Sistem Gosip Putri Ke Empat

Sistem Gosip Putri Ke Empat
184


__ADS_3

Zhang Fei sedang mabuk dengan kegembiraan nya sendiri dan juga rutinitas hariannya yang begitu padat.


Pagi hari dia harus menyempatkan diri untuk mencatat informasi demi anggrek.


Setelah itu harus mengurus istana dengan beberapa kesibukan harian.


Terakhir dia juga kerap memperhatikan perkembangan Paman pangeran di jalan.


Oh Paman pangeran sudah menghabiskan sekitar 5 hari di perjalanan dan diperkirakan akan tiba dua hari lagi di kota terdekat.


Hanya di sanalah mereka akan melanjutkan perjalanan langsung ke ibukota dengan menyamarkan diri.


Tentu saja dengan menyimpan peralatan kereta luncur salju.


Jadi tidak ada yang bertanya pada sistem tentang, pangeran ke empat yang sedang berada di provinsi x.


Penduduk di sana, mengalami kekeringan sejak tiga bulan yang lalu. Ini mengakibatkan di rakyat kekurangan bahan makanan karena tidak ada hal yang bisa mereka tumbuhkan.


Namun begitu perhatian dari kerajaan harus disyukuri.Kaisar masih mengirimkan bantuan makanan yang bisa mengulur sedikit waktu.


Tapi korupsi di Dayun saat ini benar-benar di luar imajinasi.


Bantuan dari Kaisar tidak murni sampai kepada penduduk tapi dipotong lebih dari 60 sampai 70%.


Karena itu rakyat masih harus berbesar hati ketika mereka masih bisa menikmati ubi jalar dan kentang gratis dari pemerintah setempat.


Tapi masalah kekeringan belum kelar sekarang musim dingin sudah tiba.


Sebelumnya mereka sudah kehilangan kemampuan untuk bercocok tanam sekarang masalah diperparah dengan musim dingin.


Karena itu, rakyat sudah tidak sabar lagi bahkan ada beberapa orang yang menjadi provokasi .Dikatakan pemerintah tidak peduli dan terkesan acuh tidak acuh dengan penderitaan rakyat.


Pangeran ke dua, mulai memamerkan kemampuannya di sini.


Kemampuan Pangeran kedua dalam menghimpun informasi jelas memberikan dia keuntungan yang tidak kecil.


Hanya dengan informasi tersebut dia mengetahui siapa saja yang mampu mendatangkan bantuan ke provinsi x ini.


Contohnya saat ini Pangeran kedua sedang bersenang-senang di rumah bordir.


Tapi berbeda dengan kenyataan yang ada,sebenarnya di sana ada pertemuan tertutup antara dirinya dengan beberapa pedagang dan pejabat setempat.


Di Dayun ini,rumah bordir digunakan sebagai tempat perjamuan dan hiburan malam. Tapi kadang kadang, orang menggunakan ini sebagai sarana pertemuan rahasia.


Dan ini yang di lakukan oleh pengeran ke dua sekarang.


Ketika Pangeran Kedua dan para pejabat lainnya memasuki ruangan, mereka disambut oleh hiasan merah yang menghiasi seluruh dinding dan langit-langit.


 Lampion-lampion merah yang indah berderetan menggantung di sepanjang koridor rumah bordir, memberikan cahaya hangat yang memperkuat nuansa meriah.


Di dalam ruangan, terdapat beberapa meja dan kursi yang terbuat dari kayu mewah dan dihiasi dengan ukiran halus. Meja-meja ini dipenuhi dengan makanan lezat dan minuman keras yang disajikan dengan indah, siap untuk memanjakan selera para tamu.


Para wanita cantik berpakaian yang berada di rumah bordir ini mengenakan pakaian yang indah dan anggun. Gaun mereka terbuat dari kain berwarna merah dengan detail bordiran emas yang rumit, mencerminkan kemewahan dan keanggunan zaman dahulu. Di kepala mereka, mereka mengenakan hiasan rambut yang juga berwarna merah dan dihiasi dengan bunga atau pita yang indah.


Ada suara "hahaha " sepanjang waktu di berbagai sudut.


