
di musim bunga mekar ini langit biru cerah dan berkilauan. ketika sampai jam berapa gadis berjalan di taman bunga Baihua. dia bisa melihat awan putih yang terpantul di tengah danau buatan.
Danau ini sangat cantik dengan air yang mengalir.Danau juga memiliki ikan-ikan yang berenang di dalamnya mereka mandar mandir dengan indah, merrka menambahkan warna awan yang terpantul di atasnya.
Zhang Fei sedikit terpana karena berpikir gerakan ini seperti sebuah lukisan saja.
Karena tidak ada gadis yang benar-benar mengenali sosoknya. Jadi zhang fei berjalan di pinggir danau hanya dengan ditemani oleh melati dan juga gadis persik.
Setelah berjalan beberapa waktu tiba-tiba seorang wanita berpakaian bagus datang ke arah nya.
"halo calon putri, saya nyonya Li"siapa wanita itu dengan ramah pada zhang fei seolah-olah mereka adalah kenalan lama.
("nama keluarga wanita ini adalah dan, dia adalah istri asisten menteri kiri.Mungkin dia berpikir akan ada hal baik jadi dia datang menjilat calon putri istana kecil")
Zhang Fei mengangguk ringan apa pada nyonya Li di depannya."salam nyonya Li"kata zhang fei .
"calon putri istana kecil sangat cantik . Betapa beruntungnya Paman pangeran"pujinya dengan nada yang tulus.
Zhang Fei tidak begitu cantik tapi dia juga tidak lebih jelek daripada gadis-gadis di kota.Sekarang dia memakai riasan ringan yang tentu saja menjadi daya tarik dan perbedaan yang mencolok diantara garis-garis yang hadir.
Tapi sangat disayangkan kecantikan ini akan berakhir di tangan pria yang tidak bisa menikmati kecantikan sama sekali.
Zhang Fei tidak berharap jika nyonya li sangat akrab dan bisa berbicara dengannya dengan memamerkan beberapa hal secara terang-terangan.
Meskipun mereka tidak seumuran tapi jika dirinya benar-benar menikah dengan paman pangeran. Mungkin posisi mereka bisa dikatakan sebagai setara.
Begitulah menurut perkiraan dari sistemnya saat ini.
Walaupun mengetahui perilaku nyonya li benar-benar tidak jujur .Tapi zhang fei masih tersipu malu dan pipinya memanas karena perhatian ini.
nyonya lie menuntun Zhang Fei pergi ke taman bunga. ketika mereka masuk taman aroma bunga yang kaya segera memenuhi udara .
di depan gang v saat ini bisa disebut sebagai lautan bunga. ada juga dua atau tiga kelompok tamu yang berpakaian sangat indah.
Dan di ruang terbuka ada sebuah pondopo bambu didirikan.
di dalamnya ada meja-meja perjamuan yang diisi dengan berbagai buah-buahan dan makanan ringan.
Beberapa orang sudah memenuhi ruangan itu. Mereka sibuk berbicara satu sama yang lain. Namun ketika melihat nyonya li yang datang segera semuanya menghentikan pembicaraan.
Menjadikan nyonya li sebagai pusat perhatian.
Segera seorang gadis muda dengan pakaian cerah datang dan berkata" nyonya li akhirnya Anda ada di sini"
Gadis itu mengatakan jika ada seorang nyonya tua yang sedang menunggunya nyonya li dari tadi.
"Oh begitu,calon putri, permisi sebentar rupanya nyonya ini sudah ditunggu"Kata nya dengan ringan.
Tentu saja tidak ada alasan untuk melarang kepergiannya.Setelah nyonya Ali pergi sampai sekali lagi bersendirian tanpa ada orang yang berniat untuk menyapanya lagi.
"pesta macam apa ini benar-benar membosankan"
Beberapa wanita tua di bawah pandopo melihat nyonya Li datang segera bangkit satu persatu untuk menyambutnya.
