
Membersihkan diri dan pakaian dengan sihir adalah praktik yang umum dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan. Gerakan dan mantra sihir yang digunakan memiliki kekuatan yang memungkinkan debu dan kotoran untuk dihapus dengan mudah.
Berdiri dengan tegak dan tenang di tempat yang nyaman lalu mengangkat tangan kanan ke depan dada dengan telapak tangan menghadap ke atas, sementara tangan kiri berada di sisi tubuh dengan jari-jari menggenggamkan sesuatu.
Ucapkan sebuah mantra khusus.
"Aliran udara suci, sambut ke hadiranku. Limpahkan kekuatanmu pada diriku yang haus akan bersih "
Saat mantra tersebut diucapkan dengan penuh keyakinan dan konsentrasi, energi alam semesta akan mulai bergetar di sekitar pengguna. Kekuatan aliran udara suci merespons panggilan sihir, dan cahaya lembut mulai memancar dari telapak tangan kanan.
Dengan lembut, gerakkan tangan kanan ke arah tubuh bagian atas, membiarkan cahaya lembut menyelimuti tubuh.
Lalu rasakan cahaya itu menyentuh kulit dan meresap ke dalam pori-pori, membawa kekuatan pembersihan.
Saat cahaya meresap ke dalam tubuh, kotoran, debu dan kuman yang menempel pada kulit secara perlahan mulai terangkat dan terpisah dari tubuh. Sensasi segar dan nyaman melingkupi pengguna saat energi pembersihan meresapi seluruh tubuh.
Setelah pembersihan tubuh selesai, fokuskan energi pada pakaian yang dikenakan. Letakkan tangan kiri yang masih menggenggam sesuatu di atas pakaian.
Ucapkan mantra sihir sekali lagi,"Aliran udara suci, jadikan pakaianku bersih. Kembalikan kilau dan kebersihannya."
Mantra ini memicu energi sihir untuk membersihkan pakaian dengan cara yang serupa seperti membersihkan tubuh. Cahaya lembut akan meresap ke dalam serat pakaian dan mengangkat segala kotoran serta bau yang menempel.
Saat gadis Persik menulis dengan kuas, matanya mengikuti gerakan kuas dengan penuh konsentrasi. Tetapi tiba-tiba, dia mengangkat kepalanya sedikit saat mendengar kata-kata mantra pembersihan yang diucapkan.
Ada keraguan di matanya, namun di balik keraguan itu, terpancar keyakinan yang teguh. Gadis Persik memilih untuk percaya pada mantra ini, karena keyakinannya pada Putri begitu kuat.
Dalam ketidaktahuannya apakah mantra tersebut akan berhasil, gadis Persik menggenggam kuasnya dengan lebih erat dan melanjutkan menulis dengan hati-hati.
"Putri, apakah ini sudah siap?" tanya gadis Persik.
"Hem , ini adalah salah satu hadiahku untuk partai pengemis karena sudah berimprovisasi dan membuat ibukota stabil"kata zhang Fei senang.
"Tapi...
Gadis Persik sedikit ragu untuk bertanya tapi zhang Fei segera mendorongnya untuk itu. Karena itu gadis bersih tidak ragu dan bertanya secara langsung.
"tapi kenapa ada kata pembersihan di sini apakah ini sebuah mantra pembersihan?"
Zhang Fei tersenyum jujur kepada Gadis Persik, "Benar, mantra ini digunakan untuk pembersihan diri dan pakaian di partai pengemis."
Wajah Gadis Persik terpancar dengan antusiasme. Dia ingin tahu lebih banyak tentang mantra tersebut. Dengan mata berbinar-binar, dia bertanya, "Apakah rendahan ini juga bisa menggunakannya?"
dibandingkan jurus gadis merah sebelumnya jurus pembersihan ini lebih menggoda bagi gadis Persik.
Selain kecantikan ,seorang gadis juga menjunjung tinggi pembersihan diri.Tapi sebagai seorang budak, mereka bahkan tidak bisa merawat diri sendiri dan justru fokus untuk merawat majikan.
Dengan jurus ini dia bisa menghemat waktu dan selalu bersih 24 jam.
Hahaha ini adalah jurus yang cocok untuk dia.
