
Dalam perjalanannya menuju ke hunian yang dimaksudkan oleh pengurus Zhuangzi, zhang Fey mulai mendapati ada situasi yang salah.
Tanaman padi atau gandum termasuk jenis rumput yang mempunyai rumpun yang kuat.
Di abad 21 mungkin ada benih varietas baru.Jenis yang tahan dengan air asin tapi untuk di era ini itu sangatlah tidak mungkin.
Selain alasan yang dikatakan oleh ketua juang di alasan ini juga bisa dijadikan sebab karena hasil padinya tidak begitu banyak.Lagi pula orang di zaman ini menanam padi hanya berlaku dalam satu tahun sekali.
Dua pria di depannya ini berpikir jika sang Putri merasa kagum dengan apa yang sudah mereka hasilkan kali ini meskipun jumlahnya tidak sebanyak tahun kemarin.
Lagi pula baru kali ini kan Putri melihat bagaimana cara orang memanen padi. tapi yang mereka pikirkan sebenarnya tidak terjadi karena sampai saat ini sedang berkomunikasi dengan sistemnya.
Dia bertanya tumbuhan apa yang kiranya cocok untuk ditanam pada lahan yang sekarang mereka lihat.
("Anggur , menurut tanah dan konturnya ini sangat cocok ditanam dengan anggur")
"Anggur? yang bisa bikin minuman beralkohol itu?" tanya zhang Fey.
(Ya benar,sayang seratus untuk kamu")
Tanah yang baik untuk menanam anggur adalah tanah yang mengandung pasir lempung berpasir subur dan juga gembur .Tanah ini juga perlu banyak mengandung humus dan hara yang sangat dibutuhkan.
lokasi pinggir pantai ini menurut sistem sudah sangat cocok untuk ditanami oleh anggur.
Anggur sebenarnya tidak membutuhkan hujan yang begitu sering .Karena hujan lebat bisa membuat tanaman mudah terkena penyakit dan pertumbuhannya jadi terhambat.
Begitu juga dengan kondisi yang berkabut karena bisa memicu munculnya penyakit cendawan daun. Oleh karena itu anggur tidak bisa ditanam di dataran menengah hingga tinggi.
Zhang Fei melihat lokasi di mana padi sedang dipanen. Sebenarnya lahan ini sangat tidak cocok untuk menanam padi.Entah kenapa tuan tanah menginginkan itu mungkin ini berpikir kebutuhan dasar harus bisa dipenuhi dan setelahnya dia tidak begitu peduli sama sekali.
"setelah panen bersiap-siaplah kita tidak akan menanam padi lagi.
"jika kita tidak menanam padi lalu kita akan menanam apa Putri?"tanya ketua penyewa heran.
"kita akan menanam anggur,kau tahu anggur kan?" kata zhang Fey dengan percaya diri.
"Ehh anggur?" bukan dua orang ini saja bahkan Paman pangeran juga terkejut mendengarnya.
Hanya bangsawan yang bisa memakan buah jenis ini. Biasanya buah ini didapatkan di pegunungan yang jauh. ketika buah ini dibawa ke ibukota itu sudah hampir busuk.
Namun begitu Paman pangeran hanya bersikap untuk melihat lihat. Dia tahu kemampuan istrinya ini bukanlah hal yang bisa dibandingkan dengan orang lain.
Jika benar menanam anggur tidak sesulit itu maka ini adalah hal yang bagus untuk ibu kota.
dua ayah dan anak di depannya ini tidak bisa membantah karena ini adalah permintaan dari tuan tanah mereka hanya setuju saja.
Asalkan biaya dan benih dikeluarkan oleh tuan rumah tentu itu tidak akan jadi masalah untuk mereka.
Zhang Fei sama sekali tidak memiliki pengalaman untuk menanam pohon anggur tapi melalui sistem dia bisa mengetahui bagaimana cara melakukan.
Bukankah dia juga pernah melihat di dalam video bagaimana cara memetik anggur yang gemuk dan berair.
jika ini berhasil dana yang didapatkan dari penjualan buah ini akan lebih banyak dibandingkan penghasilan abadi dan gandum yang ditanam dalam satu tahun.
Tapi dia tidak berencana untuk menjualnya, melainkan anggur merah. keuntungan dari sini pasti akan berlipat ganda.
