
Jika membicarakan mengenai hotspot zhang Fey tidak tahan lagi, dia segera menikmati dan menyeruput kuah hotspot yang pedas super gurih dan hangat ini.
Sensasi pedas dengan minyak yang mengembang ke atas membuat alirnya menetes lagi dan lagi.
"Hem tidak kusangka aku juga pintar memasak hahaha Mama seandainya kau bisa makan aku akan mengajakmu tapi sorry ya hahaha" kata zhang Fey gembira.
("ya makan saja sendiri")
Biasanya hotspot seperti ini adalah pilihan makanan yang dimakan bersama-sama dengan teman-teman.
Porsinya agak banyak sih, tapi zhang Fey sama sekali tidak khawatir membiarkannya basi. dia bisa menyimpannya di sini dan makan kapan saja dia inginkan di masa depan.
Makan saja seenak perutmu.
pada saat kejadian teman-temannya benar-benar membawa begitu banyak barang yang aslinya akan dibawa pulang sebagai oleh-oleh.
Tapi malam itu mereka benar-benar merencanakan untuk merayakan dengan hotspot. Selain menu hotspot teman-teman juga sudah membeli begitu banyak minuman yang cocok untuk makanan ini.
Tapi mereka adalah anak-anak orang miskin yang mempunyai dompet tipis. tidak ada anggur yang mahal jadi mereka sengaja membeli beberapa pakc minuman bersoda.
Minuman berkarbonasi ini adalah minum yang tidak mengandung alkohol namun mengalami proses karbonasi.
"Mama, kupikir aku akan merindukan minuman bersoda ini.hem kami tidak punya uang untuk membeli banyak.tapi mama, ngomong-ngomong mama punya nggak resep bikin minuman bersoda ini. kalau ada lebih baik aku mencoba membuatnya dan menyimpan untuk saat-saat seperti sekarang"
("Ada,ini mudah kok dan murah meriah juga")
"Baguslah, besok-besok Aku akan coba membuatnya dan menyimpannya di sini"kata zhang Fey sendirian.
Ketika makan dan menggigit lobster tiba-tiba saja Zhang Fei membeku. Entah apa yang terjadi tapi hari ini dia sedang memikirkan sebuah restoran yang selalu didatanginya bersama teman-teman.
Restoran ini sebenarnya adalah restoran favorit keluarga ketika ibu masih ada. Ada begitu banyak memori saat dia makan hotspot di masa lalu.
Apa yang hilang saat ini bukanlah rasa dari hotspot itu tapi memori dan kebersamaannya. Tiba-tiba saja nafsu makannya menghilang dengan cepat.
Zhang Fei terdiam dan meletakkan sumpitnya lagi.
("ada apa say apa hotspotnya tidak enak") tanya sistem.
"bukan tidak enak tapi hei aku ingat dulu ada seorang kritikus makanan yang berkomentar tentang hotspot di televisi"kata zhang Fey menerawang.
Dia berkata hotspot adalah metode memasak yang sama sekali tidak memiliki makna budaya. Anda cukup membuang beberapa bahan ke dalam panci .Saya tidak mengerti apa yang enak tentang itu, katanya.
"kalau dipikirkan lagi memang benar sih. hotspot adalah hidangan Cina yang populer dimakan beramai-ramai. dengan orang-orang yang memasukkan daging mentah sayuran dan mie ke dalam panci bersama kaldu yang berbumbu panas. makan hotspot dalam acara sosial dengan kelompok yang berkumpul dan makan dari panci yang sama"kata zhang Fey pelan.
Sebenarnya kenikmatan sebenarnya dari hotspot itu bukan dari rasanya yang fenomenal.
Tapi sebuah kebersamaan.
Ya itulah yang hilang di sini. Sekarang zhang Fey sedang menikmati satu panci hotspot sendirian. Tidak ada mama tidak juga ada sahabat-sahabatnya di rumah kost.
Sedih rasanya.
"Mama senang kau da di sini mah"Bisik zhang Fey lagi.
