Sistem Gosip Putri Ke Empat

Sistem Gosip Putri Ke Empat
74


__ADS_3

Kedatangan zhang Fey di halaman membuat Paman pangeran bertingkah laku aneh.


Zhang Fei ingin marah di sini tapi Paman pangeran buru-buru mendekatinya dan memeluknya tanpa sebab.


"Paman pangeran kau...


"Putri , bibi ini bertanya tentang apa yang kita mainkan tadi malam tentu saja aku menjawabnya tapi katamu itu adalah rahasia bukan? apa putri marah?"kata nya yang membuat Mak comblang tersipu-sipu.


Tentu saja pembicaraan seperti ini mengacu pada sesuatu yang ehem-ehem. Zhang Fei bertambah kesal lagi tapi Mak comblang itu buru-buru maju dan berkata,"Putri jangan marah dengan paman pangeran rendahan ini hanya bertanya dan Paman pangeran menjawab"


"Putri ,aku hanya bilang ,aku buka baju, putri bila baju, setelah itu kita main kuda kudaan kan,lalu...


"Diam, paman pangeran kau diam"kata zhang Fey. Ada apa dengan si bodoh, kenapa dia berbicara tentang omong kosong bahkan tidak terjadi sama sekali


Orang-orang yang mendengarkan perkataan ini semuanya tersipu-sipu walaupun tidak ingin membicarakan apapun.


Bahkan tiga pelayan maharnya juga memerah dengan cepat. walaupun tidak memiliki pengalaman ke arah itu tapi mereka mengerti tujuan dari pembicaraan Paman pangeran.


"Putri , jika tidak ada lagi kami akan nak mundur"kata Mak comblang yang juga merasa malu.


Ini adalah hal yang sangat lumrah terjadi ketika adanya sebuah pernikahan.Tapi yang membuat ini tidak wajar adalah bertanya pada pelaku tentang apa yang dilakukan.


Siapa yang tidak malu ketika bertanya tentang hal ini.


Sementara itu Mak comblang hanya berpikir ada intrik di belakangnya sebab itulah dia bertanya untuk verifikasi keaslian cerita.


Tapi sekarang dia merasa sudah memicu perseteruan antara suami dan istri. Agar tidak berlanjut dia memilih untuk pergi dengan cepat dan meninggalkan lokasi.


Ketika semuanya sudah pergi zhang Fey juga mengisyaratkan pelayan yang lain meninggalkan dia dan Paman pangeran di sini.


Paman pangeran masih saja berperilaku aneh dengan memeluk lengannya tanpa melepaskannya sedikitpun.


Tapi begitu semua orang pergi tampang lucunya menjadi tampang yang serius seperti tadi malam.


Mampu merubah mimik wajah secepat membalikkan telapak tangan, Paman pangeran harus diacungi jempol. jika ini di abad 21 kemungkinan besar dengan bakat dan juga tampang yang mumpuni. Mungkin dia bisa menjadi aktor terkenal.


Tapi sayang sekali, dia lahir di era yang salah.


"Putri , kalau kau marah wajahmu jadi jelek"katanya dengan langsung mencari tempat duduk.


Dengan gaya elegan Paman pangeran mengambil poci teh untuk menuangkannya ke dalam teh miliknya sendiri.


Zhang Fei tidak mungkin menghina dirinya dengan marah pada orang yang tidak memiliki hati. Jadi dia mengambil kursinya sendiri dan melakukan hal yang sama.


Waktu sarapan pagi belum terlewati jadi wajar jika dia minum dengan santai di sini.


"aku ;tidak menyangka paman pangeran sangat peduli dengan kain itu. si bodoh juga laki laki, apakah gambaran ini bagus?" kata zhang Fey.


"Hem Putri, Ini bukan tentang Paman pangeran tapi tentang putrinya.Aku tidak ingin merusak reputasi putriku sendiri kan"


"Hem reputasi apa yang aku punya ketika menikah dengan orang bodoh. tidak ada yang tersisa melainkan hanya gelar"


"Hem tapi gelar ini juga banyak diburu oleh wanita di luar sana jadi kenapa kau tidak bersyukur?" ucap Paman pangeran.


