
Di dalam istana kecil terjadi kegembiraan yang melibatkan Zhang Fei dan Paman pangeran.
Merasakan jika anggur buatan sendiri ini lebih nikmat dan lebih harum dibandingkan dengan anggur yang dijual di luaran sana . Zhang Fei sangat senang dan berpikir ini adalah hari dimana mereka harus berpesta.
Diketahui jika saat ini , Zhang Fei sudah membuat puluhan resep yang dikembangkan dan dilemparkan di luar sana demi menghasilkan uang.
jadi tidak heran jika saat mereka yang katanya sedang berpesta ini menikmati sajian makanan yang sudah dipelajari oleh koki di istana kecil ini.
Tapi sekarang sampai berpikir dia akan membuat pesta yang menurutnya adalah benar-benar sebuah pesta.
Sebelum ini sampai sudah pun memesan beberapa buah panci khusus yang akan digunakan hari ini.
Oh dia akan membuat hotspot yang begitu populer dan cocok untuk dimakan secara bersama-sama.
Ditambah dengan minuman anggur buatannya ini adalah pesta yang begitu sempurna ,perfecto kan.
untuk hal yang dikatakan khusus jadi perilakunya juga harus dilakukan secara khusus. Hari ini sang Putri sendiri yang akan masuk ke dapur untuk mengarahkan para koki untuk bekerja keras.
Sementara itu Paman pangeran di hadapan banyak orang ,masih harus berakting sebagai pria konyol.
Di mana dirinya saat ini ikut ke dapur sembari memegang ujung pakaian dari Zhang Fei. Perilaku yang sungguh kekanak-kanakan tapi sebenarnya sudah biasa dilihat oleh para pelayan budak di istana kecil.
Di dalam dapur istana kecil, Zhang Fei berdiri di depan kompor yang menyala. Dia memegang sebuah panci besar di tangannya, penuh dengan berbagai bahan makanan segar. Sementara itu, para koki yang biasanya bertanggung jawab atas persiapan makanan, menonton dengan kekaguman dan terkejut.
Sup dasar hotpot adalah komponen penting dalam penyajian hidangan hotpot yang lezat.Zhang Fei pikir dia akan sering memakan hotspot di masa depan jadi dia ingin para koki di istana belajar dari apa yang dilakukannya hari ini.
"nah kalian semua harus mengerti jika sub dasar ini adalah komponen yang paling penting Jadi kalian harus ingat bagaimana putri ini melakukannya"
Segera para koki mengangguk kepala dan mencoba mengingat bahan-bahan yang digunakan oleh sang putri dalam membuat sup dasar dari hotspot.
Siap kan Tulang besar , semuanya boleh mau babi,sapi atau ayam.
Bawang bombay yang di iris tipis.
Bawang putih yang di cincang halus.
Jahe,Daun bawang juga di iris tipis.
Zhang Fei merebus tulang besar dalam panci besar dengan air yang cukup untuk menutupi tulang. Biarkan mendidih selama beberapa menit untuk menghilangkan kotoran dan busa yang mungkin timbul. Setelah itu, tiriskan tulang dan buang air rebusannya.
Segera tambahkan air bersih ke dalam panci, kemudian masukkan tulang rebus kembali. Pastikan air cukup untuk menutupi tulang. Biarkan mendidih lagi, kemudian kecilkan api dan biarkan sup mendidih perlahan selama beberapa jam. Ini akan membantu melepas semua rasa yang lezat dari tulang dan daging.
Setelah itu, saring sup menggunakan saringan halus untuk memisahkan tulang, daging, dan bahan lainnya. Dapatkan cairan sup yang jernih dan bersih.
"Hem harum tapi pedas putri,aku tidak suka ini" kata Paman Pangeran dengan tingkah bodohnya. Tapi Zhang Fei sama sekali tidak mendengarkan apa katanya. Dia langsung menanyakan apakah para koki mengerti apa yang ingin dia sampaikan atau tidak.
"sampai seperti ini apakah kalian semua mengerti?"kata Zhang Fei.
Para koki di istana bukanlah koki yang baru belajar kemarin sore hanya dengan sekali pandang saja mereka sudah mengerti apa yang harus dilakukan.
Setelah mendapatkan jawaban dari para koki ini Zhang Fei menganggukkan kepalanya dan dia memulai lagi proses membuat hotspot ini.
