Sistem Gosip Putri Ke Empat

Sistem Gosip Putri Ke Empat
123


__ADS_3

Zhang Fei duduk dengan anggun di taman istana yang penuh dengan pohon Persik yang sedang berbunga indah. Cahaya matahari memancar hangat, menciptakan suasana yang menenangkan di sekitarnya. Dia mengenakan gaun yang terbuat dari sutra berwarna merah anggun, dengan bordiran emas yang rumit di sepanjang pinggang dan kerahnya. Gaun itu memiliki potongan yang elegan, menggambarkan statusnya sebagai seorang putri dengan sempurna.


Gadis Persik hari ini mengenakan pakaian yang terbuat dari kain katun yang lembut dan nyaman. Gaunnya memiliki potongan longgar dengan lengan pendek dan panjang hingga pergelangan tangan. Warna yang umum digunakan adalah putih atau warna terang lainnya. Pakaian ini memberikan kesan kesederhanaan dan kesopanan, serta memungkinkan gerakan yang mudah saat melayani zhang Fey.


Mawar mengenakan pakaian yang modelnya mirip dengan gadis Persib tapi Mawar memilih warna merah muda yang lembut, mencerminkan kelembutan dan keanggunan. Potongan pakaian yang longgar dan elegan memberikan kesan kemewahan, namun tetap sesuai dengan statusnya sebagai pelayan.


Begitu juga dengan pakaian yang dipakai oleh melati, dia memilih warna pakaian biru laut tapi Pada pakaian ini, melati juga memakai pita atau ikat pinggang di pinggangnya, menambahkan sentuhan feminin pada penampilannya.


Dengan memperhatikan tata cara berpakaian seperti ini, ketiga pelayan budak dapat menunjukkan kesopanan dan kerendahan hati mereka saat melayani di samping sang Putri.


Zhang Fei duduk dengan sikap yang anggun, memandangi pohon Persik yang sedang berbunga dengan tatapan yang penuh pesona. Dia memegang sehelai kipas sutra yang dihiasi dengan gambar-gambar halus, yang digunakan untuk menyejukkan dirinya dari panasnya cuaca.


"Sang Putri, apakah Anda ingin minum teh atau makanan ringan?" tanya Persik dengan lembut.


Zhang Fei tersenyum lembut kepadanya, "Aku akan minum teh dengan aroma melati hari ini. Dan tolong siapkan beberapa kue manis untuk dinikmati bersama."


Persik dan Melati saling bertatapan sejenak, kemudian mereka bergegas pergi untuk memenuhi permintaan Zhang Fei. Mereka bergerak dengan keanggunan, mengambil langkah yang lembut di antara pohon-pohon Persik yang berbunga.


Saat mereka pergi, Zhang Fei terdiam sejenak, menikmati keindahan taman yang mengelilinginya. Dia melihat kelopak bunga Persik yang melayang turun dari pohon, membawa keharuman yang menenangkan. Wajahnya dipenuhi oleh ketenangan, tetapi dalam benaknya, pikirannya melayang ke buku yang sedang ramai dibicarakan di istana.


Dia ingin mengetahui nasib Menteri yang ceritanya telah dikemas dalam sebuah buku yang baru-baru ini populer.


" Mama, aku ingin tahu bagaimana nasib Menteri tersebut setelah kisahnya dijadikan buku. Apakah ada informasi terbaru mengenai keadaannya?"


Sambil menunggu sistem gosip mencari informasi, zhang Fey menggenggam tangan erat. Dia tahu bahwa Menteri ini adalah pendukung Pangeran Ketiga, dan meskipun tujuannya adalah untuk mendukung Pangeran Ketiga, dia merasa sedikit prihatin dengan nasib Menteri tersebut.


Setelah beberapa saat, sistem gosip menemukan informasi yang diinginkan dan memberikan laporan kepada Sampe.


