Sistem Gosip Putri Ke Empat

Sistem Gosip Putri Ke Empat
183


__ADS_3

Sementara itu, Zhang Fei memanggil kepala koki istana untuk memberikan instruksi. Koki itu dengan hormat mendekati Putri Peipei, siap untuk menjalankan perintahnya.


"Putri,apa perintah mu putri ?" tanya sang kepala koki.


" Kamu dapat menyiapkan bubur nasi yang lezat untuk dibagikan kepada rakyat kita. Sediakan bubur di pintu gerbang istana sehingga siapa pun yang datang dapat menikmatinya dengan mudah," ucap Zhang Fei dengan antusias.


"Tentu, Putri Peipei. Rendahan iniakan segera menyiapkan bubur nasi yang terbaik untuk Putri "


Zhang Fei memberikan panduan mengenai jumlah dan resep bubur nasi yang diinginkan. Dia ingin memastikan bahwa semua orang yang datang akan mendapatkan bagian dari bubur lezat tersebut.


" Tapi pastikan ini bubur nasi dan beli ayam tiga ratus ekor untuk sup"kata zhang Fei yang membuat koki terkejut.


Perlu di ketahui, ketika para bangsawan berbagi bubur gratis,ini hanya bubur dengan sedikit beras dan tepung jagung .Jika beruntung ada tambahan ubi jalar di dalamnya.


Durasi pemberian gratis ini bisa satu hari tapi putri mengatakan itu adalah satu minggu sekali dan itu adalah empat kali dalam satu bulan.


Namun begitu ,putri peipei sendiri mengatakan ,ini adalah bubur nasi utuh, plus sup ayam.


Ahh apakah sang Putri begitu baik.


Tapi tugas nya hanya memasak, yang lain bukan urusan nya.


Koki itu pergi dengan cepat untuk memulai tugasnya. Dia memanggil seluruh tim koki istana untuk membantu persiapan bubur nasi dalam jumlah besar.


Bubur akan di masak di tempat ,jadi beberapa pria kuat harus membawa panci dan sebagai nya di sana.


Sementara rencana bubur nasi sedang disiapkan, Zhang Fei menyusun rencana untuk membagikannya di pintu gerbang istana.


Dia memanggil beberapa pengawal untuk membantu mengatur jalannya acara, memastikan bahwa distribusi bubur berjalan dengan tertib dan aman.


Harus di waspadai, kerusuhan yang tidak perlu .


Di negara Dayun ini, tidak ada yang perlu dilakukan untuk memberikan makanan gratis. anda hanya perlu datang di tempat dan melakukan segala sesuatunya secara sendiri.


Tidak akan ada departemen yang mengawasi hal tersebut. Intinya hal ini bersifat pribadi.


Beberapa bangsawan bahkan mempergunakan kegiatan ini untuk menaikkan pamor mereka masing-masing. Contohnya zhang Mei, dia menggunakan ini untuk menebus reputasi baik nya di masa lalu.


Padahal jika di pikir pikir,ini hanya lah bubur pepeda kata orang Indonesia.


Segera puluhan orang tiba di lokasi dengan peralatan masak dengan jumlah yang mencengangkan.


Beberapa orang miskin, celingukan untuk mencari tahu.


Sejati nya para pengemis di ibukota bisa disebut sebagai bukan pengemis asli dan mereka tidak kekurangan makanan seperti beberapa waktu yang lalu.


Jika dulu, para pengemis lah yang banyak berdatangan untuk hal-hal semacam ini.


Tapi sekarang hanya segelintir penduduk miskin yang datang. Ada juga beberapa kelompok yang datang dari luar ibukota.


Tentu saja tujuannya untuk berlindung dari musim dingin dan mencari pekerjaan atau menjual diri sebagai budak.


Khusus untuk pembagian bubur ini Zhang Fei tidak mengabari sama sekali dengan pihak Paviliun anggrek atau partai pengemis .Namun iring-iringan itu membawa spanduk dari kediaman istana kecil, dengan begitu para pengemis yang bertebaran mengetahui itu adalah milik dari sang Putri sendiri.


Beberapa pengemis berinisiatif untuk meramaikan kondisi. Mereka berpikir mungkin sang Putri sedang mencari atau membangun reputasi baik untuk dirinya sendiri.