Zhang Fei tersenyum dan mengangguk, "Tentu saja, Gadis Persik. Kamu adalah bagian dari tim elit jadi mantra ini bisa digunakan olehmu juga. Bahkan penjaga satu dan penjaga dua juga dapat menggunakannya."
Ketika mendengar jawaban Zhang Fei, wajah Gadis Persik tampak memancarkan kebahagiaan dan harapan.
Dia percaya bahwa mantra ini akan memberikannya kemampuan untuk membersihkan diri dan pakaian dengan mudah, seperti yang dia dengar.
Ketika Zhang Fei mengiyakan, Gadis Persik tiba-tiba melihat kilauan cahaya yang mengelilingi Zhang Fei, seolah-olah dia adalah seorang dewi yang patut dipuja. Tatapan penuh kagum dan rasa hormat terpancar dari matanya, menggambarkan betapa dia mengagumi Zhang Fei dan pandangan optimisnya terhadap masa depan.
Zhang Fei hendak melanjutkan percakapan, namun tiba-tiba sistem memberikan instruksi dengan berita yang mengejutkan ,Kaisar telah mangkat.
Wajah Zhang Fei seketika berubah, senyumannya menyusut dan digantikan oleh ekspresi kesedihan yang samar-samar terlihat. Dia tidak merasa sedih untuk Kaisar, tetapi lebih kepada Paman Pangeran yang pasti sedang merasa berduka.
Dalam sekejap, perasaan berbaur di wajahnya.Campuran antara keterkejutan, kesedihan dan juga perenungan. Meskipun hubungannya dengan Kaisar tidaklah dekat, dia merasa simpati terhadap Paman Pangeran yang harus menghadapi kehilangan ini.
Walaupun Paman Pangeran memiliki peran kontroversial dalam kehidupan Kaisar, tetap saja, kematian adalah sebuah perpisahan yang sulit.
__ADS_1
Zhang Fei melihat gadis Persik dengan mata lembut, seolah memberikan pengertian atas apa yang harus dilakukan selanjutnya. "Tunda pengiriman surat ini, tapi bersegeralah untuk mengganti semua hal-hal di istana kecil dengan warna putih," ujarnya sambil menarik nafas panjang.
Gadis Persik tampak bingung dan bertanya, "Tapi kenapa, Putri?" Dia merasa aneh dengan situasi ini, biasanya setiap instruksi dari Putri untuk mengirim surat atau melakukan sesuatu terkait Paviliun Anggrek atau partai pengemis akan langsung dilaksanakan.
Zhang Fei memberikan senyuman lembut sebagai responsnya, tetapi ekspresi serius dalam matanya tetap terpancar. "Kaisar sudah mangkat," katanya dengan nada yang tenang.
"Kai.. kaisar,mangkat!"
Tetapi berita itu cukup untuk membuat gadis Persik terkejut dan tidak dapat mengeluarkan kata-kata. Wajah gadis Persik yang awalnya cerah tiba-tiba menjadi pucat.
Dia tidak bisa menahan perasaannya dan hanya bisa menundukkan kepala sebagai tanda menghormat. Dengan isyarat yang sederhana, gadis Persik meminta izin untuk menjalankan tugas yang diberikan.
Ditinggal pergi oleh gadis Persik, zhang Fei langsung mengarahkan pertanyaan kepada sistemnya.
Zhang Fei menatap sistem dengan mata penuh pertanyaan, "Apakah Kaisar benar-benar sudah meninggal, Mama?" Tanyanya dengan ragu.
Sistem dengan nada serius menjawab, ("Iya sayang, penderitaannya sudah selesai.")
Sesaat setelah jawaban itu keluar, zhang Fei merasa dada nya sakit. Paman pangeran sudah melakukan perjalanan jauh , lama dan juga berbahaya .Hanya untuk mengambil pil penawar untuk kaisar. Tapi pada akhirnya dia masih dihadapkan dengan kematian.
Kasian sekali.
"ceritakan padaku Mama, apa kondisi istana sekarang ?"
("istana saat ini jatuh dalam suasana duka sayang, walaupun Kaisar bukanlah ayah yang baik tapi dia adalah kaisar yang baik dan terbukti dengan kesedihan mendalam dari orang-orang di istana")
"yang mulia... yang mulia "
Sebuah bendera putih diletakkan di atas istana Kaisar dan seseorang yang menggenggam bendera itu berteriak dengan keras.