Hehehe zhang Fey tahu jika di sini juga ada produksi anggur yang dibeli di negara tetangga atau diproduksi sendiri tapi rasanya pasti sudah jauh berbeda dari anggur akan menjadi proses dengan resep dari mama sistem.
Prosesnya sedikit sederhana tapi sudah modernisasi, jadi rasanya lebih manis dan tingkat alkoholnya akan lebih tinggi.
ketika mereka menikah dulu Paman pangeran minum banyak tapi dia tidak pernah sampai mabuk. bahkan dirinya mengklaim jika dia anti mabuk.
Setelah mencobanya sampai baru menyadari jika sebenarnya tingkat alkoholnya rendah. Sebab itulah orang tidak mudah mabuk meskipun meminumnya dalam jumlah yang banyak.
Tapi dengan resep Mama sistem, tidak perlu menghabiskan satu botol. Paman pangeran dan orang-orang yang mengaku anti mabuk pasti sudah tumbang lebih awal.
Bukankah ini hanyalah salah satu jalan dari menghasilkan uang.
__ADS_1
"nantinya tanaman anggur ini harus diberi naungan di area terbuka.kau tau?" kata zhang Fey.
"Baik Putri "
"sementara itu harus ada parit di sini parit ini berfungsi menjadi distin drainase di kebun agar tidak ada genangan air" zhang Fey meminta gadis Persik menuliskan segalanya pada kertas dan juga kuas yang selalu standby.
Tentu saja ini akan diberikan pada pengurus agar dia lebih memperhatikan area penanaman anggurnya.
"merawat tanaman anggur ini sebenarnya tidak begitu susah, nanti aku akan mengirimkan benihnya langsung kalian sudah harus bersiap ketika padi sudah selesai dipanen"
Dua pria itu hanya mengganggukan kepala seolah-olah mengerti .Padahal mereka tidak mengerti sama. Mereka adalah petani padi dan juga gandum tapi sekarang diminta untuk menanam buah dengan nama anggur.
Kau tau anggur tidak pernah ditanam di negara ini tapi didapatkan dari negara lain yang jauh. Karena itu hanya para bangsawan saja yang bisa memakan buah jenis ini.
Tapi putri istana meminta mereka mencoba menanamnya. Jika ini berhasil maka kerugian mungkin bisa ditambal tapi bagaimana jika ini gagal.
Bukankah yang tidak akan mendapat makanan itu para petani.
Zhang Fei tidak mendengar apa yang dipikirkan oleh orang-orang di depannya ini. Dia berbicara tentang hal-hal penanaman pohon anggur.
Gadis persik pula mulai menuliskan persiapan-persiapan dasar lahan untuk memulai produk penanaman anggur.
"kalian harus membajaknya dengan benar karena tidak boleh meninggalkan sisa-sisa atau gulma dari panen padi kali ini"
"baik Putri"
Zhang Fei begitu bersemangat sekali ketika dia membicarakan tentang masalah anggur yang akan ditanam diproduksi di sini.
Dia tidak berpikir tentang keseluruhan penyewaan dari tadi mengikuti dari belakang tanpa mengeluarkan satu patah kata pun.
Ketika dia sadar itu sudah tiba di depan rumah kecil.
Ketika dirinya berbalik untuk menyapa semua orang pada saat itulah dia menyadari ratusan orang ini.
"Mama Sebenarnya ada apa kok rasanya aneh gini"
"oh ya Putri ini sampai lupa karena saking bersemangatnya, kami akan menginap di sini jika ada masalah datang dan tanyakanlah"kata zhang Fey yang asal bicara.
"Tuan Hui, aku melihat begitu banyak pohon kelapa. Kirimkan yang muda, Aku ingin meminum air dan dagingnya" kata sampe lagi.
Tanah pertanian ini benar-benar langsung menghadap ke laut. Itu tidak langsung sih ada bukit kecil yang menghalangi tapi tidak menghalangi pandanganmu ke arah Pantai.
Di atas bukit ada beberapa pepohonan yang cukup dikenal. Ini adalah mangga dan juga jeruk selain daripada pohon kelapa.
Sayang belum musim mangga tapi jika kelapa tentu tidak memerlukan musim untuk menikmatinya.
