Sistem Gosip Putri Ke Empat

Sistem Gosip Putri Ke Empat
113


__ADS_3

Meskipun sudah mengenakan pakaian pengantin sebagai bentuk persetujuan dengan paman pangeran.


Zhang Fei masih berpikir jika langkahnya ini sebenarnya adalah hal yang terburu-buru. Tidak bisakah Zhang Fei memilih untuk memberikan dia dan Paman pangeran waktu untuk saling kenal mengenali terlebih dahulu. Sebelum benar-benar duduk di jenjang pernikahan dengan serius.


Peipei meninggal di usia yang muda dalam kondisi masih seorang mahasiswa di sebuah universitas.


Walaupun demikian baik-baik sendiri tidak pernah memiliki pengalaman untuk mengenali laki-laki sebagai pasangan.


Bukan dirinya tidak cantik bukan dirinya juga tidak menarik. Tapi dia terlalu trauma dengan namanya komitmen tentang pernikahan.


Dia juga tidak percaya ada seorang pria yang setia seumur hidup tanpa terganggu dengan wanita lain dan juga harta tentunya.


"Mama semakin ke sini aku semakin tidak yakin mama. dia saja sudah berbohong pada dunia selama 12 tahun. jadi Apa alasan sehingga dia tidak berbohong padaku yang baru mengenal selama beberapa bulan?" tanya zhang Fey.


Di dalam dunia ini di mana bisa dia menemukan seseorang tempat dia melakukan curhat selain daripada sistemnya.


Lebih dari segalanya yang diperlukan sanksi saat ini adalah teman bicara. di mana rahasia hati ini tidak dibicarakan dengan pihak lain.


Jadi senang rasanya memiliki sistem.


("Putri ini adalah era kuno di mana tidak ada yang namanya hidung belang. Kebanyakan dari pria di sini jujur dengan komitmen yang mereka sebutkan")


Pria di sini memiliki kesempatan untuk memiliki wanita lebih banyak disampingnya tanpa perlu menyembunyikan apapun seperti wanita laki-laki di abad 21.


walaupun begitu sebuah pernikahan itu berbeda. ada banyak kasus di mana pernikahan itu benar-benar dipertahankan walaupun awalnya tidak ada yang mengetahui apa itu cinta.


mereka menikah karena hubungan yang dipaksakan melalui Mak comblang ataupun orang tua.


Tapi semua pernikahan semacam itu adalah langgeng dan memang tidak terjadi sebuah perceraian.


Seperti dijelaskan sebelumnya istri dan selir itu berbeda jauh. Istri harus dipertahankan sedapat mungkin karena ini adalah harta nasional dari keluarga dan juga reputasi.


Selir adalah barang pemuas nafsu yang bisa dikorbankan kapan saja begitu juga dengan anak-anak hasil hubungan itu.


("lalu jangan lupa dekrit yang kau miliki ya ,di mana dekrit ini akan berlaku seumur hidup. Seandainya Paman pangeran ingin menemukan wanita lain maka dia harus menunggu kau untuk mati")


"itu dia Mama yang aku takutkan dia itu nggak pernah jujur dengan kata hatinya sendiri hanya berdasarkan dekrit sama saja bohong"


Satu hari jika Paman pangeran bosan dia bisa membunuhnya dengan alasan sakit keras. Kebanyakan laki-laki seperti itu mereka memang egois dan selalu mencari jalan untuk dirinya sendiri.


Bisakah dia mempercayakan hidupnya pada Paman pangeran yang bahkan berbohong selama 12 tahun.


("itu sih wanita lain tapi kalau Putri sih kan ada mama. dunia ini luas say, kau hanya perlu menjalaninya dan membiarkan hidup itu mengalir seperti air. jika tidak puas dalam sungai maka pergilah ke lautan yang dalam mengerti kan Hem?")


Zhang Fei diam, dia bingung sekarang dan pada siapa harus bertanya. Bisakah dia melakukan apa yang dilakukan oleh wanita di dinasti Dayun ini.


Menerima kehidupan dan pernikahan yang ditentukan keluarga seperti air yang mengalir.


Tidak bisa kah dia menjadi seseorang yang benar-benar sedang menentang arus.


Tapi sekarang sedang pergi sama sekali tidak memiliki pilihan apapun, jadi haruskah dia mencobanya?


Gadis Persik ,mawar dan melati berjalan tepat di belakang sampe yang sedang memakai pakaian pengantin.