Ketika datang ke tempat yang tidak diketahui ini, zhang Fey sempat bingung dan tidak tahu harus melakukan apa. Yang ada hanya memori lama dari mantan pemilik tubuh.
Tidak ada yang bagus dalam memori yang dimilikinya.
Tapi kemudian dia baru menyadari Jika dia datang tidak sendirian tapi bersama sistem yang saat ini dia sebut dengan mama.
Hanya dengan sistem dia bisa merubah dan membalik keadaan. Sekarang pria tua bangka itu harus menarik senyumannya walaupun terpaksa setiap kali bertemu muka.
Selir ibu yang tadinya rendah diri dan selalu dibully di Zhang mansion sekarang menjadi wanita bisnis yang percaya diri. Dia sudah mulai menghasilkan uang yang banyak.
Dan itu tidak akan pernah terjadi seandainya zhang Fei tidak memiliki sistem.
Dan rumah kost ini.
Zhang Fei memandang sekitar rumah ini dengan mata yang beriak penuh dengan emosi. Di setiap sudut rumah ini ada bayang-bayangan teman-temannya di setiap barang yang ada di sini juga ada jejak tangan mereka.
"Pei Pei jangan khawatir kami akan selalu ada untukmu...
"Pei Pei Ayo bersemangat, jika lulus kali ini aku akan membelikanmu sekantong kosmetik.hem mungkin dua hahaha...
"Peipei hari ini dagingnya segar Ayo makan hotspot pedas malam ini Hem..
"Pei pei,jangan pelit,ayo lah.pinjamkan pakaian mu yang biru itu ya.mau ngedeting nih.oh namanya...
__ADS_1
Semua satu persatu seperti sebuah proyektor yang diputar perlahan-lahan tapi pada akhirnya kabur dan menghilang tanpa jejak.
Itu hilang di gantikan dengan airmata dari zhang Fey.
"Teman teman...
Dalam kesedihan nyaZhang Fei makan begitu banyak hotpot lagi sampai perut nya tidak bisa menerima apapun lagi.
Dia menghapus air matanya dan Berkata."Aku yakin semua orang akan melupakan keberadaanku begitu aku mati. Tapi sekarang memori itu akan menjadi semangatku untuk terus maju.Teman teman aku sudah tidak ada di sisi kalian tapi setidaknya ingatlah aku ketika makan hotspot"bisik nya lagi.
Zhang Fei berbaring di kasur setelah makan.Bantal guling nya masih ada aroma teman teman nya.
Zhang Fei tertawa, bukan saja kenangan yang ditinggal di rumah kos ini tapi bau mereka juga masih ada.
Semua yang ada di sini akan tetap seperti ini sampai kapanpun. Termasuk dengan aroma yang ditinggalkan oleh sahabat-sahabatnya.
Jadi sebenarnya dia sama sekali tidak pernah sendiri.
Zhang Fei melirik jam di dinding, Dia sudah pergi hampir 2 jam.Sekarang mungkin si bodoh itu sudah mulai membuat ulah.
Zhang Fei segera membuka dasternya dan memasukkannya ke dalam mesin cuci. ketika datang nanti dasternya sudah bersih dan wangi lagi.
Sementara mesin masih berputar ia segera memakai kembali pakaiannya yang diletakkan di sudut.
Karena tidak begitu pintar dalam mengenakan pakaian kuno seperti ini jadi mereka sedikit kusut.Tapi zhang Fey sama sekali tidak peduli dengan pakainya yang kusut.
Aplikasi kan sedikit makeup tipis di berbagai titik untuk menunjuk jika dia tidak sehat.
Setelah mengeluarkan daster dari mesin dia siap pergi ke kamarnya lagi.
Begitu membuka mata zhang Fey hanya bisa menarik nafas panjang. Ini memang kamar Nona ke-4 dari Zhang mansion.
Tapi kenapa di luar ribut banget sih.
"Mama"
("Hem ketika Nona ke-4 kita sedang makan hotspot .Sebenarnya neinei dulu orang sana seperti semut di dalam panci")
Sudah lebih dari 2 jam wajar jika neinei berniat untuk kembali ke istana kecil. dia mengirim seseorang untuk menjemput Paman pangeran. Tapi segera setelah itu dia mendapatkan kabar jika Paman pangeran berada di atas pohon Jejube dan tidak ingin turun sama sekali.
