
Terlepas dari apa yang di rasakan oleh zhang Mei, acara tetap saja berlanjut seperti biasanya.
Dikatakan selain para gadis juga diundang para putra-putra bangsawan. termasuk dengan para pangeran yang dikatakan jomblo.
Jomblo di sini disebut ketika seorang pria belum memiliki istri sah.
ketika kamu berdatangan mereka ditempatkan di aula tengah. Pada saat itulah semua pria dan wanita bercampur.
Nanti ketika acara sudah dimulai barulah mereka akan dipisahkan menjadi dua kelompok satu kelompok wanita dan satu kelompok pria.
Zhang Fei sudah mengetahui pengaturan seperti ini jadi dia berbicara santai dengan nona-nona yang antusias dengannya sejak pagi.
Ketika para nona pergi mengunjungi yang lain, saat itulah sistem mengatakan beberapa identitas yang baru saja masuk.
Pangeran kedua,Sun Tzu Ying usianya 16 thn. Meskipun sudah baru berusia 16 tahun sebenarnya dia sudah memiliki dua anak dari para selir. Hanya saja dirinya belum memiliki istri sah karena itu dia masih dikatakan sebagai jomblo.
Kedatangannya membuat heboh beberapa gadis yang mengagumi ketampanannya saat ini.
("Tujuan nya adalah nona pertama dari jendral hei.Nona hei sie")
"Hah jendral?"pikir zhang Fey.
Para pangeran yang benar-benar ingin masuk ke dalam kancah pertarungan calon putra mahkota benar-benar sedang mencari berbagai aliansi.
Mereka harus menggenggam beberapa menteri yang memiliki beberapa kekuatan berbeda.
diketahui pangeran kedua lahir dari perut ratu saat ini jadi potensi menjadi calon putra mahkota juga sangat besar.
tapi sayang dirinya memiliki kebiasaan bersenang-senang dengan para wanita di rumah bordir. bahkan haramnya tidak sedikit tapi masih ada juga beberapa gadis yang diangkat menjadi teman tidur.
Dia tidak pernah fokus pada politik dan berasumsi jika bakatnya tidak ada di sana.
Walaupun demikian siapa yang mau meremehkan posisinya sebagai pangeran kedua saat ini.
pertama masuk ke dalam aula pandangan pangeran kedua jatuh pada zhang Fei.
Di antara garis-gadis yang hadir riasan telanjangnya terlihat Berbeda sehingga dia menjadi fokus perhatian hari ini.
Tiba-tiba saja pangeran kedua tertarik untuk melangkah menuju ke depannya dia ingin tahu siapakah gadis cantik di depannya ini.
tapi seorang pelajar maju ke depan dan membisikkan sesuatu di telinganya.
"Dia adalah Putri masa depan dari istana kecil"
Mendengar itu pangeran kedua tiba-tiba berdetak kesal.
Sekali lagi dia menatap sampai dari atas sampai ke bawah setiap orang yang melihat perilaku ini sadar apa maksud dari pangeran kedua.
karena sudah menjadi kebiasaan pangeran kedua untuk menikmati kecantikan.
"Hem sayang sekali"pikir pangeran kedua di dalam hati.
ada begitu banyak wanita di dalam haramnya termasuk dengan gadis-gadis yang selalu menunggunya di samping ranjang.
Selalu bersedia untuk berada di bawah tubuhnya kapan saja.
Mereka masih cantik tapi juga membosankan sekali.
terkadang ada keinginan untuk mencium dan memeluk wanita-wanita cantik tapi ketika dia melakukannya ada riasan tebal 1 inci yang menghalangi.
Mau tidak mau bukan langsung mencium pipi tapi harus menghisap bedak itu terlebih dulu.
Pernah dia meminta mereka tampil tanpa riasan tapi saat itu dia sangatlah kecewa. Gadis-gadis cantik tidak akan secantik itu lagi tanpa riasan apapun.
