
Zhang Fei berada di halaman istana, duduk di sebuah bangku yang dikelilingi oleh taman indah. Dia mengenakan pakaian tradisional era tersebut, dengan jubah panjang dan lebar yang terbuat dari sutra yang berwarna-warni. Di kepalanya, dia memakai sebuah topi bulu yang mencolok.
Di sebelahnya, duduk paman pangeran yang juga mengenakan pakaian serupa. Mereka menikmati suasana sore yang tenang, dengan cahaya matahari yang memancar lembut melalui dedaunan pohon.
Di atas meja kayu yang indah, terdapat sajian sore yang disajikan dengan indah. Ada segelas teh hangat yang mengeluarkan aroma harum, disertai dengan piring-piring kecil yang berisi makanan penutup yang menggugah selera. Ada kue-kue manis berlapis, buah-buahan segar yang diiris dengan cantik, dan juga beberapa kudapan kecil yang terbuat dari kacang-kacangan dan biji-bijian.
Zhang Fei dan paman pangeran mengobrol dengan penuh keceriaan sambil menikmati makanan penutup dan menyeruput teh hangat.
Mereka tertawa kecil dan mulai memakan beberapa makanan penutup yang ada di atas meja. Namun, tiba-tiba, gadis Persik muncul di hadapan mereka.
"mohon maafkan rendahan ini karena mengganggu.Tapi rendahan ini ingin menunjukkan bahwa anggur dari Zhuangzi sudah disiapkan.Sangat enak dan segar"
Zhang Fei sangat senang dengan kabar ini tapi dia ingin Paman Pangeran menjadi juri dalam menentukan anggur yang terbaik diantara dua anggur.
"Gadis Persik, pergilah kamu menyajikan dua anggur itu dalam dua gelas yang mirip. Aku ingin mencoba keduanya secara terpisah. tapi pastikan jika kau ingat gelas mana yang di isi dengan anggur yang mana, mengerti?"
"Tentu Putri istana kecil, rendahan akan mempersiapkannya untuk Anda"
Gadis Persik mengambil dua gelas kecil yang serupa dan dengan cekatan menuangkan anggur dari dua tempat anggur yang berbeda ke dalam masing-masing gelas. Dia dengan hati-hati meletakkan gelas-gelas tersebut di atas meja di depan Zhang Fei.
Tidak lupa dia menandai gelas-gelas itu yang mudah dikenali.
Tidak lama kemudian gadis Persik segera menyajikan Paman pangeran dan Zhang Fei dengan 2 gelas masing masing berisi anggur kepada mereka berdua.
Setelah menyajikan semuanya gadis Persik mundur beberapa langkah untuk menunggu perintah selanjutnya dari Zhang Fei.
Dengan kondisi ini gadis Persik sendiri tidak bisa melihat apa yang dilakukan oleh pasangan tersebut.
Gadis persik tidak berpikir jika Paman Pangeran mampu menganalisa rasa anggur itu.Tapi jika sudah perintah sang Putri dia juga tidak bisa berkomentar lagi.
Zhang Fei dengan mata yang berbinar-binar mengamati gelas-gelas itu." paman pangeran, aku ingin melihat perbedaan di antara keduanya"
Sementara itu Paman Pangeran bertanya apa yang mereka lakukan.
"Ada apa dengan dua gelas anggur itu, putri?"
"Oh Paman Pangeran, saya ingin mencoba kedua anggur ini secara terpisah dan melihat perbedaannya"
Segera Paman Pangeran mengerti apa yang dimaksud oleh istrinya ini.
"Hahaha Bagus ide ini ! Aku juga penasaran. Ayo, berikan aku satu gelas"
Zhang Fei memberikan salah satu gelas anggur kepada Paman Pangeran, sementara dia memegang yang lainnya. Mereka berdua melihat satu sama lain dengan ekspresi antusias.
Paman Pangeran memegang gelas anggur dan mencium aromanya.
"Hem Aroma anggur ini memang sangat menarik. Baiklah, mari kita cicipi bersama-sama"
Mereka berdua mengangkat gelas mereka dan mencicipi anggur yang ada di dalamnya. Paman Pangeran mengamati dan mencoba merasakan setiap nuansa rasa yang ada.
Satu persatu gelas dicicipi dan dia segera memikirkan perbandingan rasa dari satu gelas ke gelas yang lain.
