-milah apa yang sebenarnya harus mereka tulis di dalam buku tersebut.
Untuk membuat sebuah buku cerita sebenarnya diperlukan dua tahap yaitu tahap penulisan dan kemudian tahap revisi.
Jadi kemudian ada lagi tahap untuk menyunting cerita tersebut ,yang pada akhirnya jatuh pada kehendak Kaisar sendiri.
Jadi keseluruhan tahap-tahap itu memerlukan waktu paling tidak satu minggu untuk direalisasikan menjadi sebuah buku .Belum lagi ketika mereka harus menjalani percetakan.
Tapi zhang fei sangat ahli dalam mengintip apa yang dilakukan oleh seseorang apalagi jika itu dalam bentuk tulisan.
Pada tahap penulisan dia sudah mengintip kira-kira siapa tokoh yang akan diceritakan.
Begitu mendapatkan tokoh tersebut jadi dia juga melihat sinopsis cerita dan membingkainya jadi milik ceritanya sendiri.
Tapi tentu saja dia akan memberikan alur yang paling jujur di sini sehingga karakter tersebut benar-benar menjadi sebuah karakter tokoh yang perlu dinistakan.
Berbeda dengan sisi kaisar yang mencoba membuat kisah untuk mencuci bersih tokoh tersebut dan menjadikan tokoh itu sebagai idola dan juga panutan.
Yang perlu dilakukan oleh zhang fei hanyalah menulis yang hanya melibatkan satu atau dua jam. kemudian mengirimkannya ke percetakan yang langsung di seberluaskan begitu percetakan selesai.
Tapi masalahnya sekarang semua percetakan sudah pun di bawah pengintaian penjaga bayangan Kaisar sendiri jadi dia harus mengubah rencananya dalam hal percetakan.
Mari buat percetakan sendiri.
Untuk tenaga kerja sendiri, zhang Fei sama sekali tidak kekurangan.Juga ada begitu banyak bangsawan yang memiliki lokasi tersembunyi.
Jadi untuk percetakan pertama dia akan menggunakan lokasi dari bangsawan A dan untuk percetakan kedua dia akan berpindah untuk ke lokasi bangsawan B.
Dengan begitu banyaknya bawahan yang sudah menelan pil kesetiaan .Maka dia bisa berpindah-pindah lokasi jika mau dan itu tidak akan pernah terjadi pengulangan.
Kaisar juga akan kelimpungan nantinya untuk mendeteksi Di manakah mereka mencetak buku-buku tersebut.
Jika pun Kaisar sudah mencurigai bangsawan dia bisa menghindarinya dengan cepat karena kejelian informasi tersebut.
"Mampus Kaisar, cari aja noh sampai mati di mana kami mencetaknya hehehe"
("Ya say, berani-beraninya dia berlawan intelijen dengan Mama.huh Dia pikir Mama ini sistem apaan?")
"intelijen apa sih,itu mah cuman gosip, ahh masa bodoh!" kata zhang Fei.
Sistem gosip miliknya sekarang ingin menaikkan derajat jadi sistem intelijen.Is siapa sih yang bicara jika sistem nya juga bisa naik level.
Karena kesibukan inilah zhang Fei tidak lagi mencari tahu tentang keberadaan pangeran ke empat.
Jika pun dia mengetahui kondisi Pangeran keempat tidak mungkin juga dia bisa mentolerinya karena kemampuan zhang Fei hanya terbatas sebagai penyedia informasi.
Paman Pangeran bisa menindaklanjuti ini sebagai aksi .Tapi dia sekarang tidak berada di tempat.
Jadi mau salahkan siapa ,hayo.
Sementara itu ,jauh dari ibu kota. Pangeran keempat perlahan membuka matanya dan saat itu dia merasa sedikit pusing karena pandangannya berputar-putar.
Dia mencoba untuk mencerna situasi di sekitarnya. Dia sadar jika dia sekarang berada di dalam sebuah kamar yang berdekorasi dengan baik.Ini bukanlah kamar mewah namun juga bukan kamar yang sederhana. Kamar ini memiliki furnitur kayu dengan sentuhan kain sutera yang indah. Cahaya matahari yang lembut masuk melalui jendela dan menyinari ruangan dengan hangat.