Tapi gadis di depannya ini sangatlah berbeda. Dia memakai riasan tipis yang sepertinya sangat cocok dengan kriteria gadis yang dia cari.
Cantik alami.
Tapi kecantikan ini segera akan layu di bawah tangan Paman pangeran yang idiot.
Pangeran kedua mau tidak mau menggelengkan kepalanya dan dia segera berjalan pergi.Tujuan kedatangannya ke pesta kali ini tentu saja untuk mengembangkan perasaan dengan Nona hei.
Zhang Fei melihat kepergiannya dengan laga baru saja sistem mengatakan jika perilaku pangeran kedua ini sangat tidak wajar jika sudah berhadapan dengan para gadis.
__ADS_1
Dia pikir posisinya tidak cukup untuk menolak keinginan pangeran kedua.
Tapi untunglah pangeran brengsek itu sudah pergi.
Dalam kondisi melongo tiba-tiba penjaga di depan berteriak lagi.
Pengeran ke tiga....
Sun Jia.
Nah ini bintang yang di tunggu tunggu.
Seorang pemuda masuk dengan beberapa bawahan lain di belakangnya ketika namanya disebut semua orang memandang ke arah itu.
Sama seperti pangeran kedua pangeran ketiga juga sudah memiliki beberapa selir di belakangnya. Tapi entah bagaimana caranya para selir bahkan tidak memiliki anak sama sekali.
Jika pun berhasil hamil dan melahirkan anak-anak itu terkadang meninggal muda dengan beberapa alasan.
Ini memberi nilai plus dari beberapa keluarga yang ingin mendukungnya dengan pernikahan.
Kaisar memang tidak begitu mencolok dalam menunjukkan siapa pangeran yang akan menjadi favoritnya .Tapi secara diam-diam semua orang menatap ke arah pangeran ketiga.
Tidak tahu apakah itu benar atau tidak yang jelas semua orang memandangnya sebagai calon putra mahkota di masa depan.
Jika dipikir lagi sebenarnya calon yang lebih baik adalah putra yang dilahirkan oleh ratu masa kini.
Tapi sayangnya putra dari ratu tidak memiliki kesehatan yang baik. karena kondisi ini dia jarang berlatih ilmu kenegaraan.
Tidak pernah berlatih berkuda memanah bahkan pergi mengabdi ke medan perang seperti para pangeran yang lainnya.
Jadi dia bukanlah kandidat yang cocok dikategorikan sebagai calon putra mahkota. Hanya saja dia didukung dengan kemampuan ibunya yang menjadi ratu saat ini.
Pangeran kedua juga dilahirkan dari perut ratu tapi perilakunya sudah membuat reputasinya memburuk. Karena itu dia juga dikatakan bukan kandidat yang cocok menjadi calon putra mahkota.
Sekarang kekaisaran jelas menatap pangeran ketiga dengan intens. melatihnya sejak beberapa tahun dengan tugas-tugas kenegaraan. kemampuannya di medan perang juga tidak bisa disebut remeh.
Di usia muda pangeran ketiga sudah menjalani beberapa peperangan yang mengancam nyawanya tapi dia lolos dan masih hidup sampai saat ini.
Dengan pernikahan dia sudah meraih persekutuan dengan dua Mentri tingkat dua dan tiga.
Menteri kanan bisa disebut sebagai menteri yang miskin namun dia juga memiliki kekuatan yang tidak sedikit di balik punggungnya.
Sama seperti para menteri yang lain menteri kanan sebenarnya juga memiliki beberapa bawahan andalan bahkan ratusan prajurit yang bisa dikerahkan kapan saja.
