
Gadis Persik dan para pekerja pertukangan tiba di halaman belakang istana, di mana mereka akan mulai membangun sistem kang yang direncanakan. Para pekerja membawa peralatan dan material yang diperlukan untuk membuat konstruksi tersebut.
Di tengah-tengah mereka berdiri seorang pria setengah baya yang tampak memiliki pengalaman dalam hal ini. Dia adalah mandor yang akan memimpin para pekerja dalam pembuatan kang.
"Putri"sapa mereka semua ketika zhang Fei datang untuk melihat langsung para pekerja yang akan membangun kang.
Di liat lagi, mereka terdiri dari orang orang kuat dengan jumlah hampir lima puluh orang.
"Hanya segini?"kata zhang Fei.
"Putri, ini baru saja sebagian, rendahan ini merekrut hampir 200 pekerja"kata kata mandor itu.
Sekarang sudah musim dingin tidak ada banyak kerja di lapangan. ketika mandor ini juga sedang menganggur tapi dia mendapatkan tawaran yang tidak pernah diduga sama. Tentu saja dia setuju dan merekrut pekerja.
Tapi begitu dia merekrut ,semua orang mulai mengajukan diri dan menginginkan pekerjaan yang sama. Siapa yang tidak ingin menambah pemasukan uang di musim dingin.
awalnya mandor ini menolak mereka dengan tegas. tapi gadis Persib yang masih ada Sina mengatakan keseluruhan istana kecil harus mengalami renovasi dengan teknologi yang sama.
Bukan itu saja jika mereka bisa melakukan pekerjaan lebih cepat. Mereka juga harus melakukan di berbagai tempat, yakni di pertokoan dan restoran Begitu juga dengan di Zhuangzi.
Oh mengenai ruang zipula sebelum cuaca mulai dingin sudah pun membuat teknologi di rumah kaca.
Tidak ada yang namanya plastik di era ini mau tidak mau dirinya harus mengeluarkan dana untuk membeli kertas minyak.
Kau tau, sebuah kertas yang biasanya digunakan orang untuk membuat payung.
Lebih dari 10 hektar tanah dikelilingi oleh kertas minyak tersebut. Tapi itu belum cukup. Nantinya kang juga akan ditambahkan di sana agar suasana di dalam rumah kaca itu akan tetap hangat.
Tapi gadis Persib mengatakan jika ini adalah masalah waktu Jika mereka bisa menyesuaikan waktu maka pekerjaan akan diberikan langsung kepada mandor ini.
Untuk biaya tidak akan ada masalah.
Zhang Fei Cukup puas dan kinerja gadis Persik.Dia mengatakan beberapa hal lagi dengan mandor tersebut dan pergi karena tidak ingin mengganggu orang-orang yang sedang bekerja.
Para pekerja segera memulai tugas mereka dengan sigap. Beberapa dari mereka menggali tanah untuk menyiapkan pondasi, sementara yang lain membawa kayu dan batu untuk dibangun menjadi dinding dan alas kang. Mereka bekerja dengan koordinasi yang baik, seperti sebuah orkestra yang dipimpin oleh sang mandor.
Zhang Fei melirik mereka beberapa waktu, ada perasaan tertekan di dalam mengingat cuaca yang begitu dingin tapi mereka bekerja tanpa menggunakan pakaian tebal.
Inilah dilema orang orang miskin.
Gadis Persik mendekati sang mandor dan menyerahkan cetak biru yang berisi rencana dan petunjuk pembuatan kang. Sang mandor menerima cetak biru tersebut dengan ramah, lalu membacanya dengan seksama. Dia memeriksa setiap detail rencana untuk memastikan semuanya sesuai dengan standar yang dibutuhkan.
"Sangat bagus," ucap sang mandor dengan tegas setelah membaca cetak biru itu. "Semua petunjuknya jelas dan rapi. Kita akan mengikuti rencana ini dengan teliti untuk memastikan sistem kang yang kita bangun berfungsi dengan baik."
Gadis Persik tersenyum puas mendengar pujian sang mandor. Putri telah memastikan bahwa cetak biru tersebut dibuat dengan cermat dan detail agar pembangunan kang berjalan lancar dan sesuai dengan harapan.