Pada akhirnya dia menunjuk ke satu gelas dan berkata."Hmm, anggur di gelas ini memiliki aroma yang lebih harum dan rasa yang lebih kuat. Ini benar-benar menggugah selera!"
"Hahaha Aku setuju, Paman Pangeran. Anggur ini memang istimewa. aku juga merasakan jika gelas ini adalah gelas yang terbaik diantara dua gelas.hem rasanya masih melekat pada lidah dengan manis yang tidak begitu manis. tapi sampai saat ini kita tidak tahu gelas mana yang merupakan anggur dari Zhuangzi Kita " kata zhang Fei gembira.
Ingin rasanya dia bertanya kepada sistem tentang asal anggur yang dikatakan terbaik ini. Namun begitu sampai harus menahan diri dan membiarkan gadis Persik memberikan jawabannya.
Mungkin reaksi dari gadis Persik itu akan membuat sensasi yang berbeda.
" Gadis Persik, ayo mendekat"Panggil Zhang Fei.
__ADS_1
Gadis Persik dengan senyuman ramah mendekat ke arah Zhang Fei, memperhatikan dengan seksama apa yang ingin dia tanyakan.Sementara itu Paman Pangeran tidak berbicara lagi karena di depan orang lain termasuk di depan gadis Persik dia masihlah pria dewasa yang memiliki otak anak-anak.
Karena itu ketika gadis Persik meliriknya dia hanya memamerkan senyum konyol dan sesekali menjulurkan lidah untuk mengejek gadis Persik. Sungguh tidak ada aura laki-laki dewasa yang penuh dengan hormon seorang pria Jika dia sudah menampilkan sosok bodohnya.
"Putri"Sapa gadis persik pelan.
" Lihatlah gelas ini, anggur yang ada di dalamnya berasal dari mana?"
" Tuan Putri ,minuman yang ada di gelas itu berasal dari anggur Zhuangzi. bagaimana menurut Tuan Putri rasanya apakah dia lebih baik?"kata gadis Persib yang malah balik bertanya tanpa ragu.
Sejauh ini dia sendiri tidak mencicipi secara langsung rasa dari anggur tersebut
"Sungguh luar biasa, Gadis persik! Putri ini sangat senang mendengarnya"
meski rasa dan aromanya tidak sekental yang dibuat di dunia modern tapi ini sudah mendekati sekitar 60%. namun begitu rasa dan aroma ini belum pernah dilihat oleh orang di negara dayun ini.
Bahkan anggur terbaik dari tokoh terbaik juga tertinggal beberapa langkah jika dibandingkan dengan anggur fermentasi buatannya.
Dalam kegembiraannya, Zhang Fei melepaskan tusuk sanggulnya yang terbuat dari giok murni. Ia memberikan tusuk sanggul itu kepada Gadis Persik sebagai hadiah.
Zhang Fei berkata pada Gadis persik sambil menyerahkan tusuk sanggul." Ini sebagai tanda terima kasihku. Tusuk sanggul ini terbuat dari giok murni, simpan untuk menambah mahar mu "
" Tuan putri, ini begitu indah dan berharga!"
Mata Gadis persik berbinar binar melihat Hiasan kepala itu.Ini cantik sekali.
Sementara itu, Paman Pangeran tetap tersenyum konyol sepanjang percakapan mereka. Ia terlihat senang dengan kebahagiaan Zhang Fei dan Gadis Persik. Kadang-kadang, dia menyela pembicaraan mereka dengan tingkah laku anak-anak yang kocak, menambah keceriaan suasana.
Beberapa saat kemudian gadis Persik diminta pergi lagi oleh Zhang Fei karena dia ingin berduaan dengan paman pangeran.
Hanya setelah gadis Persik pergi Paman Pangeran berbicara normal lagi.
"Terima kasih, Paman Pangeran! Saya senang Anda menikmati rasanya. Anggur dari Zhuangzi memang istimewa, hahaha "
"Benar-benar luar biasa! Kamu tidak hanya pandai dalam menghasilkan anggur yang lezat, tapi juga cerdas dalam bisnis. Saya yakin minuman anggur ini akan laku keras di pasaran, dan kamu akan mendapatkan keuntungan yang tidak sedikit"
" Apa yang Anda sarankan, Paman Pangeran? Apakah kami harus menjual anggur ini ke luar kota juga?"