Mereka dari tadi memperlihatkan jika wajah putri istana ini terlihat bengong dengan mata yang kosong.


Namun begitu ketiganya tidak berkata apa-apa hanya tersenyum memandang satu dengan yang lain.


Entah kenapa mereka berpikir jika sang Putri hari ini benar-benar mendalami perannya sebagai seorang pengantin perempuan yang malu-malu dan dia terlihat begitu menunggu momen-momen bersejarah.


Padahal mereka mengetahui jika hal-hal seperti itu benar-benar sudah dilewati oleh pasangan ini.

__ADS_1


Pada akhirnya zhang fei tiba di halamannya sendiri dan melihat betapa halaman itu menjadi lebih meriah daripada hari ketika dia menikah dulu.


Semakin berjalan masuk ke dalam kamarnya hatinya semakin deg-degan dan dia bingung terkadang ada rasa ingin kabur saja dari tempat itu.


Ya zhang Fey benar-benar bermaksud untuk kabur.


"Tidak ini tidak mungkin benar ...


Mama kenapa rasanya aku seperti seekor domba yang akan disembelih saja yang sekarang sedang digiring ke ruang pemotongan?"


("Hihihi sayang sekali Mama tidak memiliki momen untuk merasakan perasaan seperti itu tapi nggak apa-apa perasaan ini akan merekam kok untuk dievaluasi di masa depan")


"Hi rekam apa?"


("ya semua perasaan manusia yang terdeteksi ditambah dengan perasaan tuan rumah semua direkam di dalam memori sistem. ini juga yang membuat ketika kita berbicara tuan rumah akan merasa itu adalah real, jadi mengerti kan?")


Jadi sebenarnya sistem itu merekam segala pembicaraan dan perasaan yang dikatakan dalam pembicaraan tersebut. Sehingga merekamnya dan merefleksikannya dalam bentuk kata-kata dan inovasi kata yang variabel.


Hal ini juga lah yang mendasari sistem bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dari zhang Fey dan mengulasnya dalam pengertian di era ini.


Pantas saja tadi dia terus-menerus mendorongnya untuk menerima pernikahan ini karena memang inilah perasaan yang dimiliki oleh kebanyakan para gadis yang hidup di era ini.


"sialan sebenarnya aku sudah terjebak oleh sistem ku sendiri" maki zhang Fey.


("hehehe jangan marah say, terima nasib ajalah kan hehe ")


Pada akhirnya zhang fei masuk kedalam kamar pengantin nya.Di mana mata nya di manjakan dengan pemandangan kamar yang serba waw yang bikin hatinya berpacu seperti kuda yang berlari.


Tempat tidur yang menjulang tinggi dengan bingkai kayu berwarna gelap dan ukiran yang rumit. Dilapisi dengan kain sutra merah yang lembut, memberikan sentuhan kemewahan dan kehangatan.


Di atas tempat tidur, terbentang gorden merah dengan bordiran emas yang indah. Gorden ini memberikan sentuhan privasi yang lembut dan menambahkan keanggunan pada tampilan keseluruhan kamar.


Dinding kamar dihiasi dengan kain sutra merah muda yang dipenuhi dengan bordiran emas yang rumit. Kain sutra ini memberikan nuansa hangat dan memberikan kesan elegan pada ruangan.


"Putri ,ini lebih meriah dari pernikahan aslinya,kan, kenapa bisa sih?"kata Gadis persik.


Dia tidak ikut menghiasi kamar ini tapi pandangan nya diluar ekspektasi nya bahkan ini lebih bagus dari pernikahan asli nya.


Di tengah ruangan, terdapat meja teh berukir indah dengan permukaan kaca yang mengkilap. Pada meja ini, terdapat peralatan teh berwarna merah dengan hiasan emas yang detail, mencerminkan tradisi minum teh dalam budaya Cina.


Di atas tempat tidur dan di berbagai kursi, terdapat bantal-bantal sutra merah dengan bordiran emas yang indah. Bantal-bantal ini memberikan sentuhan kemewahan dan kenyamanan.


Di sekitar kamar, terdapat perabotan pernikahan yang disusun dengan rapi. Mulai dari kotak merah dengan hiasan emas untuk menyimpan perhiasan, hingga perabotan pernikahan tradisional seperti keranjang hadiah, gelas anggur merah, dan taplak meja merah dengan bordiran emas.