Mereka bahkan lupa jika sang Putri sebenarnya tidak memerlukan itu untuk hidup.


Karena nya ,ada suara gaduh yang ditimbulkan oleh para pengemis gadungan.


"Hei bukankah itu gerbong kereta dari istana kecil?"


"Ya itu adalah gerbong kereta dari istana kecil tapi apa yang dilakukannya di sini?"


"Bodoh, biasanya kan akan ada pembagian makan gratis ah betapa baiknya putri istana kecil. Oh tidak ini adalah Putri peipei yang baru saja diangkat oleh kaisar"


Segera saja, teriakan itu mengundang keingintahuan orang lain sehingga itu berhasil mengumpulkan orang-orang yang ingin melihat kemeriahan.


sementara itu sang koki tidak gugup Karena dia sudah biasa melakukan hal ini.


dengan sigap dia mengarahkan puluhan pria besar untuk menurunkan semua barang-barang dari gerbong kereta.


beberapa hal sudah disiapkan di rumah seperti ayam yang sudah tinggal masak atau beberapa bumbu yang memang sudah tinggal di tumiskan saja.


Untuk memasak bubur yang memerlukan waktu yang tidak sebentar.


reaksi awal para pengemis benar-benar di luar ekspektasi ketika mereka melihat berkarung-karung beras diturunkan.


bukan itu saja ada begitu banyak bumbu yang mengikutinya.

__ADS_1


Sejak kapan pembagian ransum makanan gratis ini memerlukan bumbu. Bukankah mereka semua cukup dimasak dan dikonsumsi dalam kondisi hangat.


Dulu ketika mereka masih menjadi pengemis sejati makanan seperti ini sangat ditunggu dan membuat mereka bermimpi sepanjang malam.


Tapi setelah resmi menjadi pengemis di bawah panji-panji partai pengemis, Mereka berpikir itu hanya sesuatu yang bisa disebut dengan lem yang lengket dan juga hambar tanpa ada rasa garam sedikitpun.


"Ehh hei ayam,ah ayam teman teman"


"benarkah ada ayam, apa kau serius?"


Ketika para pekerja menurunkan keranjang yang penuh dengan potongan-potongan ayam yang sudah dibersihkan.


Bukan saja pengemis gadungan yang terkejut.Tapi orang-orang miskin yang memang melihat kejadian itu juga ikut ikutan tercengang.


Orang miskin berbeda dengan para pengemis miskin Artinya mereka memang miskin dan tidak memiliki uang tapi masih memiliki tempat berlindung.


Karena itu mereka tidak pernah ikut antri dalam pembagian ransum gratis ini.


Tapi jika menunya adalah sup ayam, hanya orang bodoh yang tidak ingin antri.


Kau tahu jika ingin makan sup ayam apalagi jika ada bubur beras utuh, kau harus pergi ke restoran membayar beberapa koin untuk itu.


Tapi ini adalah gratis.


"Putra ku, bubur akan mengeluarkan waktu untuk siap, pergilah pulang dan bawa adik-adikmu ke sini, kalian semua harus ikut antri Oke"


"Baik ayah "


Bukan satu orang yang berpikir begitu beberapa orang juga langsung pulang ke rumah dan mengatakan kabar baik ini.


Hei beras adalah sesuatu yang tidak dimakan oleh orang miskin seperti mereka.


"Mama, apakah bubur akan cukup hari ini, aku tidak tahu jika orang-orang terobsesi untuk makan nasi"Zhang Fei sedikit mengeluh mendengarnya dari sistem.


("Heh sayang, berapa uang yang perlu dihabiskan untuk membuat 10.000 bubur, kau tau Kaisar sendiri tidak akan pernah berpikir dia mampu melakukannya")


"Kaisar? Mama apa kau bercanda jangankan 10.000 mangkok.500 mangkok saja mungkin Kaisar akan keteteran hahaha"


("sayang apa kau pikir Kaisar sepelit itu, tapi sebenarnya memang begitu sih hahaha")


Zhang Fei tertawa miris di dalam hati sebenarnya Kaisar tidak perlu pelit. Hanya saja keuangan negara memang seperti itu .Jika tidak pintar mengatur keuangan ,negara mungkin akan bangkrut dalam waktu dekat.