"Oh tentu saja! Pikirkan tentang peluang besar di luar sana.Tidak hanya di ibukota tetapi juga di kota-kota lain ,Aku yakin anggur dari Zhuangzi akan menjadi sorotan di mana pun ia dipasarkan"
Mereka melanjutkan pembicaraan tentang rencana pemasaran anggur dan potensi keuntungan yang bisa mereka dapatkan.
Paman Pangeran memberikan dorongan dan dukungan penuh kepada Zhang Fei .Dia percaya bahwa zhang Fei memiliki kecerdasan dan keterampilan yang diperlukan untuk kesuksesan dalam dunia bisnis.
Mereka berdua berbicara panjang lebar tapi tidak tahu jika sebenarnya di saat yang sama anggur dari Zhuangzi juga sudah tiba di kamar kerja Kaisar.
Dalam ruang kerja Kaisar yang tenang, sebuah gelas kecil berisi anggur dari Zhuangzi telah disajikan di atas meja. Kaisar duduk dengan sikap anggun, menatap gelas dengan penuh perhatian. Kasim tua berdiri di dekatnya, dengan tatapan yang tajam tapi kepala nya sedikit menunduk begitu juga dengan pinggangnya.
Kaisar mengangkat gelas dengan lembut dan berkata."Anggur dari Zhuangzi paman pangeran, hehehe sebuah minuman yang sangat diantisipasi. Aroma nya saja sepertinya begitu menjanjikan"
Kasim tua tetap diam, tetapi matanya terus memperhatikan Kaisar dengan ketelitian.
Kaisar memperhatikan kejernihan anggur yang mengisi gelas tersebut. Cairan itu seperti kristal yang mengkilap, memantulkan cahaya dengan sempurna. Ketika Kaisar membawa gelas ke bibirnya, rona merah anggur yang transparan mencerminkan keindahan kerajaan.
Kaisar menghirup aroma nya
yang melayang di udara dengan perlahan."Hmm...
Kaisar merasakan rasa anggur yang menyelimuti lidahnya dengan lembut. Rasa manis yang begitu halus dan menyegarkan, bersatu dengan aroma yang menggoda indera penciumannya. Lidahnya yang sensitif dengan mudah bisa membedakan kualitas dan keaslian anggur ini hanya dalam satu tegukan.
Kaisar segera tersenyum puas."Anggur ini sungguh luar biasa. Rasa aslinya begitu autentik, menggoda lidah dengan kelembutan dan keharuman yang begitu kuat. Zhuangzi Paman pangeran telah menciptakan minuman yang patut dipuji"
__ADS_1
Kasim tua mengangguk setuju tapi dia tetap tanpa suara
Dalam keheningan ruang kerja, Kaisar menikmati setiap tegukan anggur dengan penuh keterpesonaan. Lidahnya merasakan kelezatan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya, dan anggur dari Zhuangzi memberikan pengalaman baru yang luar biasa baginya.
Kasim tua dengan tatapannya yang tajam, mengamati reaksi Kaisar dengan senyum kecil yang tersembunyi di balik wajahnya yang tenang.
Kaisar masih menyesap minuman ini sambil tersenyum." Anggur ini sungguh luar biasa. Rasa dan aroma yang begitu kuat dan autentik. Zhang Fei memang memiliki kemampuan yang luar biasa dalam menanam dan membuat anggur"
Sungguh dia adalah gadis yang berpengetahuan luas. Anggur yang tidak bisa ditanam di negara ini benar-benar ditanaminya hanya dengan jentikan jari.
Jika saja metode menanam anggur ini dimiliki oleh kerajaan. Bukankah harga jualnya ke negara tetangga akan lebih menambah kas negara.
Bukan saja dia mampu menanam anggur tapi katanya dia juga menampung ikan di perairan sehingga tidak perlu memancing untuk memenuhi kebutuhan restoran.
Dan sekarang masih ada metode pembuatan minuman anggur. bukan saja kualitasnya yang bisa dilihat dengan mata telanjang melalui kejernihan.
tapi juga rasanya yang benar-benar tidak pernah dirasakan oleh lidah seorang Kaisar sekalipun.
Jika saja..