Segera sistem menyebutkan nama nama wanita yang hadir di sana.Mereka semua adalah wanita-wanita yang terhormat.
Berbeda dengan zhang fei yang bingung. Nona ke dua dan ketiga seperti mendapatkan inspirasi dengan kehadiran para wanita-wanita yang terhormat itu
Dua saudari ini sebenarnya tidak begitu akrab. Tapi entah kenapa dalam apresiasi mengagumi bunga ini mereka seperti saudari yang sangat lengket.
zanvi hanya melihat dari jauh dan bagaimana mereka berdua menyapa semua wanita-wanita terhormat itu dengan gaya yang anggun.
"salam nyonya"siapa keduanya dengan senyum lembut yang manis di wajah mereka masing-masing.
Saat ini keduanya benar-benar mencoba menghadirkan wajah terbaik mereka di hadapan semua orang.
Aetelah itu zhang fei berpikir acara perkenalan itu sangat membosankan. Ini adalah taktik mereka untuk menemukan calon ibu mertua masa depan.
Biarkan sajalah.
Karena itu zhang fei lebih suka menyendiri dengan beberapa hidangan di depannya dia terus saja makan dan makan tanpa mempedulikan persekitaran.
__ADS_1
Tapi belum sempat Dia menghabiskan bakul buah di depannya tiba-tiba beberapa gadis membuat masalah lagi.
Entah siapa yang memulai tapi sebenarnya mereka berpikir hari ini harus ada pertandingan yang menyebutkan siapa gadis yang paling pintar di sini.
"Eh pertandingan apa?"
"Hem tidak perlu memamerkan kemampuan membaca seribu karakter klasik saja. Bagaimana jika pertandingan ini sesuai dengan keinginan masing-masing"
"Puisi kah?"
"Atau melukis ?"
Mendengar perbincangan itu Zhang Fei menjadi tegang. Dia juga pernah kuliah oke walaupun belum tamat. Tapi belajar seribu karakter klasik itu tidak ada dalam jadwal sekolahnya.
Apalagi kalau diminta untuk melukis.
pada saat ini sampai merasa cemas. Dia tidak tahu apa-apa tentang seni di era ini.
"tapi tidak mungkin juga kan karena aku tidak perlu memamerkan kemampuan untuk mencari rumah calon suami"pikirnya di dalam hati.
Mereka semua melakukan ini untuk pamer demi mengambil hati calon mertua.
Melihat suasananya agak berat dan sedikit tegang sebagai tuan rumah nyonya Li segera berkata" bunga krisan tahun ini sangat indah .Hem kenapa kita tidak pergi untuk menikmati bunga krisan saja dulu"
"nyonya itu adalah sarannya bagus.lebih baik kita menikmati bunga dan biarkan saja para gadis dengan urusannya hahaha"
Lebih baik menikmati bunga-bunga dan merasa nyaman di sana.Nyonya ini juga pernah mengalami perasaan seperti itu dan sekarang mereka tidak mungkin ingin mengulangnya sekali lagi.
Kelompok ini belum berjalan terlalu jauh Ketika mereka mendengar suara pengumuman"ratu telah tiba"
zhang Fei segera terkejut hawa dingin mengalir melalui punggungnya.
Kemarin dia sudah bertemu dengan kaisar yang begitu licik tapi sekarang bertemu lagi dengan wanita agung lainnya yaitu ratu masa kini.
dunia zhang fei yang awalnya adalah gadis biasa-biasa saja di rumah kost nya. segera berubah setelah dia berpindah ke tempat ini.
Dirinya bukan saja berkesempatan untuk melihat kaisar tapi juga bertemu langsung dengan sang ratu.
Segera semua orang membungkuk dan berlutut menyapa sang ratu yang baru saja masuk.zhang Fei juga ikut berlutut menyentuh tanah tapi segera dia merasakan sakit pada lututnya karena dia tidak pernah terbiasa dengan cara seperti ini.