(Menurut informasi terbaru, nasib Menteri tersebut memang agak menyedihkan. Setelah ceritanya dijadikan buku, dia mengalami banyak kritik dan cemoohan dari kalangan bangsawan yang tidak setuju dengan perilaku nya.Menteri ini sedang berjuang untuk mempertahankan posisinya dan menghadapi tekanan politik yang cukup besar")


"Hehehe , siapa suruh dia berperilaku bejad seperti itu,kan"


("Ya di tempat kerja dia di intimidasi oleh beberapa rekan kerja dan para menteri yang selalu menghinanya. Di rumah dia juga direndahkan oleh keluarganya sendiri jadi tekanan yang didapatkan oleh menteri ini begitu besar sayang.hem tapi belum tahu ending sebenarnya dari kisah ini kan?")


"Entah lah, itu bukan urusan kita .Itu ada urusan dia ,walau bagaimanapun orang harus bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan sendiri" mata zhang Fei.


Tapi sudah pasti jika pangeran ketiga pasti akan marah lagi dan dia kemungkinan besar akan mengalami serangan darah tinggi kan,hem.


Tidak lama kemudian ,tiga pelayan budak, Persik, Mawar, dan Melati, kembali dengan penuh keterampilan membawa makanan ringan di tangan masing-masing. Mereka dengan penuh perhatian dan telaten mendekati Zhang Fey yang berada di pinggir kolam, dikelilingi oleh taman bunga yang indah.


Persik menghampiri Zhang Fey dengan nampan kecil berisi manisan persik yang lezat. Manisan ini terbuat dari buah persik yang matang sempurna, dikukus dengan gula yang memberikan rasa manis yang menyegarkan. Permukaan manisan yang lembut dipercantik dengan hiasan bunga persik dari gula yang membuatnya terlihat menawan.


Mawar membawa sebuah keranjang berisi kue-kue bunga yang cantik. Kue-kue ini terbuat dari adonan halus dengan aroma bunga seperti mawar, melati, dan teratai. Setiap kue dipanggang dengan hati-hati dan dihiasi dengan keterampilan yang mengagumkan, menciptakan komposisi warna dan tekstur yang indah.


Melati membawa sebuah teko kecil berisi teh melati yang harum. Teh ini dibuat dari dedaunan melati segar yang diseduh dengan air panas. Aromanya yang wangi dan rasanya yang lembut membuatnya menjadi minuman yang menyegarkan dan cocok untuk dinikmati di tengah suasana taman bunga yang tenang.


Dengan penuh keahlian, tiga pelayan budak itu meletakkan makanan ringan di depan Zhang Fey, dengan tatapan hormat dan senyum di wajah mereka. Zhang Fey melihat makanan yang tersaji dengan senang hati, menghargai keindahan dan kelembutan makanan yang telah disiapkan untuknya. Dia mengambil sejumput manisan persik, memasukkannya ke mulutnya dengan penuh kenikmatan. Rasanya yang manis dan segar membuat senyum muncul di wajahnya.


"ahh kehidupan seperti ini adalah sebuah impian mama, Hem....!"

__ADS_1


("Ya makan saja, lupakan mama ")


"Is kalau bisa , Ayo lah hehehe " ejek zhang Fey tersenyum senang.


("Dasar tuan rumah his..")


Zhang Fei sedang duduk dengan santainya di taman yang indah, menikmati kedamaian dan keindahan sekitar. Sinar matahari yang lembut menyinari wajahnya saat dia merasakan angin sepoi-sepoi yang menenangkan. Namun, keheningan tiba-tiba terpecah oleh kedatangan Paman Pangeran yang berpura-pura menjadi pria dewasa dengan pikiran anak-anak.


"Putri ku,peluk aku, Paman pangeran mu hahaha"kata nya dengan nada yang memalukan bagi zhang Fey.


Tentu saja zhang Fey tidak akan peduli dengan nya dengan gaya seperti itu tapi terkadang menarik juga bersandiwara sedikit, seperti seseorang yang mendapatkan mainan baru.


" Ah, Paman pangeran ku...apa yang membawa Anda kemari?"


Paman Pangeran menatap zhang Fey dengan mata yang polos ,"Hai, Sayang. Saya merasa bosan di istana, jadi saya memutuskan untuk menjenguk istriku yang paling cantik, tapi tidak ada hadiah hari ini?"


" Oh, Paman, Paman. Apakah Anda kembali dengan kemenangan yang baru? Apa lagi yang telah Anda lakukan untuk menghibur hati saya?"