Jadi dia dan Kasim kecil datang ke halaman kapuk untuk membujuknya turun.
Semua orang sedang berbicara tentang Paman pangeran dan membujuknya untuk turun.
Tapi anehnya Paman pangeran sama sekali tidak mau turun. Dia tetap bersikeras untuk di sana kecuali jika putrinya datang untuk membujuk.
Jadi pintu kamar sampai sudah diketuk berkali-kali namun tidak ada jawaban sama sekali. Jiang moyun dan Zhang Mei sama-sama membuat api agar Paman pangeran memberikan penilaian buruk kepadanya.
Nah begitulah.
"Zhang Fei , apa yang kau lakukan di dalam kenapa tidak keluar dari tadi.zhang Fei kau adalah calon putri dari istana kecil.ayo jemput lah paman pangeran untuk turun" kata Jiang moyun.
Kata turun di artikan pada Paman pangeran yang benar-benar tidak memiliki otak. Dia benar-benar menyindir orang karena mendapatkan pasangan yang hanya setengah dewasa.
"Paman pangeran ayolah turun, putrimu memang keras kepala seperti itu.ayolah Paman pangeran. dia tidak terbiasa membujuk orang"kata zhang Mei yang terdengar tulus.
Hanya orang bodoh yang tidak melihat jarum di dalam kata-katanya itu.Zhang Fei tidak bodoh sama sekali.
"Oke, Time to action"
Zhang Fei memandang wajahnya pada cermin perunggu dan dia cukup puas dengan ini.
Pada saat itulah dia membuka pintu kamarnya dengan pelan .Sangat pelan sekali sampai tidak menimbulkan bunyi apapun ketika dia membukanya.
"Putri??"
Wajah zhang Fey bener-bener seperti orang yang akan sekarat. Kulitnya yang memang sudah putih ini sekarang terlihat memerah.ada juga lingkaran mata yang samar samar.
Bibirnya entah kenapa menjadi bengkak dan matanya berair seolah-olah sedang menahan sakit.
Tangannya yang membuka pintu terlihat bergetar sampai dia sepertinya tidak bisa berdiri dengan kokoh.
Gadis Persik segera membantu sanksi untuk berdiri dengan tegak. Dalam hati dia bertanya-tanya kapan Nona keempat sakit padahal tadi baik-baik saja.
"Putri ada apa denganmu kenapa kau terlihat begitu lesu, ah bibirnya bengkak sekali?"Jiang moyun terkejut.
Bukan saja bibirnya tapi matanya juga sedikit bengkak.Apa yang terjadi ini.
__ADS_1
"Putri kau sakit?"Tanya zhang Mei ragu.
"ibu.aku ..uhh..
ketika Zhang Fei mengeluarkan suaranya yang keluar bukanlah suara merdu seperti biasanya tapi serak yang membuat orang tidak nyaman sama sekali.
Paman pangeran melihat kondisinya dari atas dan juga mendengar suaranya yang berubah.
Dari kedengarannya tidak terlihat seperti suara yang sedang dibuat-buat.
Tenggorokan nya memang sedang bermasalah.
Tadi zhang Fey makan hotspot yang super pedas. Tentu saja tenggorokan jadinya jadi tidak nyaman dan bibirnya juga bengkak karena makanan pedas itu.
Bahkan sekarang wajah dan lengannya juga berkeringat, biasalah efek samping ketika makan makanan pedas.
Tapi orang-orang yang melihat keanehan ini sama sekali tidak tahu jika kondisi ini dihasilkan dari hotspot yang begitu nikmat. Mereka sedang berpikir jika penyakit dari zhang Fey kumat lagi.
Mata yang bengkak tentukanlah dia tadi habis menangis ketika mengingat memori terbaiknya di rumah kost.
"Kasim bi,coba periksa dia"kata Neinei ragu.
kasih kecil ini juga memiliki sedikit bulu untuk memeriksa kan denyut nadi. tidak heran jika Neinei El minta dia memeriksanya.