Sementara para pekerja terus sibuk dengan tugas mereka, sang mandor memandu mereka dengan tegas dan efisien. Dia memberikan instruksi dan arahan yang jelas, sehingga setiap pekerja tahu apa yang harus dilakukan. Ketika ada pertanyaan atau masalah, dia dengan sigap memberikan solusi yang tepat.
Tak lama kemudian, para pekerja berhasil menyelesaikan pondasi dan dinding kang. Mereka juga telah menyiapkan batang-batang kayu untuk menjadi alas tidur. Semua berjalan dengan baik berkat bimbingan sang mandor dan ketelitian para pekerja.
Di tengah pekerjaan pembangunan sistem kang, Zhang Fei menyadari bahwa para pekerja butuh makanan yang menghangatkan untuk menjaga semangat dan energi mereka. Dia segera memanggil Mawar, salah satu pelayan budaknya, untuk memberikan instruksi pada para koki di istana.
"Mawar, pergi ke dapur mengarahkan para koki untuk menyiapkan makanan.Para pekerja butuh makanan yang menghangatkan tubuh mereka di tengah cuaca yang dingin ini."
"Baik, Putri. rendahan ini akan segera menyampaikannya pada para koki."
Mawar pergi dengan cepat menuju dapur untuk memberikan pesan dari Zhang Fei. Dia menemui para koki yang sedang sibuk mempersiapkan makanan untuk para penghuni istana.
" Tuan koki, Putri meminta agar kalian menyiapkan menu hotspot dan anggur beras untuk para pekerja yang sedang bekerja di halaman belakang. Dia juga ingin ada roti kukus dengan isian daging dan sayur dalam jumlah banyak. Pastikan makanan ini dapat segera diantar ke halaman."
Para koki tercengang mendengar permintaan tersebut. Biasanya, makanan mewah seperti hotspot dan anggur beras hanya disajikan untuk para bangsawan dan anggota keluarga kerajaan. Tapi mereka segera menyadari bahwa Zhang Fei memiliki kepedulian yang tinggi pada para pekerja dan ingin memastikan kenyamanan mereka selama bekerja.
"Baik, makanan akan segera datang"
Para koki bekerja dengan cepat untuk mempersiapkan makanan sesuai permintaan Zhang Fei. Mereka menyajikan hotspot yang lezat dan hangat, dengan berbagai pilihan daging, sayuran, dan bahan lainnya. Anggur beras yang harum dan menghangatkan juga tersedia dalam jumlah yang cukup besar.
__ADS_1
Setelah itu, mereka membuat roti kukus dengan isian daging dan sayur yang lezat. Makanan ini dihidangkan dengan indah dan disajikan dalam jumlah yang mencukupi untuk para pekerja.
Sebelum makan siang halaman pribadi yang sudah selesai direnovasi dengan kang.
Berkat jumlah para pekerja yang begitu ramai, beberapa halaman juga sudah dipasangi dengan kang ini.
"Bagaimana putri?"kata mandor yang menggosokkan ujung jarinya satu dengan yang lain dia merasa dingin sekali tapi masih setia berdiri untuk mendengar komentar dari sang Putri.
Jika pekerjaan hari ini lulus maka dia masih memiliki pekerjaan lagi di esok harinya.
Zhang Fei berlama-lama di dalam ruangan dan memang merasakan perubahan cuaca di sana.
Mandor juga mengatakan konsumsi kayu masih bisa dipotong lebih dari sepertiga yang biasa dihabiskan dengan penggunaan kang ini.
"Hem baik, nanti bicara dengan Steward dan mintalah dia membayar biaya nya. Putri ini cukup puas, jadi pekerjaan di Zhuangzi dan toko kami akan diserahkan kepadamu" kata zhang Fei senang karena sarangnya sudah hangat lagi.
Yang paling membahagiakan adalah dananya bisa dipotong lebih dari setengahnya dan ini masih bisa digunakan untuk tahun depan, tahun depan dan tahun depannya lagi.
Mandor yang mendengar persetujuan juga senang dengan itu. kan saja dia bisa mengambil keuntungan tapi dia juga bisa memberikan pekerjaan bagi para pekerja yang mengikutinya.