"Tuan hui pergilah ke untuk membeli 3 ekor babi besar. pastikan semua orang makan enak malam ini" kata zhang Fey.
Mata ayah dan anak itu membesar ketika mendengarnya. Tuan tanah tidak pernah datang tapi ketika ada tuan tanah yang baru , tidak hanya datang tapi justru memberikan tiga ekor babi besar.
Dengan mata yang berkaca-kaca segera beberapa keping perak jatuh di tangan pria ini. Akibatnya pria ini bergegas untuk keluar dari Zhuangzi untuk membeli 3 ekor babi besar.
Malam ini seluruh penyewa akan makan daging.
Sementara itu pengurus Zhuangzi yang notabene adalah pria ayah dari pria yang belaian tadi. Diminta untuk menyesuaikan semua penyewa.
Sistem mengatakan penyewa disini hidup dengan cara yang tidak layak. tidak ada bedanya dengan para petani di desa-desa kecil. Hanya saja mereka tidak bisa disebut sebagai budak belian.
"Putri, apa kau pikir tempat ini masih bisa ditanami dengan anggur?"Kata paman pangeran ketika semua orang sudah pergi dari tempat. dia ingin bertanya dari tadi hanya saja tidak ada waktu yang cocok.
"kita harus mencoba dulu jika gagal juga tidak akan rugi. Paman pangeran harus melihat sebenarnya kekayaan alam dijual di Zhuangzi ini sangat besar hanya saja kalian tidak bisa mengelolanya" kata zhang Fey.
"kekayaan alam bagaimana itu hanyalah laut. kudengar kau bisa membuat garam dengan laut .tapi tahukah Putri pembuatan garam secara pribadi itu tidak diperbolehkan oleh kerajaan?"
"Ya itu benar, Tapi Tidak kah Paman pangeran berpikir ada harta lain ya di dalam Laut selain daripada garam?"
"apa ikan kah? kami pernah berpikir sebelumnya. ada beberapa nelayan yang dibawa kemarin. tapi penghasilan sangat tidak cocok karena ikan cepat busuk, ketika penghasilan ikan banyak harga penjualannya segera merosot tajam. karena itu tidak ada lagi nelayan yang mau menyewa tempat di sini. lagi pula jika mereka menjadi nelayan di tempat sendiri pajak juga tidak perlu" kata paman pangeran.
__ADS_1
"Hahaha, kalau begitu aku akan membuat tambak ikan.Ohh aku akan memberikan sketsa gambarnya pada gadis Persik nanti"
Zhang Fei pikir mereka juga memiliki restoran bukan restoran ini mungkin memerlukan ikan sebagai pasokannya.
jika seseorang membuat restoran dengan menu ikan di ibukota. ada banyak saingan harga juga bisa turun seperti yang dikatakan oleh papan pangeran tadi ini dikarenakan daerah mereka lebih dekat dengan laut sehingga penghasilan terbanyak tentu saja adalah ikan.
Tapi sayang saya pikir dia pasti memiliki banyak restoran lain di berbagai daerah nantinya. Jadi ikan-ikan ini tidak akan dikonsumsi di ibukota tapi akan langsung dikirim ke berbagai kota pilihan.
tapi yang ingin dipelihara di sini bukanlah ikan saja. masih ada banyak hal yang bisa dibudidayakan di tempat yang luas ini.
Tidak bisakah mereka memelihara ayam untuk telur atau bebek.
atau bisa meminta seseorang yang jauh untuk mengirimkan anak-anak kelinci. mereka bisa dibudidayakan.
ibukota sangat jauh dari pegunungan jadi untuk memakan barang-barang liar seperti itu harganya akan terus meningkat dari waktu ke waktu.
Jadi lebih baik juang di ini menjaga pasokan itu walau untuk digunakan sendiri.
Selain penghasilan yang akan lumayan, para penyewa juga bisa makan daging tanpa khawatir.
Mendengar ide-ide dari istrinya ini. paman pangeran tercengang lagi. Asalnya tempat ini adalah pesisir yang hanya menanam beberapa pohon kelapa mangga dan jeruk .tapi mereka juga mengandalkan padi untuk memenuhi lumbung beras di istana kecil.
Tapi begitu putri istana datang ke Zhuangzi, mereka tidak lagi menanam padi tapi mencoba menanam anggur.