Hanya demi gelar banyak gadis-gadis yang rela antre di depan istana kecil. Tapi keluarga selalu memikirkan untung dan rugi .Karena itu zhang Fey saat ini istana kecil belum menemukan putrinya.


"Ya Putri ini sangat bersyukur dengan gelar yang diterima dan juga bersyukur karena, gadis jahat pergi kan" kata zhang Fey


Paman pangeran yang sedang minum tiba-tiba menghentikan gerakannya. Mungkin dia tidak tidak pernah menduga jika secepat ini informasi sampai di telinga putri.


Paman pangeran sudah memastikan jika tidak ada seorangpun yang datang memberikan kabar untuk gadis ini. Tapi informasi masih terus saja mengalir jadi di mana rahasianya.


Rupanya dia sudah menganggap remeh gadis di depan ini.


"Paman pangeran, Putri ini tidak peduli jika kau ingin bersandiwara seumur hidup. jika begitu kenapa kita tidak bersandiwara bersama-sama"kata zhang Fey.


"Bersama sama?Hem sepertinya ide ini menarik. Ayo jelaskan lagi"kata Paman pangeran.


Dari reaksinya sepertinya Paman pangeran mulai tertarik.

__ADS_1


"aku tidak peduli dengan ambisi yang kalian miliki. tapi aku tidak ingin masuk campur dalam hal ini. tujuanku hanya ingin hidup damai dan hidup lebih lama setidaknya lebih lama dari selir ibu mu"


"gadis pelayanmu menyembunyikan banyak pisau di istana ini.Aku ingin hak penuh atas istana ini dengan menyingkirkan mereka semua"


Paman pangeran seperti nya sedang kesal tapi dia juga sedang berpikir banyak.Perlu beberapa menit sebelum dia membuat keputusannya.Tapi zhang Fey memiliki banyak waktu untuk itu.


"Jadi apa keuntungan untuk Paman pangeran ini?" tanya nya


"aku akan memberikan jawaban untuk 3 pertanyaan,apa cukup?"kata zhang Fey.


"Hahaha apa gunanya sebuah jawaban jika aku bisa mencari tahu sendiri.hem apa ada penawaran yang lain?"tanya nya.


"Putri ini tidak memiliki apapun selain informasi. jika jawaban tidak memuaskan maka kerjasama bisa dibatalkan kapan saja"kata zhang Fey .


Dia tau tidak mudah membuat perjanjian dengan si bodoh yang sebenarnya pintar ini.


Siapa bilang zhang Fey tidak punya uang.Semua yang sudah dihasilkan di paviliun anggrek semua disimpan di rumah kosnya.


Tapi dia tidak akan pernah memberikannya pada Paman pangeran sejarah laki-laki ini pasti memiliki lebih banyak uang dari yang sudah dia perkirakan.


Salahkan saja sistem kenapa tidak bisa mengakses informasi tentang dia.


Zhang Fei ingin meninggalkan tempat ini .Kesepakatan tidak bisa dilakukan jadi kenapa dia harus bersama dengan pria yang sangat menjengkelkan ini.


Walaupun pisau-pisau itu tidak bisa menjangkaunya tapi dia memiliki cara untuk mengelak bukan.


Melihat zhang Fey ingin pergi Paman pangeran tiba-tiba mengeraskan hatinya dan berkata,"istana kecil ini adalah milik Putri sekarang.Terserah dia mau melakukan apa dengan para bawahannya. Apalagi orang bodoh ini tidak memiliki kekuasaan apapun di sini"


"ohh begitu kah? tapi apa itu penting sekarang?"kata zhang Fey.


Awalnya dia berpikir harus meminta izin terlebih dahulu untuk menyingkirkan ranjau-ranjau itu.Tapi ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Paman pangeran sepertinya dia tidak perlu.


Jadi sekarang dia menolak negosiasi yang tidak menguntungkan.


"Putri kau sedang mencoba mencari kemarahan Paman pangeran ini?"kata Paman pangeran geram.


"Hahaha anggap saja iya,jadi kenapa?"


"Putri kau jangan melanggar batasan mu !" bentak nya.