Zhang Fei juga mengatakan kepada mandor Jika mereka bisa makan siang di istana karena makanan sudah disiapkan di aula Tengah.
Kebetulan sekali Aula tengah juga sudah dipasangi kang, jadi di situ sudah hangat tidak lagi dingin seperti di awal.
mandor sedikit terkejut mendengarnya dia tidak pernah mendengar jika ada majikan yang memberikan makan siang untuk pekerjaan yang remeh ini.
Tapi dia tidak mengungkapkannya hanya langsung pergi membawa para pekerja ke aula.
"Eh apakah ada makanan?"segera saja semua orang berbisik mengungkapkan rasa kejutan masing-masing.
hal ini tidak biasa bukan.
malahan mereka sudah memasang mental untuk diintimidasi oleh pihak kerajaan. Bukankah para bangsawan dan orang-orang kaya biasanya selalu memandang rendah rakyat miskin seperti mereka.
Bahkan ada beberapa bangsawan yang memerintahkan pekerjaan .Tapi giliran membayar, mereka mulai membuat beberapa alasan yang tidak masuk akal.
Yang tidak diduga sebenarnya putri dari istana kecil adalah bangsawan yang berbeda.
Para pekerja di halaman belakang terkejut ketika melihat menu makanan yang dihidangkan untuk mereka. Mereka tidak pernah membayangkan bahwa mereka akan disuguhkan makanan seistimewa ini selama pekerjaan mereka.
Hotspot adalah hidangan yang baru saja ditemukan di sebuah restoran. karena saking populernya itu di musim dingin ini ada antrian panjang untuk bisa makan di restoran tersebut.
Para pekerja adalah rakyat biasa yang bisa makan nasi saja sudah bersyukur. Apalagi jika mendengar nama hotspot mereka mungkin merasa Itu adalah sebuah mimpi.
Tapi sekarang mimpi yang sama benar-benar tersaji di depan mereka dan tidak ada larangan untuk menyentuhnya sama sekali.
Beberapa dari mereka bahkan terharu dan mengucapkan terima kasih pada para koki dan Zhang Fei.
"Gadis , apakah makanan ini bisa kami makan?"mandor itu sedikit malu dan dia membisikkan beberapa kata kepada gadis persik.
Yang ditakutkannya adalah bayaran tidak akan didapatkan karena perlu diganti dengan hidangan hari ini.
Gadis Persik seakan-akan tahu apa yang dikhawatirkan jadi dia mengatakan makanan hari ini adalah bentuk dari hati dan pemikiran sang Putri sendiri.
Dan ini tidak akan dipotong dari upah bekerja hari ini alias gratis.
Mendengar itu mandor tersenyum lagi dan mengatakan ulang apa yang disebutkan oleh gadis Persik itu pada para pekerja.
"Tuan bisakah kami makan?"
"Tuan apa mereka tidak akan mengolok-olok kita kan ?"
pertanyaan ini bukanlah pertanyaan berdasarkan pemikiran tapi berdasarkan pengalaman mereka yang telah sudah.
terkadang para bangsawan mengizinkan makan tapi kemudian mereka meributkan ada sesuatu yang hilang dalam rumah tersebut.
__ADS_1
Ini hanya akan membantaimu dan memberikan mereka alasan agar tidak membayar pekerjaan itu sesuai dengan kesepakatan di awal.
Jadi wajar jika pekerja menanyakan hal ini kepada sang mandor.
"ya putri istana memang berbeda dan dia mengetahui bagaimana sulitnya membangunkan di cuaca dingin. Ayo makan sepuasnya , karena kita cukup beruntung hahaha" Kata sang mandor tertawa.
Gadis persik tidak terlalu lama tinggal di sana .Dia khawatir keberadaannya membuat orang-orang tidak nyaman untuk makan.
Di tinggal oleh nya, pekerja yang berjumlah hampir 200 orang itu buru-buru makan dengan perut terbuka. gadis Persik sudah mengatakan Jika mereka bisa menghabiskan semuanya tanpa terkecuali.
Karena itu mereka adalah pekerja yang tidak akan pernah menyia-nyiakan satu tetes sup pun di dalam hotspot ini.