Bukan saja anggur dia juga ingin menjaga ikan agar tidak lari. Bahkan ingin membeli memelihara beberapa jenis ternak.
Sebenarnya apa yang dipikirkan oleh Putri saat ini. kenapa di dalam otaknya ada begitu banyak ide yang sungguh tidak masuk akal.
Perlu diketahui bukan itu kegunaan dari Zhuangzi bagi para bangsawan.
"Putri apa kau tahu fungsi sebenarnya Zhuangzi ini?"
"Tentu saja aku tahu kalian para bangsawan hanya ingin membeli dan memilikinya untuk pamer kan?"
"baru sekarang aku bisa mendengar ada orang yang membeli harta demi bisa pamer. Putri kau salah besar Sebenarnya ini adalah untuk memenuhi masalah di istana kecil. kita ada begitu banyak bawahan yang perlu diberi makan jika semuanya dibeli maka jatah dari negara tidak akan cukup"
"tapi jika pohon anggurku berhasil dan mendatangkan uang bukankah itu sama saja. beli saja beras dengan uang yang dihasilkan. jadi apa bedanya?"
"tidak ada bedanya cuman Putri berpikir sebagai seorang pedagang. oh Paman pangeran ini lupa jika putri memang keturunan pedagang bukan. selalu memikirkan untung dan rugi hehehe"Kata paman pangeran yang mulai berbicara dengan nada mengejek.
"ada apa dengan para pedagang ada apa dengan para petani? kaisar ada karena ada rakyatnya bukan. Jadi paman pangeran berpikir rakyat itu membutuhkan seorang kaisar? hah salah besar, itu adalah kaisar yang membutuhkan rakyat"
"undang-undang mengatakan penduduk kecil itu harus membayar pajak sekian dan sekian. Sulit untuk rakyat kecil memenuhi pajak yang sebesar itu. setelah begitu banyak usaha mereka hanya mendapatkan segelintir. sedangkan para bangsawan menikmatinya dengan terbahak-bahak di restoran mahal.Mungkin ketika para petani sudah tidak lagi mau menanam padi dan gandum.Baru pada saat itu kami mengetahui betapa pentingnya para petani"
"Putri ini ingin lihat apakah para bangsawan yang mulia ini bisa hidup tanpa pajak yang diberikan oleh rakyat kecil, jangan pernah munafik pangeran. Kau berpura-pura bodoh selama puluhan tahun tapi walau bagaimanapun kau masih bisa makan.Hanya orang yang pernah lapar lah yang menghargai nasi"
Entah kenapa mereka berdua berdebat lagi dan ini dimulai karena perbedaan pemikiran mengenai pajak.
Paman pangeran malah mendukung pajak ini untuk pembangunan negara dan dana ini juga diperlukan untuk membiayai militer yang jumlahnya ratusan dan ribuan orang.
Pajak tidak diambil semena-mena untuk keuntungan pribadi ini juga untuk rakyat artinya dari rakyat dan untuk rakyat.
Tapi zhang Fey tidak mengatakan negara ini tidak memerlukan pajak .Tapi kenapa tidak pajak ini disamaratakan saja antara orang miskin dan juga orang kaya. Antara kelas bawah dan juga kelas atas.
"Tidak bisa kan, hahaha" sergah zhang Fey.
"tapi Putri pengaturan seperti ini sudah berabad-abad dan mungkin belum ada yang berpikir untuk mengubahnya"
"belum ada atau tidak mau itu adalah hal yang berbeda pangeran" kata zhang Fey
"Ohh jangan lupa negara ini juga bergantung dengan pedagang yang sudah membawa uang banyak untuk kekaisaran ini. bahkan kaisar sendiri juga seorang pedagang ,buktinya dia sedang menjual garam bukan? hah para bangsawan semuanya munafik" sambung zhang Fey lagi
Jika sudah berdebat begini sulit untuk paman pangeran menang. Tapi ini sudah biasa di antara mereka berdua. Yang tidak biasa takutnya ada yang mengintip dan melaporkan apa yang diperdebatkan oleh pasangan ini.
Hanya saja sistem tidak akan membiarkan ada orang yang menguping.Jika ada yang menguping itu adalah sistem sendiri.
Senangnya mendengarkan drama di depan pintumu bukan.
__ADS_1