Sang ratu sekarang mengenakan sutra berwarna ungu.Selain itu dia juga mengenakan jepit rambut kecil dengan emas beserta bunga poni besar yang disematkan di atas rambutnya. Ini membuat dirinya tanpa cantik dan begitu anggun sekali.
Ratu melirik Zhang Fei sekilas dari ujung matanya.Dia tidak melihat ada yang istimewa pada diri nona ke-4.Segera dia tersenyum karena rencana kaisar memang benar jika gadis ini menjadi putri dari Paman pangeran di masa depan.
ylYang satu bodoh yang yang satu lagi sakit-sakitan.Bukankah ini adalah pasangan paling cocok yang dibuat dari surga.
"semuanya tolong bangun hari ini ratu istana bersemangat untuk melihat dan menikmati bunga-bunga.setiap orang harus bersikap seperti biasa tolong jangan membungkuk di hadapanku"kata ratu dengan kata-kata yang lembut tapi jelas munafik.
Dia pasti suka melihat semua orang menunduk dan berlutut di hadapannya.
Segera semua orang berdiri lagi dengan hormat.termasuklah zhang fei yang memang tidak ingin berlutut terlalu lama.
"Ohh Aku ingin tahu siapa di antara gadis-gadis cantik ini bergelar calon putri istana kecil!"katanya yang pura-pura bertanya yang jelas dia sudah mengetahui dari awal tapi ratu benar-benar munafik.
" hormat ratu, saya menjawab" kata zhang fei yang terpaksa berlutut lagi ketika menjawab pertanyaan itu.
Sialan.
Seolah-olah baru sadar dengan orangnya ratu maju ke depan dan mengambil tangan zhang fei dan berkata"kemudian di kemudian hari kita akan menjadi kerabat. jangan sungkan hehehe"
ini adalah hal yang baik mengatakan ini di depan banyak orang.zhang Fei mau tidak mau hanya tersenyum dan mengungkapkan kata-kata bahagia beberapa patah lagi.
ratu mengangguk dan terlihat senang dia segera meminta untuk kembali ke istananya pada pelayan nya
"ratu ini sudah mendengar bahwa krisan tahun ini sudah makan dengan sangat baik .ratu ini merasa bangga bahwa sekali lagi ratu bisa memenuhi keinginan untuk melihat keindahannya."
Kata memenuhi itu artinya dia sudah selesai mengagumi bunga dan bersiap-siap untuk meninggalkan lokasi.
Nyonya lie sebagai tuan rumah segera tertawa" ratu memang tidak pernah mengecewakan siapapun.hanya ratu yang berhak mendapatkan pujian seindah bunga krisan"
"oh nyonyali kau terlalu serius menyanjungku kata ratu yang mengangguk dengan kata terima kasih kemudian dia mengumumkan"semuanya tolong nikmati bunga-bunga ini"
__ADS_1
semuanya berlutut lagi dan membiarkan sang ratu pergi dengan gagah.
Sambil melihat kepergian sang ratu yang diiringi oleh rombongannya. tiba-tiba Zhang Fei tidak lagi tertarik untuk menikmati bunga.
zhang fei melirik kerumunan ratu dan segera berbalik ke arah lain. kemudian dia berjalan serampangan dengan langkah yang lamban.
Tanpa sadar dia sudah melewati sebuah hutan kecil. heran saja sebuah taman memiliki hutan kecil seperti ini. Bayangkan saja bagaimana luasnya tanah seorang bangsawan.
gadis persik dan melati tidak ingin mengganggunya tapi mereka pikir perjalanan sudah terlalu jauh dari tempat acara jadi gadis persik.
"Putri sepertinya kita sudah salah arah"kata persik.
"Ehh a..apa?"baru kemudian zhang Fei sadar.
Tadi dia terlalu fokus dengan sistem yang menceritakan siapa itu ratu dan pengalaman bagaimana sampai dia bisa berakhir dengan posisi itu.
