
Di dalam kamar pengantin yang serba merah ini diterangi dengan lilin yang juga berwarna merah.Seharusnya ada pasangan yang berbahagia dan sedang bermadu kasih di dalamnya.
Tapi kondisi ini tidak terdapat di dalam kamar pengantin zhang Fey dan Paman pangeran.
Saat ini Paman pangeran yang biasanya lemah dan tertindas oleh gadis pengasuhnya berubah total.
Dia lebih condong pada seorang pembunuh dengan mata merah seakan-akan bisa memakanmu saat ini.
Zhang Fei yang tercekik di bagian leher karena merasa lehernya sakit dan juga pasokan udara di paru-parunya mulai menipis.
dalam sekejap bola matanya menyiratkan betapa dia sedikit menyesal dengan tindakan barusan.
Menyesal sudah memancing emosi seorang pria.Walau selemah apapun seorang pria dia masih agak lebih kuat dari seorang gadis terkuat.
tangan sampai mulai memukul-mukul paman pangeran berharap pria itu segera sadar atas apa yang sedang dia lakukan.
Jika terus saja seperti ini bukan tidak mungkin akan zhang Fey akan mati.
Mati...
Tiba-tiba saja berkelebat satu kata itu di dalam benaknya.Zhang Fei Adalah jiwa dari gadis modern dari abad 21. dia sudah pernah mengalami mati sebelumnya dan sekarang akan mengalaminya sekali lagi.
Mengalaminya sekali dan mengalaminya dua kali itu sama saja.
Jika kali ini pun masih akan mengalami kematian yang tragis, zhang Fey masih berpikir itu tidak apa-apa. paling tidak dia tidak akan terjerat lagi di era yang tidak menghargai wanita.
Mari berharap setelah kematian ini tidak akan ada lagi yang namanya penyeberangan. Zhang Fei benar-benar ingin mati dan tidak akan pernah terlahir lagi.
Dengan berpikiran seperti itu tiba-tiba saja , zhang Fey yang memiliki keresahan dan ketakutan di matanya ini.Tiba tiba saja berubah menjadi tenang dan lebih tenang lagi setelahnya.
Dulu dia mati terbakar karena kakak kandungnya sendiri dan sekarang dia mati tercekik karena suaminya sendiri.
Tapi mati hanyalah mati.
Tidak ada istimewanya sama sekali, jadi percepatan lagi.
Tidak ada lagi perlawanan di matanya bahkan tangannya yang tadi memukul-mukul pangan pangeran juga tidak bergerak lagi.Yang ada hanya sinar penuh pengharapan dan penantian bahkan ada senyum yang tulus di bibirnya sekarang.
Paman pangeran yang sedang menggenggam leher tiba-tiba terkejut melihat perubahan ini.
Dia tidak mengharapkan putrinya malah mendambakan kematian.Tampa sadar tangan yang menggenggam lehernya itu segera mengendur.
Setelahnya dia benar-benar melepaskan genggaman tangan itu yang membuat zhang Fey terkejut tapi berhasil menghirup nafas dengan serakah.
"Ahh nggak jadi mati aku kan"pikir zhang Fey.
"Hahaha...
Tiba-tiba saja Paman pangeran tertawa terbahak-bahak. Zhang Fei sedikit heran melihatnya tapi dia tidak ingin tahu apa yang membuat Paman pangeran itu merasa lucu.
Paling tidak dia masih selamat dalam kematian yang mengerikan. Kalau bisa memilih dia pasti akan memilih kematian dengan cara yang paling tidak menyakitkan.
Tapi hidup tidak akan semudah itu.
"apa yang kau tertawakan bodoh?"kata zhang Fey yang pergi mencari air di atas meja. dia langsung meminumnya dengan satu nafas.
Glek..glek..glek.
"seperti yang diharapkan dari pemimpin anggrek"kata paman pangeran dengan tajam.
Puft...
Air yang baru saja masuk ke dalam tenggorokan ini ,keluar lagi ketika mendengar kata-kata yang disebutkan oleh Paman pangeran.