Tiba-tiba Kaisar menjadi marah dan melempar gelas porselen ke lantai dengan keras, menyebabkan gelas itu pecah berantakan.
Brak...
Kasim tua yang berdiri dengan patuh disisinya tidak bergerak hanya mengeryitkan dahinya sedikit.
"Mengapa dia melakukannya tanpa memberitahuku sebagai Kaisar? Bukankah ini adalah hal yang baik yang seharusnya dibagikan dan diinformasikan kepada Kaisar ini? Seperti halnya metode membuat garam yang dia berikan sebelumnya!"kata Kaisar dengan wajah yang tidak sedap dipandang mata.
Kesalahpahaman dan ketidakpuasan meluap dalam hati Kaisar. Rasa curiga pun mulai muncul dalam benaknya, ditujukan kepada Zhang Fei, putri dari istana kecil. Kaisar merasa bahwa Zhang Fei sengaja menyembunyikan informasi ini darinya, dan itu membuatnya merasa dicurangi dan tidak dihormati sebagai Kaisar.
" Mengapa dia berbuat seperti ini? Apa maksudnya? Apakah ada motif tersembunyi di balik perbuatannya? Aku harus mencari tahu kebenaran di balik ini"pikir kaisar lagi.
Tiba-tiba saja sang Kaisar berbalik dan menetap Kasim tua sebelum dia bertanya," Kasim Tua, menurut mu apakah ada motif tersembunyi yang dimiliki oleh Zhang Fei? Mengapa dia menyembunyikan metode penanaman anggur dan pembuatan minuman anggur beralkohol ini dari kaisar ini?"
Kasim Tua sangat memahami pemikiran Kaisar, namun dia bukanlah orang yang cocok untuk ditanyai dalam hal yang seperti ini. jawaban dari yang yang keluar dari mulutnya adalah jawaban yang sesuai dengan referensi dari Kaisar sendiri.
" Yang Mulia Kasim ini memahami kekhawatiranmu. Kami telah mengawasinya dengan cermat. Namun, Kasim ini tidak melihat ada tanda-tanda tersembunyi dalam tindakannya"
"Tapi mengapa dia menyimpan metode ini dariku? Kenapa dia tidak berbagi pengetahuannya tentang anggur dengan Kaisar ini ?" kata Kaisar lagi dengan geram.
Pemasukan yang didapat dari dana-dana garam benar-benar membuat Kaisar senang dan ini menghilangkan rasa kekhawatirannya tentang dana yang tidak mencukupi di setiap kuartal.
Tapi Kaisar mana yang tidak ingin dana kas negara itu berlebih dari target pengeluaran.
" Yang Mulia Zhang Fei adalah seorang gadis yang cerdas dan bijaksana. Mungkin dia memiliki pertimbangan khusus dalam menyimpan metode ini. Mungkin dia ingin menguji kebijaksanaanmu atau mungkin ada alasan lain yang belum kita ketahui"
Jika saja zhangvey mendengar ini mungkin dia akan menjawab dengan ringan.
"itu karena Kaisar tidak mau membayar, metode garam adalah gratis dan sampai saat ini istana kecil masih harus membeli garam untuk keperluan mereka sendiri.Hei enak di Kaisar nggak enak di Putri istana kecil hehehe"
Namun begitu Kaisar sama sekali tidak tahu apa yang dipikirkan oleh Zhang Fei tentang dirinya.
saat ini dia masih mendengar nasehat dari Kasim tua.
"Yang Mulia, Kasim tua ini menyarankanmu untuk tetap tenang dan bijaksana dalam menghadapinya. Periksalah dengan seksama niat dan tindakan Zhang Fei sebelum membuat keputusan yang drastis. Ingatlah bahwa sebagai Kaisar, tindakan harus didasarkan pada kebijaksanaan dan keadilan"
Dalam kebingungan dan kekhawatirannya, Kaisar berusaha menjaga ketenangan dan kebijaksanaannya.
"Ayo perintahkan putri istana, datang menghadap Kaisar ini besok setelah harapan pagi ke ruang kerja"kata nya pada kasim tua.
Kasim tua itu menganggukkan kepala dan diam di tempat perintah ini akan dilaksanakan melalui dekrit dan itu memerlukan tanda tangan dari Kaisar secara langsung.
__ADS_1