Tapi ini adalah masalah Kaisar bukan masalah dari zhang Fei,eh Putri peipei.


Zhang Fei berencana untuk membuat ransum seperti ini 3 hari. itupun dalam durasi sekitar rp10.000 mangkuk tapi sepertinya antusias penduduk miskin tidak bisa dibaca.


Paling tidak dividen dari penghasilan anggur negara , masih bisa menutupi ransum selama 1 minggu jika dia mau.


Tapi orang masih tetap harus low profile.


karena itu sampai tidak harus terburu-buru membuat gebrakan semacam ini. Lagi pula dia tidak butuh dengan reputasi.


Ketika bubur nasi sudah siap, Koki istana dengan bangga membawanya ke pintu gerbang. Bubur nasi itu disajikan dalam periuk-periuk besar dan wangi yang menguar dari bubur itu membuat orang-orang yang berada di sekitar pintu gerbang semakin tertarik.


Dalam sekejap saja ,sebelum matahari sepenuhnya terbit, pintu gerbang telah dipenuhi oleh warga yang antusias untuk mendapatkan bagian dari bubur gratis yang diberikan oleh Putri Peipei.


Mereka berdesakan, tapi tetap dengan tertib menunggu giliran mereka untuk menerima hidangan yang lezat.


Koki istana berdiri di tengah kerumunan, dengan senyum hangat di wajahnya. Dia senang bisa berinteraksi langsung dengan cara seperti ini.


walaupun koki bukanlah orang yang pernah menjadi miskin tapi dia juga merasakan bagaimana sulitnya menjadi manusia yang tidak memiliki uang.


lihat saja bagaimana tipisnya tubuh mereka dan mata itu lebih besar daripada wajahnya sendiri.


Ditambah dengan musim dingin di mana tidak ada pekerjaan yang bisa dilakukan, bukankah ini hanya menunggu orang-orang untuk mati lebih awal.


"Ayo, nikmati bubur nasi ini dengan lahap! Semoga memberikan kehangatan dan kebahagiaan untuk kalian semua," kata koki itu dengan penuh semangat.


Nah, giliran para pengemis yang mulai memberikan pujian untuk putri peipei yang baru saja diangkat.


mereka tidak berbisik melainkan berteriak dengan keras.


"Ohh putri peipei, panjangkan umur dan sembuhkan Paman Pangeran agar kau bahagia dan memiliki anak yang banyak"


"Huhuhu aku sudah selalu antri dalam ransum gratis tapi baru kali ini merasakan ada nasi dan sup ayam yang harum huhuhu "


"Putri peipei, kami doakan agar Paman Pangeran bisa sembuh dan menjadi pangeran yang luar biasa"


"Putri...

__ADS_1


Antrian bergerak lancar dan setiap orang berbahagia ketika mereka menerima mangkuk bubur nasi yang hangat dari tangan Putri Peipei sendiri.


Semua itu membuat koki bahagia, dia tahu bahwa dengan setiap sendok bubur yang diberikan,akan memberikan kehangatan dan harapan di musim dingin ini.


ketika rakyat miskin berbahagia mendapatkan langsung gratis dengan rasa ayam. para bangsawan yang menyaksikan kejadian itu hanya bisa merengus dan menghentakkan kaki mereka ke tanah.


Putri istana kecil bukanlah siapa-siapa, dia bahkan adalah gadis yang tidak pernah keluar dari kabinetnya sebelum menikah.


Tapi pamornya naik seiring waktu ketika dia sudah menikah dengan paman.


Mungkinkah memiliki suami yang bodoh, membuat Gadis itu harus memutar otak agar bisa menjadi lebih cerdas dari wanita pada umumnya.


"Pamer, Putri Peipei adalah wanita yang belum pernah mengenal dunia sekarang dia sedang pamer.huh tunggu saja istana kecil jadi bangkrut"kata seorang bangsawan dengan kesal.


Keluarganya adalah salah satu orang yang pernah mencoba trik ini. tapi pada saat itu mereka tidak berani menghabiskan begitu banyak dana hanya untuk mencari reputasi.


Dengan begitu hanya ada papeda tanpa tambahan apapun yang disajikan.