Tidak hanya pakaian mereka yang mengikuti model Dayun ,tetapi juga gaya rambut dan aksesori mereka. Beberapa wanita mengenakan kipas tangan berwarna merah yang mereka gunakan dengan anggun saat bergerak dan berbincang dengan para tamu.


 Sementara itu, beberapa wanita lain mengenakan perhiasan emas dan batu mulia yang memancarkan kilauan gemerlap di ruangan yang terang benderang oleh cahaya lampion.


Pengeran ke dua, berjalan ke sebuah kamar khusus.


Pangeran Kedua memasuki ruangan dengan wajah yang semula ceria dan hangat. Namun, begitu dia melangkah lebih jauh ke dalam ruangan, ekspresinya berubah menjadi serius dan sedikit dingin.


Mata Pangeran Kedua menelusuri setiap wajah yang ada di ruangan tersebut dengan cermat, mencerminkan sikap yang waspada dan tajam dalam mengamati situasi di sekitarnya. Sepertinya ada sesuatu yang membuatnya merasa waspada.


" pangeran"sapa semua orang pada Pangeran Kedua dengan suara yang tenang.


Para hadirin menyambut Pangeran Kedua dengan hormat, memberikan salam dan menganggukkan kepala sebagai tanda penghormatan.


Sebelum ini mereka sudah menyatakan dukungan mereka atas upaya Pangeran Kedua untuk membuat prestasi dan menemukan jalannya ke kursi putra mahkota.


 Suasana di ruangan itu penuh semangat dan antusiasme, terutama dari para pedagang muda berbakat yang ingin memberikan kontribusi bagi negara dan mencari peluang untuk meningkatkan ekonomi kerajaan.


Para pedagang muda berbakat ini, dengan usia yang muda, menunjukkan dedikasi mereka dalam memberikan ide-ide inovatif dan solusi kreatif untuk masalah ini. Mereka berbicara dengan penuh semangat dan keyakinan, ingin membuktikan kemampuan mereka dan memberikan manfaat bagi pangeran kedua.

__ADS_1


Di sisi lain, beberapa bangsawan yang hadir juga memberikan pandangan dan nasihat mereka dengan bijaksana, berdasarkan pengalaman mereka dalam dunia politik dan pemerintahan.


Mereka memberikan dukungan dan pujian atas upaya Pangeran Kedua untuk mencari jalan dan membuktikan kemampuannya di dunia politik.


Jika ini berhasil, ketika pangeran kedua naik tahta, mereka akan segera mendapatkan keuntungan nya.


Meskipun Pangeran Kedua terlihat serius dan dingin, tetapi dia tetap mendengarkan dengan seksama setiap pandangan dan saran yang diberikan oleh semua pihak.


"pangeran, rencana yang bagus sekali .biarkan dulu beberapa waktu terbaik untuk kita mengulurkan tangan.Pada saat itu, pangeran pasti akan mendapatkan pujian dari rakyat.Dan kami akan mendorong ini selagi panas"


Hal ini sudah di katakan sebelumnya, ini adalah rencana yang bagus tapi Pangeran kedua memiliki pemikiran yang lain.


"sampai saat ini pangeran ke-3 belum sampai di sini, apakah tidak ada bocoran mengenai ini?"


Mereka yang tadinya bersemangat tiba-tiba berdiam diri mengenai pertanyaan itu.


lawan terberat Pangeran kedua dalam merenggut kursi putra mahkota tentu saja adalah Pangeran ketiga. Sementara itu Pangeran ke-4 bukanlah orang yang layak mereka perhitungkan.


Dari segi selir ibu dan kekuatan militer, Pangeran ke-4 tidak ada apa-apanya.


Karena itu mereka menganggap lawan terberat dari pangeran kedua adalah Pangeran ketiga.


Kembali lagi ke pertanyaan di awal ,di mana pangeran ketiga sekarang. Mereka beda 10 hari dalam memulai perjalanan dari ibukota. Tapi itu tidak mungkin menghambat kedatangan Pangeran ketiga lebih dari satu bulan.


Melihat semua orang yang hadir diam, Pangeran kedua benar-benar tidak puas.


Brak...


Tiba-tiba saja dia menampar meja yang membuat semua orang terkejut namun tidak mampu berkata apa-apa.