"hei sudah berapa kali kau mengatakan kata-kata yang sama itu membuat kupingku gatal. apa tidak ada kata-kata yang lain?"tanya zhang Fey .


Dia berjalan ingin kembali ke kamarnya.


Adapun sarapan hehehe dia masih ada banyak hal di rumah kost nya.


Tapi zhang Fey segera di tahan oleh Paman pangeran dengan menarik tangannya.


"Apa mau mu?"Tanya paman pangeran.


"Putri ini tidak mau apa-apa tidak mau gelarmu juga tidak mau rumahmu yang besar ini. Aku hanya ingin hidup dalam ketenangan .Dari itu baik Paman pangeran dan putri ini tidak boleh masuk campur dalam urusan masing-masing, bagaimana?" kata zhang Fey tidak takut.


"sejak kau melangkah masuk ke dalam istana kecil ini kau adalah bagian dari Paman pangeran.Tidak saling mengganggu,itu saja?"


"Tentu saja,mahar yang kau berikan bisa diambil kapan saja jika kau mau.Aku tidak butuh "kata zhang Fey.


Dia sengaja memakai gelaran aku dan kau.Bukan putri dan paman pangeran.


Ini untuk memperjelas jika gelaran ini juga bukan menjadi daya tarik untuk nya.


Bukan Nona zhang keempat ,juga bukan Putri istana kecil.


"Hahahaha menarik sekali, jadi kau tidak peduli dengan status dan juga harta? baru sekarang paman pangeran tau ada manusia yang tidak menginginkan dua hal ini hahaha menarik sekali"Kata paman pangeran dengan bertepuk tangan.


"seseorang yang pernah mengalami mati pasti tidak akan menginginkan dua hal yang tidak berharga itu.Aku tidak menginginkan harta dan juga pangkat. makan aku juga tidak menginginkan pria Aku hanya ingin hidup aman dan nyaman tanpa gangguan seraya menunggu hidup ini benar-benar berakhir"kata zhang Fey tegas.


Apa bagusnya memiliki harta dan jabatan tinggi jika tidak memiliki kebahagiaan di dalamnya.Zhang Fei sudah pernah hidup kaya ketika dirinya adalah seorang peipei.


Tapi kekayaan itu tidak pernah abadi. Begitu juga dengan sebuah jabatan. Mereka bisa datang dan pergi kapan saja.

__ADS_1


Jadi untuk apa.


"Kebahagiaan? menurutmu apa itu kebahagiaan?"


"kebahagiaan, cinta, ketulusan adalah hal yang tidak akan pernah didapatkan oleh bangsawan seperti kau bahkan juga kaisar tidak pernah mendapatkannya sama sekali. Jadi wajar jika Paman pangeran tidak tahu dengan arti kebahagiaan"kata zhang Fey.


Sama seperti selir ibu dari Paman pangeran, dia juga tidak pernah bahagia seumur hidupnya. Setelah menikah dan jadi selir dia harus bertarung untuk mempertahankan gelar yang dia miliki.


Bersusah payah untuk bisa hamil dan mencuri hati sang kaisar walaupun hanya untuk beberapa saat.


Setelah hamil juga masih berusaha mempertahankan kehamilan. Setelah bayi lahir juga harus memikirkan apakah anak itu bisa memiliki gelar yang lebih mulia seperti kaisar contohnya.


Demi meraih ambisi yang seperti itu terkadang para selir termasuk dengan selir ibu dari Paman pangeran merupakan identitas mereka sebagai seorang ibu.


Seorang ibu seharusnya memberikan anak-anak mereka pelajaran tentang hidup dan tentang bagaimana memiliki hati nurani.


Tapi anak-anak di lutut kaisar semuanya lahir dan dibesarkan dengan ambisi yang penuh tentang hidup dan mati. Hati nurani adalah hal terakhir yang mereka ingat.


"apapun yang kau katakan, aku tidak peduli .Yang jelas kita sudah menikah dan masalahku akan menjadi masalah mu juga.Jadi kau juga sudah jatuh ke dalam lumpur politik"


"Hei sayang nya begitu"kata zhang Fey mengeluh.