Tapi sekarang orang-orang sedang memuji betapa bagusnya bubur nasi dan sup ayam di musim dingin ini.


Bagaimana mungkin dirinya tidak tersinggung.


Pembicaraan juga dilakukan di berbagai restoran mahal termasuk restoran milik sang Putri sendiri. Mereka tidak berani berbicara keras ,tapi jika itu sedang berada di dalam kotak. Apa salahnya meluahkan pemikiran yang membuatmu sedikit khawatir.


Seorang bangsawan masih mengatakan hal yang mirip pada temannya.


Tapi segera pemikiran itu disanggah lagi oleh teman yang lain.


"keluarga kita memiliki banyak uang dan mampu melakukan hal yang sama tapi perlu diingat ,dengan kemampuan keuangan keluarga. Itu masih harus dibagi dengan beberapa anak dan beberapa selir di rumah. Tapi bandingkan dengan putri istana kecil yang memilikinya sendirian. Ini hanya perbandingan antara 1 dan 10. Apa kau mengerti apa yang aku maksudkan?"


Mereka mendengar itu segera kempes seperti balon yang ditusuk dengan jarum.


Itu benar, sekaya-kayanya keluarga mereka. Kekayaan itu masih harus dibagi lagi dengan beberapa kelompok.


Jika seseorang memiliki keluarga besar masih ada nenek kakek dan para sepupu.


Dengan begitu jika anda menghitungnya secara benar uang yang bisa masuk ke kantongmu hanya sepersekiannya saja.


Dan jika dibandingkan dengan kekayaan istana kecil.


Itu memang satu dibanding dengan sepuluh.


Putri tidak memiliki ibu mertua dan juga tidak memiliki kakak ipar keponakan dan bahkan tidak memiliki selir untuk diadopsi di rumah.


Kekayaan istana kecil memang tidak sebanyak dari istana lain, apalagi jika dibandingkan dengan istana para pangeran.


Tapi pemikiran itu segera dibantah dengan pembagian satu dibanding 10 tadi.


Ah sebenarnya membagi bubur dengan jumlah itu hanya setetes air untuk istana kecil.


Sementara itu di lokasi pembagian bubur gratis,untuk memasak memerlukan waktu lebih dari dua jam tapi ketika pembagian itu hanya sekitar satu jam saja.


Ada sepuluh tempat untuk mengantri jadi antrian tidak akan sepanjang biasanya.


Ini cepat dan juga efisien.


Orang-orang yang mendapatkan mangkuk juga tidak makan di tempat melainkan pulang ke rumah mereka masing-masing.


Untuk penghematan satu mangkuk itu di tambahkan air satu panci dan jadilah bubur yang biasa mereka makan.


Sedangkan sup ayam , cukup tambahkan dengan beberapa sayuran dingin , kau bisa memanfaatkan itu selama dua hari makan.


Jika ada banyak orang yang antri, artinya,akan ada banyak hari untuk mereka mengisi perut kan.


Seseorang yang sudah mendapatkan mangkuk.Datang ketika koki menyelesaikan tugas nya,dia berkata.


"Tuan koki, tolong ucapkan terima kasih kepada sang putri atas hidangan hari ini.Aku benar-benar sudah tidak makan dari kemarin tapi hari ini masih bisa hidup dan menikmati bubur nasi yang lezat .Terima kasih atas sang putri dan semoga Paman Pangeran cepat sembuh"


Beberapa orang juga mengungkapkan hal yang sama dan berharap sang Putri juga menjadi istri yang bahagia dengan suami yang sempurna.


Zhang fei jelas mendengar doa ini dan dia hanya tersenyum sinis .Hanya dia saja yang mengetahui jika Paman Pangeran sebenarnya normal dan baik-baik saja.


"Ohh , jangan khawatir Tuan Putri mengatakan ransum masih akan dibagikan dalam 3 hari. Ini baru hari pertama dan kau bisa mengantri untuk besok"Kata koki sambil menepuk pundak pria miskin dengan baju tambalan itu.


"Hah , besok dan lusa?"


Koki segera tersenyum dan pergi dengan panci panci yang sudah di kemas.


Kereta kuda pergi di bawah tatapan mata orang orang yang berharap , kereta kuda itu akan kembali lagi besok.

__ADS_1


__ADS_2