"Sialan,kau memata-matai aku?" tanya zhang Fey pada Paman pangeran.
Zhang Fei awalnya hanya menebak, jika kebodohan yang dilakoni sejak usia 4 tahun masih berlanjut sampai saat ini. kehidupan sulit seorang pangeran benar-benar mendorongnya sampai segitunya sekali.
__ADS_1
Tapi zhang Fey tidak berharap tebakannya ini benar.
Selir favorit sudah mengajarkan pendidikan bagaimana bisa hidup lama di istana. tapi setelah semua ini tidak mungkin sebuah penghinaan yang dialami selama puluhan tahun tidak memiliki tujuan bukan.
Sialnya lagi sistem tidak bisa mendeteksi dirinya dan itu adalah kasus satu-satunya di negara ini.
"Paman pangeran ini hanya ingin tahu, istri macam apa yang akan dia nikahi.Sekarang gadis yang belum keluar dari bisa menebak siapa Paman pangeran, hahaha ini keberuntungan gadis untuk bisa menikah dengan Paman pangeran ini"kata nya dengan tegas.
Bener-bener sangat berbanding terbalik dengan apa Paman pangeran yang suka menangis dan selalu merajuk di mata orang-orang. Pria di depannya ini adalah pria dewasa dan penuh dengan aura pembunuhan yang begitu kental.
Zhang Fei merasa sesak dengan aura seperti itu.
Namun begitu zhang Fey tidak ingin memperlihatkan bagaimana gugup nya dia saat ini.
"Ohhh jika Paman pangeran sudah tahu siapa aku jadi mau apa? membunuh ku? hahaha , memangnya aku adalah gadis yang takut mati. pangeran lupa dengan satu hal, aku sudah pernah mati sekali dan aku tidak takut dengan mati yang kedua kalinya.Jadi hehehe...
Melalui melalui kata-katanya Paman pangeran hanya menebak dengan satu kematian yang dirumorkan itu. Dia tidak akan pernah mengetahui ada kematian lain yang membuat pergantian jiwa seperti ini.
Paman pangeran sudah menyelidikinya berkali-kali .Hasil yang di dapatkan mengatakan kematian itu asli dan hidup setelah mati itu juga memang asli.
Jadi reaksi tenang ketika menerima kematian juga asli tidak di buat buat.
"Istri memiliki kemampuan anugrah bapa yang bisa di tolaknya hahaha,Tapi sayang sekali Paman pangeran tidak akan bisa memberikan hati "katanya.
Paman pangeran menyadari kejadian hidup di dalam lingkungannya bahkan tidak pernah memikirkan apa itu cinta. ini hanyalah tentang hidup lebih lama daripada yang seharusnya.
Paman pangeran tidak bisa menjanjikan hatinya hanya demi pernikahan yang semu ini.Dia berpikir zhang Fey pastilah bersedih, pada hari pertama pernikahan sang suami malah mengatakan tidak akan pernah memberikan hatinya.
Gadis mana yang bisa bertahan.
Tapi siapa tau zhang Fey terkikik kikik kesenangan karena ini. Paman pangeran yang awalnya perawakan serius tiba-tiba mengerikan dahinya sedikit.Dia tidak mengerti jalan pikiran zhang Fey.
"Paman pangeran hehehe kau masih meremehkan ke hutan wanita bukan. katanya tidak kamu bisa memberikan hati tapi Paman pangeran bolehkah aku memberikan perkataan yang sama sekarang?" katanya yang masih saja tertawa.
"Apa maksudmu?"
"Aku zhang Fey, keturunan dari keluarga Pei, tidak berniat untuk mengambil hatimu karena hatimu begitu kotor. bahkan sampai ini juga tidak pernah memberikan hatinya karena Paman pangeran tidak layak"katanya dengan mengejek.
Kenapa semuanya tidak berjalan seperti rutinitas yang biasanya.
Dalam pemikiran Paman pangeran gadis didepan nya ini haruslah menangis dan memohon kepadanya.