Dia segera memanaskan sedikit minyak wijen dalam panci, kemudian tumis bawang bombay, bawang putih, dan jahe hingga harum. Tambahkan daging yang sudah dipotong dadu dan tumis hingga berubah warna.
Lalu tuangkan kembali sup yang sudah disaring ke dalam panci. Biarkan sup mendidih perlahan selama beberapa waktu untuk memastikan semua rasa yang tercampur dengan baik.
__ADS_1
Tambahkan garam dan merica secukupnya sesuai dengan selera.
" Anda juga dapat menyesuaikan rasa dengan menambahkan bumbu-bumbu lain seperti saus kedelai, saus tiram, atau bumbu lain yang diinginkan"kata zhang Fei lagi.
Terakhir, masukkan irisan daun bawang ke dalam sup dan biarkan sebentar hingga daun bawang sedikit layu.
"nah sekarang Sup dasar hotspot siap untuk disajikan. kalian dapat menggunakan sup ini sebagai dasar untuk menambahkan berbagai bahan makanan lainnya saat memasak hotpot, seperti daging, seafood, sayuran, dan mie"kata zhang Fei lagi.
"Putri apa sudah siap, aku lapar?"kata paman pangeran. sudah berapa kali dia mengatakan itu tapi tidak di masuk ke dalam hati oleh para pelayan bahkan koki di dapur ini.
Semua koki hanya fokus pada hal-hal yang diajarkan oleh sang Jadi mereka hanya mendengar apa yang disebutkan oleh sang putri dan menganggukkan kepalanya lagi tanda mereka.
Melihat ini Zhang Fei hanya bisa mengacungkan jempolnya dengan pemikiran mereka yang begitu pandai belajar .Padahal zhang Fei hanya menyebutkannya satu kali.
Zhang Fei dengan terampil mengatur api di bawah panci, menyesuaikannya agar mencapai suhu yang tepat. Dia dengan lincah memotong daging, sayuran, dan rempah-rempah, sambil terus memantau proses memasaknya dengan cermat. Gerakan tangannya cepat dan presisi, menunjukkan kepiawaian yang luar biasa dalam mengolah makanan.
Aroma harum mulai mengisi dapur, memikat indera para koki yang semakin penasaran dengan hasil akhir dari hidangan tersebut. Mereka saling berbisik, mengagumi keahlian Zhang Fei yang luar biasa. Beberapa dari mereka bahkan menganggapnya seperti seorang maestro kuliner yang memiliki kemampuan yang langka.
Zhang Fei terus sibuk di dapur, mencampurkan bumbu-bumbu dengan sempurna, menciptakan kombinasi rasa yang menarik. Dia menguji rasanya dengan cermat, menyesuaikan rasa dengan tepat agar sesuai dengan preferensi kuliner istana.
Para koki terkesima melihat Zhang Fei bekerja dengan begitu lancar dan penuh kepercayaan diri. Mereka terinspirasi oleh ketelitian dan dedikasinya terhadap seni memasak. Beberapa dari mereka bahkan mencoba meniru gerakan-gerakan Zhang Fei, berharap bisa menguasai keahlian yang sama di masa depan.
Akhirnya, hidangan hotpot yang lezat dan menggugah selera selesai dimasak. Zhang Fei tersenyum puas, merasa bangga dengan hasil karyanya. Dia memandang dengan bangga para koki yang telah mengagumi keterampilannya.
"Sekarang bawa barang-barang ini ke depan dan kita akan menikmatinya bersama-sama"
Ada aturan mengatakan para bawahan tidak pernah makan bersama majikan mereka tapi arahan hari ini benar-benar melanggar pengaturan itu secara langsung.
Para koki tidak mengerti tapi jika sang putri yang menyebutkan sendiri maka pengaturan itu bisa saja dilanggar karena dia adalah majikan yang sebenarnya di istana ini.
Dikatakan jika sang Putri ingin makan bersama bawahannya, itu boleh saja. Tapi pengaturan tentang sistem status tidak boleh dilewatkan begitu saja. Jadi gadis Persik membuat sebuah tirai khusus yang membentengi pandangan semua para pelayan.