Seperti teringat dengan sesuatu , zhang Fey memutar tubuhnya dan menatap Paman pangeran dengan jujur"karena itu aku lebih suka kau jadi pria bodoh selamanya"


zhang fei pergi setelah itu di bawah tatapan paman pangeran. pada akhirnya pria yang ditinggalkan itu tidak bisa tidak tertawa dengan semangat.


"Hahahaha"


Begitu sampai ke kamarnya lagi. Dia memanggil dua pengawalnya untuk bertanya apakah pekerjaan lorong bawah tanah sudah siap.


"Di sisi itu sudah siap putri" kata penjaga satu.


"Baiklah, kabarin jika ada yang tidak beres"katanya.


Hari ini zhang Fey menulis kan beberapa jawaban lagi.


Berbeda dengan zhang mansion, di sini dia adalah tetua yang kata-katanya adalah hal yang berharga.Dengan begitu jika dua pengawal ini keluar masuk atas izinnya, tidak ada satupun yang akan berhak bertanya.


Sayangnya dia sudah terlanjur membuat jalan rahasia untuk memperlancar pengiriman jawaban.


Jika dia tahu penyihir kecil itu akan disingkirkan begitu mudah. Maka dia tidak perlu merencanakan sejauh itu.


"Mama aku ingat jika kita sudah diikuti oleh pangeran ketiga jadi apakah ada perkembangan dari sisinya.hem tentang pangeran yang berada di perbatasan?"


("Putri aku sudah ingin mengatakan kabar ini dua hari yang lalu tapi berhubung kau tidak pernah bertanya maka semuanya aku simpan sendiri")


Pangeran kelima,koma dua hari yang lalu.Pagi ini di kabarkan sudah meninggal dunia. racun yang dikonsumsinya secara bertahap, benar-benar menghancurkannya dari dalam.


Walaupun kematian asli tidak terjadi dari racun ini.Paling tidak racun juga melemahkan kemampuannya sehingga dia tewas dalam pertempuran.


Saat ini berita kematian belum tiba di istana besar.jika ada yang mengetahuinya di ibukota itu adalah zhang Fei.


"Ohh satu pangeran sudah tumbang Hanya menyisakan enam saingan lagi"


("Putra pertama yang tidak sehat juga mengalami kemunduran kesehatan yang terlalu signifikan. sistem baru saja melacak jika penyakitnya tidak ada campur tangan lain selain dari kelahiran yang prematu. Tapi menurut gosip yang didapatkan para tabib di kekaisaran sudah mawanti-wanti jika waktunya sudah hampir tiba")


"Ahh jika begitu seharusnya ada dua pangeran yang jatuh menyisakan 5 lagi"


Walaupun dua diantaranya hanyalah pangeran kecil.Tapi mereka memiliki potensi pemberontakan di masa depan. Karena itu keduanya juga sudah direncanakan mengalami pembunuhan meskipun tidak ada paman pangeran di dalam perencanaan ini


"tapi kenapa semua perencanaan ini sepertinya sedang dilakukan secara terburu-buru. seandainya aku yang memiliki intrik politik seperti ini tentu saja tidak terburu-buru dalam membunuh target. baru sedikit waktu seperti satu atau dua tahun untuk jeda baru kemudian membunuh pangeran yang lain pertanyaannya kenapa harus terburu-buru"


("Kaisar sehat karena kesehatannya memang selalu terjaga baik dari segi olahraga dan lmu beladiri.Semua orang di istana tahu jika Paman kaisar saat ini tidak pernah meninggalkan sesi pelatihan paginya sejak dia masih kecil.Tapi dia sedang di rencanakan oleh seseorang")


"Ohh kaisar juga?" kata zhang Fey.


("memang ada kejadian seperti itu dan Itulah kenapa sepertinya semua orang sudah terburu-buru. jika posisi putra mahkota sudah terbentuk orang mungkin akan sedikit tenang.Tapi posisi putra mahkota sedang kosong ditambah lagi dengan kondisi kaisar yang memburuk


jadi ini lah yang terjadi sekarang.

__ADS_1


__ADS_2