Metode ini melambangkan kesedihan orang yang ditinggal pergi oleh kaisar dan berharap agar rohnya kembali ke dalam tubuh.
Tapi jelas itu hanya metode dan sebenarnya adalah sebuah kebiasaan saja.
tong..... tong ....tong...
"Yang mulia huhuhu..."
"Yang mulia huhuhu...."
"tidak yang mulia kaisar,Tolong kembalilah.."
"Yang mulia... Kaisar..."
Suara tangis dan teriakan berduka mulai terdengar dari berbagai sudut istana. Wanita-wanita istana, pelayan, dan bahkan para prajurit yang selama ini setia mengabdi, semuanya merasa hancur oleh kabar kematian Kaisar. Teriakan sedih dan tangis kehilangan mengisi udara, menciptakan atmosfer yang sangat haru dan menyayat hati.
Di aula istana, para pejabat tinggi berkumpul dengan wajah penuh duka. Beberapa dari mereka terlihat kebingungan, tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Di pelataran istana, prajurit-prajurit yang tegar dan tegas tidak bisa menahan air mata mereka. Mereka menyadari bahwa kepergian Kaisar adalah kehilangan yang besar bagi negara Dayun.
("wanita yang menangis adalah para selir. setelah Kaisar meninggal mereka akan diasingkan ke kuil kepalanya akan dicukur dan harus membaca mantra setiap hari. jadi orang yang paling menderita setelah kaisar meninggal adalah para selir ini")
Pengaturan di negara Dayun mengatakan janda dari Kaisar tidak akan diperbolehkan untuk menikah lagi.
Janda di sini adalah istri Kaisar yang artinya adalah ratu. Sedangkan para selir tidak pernah dikatakan sebagai istri Kaisar Jadi mereka memiliki nasib yang berbeda.
Meskipun hanya seorang selir tapi kematian Kaisar benar-benar memukul nasib mereka dan membuat mereka tidak akan pernah bangkit lagi.
Itulah kenapa para selir yang dikatakan sebagai wanita yang paling menderita ketika Kaisar meninggal dunia.
"tidak mudah untuk jadi wanita apalagi daerah ini mama. selagi hidup mereka harus memperebutkan kasih sayang Kaisar setelah mati mereka akan menderita seperti itu. ini ya kenapa aku tidak pernah ingin menikah"keluh zhang Fei .
("Ya , Mama tidak mengerti dengan emosi manusia tapi dalam beberapa tingkatan memang para selir memiliki nasib dan takdir yang begitu mengerikan")
sebelum ini , negara Dayunpernah makamkan para selirnya dengan Kaisar. sebuah makam besar akan dibangun setelah Kaisar itu naik tahta.
__ADS_1
Saat Kaisar meninggal dunia,di dalamnya akan diisi beberapa barang berharga seperti pakaian emas dan permata tapi tidak pernah ada makanan.
Nanti ketika makam akan dikubur para selir akan mengikutinya dalam keadaan hidup-hidup. kebanyakan selir yang mengikuti ritual ini bisa melakukannya secara sukarela Tapi beberapa selir dipilih secara khusus seperti selir kesayangan seluler favorit bahkan Ratu jika situasi mendesak.
setelah makan ditutup dan dikunci dari luar tidak akan ada makanan bahkan tidak ada udara sekalipun di dalam makam tersebut.
Jadi semua orang mengetahui akhir dari itu.
("Jadi sekarang Dayun tidak lagi memakai tradisi itu dan bersyukurlah kau Putri karena bisa menghindarinya")
"Mama, ada istilah cinta yang mengatakan setia sampai mati.Tapi pikir aku,aku hanya akan setia ketika hidup doang mah dan ketika mati itu ,mati lah sendiri , jangan ngajak-ngajak"
Sistem segera memutar matanya dan mencibir perilaku ini tapi manusia terkadang aneh dan perilaku mereka tidak pernah bisa dibaca.
"Oh mama, katakan padaku bagaimana kabar Ratu saat ini? bukankah dia juga diserang oleh pangeran ketiga apa dia sudah mati?"