Dukungan yang diberikan oleh mereka bukan saja dukungan melalui perkataan tapi juga dari segi moral dan material.


Jika mereka gagal dalam hal ini imbalannya adalah nyawa sendiri dan juga keluarga mereka.


Awalnya mereka berpihak kepada Pangeran kedua karena Pangeran kedua adalah putra yang dilahirkan dari ratu saat ini.


Jadi persentase kemenangan sudah condong ke arah pengeran ke dua.


"Hubungi seseorang yang bisa mencari tahu? penjaga!"


Dia berlutut di lantai dengan pakaian serba hitam.


"pangeran"Sapa nya


"Hem,apak mata mata kita sudah mengirimkan kabar?"tanya pengeran ke dua.


"Belum pangeran, seperti nya ada sesuatu di jalan "


Mendapatkan jawaban seperti itu, pangeran ke dua tidak puas.


Gelas keramik di tangan nya di genggam sedemikian rupa sehingga hancur lebur di tangannya.


"Sialan, pangeran ketiga, pasti sudah merencanakan hal yang buruk.Kalian semua tetap lah waspada dan buka mata lebar lebar.Dia tidak bisa dianggap enteng "


"Baik pangeran "kata semua orang setuju.


Jika rencana mereka gagal, itu artinya mati.Siapa yang mau mati lebih awal jika mereka sebenarnya masih bisa hidup lebih lama lagi.


Segera rapat berganti arah dengan rencana untuk mencari keberadaan pangeran ke tiga.


Sementara itu pangeran ketiga yang di bicarakan saat ini, sebenarnya masih berada di ibukota.


Dia sudah merencanakan masalah ini matang-matang.


Seseorang dari negara tetangga akan ambil alih target di provinsi x, sementara dia menunggu waktu yang cocok untuk mendengar kabar baik dari dua sisi.


Katanya jika udang dan ikan bertarung di laut,maka yang untuk adalah nelayan nya kan.Ini lah yang di maksud dengan membunuh dua burung dengan satu batu.


Dia berada sekitar dua kilometer dari pintu gerbang ibukota.Namun begitu kabar tentang ibukota jelas diserapnya.


Kabar tentang kehamilan selir Zhang dan juga kabar tentang Zhang Fei dinobatkan menjadi putri peipei.


Karena masalah profesi x akan ditangani oleh pihak lain, di sini Pangeran ketiga harus fokus pada siapa dalang buku yang sedang booming itu.


Gerakan pangeran ketiga lebih lembut dari kaisar sendiri.

__ADS_1


Dia sudah menanam orang-orang penting di setiap sudut kota.


mereka cukup melihat pergerakan dari setiap bangsawan dan orang-orang yang dicurigai.


Tapi sayang begitu dia meninggalkan istana dan duduk di tempat persembunyian, sudah ada dua peluncuran buku yang benar-benar membuat dia tidak mengerti.


Siapa itu anonim.


Zhang Fei kali ini benar-benar tidak ambil peduli dengan keberadaan pangeran ke tiga.Tapi sudah terlambat ketika dia menyadari hal itu.


Berhasil dengan buku terakhir, Zhang Fei melepaskan kan sebuah buku baru dengan judul lain.


Kali ini tokoh sentralnya adalah saudari ipar dari pangeran ke tiga.


Yaitu istri dari jenderal su.


Nama tidak di sebut kan tapi melalui ciri ciri fisik serta jabatan dan sepak terjangnya di medan perang.Siapa pun tau jika ini adalah istri sang jenderal.


Pangeran Ketiga telah bersembunyi di desa kecil yang terletak sekitar 2 kilometer dari ibukota. Rumahnya sederhana, jauh dari kemewahan istana-istana di ibukota.


Pangeran ketiga berusaha menyamar sebagai rakyat jelata agar tidak mencurigakan, sehingga ia menggunakan pakaian yang sama seperti warga desa pada umumnya.


Desa kecil ini menjadi tempat persembunyian yang aman bagi Pangeran Ketiga, karena kepala desanya adalah seseorang yang telah lama ia percayai.


Kepala desa ini merupakan orang yang setia dan telah dipercayakan untuk menjaga rahasia keberadaan Pangeran Ketiga. Mereka memiliki hubungan yang erat, sehingga Pangeran Ketiga merasa aman berada di desa ini tanpa risiko terkena pengkhianatan.