Sekarang begitu banyak meja yang meriah diatur sedemikian rupa sehingga para pelayan di istana kecil ini,bisa duduk bersama-sama dan menikmati menu sajian hotspot yang baru saat ini mereka dengar.
Bahkan strewad dan putranya pria yang bertanggung jawab ke atas pembukuan juga diikutsertakan dalam adegan hari ini.
Jika ini di awal perekrutan mungkin Stewart agak bingung dengan tingkah polah sang Putri. Tapi setelah mendiami istana kecil sekitar 3 bulanan, dia juga akrab jika sang Putri sebenarnya adalah seseorang yang tidak begitu memikirkan masalah status.
Dia dan sang putra ikut antusias duduk di meja yang sudah disiapkan untuk mereka.
Para pelayan dapur dengan sigap mendekati meja-meja yang telah dipersiapkan di halaman istana kecil. Di tangan mereka, mereka membawa panci hotspot yang berisi sup yang sedang mendidih dengan aroma harum yang menggoda seluruh ruangan.
Panci hotspot tersebut terbuat dari perunggu yang berkilau dan memiliki ukiran yang halus di sekelilingnya. Bagian bawah panci terlihat berat dan kokoh, menunjukkan kualitas dan ketahanan bahan pembuatannya. Pegangan panci yang terbuat dari kayu memberikan sentuhan tradisional yang klasik.
Sup dalam panci hotspot terlihat sangat menggiurkan. panci ini memiliki keistimewaan tersendiri dalam memakan seni memakan ada dua macam sub di sini yang satu berwarna merah menyengat yang mengisyaratkan jika itu memiliki rasa pedas dan yang lain sedikit putih yang mendekati putih susu sehingga meyakinkan orang-orang jika sup itu sama sekali tidak pedas.
Berbagai macam bahan makanan yang segar dan lezat terendam dalam kuah yang kaya rempah-rempah. Potongan daging, sayuran, jamur, dan rempah-rempah terlihat menyatu harmonis dalam sup yang melimpah.
Selain panci hotspot, pelayan dapur juga membawa Mampan yang berisi berbagai barang mentah yang akan dimasak di dalam sup. Sayuran segar seperti kubis, wortel, daun bawang, dan jamur terlihat segar dan menarik di atas Mampan yang terbuat dari perunggu yang berkilau.
Ketika para pelayan dapur tiba di meja Paman Pangeran dan Zhang Fei, mereka dengan hati-hati meletakkan panci hotspot tersebut di atas meja yang sudah terhias mewah. Meja ini terbuat dari kayu berkualitas tinggi dengan ukiran yang halus di setiap sudutnya. Permukaan meja yang rata dan mengkilap menambah kesan elegan dan mewah.
Panci hotspot diletakkan dengan hati-hati di tengah meja, menarik perhatian semua orang di sekitarnya. Warna dan aroma sup yang menggoda membuat semua orang di sekitar meja ini semakin tidak sabar untuk menikmatinya.
Meja ini adalah jenis meja yang biasa digunakan oleh para pangeran di kerajaan Dayun ketika mereka makan. Meja ini memiliki panjang yang cukup untuk menampung hidangan dan piring-piring yang akan disajikan. Permukaan meja yang halus dan terawat dengan baik menunjukkan kualitas dan keanggunan meja tersebut.
__ADS_1
Para pelayan dapur tidak berhenti hanya dengan menyajikan hotspot, mereka kembali dengan membawa beberapa menu pendamping yang akan melengkapi hidangan. Setiap meja diperkaya dengan hidangan yang sesuai dengan cita rasa dan kelezatan hotspot yang sedang disantap.
Salah satu menu pendamping yang istimewa adalah minuman anggur fermentasi yang dibuat dari Zhuangzi. Minuman ini merupakan hasil dari kepiawaian Zhang Fei dalam menanam pohon anggur dan mengolahnya menjadi minuman anggur yang lezat. Dalam wadah yang begitu cantik dan elegan, minuman anggur ini telah dipersiapkan dengan cermat.
Setiap meja memiliki wadah minuman anggur yang ditempatkan dengan indah di dekat sup hotspot. Wadah tersebut terbuat dari bahan yang berkualitas tinggi, menggambarkan keanggunan dan keindahan dalam penyajian minuman.