Pengaruh dari menteri kanan ini sebenarnya tidak sedikit. Yang diketahui oleh Zhang Fei hanyalah permukaan tapi di bawah itu kemampuannya akan membuat zhang Fey geleng-geleng kepala.
yang diinginkan oleh pangeran kedua bukan hanya kekuasaan tapi juga reputasi. Semua orang mengetahui jika menteri kanan adalah menteri yang tidak pernah korupsi selalu jujur dengan tugas-tugas yang diberikan oleh kaisar ditambah lagi nona pertama adalah Nona dalam daftar 10 gadis paling cantik di ibukota.
Bukan itu saja dia juga dikatakan memiliki reputasi yang baik sebagai wanita muda sehingga kebaikan hatinya dikenal oleh setiap lini penduduk.
Beberapa pangeran awalnya juga ingin mendekatkan diri dengan Nona pertama sebagai calon istri sah .Tapi sepertinya pangeran ketiga sudah pun mengambil langkah pertama.
Zhang Mei yang awalnya masih berdendam dengan gaya penjambutan dari Putri masa depan istana kecil. Begitu dia melihat pangeran ketiga datang senyumnya semakin lebar saja.
kekhawatiran dan kesedihan yang tadinya menyelimuti perasaan Zhang Mei tiba-tiba hilang tanpa bekas. apalagi ketika pangeran ketiga jelas-jelas berjalan menuju ke arahnya.
Dia yang padahal sudah menggunakan perona pipi , sekarang bertambah merah saja ketika pangeran ketiga berdiri tepat di depan matanya.
Dengan pandangan tertunduk dan malu-malu semua orang tahu apa yang terjadi.
"Eh di sini hanya ada pangeran kedua dan pangeran ketiga. jadi ke mana pangeran-pangeran lain apa mereka tidak diundang?"
("pangeran pertama tidak pernah keluar karena kondisi yang tidak sehat. pangeran ke-4 belum kembali dari perbatasan 1 tahun berjalan. pangeran ke-5 sudah berusia 14 tahun tapi dirinya sudah memiliki istri sah sehingga tidak cocok untuk datang.
pangeran ke-6 baru berusia 6 tahun dan pangeran ke-7 usianya baru 3 tahun sehingga juga tidak cocok untuk datang")
"Oh begitu, artinya yang bisa bersaing di sini adalah pangeran ketiga keempat dan kelima, enam dan tujuh masih bocah, sedangkan pangeran kedua adalah pangeran yang tidak masuk hitungan sama sekali"
Sistem segera membantah kata-kata dari zhang Fey. politik tidak begitu seseorang yang dikatakan tidak aktif Sebenarnya masih sangat aktif di bawah tanah.
Masih ada begitu banyak penjelasan tentang dunia perpolitikan di Dayun ini. Zhang Pei bukanlah gadis yang menyukai politik tapi dia tercelup ke dalam politik tanpa disengaja.
Meski begitu Paman pangeran bukanlah kandidat putra mahkota. jadi di sini zanvi tidak perlu khawatir tentang apapun.
__ADS_1
Hanya saja istana dari Paman pangeran benar-benar akan terdampak jika yang naik ke tahta adalah pangeran yang tidak menyukainya.
Jadi mau tidak mau istana kecil tetap harus bersiap-siap atau memilih calon untuk didukung. Pada saat itu Paman pangeran tidak bisa dianggap waras untuk maju sebagai pembuat keputusan.
Bahkan tidak ada yang menganggap keputusan dari pangeran itu penting.
Tapi setelah sanksi menjadi putri istana kecil dia dianggap layak untuk memberikan dukungan. Apalagi dengan mahar yang jumlahnya tidak sedikit membuat dia lebih daripada kata layak.
Itulah mengapa zhang Fei harus berhati-hati dengan niat baik dari para pangeran ini.
Selagi masih pagi, beberapa pelayan segera mengarahkan semua orang ke aula utama. Mereka akan menyapa tuan rumah dengan santai.
Hari ini adalah pesta mengagumi bunga yang di hari pada para gadis dan para bangsawan yang masih jomblo. Karena itu anda tidak akan menemukan gadis yang sudah menikah atau pun para selir di dalam kelompok ini.