"Di mana aku,ahh sakit"gumam pangeran ke empat.
__ADS_1
Pangeran keempat duduk perlahan,dia masih meraba-raba dengan keadaannya sekarang. Dia merasa bingung karena tidak ingat bagaimana dia bisa berada di tempat ini. Tatapan matanya mengelilingi ruangan, mencari petunjuk tentang keberadaannya. Dia merasa seolah-olah telah melewati sebuah masa tidur yang sangat panjang dan saat itu dia merasa terheran-heran.
Pangeran keempat bergumam lagi dengan suara pelan. "Di mana aku? Bagaimana aku bisa sampai di sini?"
Saat itu seorang wanita paruh baya yang mengenakan pakaian sederhana masuk ke dalam kamar. Seperti nya dia adalah seorang pengurus rumah tangga yang terlihat perhatian.
"Pangeran ke empat akhirnya bangun. Bagaimana perasaanmu pangeran?"
Pangeran keempat yang masih bingung segera menunduk dan berkata " pangeran ini masih agak pusing dan bingung. Apa yang terjadi?"
wanita setengah baya itu menundukkan pinggangnya sedikit dan berkata dengan nada yang hormat. " pangeran ke empat mengalami luka yang serius dan kehilangan banyak darah.Tapi tidak perlu khawatir pangeran, sekarang luka juga sudah diobati dan kata tabib itu akan membaik dengan cepat"
Pangeran keempat memegang kepalanya, mencoba mengingat kembali apa yang telah terjadi sebelum dia kehilangan kesadaran. Namun, ingatannya masih kabur.
"Pangeran ini ingat , Hem ada perang, tapi setelah itu... semuanya berantakan."
Dia memandang sekeliling kamar, mencoba mencari tahu di mana dia berada.
"Siapa Anda? Dan kamar ini... di mana kita berada?" tanya nya dengan bingung.
" Rendahan ini adalah pengurus rumah tangga di sini. Ini adalah kediaman gubernur provinsi x.
"Sebenarnya rendahan ini tidak tahu semua rinciannya. Yang rendahan ini tahu adalah pangeran dibawa ke sini oleh sekelompok penjaga bayangan yang mempersembahkan pangeran di sini untuk mendapatkan perawatan. Mereka sangat khawatir dengan kondisi Anda."
Pangeran keempat masih merasa sedikit bingung dan terheran-heran dengan situasi yang dia hadapi.
Pangeran keempat yang masih berbaring lemah di atas ranjang ketika gubernur masuk ke dalam ruangan. Gubernur itu menunjukkan sikap hormat saat berbicara dengan Pangeran keempat.
" pangeran mohon maaf karena masuk begitu saja,.Saya adalah Gubernur dari Provinsi X dan kami berada di Provinsi X saat ini. Gubernur ini sangat terkejut dan merasa terhormat atas kunjungan pangeran di tanah kami."
"Provinsi X? Gubernur jelas kan bagaimana pangeran ini bisa sampai di sini?"
dalam pembicaraan itu Pangeran keempat mulai menyadari jika ada waktunya dia makan tumbuhan yang tidak dikenal dan pingsan gara-gara itu.
Sempat dia berpikir jika prajurit itu adalah para musuh tapi rupanya tidak. Mungkin penjaga itu mengira dirinya adalah beban dan perlu membuat dia pingsan sebelum menariknya ke provinsi x.
"Tadi malam, ada lima prajurit yang datang. Mereka mengaku membawa Pangeran keempat yang terluka parah akibat perang. Mereka meminta kami untuk merawat pangeran dengan baik. Sehingga, inilah sebabnya Tuan berada di Provinsi X."