Di sini neinei berpikir calon putri istana kecil ini sedang berpura-pura dan melakukan intrik yang tidak bisa dibacanya.
Tapi apa untungnya dia melakukan itu. Sementara paman pangeran bukanlah pria yang bisa dia jilat untuk keuntungannya sendiri.
Kasim kecil maju untuk memeriksa dan Zhang Fei tidak menolak sama sekali. kasim meletakkan sapu tangan sutra di atas lengan sebelum meletakkan ujung jarinya untuk memeriksa nadi.
Dia memejamkan mata untuk konsentrasi penuh tapi memerlukan beberapa waktu untuk dia menemukan masalahnya. Karena tidak puas ,sekali lagi dia memeriksa dan memiringkan kepalanya karena tidak mengerti apa yang terjadi.
"Bagaimana Kasim?" kata Neinei yang tidak sabar melihat Kasim ini memeriksa tapi belum selesai juga.
"Hem aku tidak tahu apa yang terjadi tapi denyut nadinya tidak beraturan sama sekali.Kadang cepat kadang lambat. kulitnya juga tidak nyaman, berkeringat nya juga banyak, adapun kenapa bibir dan mata Tuan Putri bengkak bawahan ini tidak tahu"kata Kasim itu.
"Ohh Kasim tubuh Putri ini begitu panas tapi di luarnya dingin , Hem mungkin ada rasa panas dalam.huh...
"Kepalaku juga berat dan berkunang-kunang sejak tadi.Tadi Putri inj baru saja istirahat tiba-tiba menjadi seperti ini.Bukannya Putri ini tidak mendengar suara kalian memanggil hanya saja tidak bisa mengeluarkan suara"
Zhang Fei berbicara seperti orang yang mengalami luka pada tenggorokan nya.Untuk mengucapkan beberapa patah kata saja,dia memerlukan waktu lebih dari 15 menit.Sungguh menyiksakan untuk zhang Fei berbicara banyak kata.
Wajahnya yang tipis , berkeringat dingin, bibir dan matanya yang membengkak benar-benar membuat Semua orang berpikir jika dirinya dalam kondisi yang tidak sehat.
Jiang moyun dan Zhang Mei sangat tidak puas dengan kondisi ini tapi mereka tidak bisa berlaku sewenang-wenang di depan neinei dan juga Kasim.
Walau bagaimanapun Nona keempat adalah wajah untuk Zhang mansion.
" Putri , ibu tahu kau sedang tidak sehat tapi cobalah bujuk agar Paman pangeran turun"
"Aaaa..
Zhang Fei menolak untuk membujuk Paman pangeran yang bodoh itu tapi dia juga bukan orang yang diperbolehkan untuk menolak.
Tapi sekarang dia harus pura-pura mau saja, namun begitu dia membuka mulut tidak ada suara yang bisa dikeluarkannya.
Hehehe bukankah tenggorokannya baru saja sakit.
"Putri suara mu??"
Zhang Fei membuat wajah penuh kekecewaan tapi dia mencoba berbicara seraya memandang ke atas sana.
Dia masih tersenyum dengan mengeluarkan suara tapi hanya berupa, aaaaaa.
Tidak satupun yang menyadari jika senyum itu adalah senyum yang penuh dengan ejekan. Hanya Paman pangeran yang di atas saja yang mengerti arti dari senyuman itu.
Baru beberapa saat senyumnya sudah memudar lagi dan ...
Brak.
"Putri"gadis Persik dan melati menggigil ketika melihat Zhang Fei jatuh. Mereka buru-buru menyambarnya dan membiarkan dia berdiri di atas kaki mereka berdua.
"nyonya Zhang sebaiknya biarkan Putri istirahat dia memang terlihat tidak nyaman sekarang"kata kasim dengan cepat.
Dalam pemikirannya orang rumah ini memang tidak sabar dan terkesan memaksakan kehendak kepada putri masa depan istana kecil.
Jelas aja dia sedang sakit tapi tidak ada yang memperduli kan nya sama sekali.
__ADS_1
ini salah.