Jadi sekarang dia sudah tersesat tanpa disadari.
"Ohh kalau begitu ayo kita kembali"kata zhang fei pelan.
pada saat zhang fei pergi,seseorang pria yang menggunakan jubah brokat berwarna hitam segera turun .udara di sekitarnya menjadi dingin hanya karena tatapannya saja.Segera beberapa pengawal di belakang, yang tidak diketahui asal-usulnya menjadi tidak nyaman.
"yang mulia"seorang pria dengan wajah yang memuja berdiri di belakangnya dengan suara yang sedikit pelan.
segera tatapan pria itu jatuh pada pria yang berteriak tadi dalam sekejap.dia hanya memutar tubuhnya sedikit tapi gerakan ini segera menjadi dingin dan ganas seperti pedang yang sedang ditarik dari sarungnya.
Jelas saja dia terlihat tegang sekali.
"No pergi dan periksa kenapa dia mengunjungi hutan ini"suara pria itu sangat rendah. Tapi tampaknya dicampur dengan sedikit emosi yang dingin sehingga tidak ada yang sanggup menatap matanya sama sekali.
"iya Yang mulia" jawab semua orang yang hadir.
segera saja beberapa orang bertebaran tanpa tahu ke mana. meninggalkan pria ini dengan satu orang pendampingnya di belakang.
"yang mulia"kata pria yang sepertinya seorang Kasim itu.
"gadis itu sepertinya tidak ada yang istimewa, Tapi semua orang wajib dicurigai tanpa terkecuali. jangan pernah lepaskan pandanganmu. pastikan dia tidak tahu situasi kita"katanya lagi dengan tegas.
jika anda tidak tahu dia adalah pangeran ketiga yang datang dengan tujuan untuk mengagumi bunga.
Tapi sebenarnya dia juga memiliki tujuan lain di sini.ketika zhang fei datang tadi dia sempat berpikir. Apakah gadis itu mengetahui rahasianya atau tidak.
Jika zhang fei mengetahuinya walaupun statusnya adalah Putri masa depan istana kecil.Pangeran ketiga tidak akan segan-segan menghabisinya.
Hanya orang mati yang tidak akan memberitahukan rahasiamu kepada orang luar.
Baru saja dia mendapatkan kabar tentang pangeran kelima yang sudah lama pergi ke perbatasan.
Walaupun keberadaannya jangan jauh tapi rencananya akan cocok jika ditanam di situ.
Dia sudah lama pergi lalu kenapa tidak mati saja sekalian.
Baru sebentar ini terjadi pertemuan rahasia di antara keluarganya yang benar-benar hadir sebagai tamu.
Pertemuan belum selesai tapi mereka dikejutkan dengan kehadiran gadis itu.
Bodohnya lagi para pengawal bayangannya bahkan tidak tahu sejak kapan gadis itu tiba. padahal penjaga bayangan ini bisa membunuh burung yang sedang terbang di atas langit.
Lalu kenapa mereka bahkan tidak menyadari langkah kakinya yang mendekat.
Apakah gadis ini benar-benar gadis biasa ataupun hanya sebuah penyamaran semata-mata.
"Bo selidiki gadis ini sejak 10 tahun yang lalu. Aku tidak ingin kau ketinggalan satu berita pun.seekor kecoa juga tidak bisa ditinggalkan dalam genggamanku"kata pangeran ketiga dengan wajah yang marah.
Gadis itu terlalu hebat ataupun pengawal bayangannya yang terlalu lengah.
Dengan kedatangan Zhang Fei pertemuan yang sudah dijadwalkan selama berhari-hari tiba-tiba saja batal di tengah jalan.
Zhang Fei tidak tahu apa yang terjadi .Dia hanya pergi lagi ke tempatnya semula,di bawah pendopo bambu.
Baru setelah duduk sistem mengatakan jika tadi dia sudah menyulut kemarahan seseorang.
__ADS_1
Dia adalah pangeran ketiga.
dia sudah men