"Ah, ya... pangeran ini ingat. Terima kasih atas perawatannya. Anda telah menunjukkan kebaikan hati yang luar biasa. jika Pangeran ini tiba ke ibukota nanti Pangeran ini akan memberitahu Kaisar tentang gubernur yang berdedikasi"
Mendengar itu gubernur ini memerah dengan cepat. Dia juga orang yang memiliki ambisi Jadi tidak mungkin mau terus tinggal di provinsi x ini. jika bisa pergi ke ibukota maka dia lebih menyukai itu.
"Tidak perlu begitu pangeran. Merawat keturunan naga adalah kewajiban kami. Kami sangat menghormati Pangeran dan keluarga kerajaan. Semoga pangeran segera pulih sepenuhnya."
" baiklah, sekarang pangeran ini hanya membutuhkan istirahat dan pemulihan yang baik. pangeran ini masih merasa agak lemah."
"Tentu, pangeran. gubernur ini akan meninggalkan pangeran untuk beristirahat sekarang"
Gubernur keluar dari ruangan dengan sikap hormat yang sama seperti saat masuk. Pangeran keempat kembali berbaring di atas ranjang, merenungkan keadaan yang membingungkan ini.
Ranjangnya adalah ranjang kayu yang cukup sederhana dengan selimut lembut dan beberapa bantal yang tersusun rapi. Meskipun sederhana, ranjang tersebut memberikan kenyamanan yang cukup bagi Pangeran keempat untuk beristirahat dalam kondisinya yang masih lemah.
Walaupun demikian Pangeran keempat harus berterima kasih kepada lima penjaga bayangan. namun begitu dia juga bertanya-tanya apa kabar dengan prajurit yang ditinggalkannya.
Sekarang dia harus fokus untuk menyembuhkan luka-luka.
Jadi dia tidur lagi untuk memulihkan kondisi nya.
Beberapa jam kemudian.
Pada saat waktu makan siang tiba, Gubernur memasuki kamar Pangeran keempat dengan beberapa pelayan yang membawa nampan berisi makanan. Di atas nampan tersebut terdapat beberapa hidangan yang disajikan dengan indah dan lezat. Menu makanan yang dihidangkan untuk Pangeran keempat terdiri dari Sup Ayam Hangat.
Sup ayam yang kaya akan rasa, terdapat potongan daging ayam yang lembut dan sayuran segar yang membuatnya semakin lezat.
__ADS_1
Nasi Putih Aromatik dan
beberapa Jenis Lauk Pauk.
Ada juga Sayuran Panggang yang terdiri dari wortel, kembang kol, dan jamur yang diberi bumbu khusus sehingga rasanya begitu nikmat.
Sebagai penutup, terdapat potongan buah-buahan segar seperti jeruk, anggur, dan potongan apel yang menyegarkan.
Tidak lupa dengan sepoci teh hangat.
Beberapa pelayan budak meletakkan nampan makanan dengan hati-hati di atas meja kecil di dekat ranjang Pangeran keempat. setelah itu semuanya mundur meninggalkan ruang istirahat Pangeran keempat.
Yang menyisakan pangeran ke-4 dan gubernur saja di ruangan tersebut.
"Ini adalah makanan makan siang. Semoga pangeran menyukainya. Jika ada yang kurang, tolong beri tahu dan gubernur ini akan segera memperbaikinya."
Sebagai balasannya Pangeran keempat menganggukkan kepalanya dengan cepat.
Pangeran keempat mencoba untuk memakan makanan tersebut meskipun masih dalam kondisi lemah. Gubernur duduk di dekatnya dengan sikap hormat, memberikan privasi untuk Pangeran keempat saat makan.
Pangeran keempat berusaha untuk makan dengan pelan dan hati-hati, mencicipi setiap hidangan yang disajikan dengan hati yang terbuka.
Pangeran keempat merasa senang ketika melihat menu makan siang yang disajikan oleh Gubernur. Namun, dia tetap berusaha menjaga sikap anggun dan tidak menunjukkan ekspresi berlebihan. Meskipun masih lemah, Pangeran keempat mencoba makan dengan pelan dan teratur, mengambil setiap suapan dengan penuh perhatian.