"Hem Putri, apakah kau mau bermain kuda kudaan lagi siang ini? paman pangeran ini pandai main kuda kudaan, apa ini baik?"


Gadis Persik ???


Mawar ???


Melati???


Keduanya saling berhadapan, bermain peran dengan begitu baik sehingga orang-orang di sekitar mereka tidak menyadari kebenaran di balik hubungan mereka.


Gadis Persik berbisik kepada gadis Mawar dan Melati."Lihatlah mereka berdua, semakin dekat saja. Sepertinya kita tidak diperlukan di sini"


Mawar juga mengangguk setuju dengan kata kata gadis Persik tadi."Benar, kita mungkin sebaiknya meninggalkan mereka agar bisa berduaan saja.


Melati juga melirik dengan wajah cemas," Tapi apa yang akan mereka pikirkan jika kita meninggalkan mereka begitu saja?"


Gadis Persik menghela nafas," Yah, kita tidak punya pilihan. Kita harus menjaga privasi mereka dan memberi mereka waktu untuk berduaan"


Dengan hati yang berat, ketiga pelayan budak itu saling pandang dan setuju untuk menghormati privasi Zhang Fey dan Paman Pangeran dengan pergi meninggalkan taman. Mereka dengan hati-hati meninggalkan tempat itu tanpa menarik perhatian siapa pun.


Ketiga pelayan budak tersebut berjalan pergi dengan hati yang berat, meninggalkan Zhang Fey dan Paman Pangeran sendirian di taman yang indah. Mereka mengerti pentingnya privasi dan keintiman antara tuan mereka, dan mereka dengan cermat menjaga jarak untuk memberi mereka ruang yang mereka butuhkan.


Di saat mereka menjauh, Zhang Fey dan Paman Pangeran dapat menikmati waktu berdua yang mereka inginkan, sementara para pelayan budak dengan setia menunggu di tempat yang lebih jauh, siap kembali jika mereka dibutuhkan.


Paman Pangeran dan Zhang Fei duduk berhadapan di taman pribadi istana setelah para pelayan pergi dan Paman Pangeran mengambil nafas dalam-dalam sebelum berbicara dengan serius.


Paman Pangeran memandang zhang Fey dengan tatapan serius. Kemampuan informasi yang dimiliki oleh istrinya ini adalah kemampuan yang diperlukan pada saat-saat seperti sekarang. Zhang Fei bisa dikatakan adalah tonggak dari keberhasilan tentang niat paman pangeran untuk menggandeng pangeran ke-4 naik ke posisi putra mahkota.


" Putri,ada kabar yang perlu aku sampaikan padamu. Pangeran Ketiga sangat marah dengan reputasi Menteri Liang yang hancur karena kisahnya yang dibuat menjadi buku" Kata nya dengan hati hati.


"Oh, itu sungguh berita yang buruk. Apa yang akan dia lakukan selanjutnya?"kabar semacam itu tidak mungkin membuat zhang Fey terkejut.

__ADS_1


Bukan dia sudah mengetahuinya sejak awal tapi saat ini dia hanya berpura-pura di depan paman pangeran seolah-olah dirinya baru saja mengetahui hal itu hari ini.


Paman Pangeran berkata ,"Dia berencana melakukan sesuatu bersama Jenderal Su, saudara laki-laki dari calon istri utama nya"


" Rencana mereka adalah mencari dukungan dari para bangsawan lain untuk menggulingkan ayahnya dari tahta. Pangeran Ketiga berpikir bahwa ayahnya tidak mampu memimpin kerajaan dengan baik dan dia ingin mengambil alih kekuasaan"


Zhang Fei bertanya kepada sistemnya, kenapa pangeran ketiga harus mencari dukungan dari para bangsawan dan para menteri. Bukankah cukup untuk meminta ayah kaisar nya untuk turun dari tahta dan semua pertengkaran ini selesai.


("Putri sayang Kau harus berpikir ulang mengatakan hal yang seperti itu, para menteri di era ini memiliki kemampuan yang berada di bawah tanah. seperti menteri keamanan contohnya Dia memiliki ratusan prajurit yang tersebar di berbagai wilayah")


di permukaan menteri kanan seperti pria lemah yang hanya mengandalkan gaji bulanan untuk hidup tapi sebenarnya tidak begitu.