Semua orang mengetahui betapa tampan nya Paman pangeran .Dia adalah pria idaman banyak para gadis jika tidak mengingat betapa errornya otak ini.
Bukan saja tidak akan pernah memohon tapi dia berkata hatinya pun tidak akan pernah diberikan kepada Paman pangeran.
"Apa kau serius?"
"Paman pangeran jika tidak kenapa aku harus meminta dekrit dari kaisar.Hem setelah ini kau hanya bisa terperangkap padaku sampai aku mati hahahaha"
"Aku tidak akan pernah menginginkan pria yang ambisius, pria yang menginginkan dunia tanpa melihat keburukan dari itu. berapa banyak jiwa yang harus kalian bunuh untuk mendapatkan tahta tertinggi.Nanti setelah mendapat tahta? berapa banyak jiwa lagi yang harus dibunuh untuk mempertahankannya?"kata zhang Fey.
Bukan hanya tidak menginginkan pria yang ambisius tapi dia juga tidak menginginkan pria sama sekali.
Tapi itu bukan berarti dia adalah penyuka sesama jenis, zhang Fey masih normal Oke.
"apa yang kau tahu wanita hanya tahu tentang masalah uang dan perhiasan saja" Paman pangeran menolak untuk berbicara lagi dengan wanita yang terlalu pintar.
Zhang Fei juga tidak ingin berbicara dengan laki-laki yang terlalu sok. seolah-olah dunia sedang berputar di bawah kakinya.Orang-orang yang dibunuh juga bukanlah nyawa melainkan semut yang tidak berharga.
"Minggir lah, putri ini mau tidur"kata zhang Fey yang sengaja mendorong Paman pangeran sehingga dia bisa pergi ke ranjangnya lagi.
Tapi sebelum benar-benar berbaring dia berkata,"harap pegang perkataan Paman pangeran, karena tidak ada hati maka begitu juga dengan putri ini. Jangan pernah berpikir bisa tidur di ranjang yang sama.Tidurlah di lantai sana"
Paman pangeran merasa terhina dengan perkataan ini. jika dirinya masih Paman pangeran yang berpura-pura bodoh. tidak apa-apa ditindas seperti itu.
Tapi jelas saja Zhang Fei mengetahui keaslian wajahnya, jadi kenapa dia masih berlaku tidak sopan.
__ADS_1
Apa ini semua didasari dengan kematian yang tidak bisa membuat dirinya takut.
Gadis ini benar-benar berani.
"Putri tidak takut mati tapi orang-orang di paviliun anggrek belum tentu sama, apa Paman pangeran ini perlu mencobanya terlebih dahulu?"
Zhang Fei tidak memperdulikan Paman pangeran dan menganggap dia sebagai angin lalu tapi begitu kata-kata ini dilepaskan Zhang Fei berubah pikiran dan mengutuknya lagi.
Dia bangkit dan melemparkan bantal pada Paman pangeran.
"Iblis,ibumu ayah mu dan kaisar mu sama saja, pada pandangan kalian kami hanyalah semut yang bisa dipijak kapan saja. jangan khawatir suatu hari seekor gajah"
"Putri ini tidak bisa menghalangi keinginan Paman pangeran yang haus darah. ingat roda kehidupan itu akan selalu berputar. hari ini taman pangeran bisa mengatakan hal yang seperti itu tapi suatu hari Putri yang direndahkan ini akan bisa mengembalikan kata-kata"
"Hahaha apa itu sebuah ancaman?" kata Paman pangeran.Gadis rumah ini masih mau mengancam dirinya.Mungkin dia terlalu menganggap tinggi dirinya.
"anggap saja begitu, Putri ini adalah orang yang lemah tapi ingat Putri ini hanya tidak memiliki uang tapi juga informasi di tangannya.Negara ini sama persis dengan sebuah pohon besar yang kuat. tapi pada akhirnya dia akan tumbang hanya karena hembusan angin saja"
"Kau...