Keamanan di sekitar kamar tersebut dijaga dengan ketat oleh para penjaga bayangan dari Paman Pangeran. Mereka berdiri di luar pintu dan memastikan tidak ada yang masuk atau keluar tanpa izin. Pangeran keempat merasa tenang dengan keberadaan mereka, mengetahui bahwa mereka adalah penjaga yang andal dan setia.
Pada saat saat sedang makan, Pangeran keempat bertanya kepada Gubernur tentang saudaranya, Pangeran ketiga dan kedua. Gubernur dengan hormat menjawab bahwa Pangeran ketiga belum tiba, namun Pangeran kedua sudah berada di provinsi tersebut selama satu minggu. Dia menambahkan bahwa Pangeran kedua memiliki kesenangan dalam menghabiskan waktunya di rumah bordir.
"Pangeran kedua tiba di sini sekitar satu minggu yang lalu. Namun, sepertinya dia lebih suka menghabiskan waktunya di rumah bordir. Gubernur ini mendengar bahwa beliau sangat menghargai kecantikan di sana "
Ini bukan lagi rahasia umum bahkan Pangeran ke-4 juga mengetahui tentang hobi dari pangeran kedua ini.
Yang lebih menjengkelkan lagi ,mereka ditugaskan oleh ayahanda Kaisar tapi Pangeran kedua masih saja berpikir untuk bersenang-senang.
"apa yang dipikirkan oleh Kakak kedua Ckckck"
Namun kemudian jari jemari memegang sumpit tiba-tiba membeku.
"perjalanan untuk sampai ke provinsi x ini dipenuhi dengan serangan hendap. jika Kakak kedua bisa tiba di sini seminggu lebih awal apakah dia tidak mengalaminya? apakah hanya aku yang mengalami serangan seperti itu?"
Untuk beberapa saat dia tidak lagi memiliki nafsu makan. Sepertinya semua orang tidak sesederhana yang kelihatan di permukaan.
Pikirkan saja bagaimana dengan kondisi Paman pangeran yang di permukaan adalah seorang pria yang memiliki otak anak-anak.
Tapi untuk beberapa alasan dia baru mengetahui jika Paman Pangeran adalah seorang pria yang memiliki kekuatan penuh bahkan jika dia ingin mungkin dia bisa memiliki tahta untuk dirinya sendiri.
Jika bukan karena penjaga bayangan dari Paman Pangeran bagaimana mungkin dia bisa datang ke provinsi x ini dengan selamat.
Sekarang jika Paman Pangeran saja bisa bertindak seperti itu, apakah kakak kedua juga melakukan hal yang sama.
Kakak kedua sedang berusaha acuh tidak acuh untuk menampilkan penilaian buruk di depan banyak orang. Tapi di belakang dia adalah pria yang memiliki ambisi besar dan menginginkan posisi besar untuk dirinya sendiri.
Diketahui jika Pangeran ketiga bertindak di luar nalar dengan berani memberikan racun kepada saudara-saudara yang lain. Tapi sebenarnya ini membuat dirinya adalah penjahat di dalam terang-terangan tapi jika prediksi tentang kakak kedua itu benar adanya maka...
Seharusnya Kakak kedua lebih berbahaya jika dibandingkan dengan kakak ketiga.
Dia bisa menusukmu dari belakang di dalam senyuman.
"Pangeran apakah makanan yang tidak enak?"tegur gubernur yang masih saja memperhatikan gerak makan dari pangeran keempat yang melambat.
"Tidak, makanan ini semuanya enak dan sesuai dengan selera. Tapi kondisi Pangeran inilah yang menyebabkan selera makan menurut" kata pangeran ke-4 yang tiba-tiba saja menyimpan keraguan dengan ketulusan dari gubernur ini.
Rasa dingin mulai menyapa di punggungnya. Sekarang dia benar-benar dikaburkan tentang siapa kawan dan juga siapa lawan.
__ADS_1
Apa yang harus dilakukannya di tempat yang tidak pernah dia datangi. Sementara dia tidak tahu siapa musuh yang harus dia lawan sekarang.
Ini gawat.