Pelayan dapur pun bisa ikut mencicipi rasa minuman anggur buatan mereka sendiri, mengapresiasi hasil dari kerja keras dan keterampilan yang telah mereka tunjukkan dalam proses pembuatan.
Di balik tirai Paman Pangeran duduk di meja dengan wajah bingung saat melihat hidangan hotspot yang disajikan di depannya. Baginya, makanan yang terlihat adalah bahan mentah yang belum diproses menjadi hidangan yang siap disantap.
Zhang Fei melihat kebingungan Paman Pangeran dia segera berkata untuk memulai percakapan.
"Paman pangeran ,biarkan saya mengajari mu cara menikmati hotspot ini dengan benar. Pertama, ambil sejumlah bahan mentah yang Anda inginkan dari panci tersebut"
Paman Pangeran mengikuti petunjuk Zhang Fei dengan canggung, memilih beberapa bahan mentah yang menarik perhatiannya.
Dia mengambil sepotong daging yang diiris begitu tipis. tapi untuk sesaat dia bingung apakah daging ini bisa matang nantinya.
"Sekarang, letakkan bahan mentah tersebut di atas mempan yang telah disediakan di meja. Anda dapat memilih dua pilihan sup,satu yang memiliki sisi pedas dan satu lagi yang memiliki sup dasar yang tidak pedas. Pilihlah sesuai dengan selera Paman pangeran sendiri"
Paman Pangeran mengambil sedikit dari setiap pilihan sup dan meletakkannya di atas mempan dengan hati-hati.
Gadis Persik dan para pelayan budak yang mendengarkan dengan seksama juga mulai mengikuti langkah-langkah tersebut.
"Sekarang paman pangeran bisa memasak bahan mentah tersebut dengan merendamnya ke dalam sup yang telah di pilih. Biarkan bahan mentah itu terendam dalam sup selama beberapa saat untuk matang sempurna"
Paman Pangeran dan yang lainnya mengikuti instruksi Zhang Fei, merendam bahan mentah mereka dalam sup hotspot. Gadis Persik dengan penuh semangat mengajari para pelayan budak cara yang sama.
Setelah beberapa saat, mereka semua mulai mengangkat bahan mentah yang telah matang dari sup dan meletakkannya di piring mereka masing-masing.
" Sekarang paman pangeran bisa menikmati hidangan hotspot yang telah matang dengan mencicipi bahan-bahan tersebut. Rasa pedas dan aroma lezat akan menggoda lidah kita hahaha " kata zhang Fei.
Dia tidak sudah mencicipi terlebih dahulu hotspot ini dan akhirnya ,rasa itu sesuai dengan lidahnya sendiri.
"Hem enak Mak"
Semua orang mulai mencicipi hotspot yang mereka buat sendiri dengan penuh antusiasme. Ekspresi wajah mereka berubah menjadi bahagia saat mereka merasakan kelezatan dan keunikan hidangan tersebut.
"hei Lihatlah, hotspot ini benar-benar enak! Rasa pedasnya begitu menggigit, dan sup dasarnya begitu lezat. Di tambah dengan Sang Putri membuat anggur fermentasi yang sempurna untuk menemani hidangan ini. Semuanya sempurna!"
"Ohh sajian ini cocok untuk dimakan satu keluarga, ini tidak akan mubazir sama sekali"
Para pelayan budak yang tadinya bingung sekarang dengan senang hati mengikuti petunjuk Gadis Persik, mencicipi hotspot dengan penuh kepuasan.
Paman Pangeran setelah mengatasi kebingungannyantersenyum dan mengangguk.
Semua orang duduk bersama, menikmati hidangan hotspot dan anggur fermentasi, sambil saling berbagi kesan dan komentar tentang kelezatan dan keunikan hidangan tersebut.
Malam itu zhang Fei dan Paman pangeran sama-sama mabuk berat. Entah apa yang terjadi yang jelas minuman anggur berfermentasi itu benar-benar membuat seisi istana kecil itu mabuk.
Bahkan beberapa penjaga yang hanya menghirup aromanya saja juga ikutan mabuk tapi dia tidak minum sama sekali.
Namun begitu mereka hanya bisa menelan ludah.
Mereka hanya bisa diizinkan untuk makan hotspot tapi sama sekali tidak diizinkan untuk minum.
__ADS_1
Oh kasihan banget.