Menghina ibunya akan berakibat buruk tapi sekarang dia juga berani untuk mengutuk negaranya sendiri.Betapa besar nyali nya sekarang.
"Paman pangeran,ada baiknya kau bunuh saja aku hari ini.Apa kau berpikir akan ada negara yang akan menolak paviliun anggrek? hahaha kau salah Paman pangeran.hahaha kau salah"kata zhang Fey yang langsung membuang bantal pengantin ke tanah.
Dia juga menunjuk ke arah lemari besar yang mengatakan jika di sana ada selimut dan kasur tambahan.
Setelah itu zhang Fey benar-benar tidak bersuara lagi.
Sialan...
papan pangeran bukalah seorang yang bisa digertak oleh siapapun. tapi ketika dia mendengar perkataan sampai tadi dia juga menyadari ini bukan hanya karena kecil saja.
Apa jadinya jika hafilun anggrek dibuka di negara lain. Seseorang yang memiliki status lebih tinggi di paviliun anggrek daripada Zhang Fei ,mungkin akan membalas dendam di masa depan.
taman pangeran juga sudah menyelidiki jika informasi yang ditanyakan dan jawabannya benar-benar akurat tidak ada satupun yang melenceng jadi pertanyaan itu.
beberapa juga dikirim untuk membeli berita terkait dengan 7 pangeran. tapi mereka benar-benar tidak akan pernah menemukan jawaban dari hal-hal yang berkaitan dengan politik.
Jawaban yang akurat ini memang sangat mengerikan dan ini bisa saja menjadi senjata ampuh bagi yang mau menggunakannya dengan jalan yang benar. Untung saja apa paviliun anggrek memiliki pengaturannya sendiri .Yang menolak pertanyaan berkaitan dengan politik di sebuah negara.
Ini bukan karena tidak mampu tapi hanya tidak mau saja.
hanya dengan informasi saja mereka pasti bisa mengalahkan satu negara. zanvi mungkin ada hanyalah bawahan yang berarti ada lebih dari satu orang-orang yang memiliki kemampuan memberikan prediksi jawaban itu.
Jika ada sesuatu yang terjadi pada zhang Fei,bukan tidak mungkin orang yang lebih tinggi akan turun tangan secara langsung. Hal ini juga akan dikhawatirkan membuat berantakan negara, belum lagi sumber daya bahkan juga nyawa penduduk yang tidak bersalah.
Dengan cara seperti ini, di tangan paviliun anggrek mereka pasti menyimpan kelemahan negara Dayun.
Pada waktu itu jika informasi ini diberikan pada negara musuh bukan tidak mungkin musuh akan menang secara mutlak.
Tebakan yang di dalam hati Paman pangeran sebenarnya adalah benar tidak salah sama sekali.
Jika pun ada yang salah hanyalah tentang posisi tertinggi di paviliun anggrek.Tidak ada Zhang Fei kedua apalagi ketiga dan keempat.
Zhang Fei adalah pemilik satu satunya.
Dengan kesalahpahaman yang indah, pada akhirnya Paman pangeran yang marah ini.Harus mundur terlebih dahulu, dia akan memikirkannya lagi jika emosinya sudah mulai mendingin.
Jadi nyawa zhang Fey terselamatkan dengan cara ini.
Hanya saja Paman pangeran tidak ingin menghabiskan waktunya di lantai dia langsung membuka jendela.Dengan cepat Paman pangeran menyelinap keluar dan pergi entah ke mana.
Zhang Fei yang pura-pura tertidur, tentu saja sadar dengan kepergian Paman pangeran secara tiba-tiba.
Dia bangkit dan menutupkan jendela dengan harapan ,pria bodoh itu tidak perlu kembali sepanjang malam.
Setelah memastikan jika Paman pangeran tidak akan kembali dalam waktu dekat.Zhang Fei bener-bener menutup matanya dengan santai. Setengah dari rasa kekhawatirannya hilang dengan begitu.
__ADS_1
Sangking nyamannya tidur, Zhang Fei bahkan tidak memiliki mimpi malam ini.
Baguslah.