Srupppp...
"Ahh enaknya, Hem pantas hotspot ini disukai oleh para bangsawan kan "
"Uhh Tuan mandor, jika sang Putri memang begini baik aku rela menjadi budak belian di istana ini.Ah apa hanya aku yang berpikiran seperti itu?"
Mereka semua tertawa renyah mendengar perkataan seperti itu. walau bagaimana pun nyamannya menjadi seorang budak itu bukanlah sebuah alasan yang bagus.
Kemerdekaanmu akan dirampas dan kau akan menjadi orang yang tidak disebut dengan manusia.
jadi tidak ada yang berpikir apa yang disebutkan oleh temannya itu sebuah kata-kata yang serius.
Mereka masih asyik menikmati sajian hotspot ini, karena ini mungkin adalah yang pertama dan terakhir kalinya untuk mereka menikmatinya.
Dan anggur beras ini cukup lumayan ampuh untuk menghalau dingin yang tadi sempat mereka rasakan ketika bekerja.
Beberapa pekerja bahkan memilih untuk menyimpan roti kukus yang tersisa untuk dibawa pulang sebagai makanan tambahan untuk keluarga mereka.
"Ohh roti kukusnya cukup banyak ,Ayo bagikan sama banyak dan bawa kembali untuk keluargamu"kata mandor tersenyum.
"Baik, tadi aku sempat makan isinya adalah daging. Tuan mandor bisakah aku membawa pulang 3 keping saja untuk anak-anak?"
"Aku juga...
"Aku juga mau tuan"
Zhang Fei, yang berada di istana dan mengawasi para pekerja, tersenyum puas ketika melihat reaksi dan kebahagiaan para pekerja. Dia tahu bahwa memberikan makanan yang menghangatkan dan lezat adalah cara yang baik untuk memperlihatkan perhatiannya pada mereka yang bekerja keras untuk membangun sistem kang tersebut.
Jika mereka hidup di era modern, mungkin mereka mampu membuat asosiasi para pekerja dan melakukan demonstrasi besar-besaran atas pengaturan yang tidak wajar dari pemerintah .Tapi saat ini mereka ditekan sedemikian rupa bahkan tidak bisa mengangkat kepalanya sedikitpun.
Kasian kan.
Semangat para pekerja tampak semakin tinggi dan semuanya bekerja dengan lebih bersemangat setelah menikmati makanan istimewa yang telah disediakan oleh Zhang Fei.
Ketika hari mulai gelap, pekerjaan sudah selesai.Mereka harus beristirahat sejenak sebelum melanjutkan pada keesokan harinya.
Senang rasanya bekerja di bawah sayap putri istana kecil.
Bukan saja mereka bisa makan siang yang enak tapi ada juga makan malam yang disediakan sebelum mereka kembali ke rumah masing-masing.
Bukan itu saja pekerjaan hari ini dibayar dengan tunai secara langsung di tempat.
Sang mandor melangkah mendekati Gadis Persik dengan senyum ramah.
"Terima kasih atas bantuan dan kerjasamanya," ucap sang mandor dengan tulus. "Kami akan bekerja keras untuk menyelesaikan kang ini , di Zhuangzi besok sesuai rencana yang telah Anda berikan."
Gadis Persik tersenyum dan mengangguk. "Saya yakin Anda dan para pekerja akan berhasil. Saya sangat berterima kasih atas kerja keras dan profesionalisme Anda."
Dengan semangat yang tinggi, pekerja pertukangan segera pulang dan akan kembali bekerja keesokan harinya untuk menyelesaikan pembangunan sistem kang di Zhuangzi.
Proyek ini menjadi wujud kerjasama antara Gadis Persik dan para pekerja untuk menciptakan tambahan yang berarti bagi para pekerja di musim dingin.
Jika Anda mengatakan tidak akan ada masalah tapi sebenarnya itu tidak benar.
__ADS_1
Karena apa yang sedang dilakukan oleh mereka saat ini sudah sampai di telinga Kaisar.
Kaisar sekarang punya ide lagi tapi kesehatan nya semakin memburuk sehingga dia akan menundanya sedikit lebih lama.