Sebelum makan siang para gadis dan para pria masih bisa bergabung di aula yang sama.
Zhang Mei dan pangeran ketiga memanfaatkan waktu ini untuk berjalan-jalan mengagumi bunga dalam kata harfiah.
Zhang Fei tampil cantik hari ini tapi tidak seorang pun mau maju menyapanya dan mengatakan iktikad baik.
Itu wajar karena dirinya sudah memiliki pasangan nikah.
Seharusnya sampai cukup senang dengan penataan hari ini karena dia tidak perlu direpotkan dengan segala sesuatu yang aneh.
Tapi belum sempat dia mengagumi bunga dengan kata yang sebenarnya. suara pengawal di depan terdengar lagi dengan.
" Paman pangeran....
kata-kata itu seperti sebuah kata-kata magis yang membuat dia tidak bergerak sama sekali.
Sistem sudah menyebutkan bagaimana Paman pangeran tapi hari ini adalah hari di mana dia langsung bisa bertatap muka.
Walaupun Paman pangeran dikatakan sebagai pria yang memiliki otak anak usia 5 tahun tapi zhang Fey tetap saja menggugup.
Ketika matanya menatap ke arah pintu gerbang dia menunggu dengan perasaan yang tidak menentu.
Secara perlahan-lahan seorang pria muda belasan tahun berdiri dengan anggun di sana. Sebagai seseorang yang memiliki posisi di kerajaan, dia juga memiliki beberapa pengawal yang bertubuh besar di belakangnya.
Selain daripada pengawal ada dua Kasim kecil yang mengikutinya dengan telaten.
Pria yang setinggi 1,80 m ini terlihat tampan. Kulitnya putih hingga bisa dikatakan pucat dengan jembatan hidung yang terlihat mencolok.
Alis matanya seperti pedang yang tertata rapi.
Bibirnya juga kemerah-merahan karena baru saja masuk dari udara panas di luar.
Tidak ada kata bagus yang bisa disematkan selain daripada kata tampan.
Ketika menerima mahar dia juga diberitahu jika Paman pangeran memiliki sosok tampan seperti kaisar terdahulu. Paling tidak kaisar terdahulu dan Paman pangeran memiliki 85% kemiripan.
Pria tampan yang berdiri di pintu gerbang itu memanjangkan lehernya ke sana kemari seseorang sedang mencari sesuatu.
Ketika dia tidak menemukan apa yang dia cari tiba-tiba matanya menunduk dengan wajah yang sedikit cemberut. pandangan ini tidak akan membuat orang menjadi kesal tapi menambah sensasi imut dalam kata-kata tampan tadi.
it's so cute.
Kasim kecil yang di sampingnya membisikkan beberapa kata yang membuat matanya berbinar-binar cerah.
Dengan senyum yang terukir di bibirnya, dia terlihat semakin tampan saja membuat Zhang Fei berdecak.
"Putri... hehehe Putri ku...
Tiba-tiba saja rasa kekaguman akan ketampanan pria yang dipanggil Paman pangeran ini memudar begitu cepat.
Ketampanannya berbanding terbalik dengan apa yang dia sebutkan di bibirnya tadi.
Tidak ada seorangpun yang mengetahui jika dia memiliki masalah dengan otak seandainya dia tidak berbicara.
Tapi ketika dia membuka mulutnya itu sangat mudah ditebak.
Idiot.
Zhang fei yang dari awal sampai kagum tiba-tiba seperti balon yang dikempeskan. Zhang Fei dia berpikir betapa beruntungnya gadis yang bisa menikah dengan paman pangeran tapi baru kemudian dia sadar siapa Paman pangeran dan siapa calon dari Putri Paman.
__ADS_1
Itu adalah dirinya sendiri.
Haruskah dia tepuk jidat sekarang.