Rumah kecil tempat Pangeran Ketiga tinggal di desa ini terbuat dari bahan-bahan sederhana, dengan atap jerami dan dinding kayu. Interior rumahnya pun sangat sederhana, terdiri dari beberapa barang keperluan sehari-hari dan tempat tidur yang sederhana.


Di desa kecil ini, Pangeran Ketiga menjalani kehidupan sehari-hari seperti penduduk desa lainnya. Ia membantu warga desa dalam pekerjaan sehari-hari, seperti bekerja di ladang, merawat ternak, dan membantu dalam urusan sehari-hari.


Pagi ini tiba-tiba saja Kepala Desa tiba di gubuk pangeran ketiga dengan langkah terburu-buru. Badannya basah kuyup oleh keringat karena dia berlari cepat dari desa.


Pangeran Ketiga, yang berpakaian seperti seorang petani, sedang duduk di dalam gubuk .


Kepala Desa berhenti di depan pangeran ke tiga dan bernapas terengah-engah." Pangeran Ketiga, saya membawa sesuatu yang mungkin penting"


Dia menyerahkan buku yang ada di tangannya pada pangeran.


Pangeran Ketiga tidak bicara tapi langsung menerima buku dengan penuh perhatian."Apa ini?"


"Ini adalah buku yang saya temukan di pasar di ibukota. Nama penulisnya adalah anonim. Tetapi saya membacanya, isinya...


Kata kata menggantung begitu saja, seolah-olah kata yang akan dilontarkannya bisa membunuhnya di detik berikut. Dengan begitu dia tidak berani mengatakannya secara langsung.


"Isinya apa?" tanya Pangeran Ketiga seraya menggenggam buku dengan erat.


buku dari anonim benar-benar mampu menjungkir balikkan mood baik dari pangeran ketiga. dari sejak peluncuran buku pertama, tidak pernah ada hal baik yang terjadi di pihaknya.


Satu persatu pendukungnya berguguran. sekarang siapa yang berani mengatakan jika mereka berdiri di pihak Pangeran ketiga.


Orang yang baru berpikir ingin berkolaborasi, menjadi mundur lebih awal karena takut reputasi mereka menjadi buruk. Walaupun yang ditulis adalah sebuah kenyataan tapi siapa yang mau hal buruk mereka diketahui oleh banyak orang.


Pangeran ketiga tidak peduli dengan isi di dalam buku tersebut tapi jelas dia sudah mengirimkan sejumlah orang untuk menyelidiki siapa itu anonim, tapi sampai sekarang semuanya menjadi jalan buntu.


Ahh anonim ini sebenarnya adalah orang yang kuat tapi siapa dia ?kenapa juga perlu bersembunyi.


Kepala Desa tidak tahu apa yang dipikirkan oleh sang pangeran tapi dia masih menjelaskannya dengan terbata-bata."Isinya berbicara tentang konspirasi di istana belakang,Pangeran. Informasi tentang intrik dan rahasia yang disembunyikan di balik dinding-dinding istana"


Pangeran Ketiga segera mengangkat alis dan dia bersemangat." Konspirasi di istana belakang?"


Tim pendukungnya tidak ada hubungan langsung dengan wanita dan pertarungan di istana belakang bukanlah urusan nya.Tapi bukan berarti penulis anonim itu membuat buku secara membabi buta kan.


Semua yang dilakukan pasti memiliki tujuan.


"Baiklah, pangeran ini akan membacanya sebaiknya kepala desa pergi mengurusi hal yang lain"


Kepala desa segera menunduk dan pergi meninggalkan gubuk itu dengan cepat.


Uh berada dekat dengan pangeran ketiga ini seperti duduk di bara api. itu benar-benar panas dan menakutkan sekali.


Sementara itu Pangeran ketiga yang ditinggal oleh kepala desa ini segera menarik nafas panjang sebelum dia benar-benar membuka buku.


Walaupun tidak mengerti isi dari buku ini, tapi penulis anonim tidak bisa dianggap remeh.


Dia adalah seorang penulis yang benar-benar berbahaya.

__ADS_1


__ADS_2