Dia juga memiliki kartu truf yang disimpannya demi keselamatan pribadi dan juga keluarganya kan.


Itulah kenapa pendapat para menteri ini tidak pernah dianggap remeh meski itu adalah Kaisar sekalipun.


jika pangeran ketiga mendapatkan dukungan dari lebih setengah menteri, ada kemungkinan mereka hanya tinggal memajukan ini sebagai sebuah permintaan.


tidak perlu melakukan makar seperti membunuh Kaisar contohnya. membunuh Kaisar adalah jalan terakhir yang bisa dilakukan oleh para pangeran ketika mereka ingin melakukan makar.


Jadi semua pangeran bahkan kaisar yang bertetasan ini dulu juga melakukannya.


Mencari dukungan dari para menteri dan beberapa bangsawan kelas atas.


Setelah mendapatkan pesan singkat dari sistem ,Zhang Fei menggigit bibirnya dengan berbisik ,"Ini sangat berbahaya. Kita harus melakukan sesuatu untuk menghadapinya"


Dengan seorang pria jahat seperti pangeran ketiga ,maka negara ini pasti tidak akan aman lagi seperti sekarang.


Paman Pangeran mengangguk," Ya, kita harus bertindak dengan bijak. Aku punya sebuah rencana. Aku akan melakukan sesuatu untuk mendapatkan dukungan dari beberapa bangsawan kuat yang tidak puas dengan Pangeran Ketiga"


Zhang Fei memandang paman dengan penuh keyakinan. Selama 12 tahun dia sudah membuat diri semua orang. Tentu saja dia memiliki banyak pemikiran dan rencana-rencana bagus di dalam otaknya saat ini.


"Apa rencanamu?"


Paman Pangeran tersenyum licik mendengar nya.


"Aku akan mencari tahu kelemahan Pangeran Ketiga dan mengumpulkan bukti-bukti yang bisa kita gunakan untuk meredam ambisinya. Jika kita memiliki informasi penting tentang Pangeran Ketiga, kita bisa menggunakannya sebagai senjata untuk mengamankan posisi pangeran keempat "


Zhang Fei mengangguk setuju,dia berkata,"Itu memang rencana yang cerdas. Tapi ingat, Paman, kamu harus berhati-hati. Jangan sampai Pangeran Ketiga mengetahui bahwa kamu bermain peran sebagai pria bodoh"


Saat ini Paman pangeran tidak menjadi target dari pangeran ketiga Karena posisinya sebagai pria yang bodoh. Tapi ini hanya masalah waktu di mana pengen ke-3 akan menyadari ada sesuatu yang salah dengan kediaman istana kecil ini. Dengan begitu lebih baik Paman pangeran harus berjaga-jaga agar karakter pria bodohnya tidak terbuka begitu cepat.


" Tentu saja, Putri,Aku akan menjaga identitasku dengan baik. Pangeran Ketiga tidak akan menyadari nya "


Zhang Fei menggenggam tangan paman dengan lembut, dia bakal menyandarkan kepalanya di bahu pria itu."Aku percaya padamu, Paman. Kita akan bekerja sama untuk melindungi tahta dan kehormatan negara ini"


" Terima kasih, Putri, Kita harus tetap waspada dan bergerak dengan cerdik. Dengan dukunganmu, aku yakin rencana kita akan berhasil"


Mendengarkan kata dukungan zhang Fey hanya bisa memutar matanya dengan jengah. Dukungan di sini tentu saja bermuara pada informasi lengkap. Tapi juga berupa dana yang mungkin diperlukan untuk membuat semua rencananya maju dan bisa dipertanggungjawabkan jika ada penyelidikan oleh kaisar.

__ADS_1


Terkadang zhang Fey sendiri menjadi heran kenapa dia bisa masuk ke dalam kancah berpolitikan seperti ini tanpa dia sadari, padahal dirinya bukanlah orang yang menyukai hal-hal berbau politik seperti itu.


Hei nasib, nasib.


__ADS_2