("Hem mana mungkin dia bisa mati semudah itu kan, tapi eh tapi.. jeng jeng jeng jeng")
"Ahh Mama sih suka mendramatisir keadaan, bilang aja kenapa sih?"dengan kesal.
("begini ya say.....")
Saat ini,Ratu masih terbaring lemah di atas ranjangnya, tubuhnya masih merasakan kesakitan setelah insiden yang melibatkan pangeran ketiga. Namun begitu wajahnya yang pucat sudah sedikit berbinar saat ia mendengar berita tentang kematian Kaisar. Meskipun kondisinya lemah, senyum puas mekar di bibirnya.
"Mati,mati, akhirnya Kaisar anjing itu mati juga, hahaha, puas , aku puas hahaha"
Dia ingin memaki Kaisar dengan cara seperti itu tapi tidak bagus jika dia mengeluarkannya di depan orang yang tidak ada levan jadi dia hanya menertawakan nasib Kaisar di dalam hatinya.
"Jika aku mati hari ini, aku masih akan puas hahaha"
Pelayan-pelayan setia yang memberikan kabar kepada Ratu, mereka juga dapat merasakan kegembiraan yang terpancar dari wajah Ratu. Kabar ini sepertinya adalah kelegaan bagi Ratu, sebagai pintu menuju tahta putra mahkota menjadi lebih terbuka, terutama untuk pangeran kedua yang adalah anak kandungnya sendiri.
Ratu merasa bahwa langkahnya dalam mengatur jalannya kekuasaan akan lebih mudah tanpa Kaisar sebagai penghalang. Pangeran ketiga, yang ia anggap sebagai pemberontak, sekarang bisa terlempar lebih jauh dari takhta.
Ratu yakin bahwa pangeran kedua lebih layak untuk menjadi penerus Kaisar, terutama karena ia adalah putra kaisar yang lahir darinya sendiri. Dalam pikirannya, pangeran kedua adalah sosok yang lebih pantas dan berkualitas untuk memimpin negara.
Sedangkan Pangeran keempat, meskipun Ratu tidak menyebutkannya secara langsung, ia hanya merendahkan sebagai seseorang yang tidak layak bahkan memegang ujung pakaian pangeran kedua. Ratu merasa yakin bahwa tahta tersebut seharusnya menjadi milik keluarganya, bukan orang lain.
"eh mama, Mama bicara panjang lebar hanya untuk mengatakan betapa bahagianya Ratu dengan kabar kematian Kaisar? Ckckck, orang di mana-mana itu tambah pintar nggak tambah bodoh mah,hadeh"kata zhang Fei.
Tadi zhang Fei sudah siap-siap untuk spot jantung, tapi rupanya hanya ada kabar tentang ratu yang tersenyum gembira mendengar kabar kematian Kaisar.
Sebuah kabar yang tidak penting sama sekali.
("siapa bilang kabarnya nggak penting masih ada lanjutannya kok tapi kalau nggak mau dengar ya udah nggak dipaksain. tapi awas ya kalau besok jadi nganga tuh mulut")
"Hei tadi Mama bilang Mama adalah sistem yang tidak mengerti emosi manusia tapi kok cerewet begini sih. Mama bahkan bisa ngambekan juga hahaha"
("hus dasar orang gak punya hati orang lagi meninggal kok dia tertawa ckckck")
"ya udah kalau gitu apa kabarnya yang tadi bisa sport jantung. silakan mah"kata sampai yang tertawa.
("nggak jadi, cari tahu aja sendiri")
"Eh Mama kok gitu sih, cup cup cup jangan marah dong mah.Eh Mama, Mama sayang?"
Zhang Fei juga heran akhir-akhir ini sistemnya lebih manusiawi dibandingkan dengan pertama kali mereka berbicara.
Dia terkadang bisa marah bisa ngomel dan saat ini malah mulai merajuk. apa yang salah dengan sistemnya.
("nah gitu kan baik, jadi Ratu hari ini memang tertawa bahagia tapi dia tidak tahu ada sesuatu yang menunggunya besok")
"ya Mama kan udah bilang tadi, jadi apa sih?"
Sistem mengatakan sesuatu, yang pada akhirnya membuat Zhang Fei tercengang dan tidak bisa menutup mulutnya seperti yang disebutkan oleh sistem di awal.
__ADS_1
Ini.. ini benar-benar keterlaluan.