Di beberapa sudut kamar, terdapat vas bunga merah yang dipenuhi dengan bunga-bunga segar. Bunga merah melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan dalam budaya Cina.


Zhang Fei memiliki postur tubuh yang jangkung, memberikan kesan elegan dan memikat. Tingginya yang mencolok menambah keanggunan dan kehadiran yang kuat saat dia berjalan di sepanjang lorong kamar pengantin.


Dalam gaun pengantin perempuan Cina kuno yang penuh dengan detail, Zhang Fei terlihat menakjubkan. Gaun yang ia kenakan terbuat dari kain sutra mewah berwarna merah, memberikan sentuhan kemakmuran dan keberuntungan pada pernikahan mereka. Potongan gaun yang panjang dan mengalir memperlihatkan gerakan lembut dan elegan saat Zhang Fei bergerak.


Gaunnya dihiasi dengan hiasan yang rumit dan indah, seperti benang emas yang membentuk pola-pola tradisional Cina. Bordiran-bordiran tersebut menambahkan keanggunan dan kemewahan pada penampilan Zhang Fei. Permata dan mutiara ditempatkan dengan cantik di sekitar gaun, memberikan kilauan dan kilasan gemerlap ketika terkena cahaya.


Rambut panjang dan hitamnya diatur dengan sempurna, dihiasi dengan mahkota yang dipenuhi dengan permata dan batu mulia. Mahkota tersebut menambahkan sentuhan keajaiban dan kemewahan pada tampilannya yang mempesona.


Make-up yang halus dan tajam pada wajah Zhang Fei menyoroti kecantikan alaminya. Matanya yang besar dan berkilauan dipercantik dengan eyeshadow lembut dan bulu mata lentik, sementara bibirnya yang lembut dihiasi dengan pewarna merah muda yang elegan. Kulitnya yang bersinar memberikan kesan kesehatan dan kecantikan yang tak terbantahkan.


Zhang Fei berjalan dengan kepercayaan diri yang memancar dari setiap langkahnya.


Setelah zhang Fei duduk di ranjang pengantin , tiga pelayan budak nya segera pergi meninggalkan kamar pengantin sehingga zhang Fey di tinggal kan sendirian.


Zhang Fei masih saja bengong ketika pintu di buka dan Paman pangeran masuk dengan gaya dewasa nya.Bukan lagi seperti anak anak , karakter yang biasa dia lakukan.

__ADS_1


Paman Pangeran mengenakan tradisional changshan , jas pengantin pria yang terbuat dari kain sutra berwarna merah maroon yang mewah. Jas tersebut dipotong dengan presisi yang sempurna, menampilkan garis-garis yang bersih dan memberikan kesan keanggunan yang tak tertandingi. Bahan sutra berkualitas tinggi memberikan kilauan halus pada pakaian tersebut.


Changshan-nya dihiasi dengan bordiran emas yang rumit, membentuk pola-pola tradisional Cina yang elegan. Bordiran tersebut memberikan sentuhan kemewahan dan keindahan pada penampilan Paman Pangeran. Detail-detail kecil seperti naga, burung phoenix, dan bunga-bunga yang dibordir dengan cermat menambah pesona pada jasnya.


Paman Pangeran juga mengenakan celana panjang berwarna hitam yang terbuat dari kain sutra yang serasi dengan jasnya. Celana tersebut dipotong dengan tegas dan memberikan kesan maskulin yang kokoh.


Sebagai aksesori, Paman Pangeran mengenakan ikat pinggang emas yang menghiasi pinggangnya dengan megah. Ikat pinggang tersebut dilengkapi dengan hiasan permata dan batu mulia yang menambah kilauan dan keanggunan pada penampilannya.


Rambut hitamnya yang teratur diatur dengan rapi, mengungkapkan ketegasan dan ketenangan. Di atas kepalanya, Paman Pangeran memakai topi pengantin yang dihiasi dengan sulaman emas dan hiasan berlian. Topi tersebut memberikan sentuhan kebangsawanan pada penampilannya.


Paman Pangeran melangkah dengan sikap yang tegap dan percaya diri. Tatapannya yang tajam dan penuh martabat memancarkan pesona dan kekuasaan. Gerakan lembutnya mencerminkan kesopanan dan keanggunan seorang pria bangsawan.


Dalam balutan pakaian pengantin pria Cina kuno yang mempesona ini, Paman Pangeran menampilkan keanggunan dan kehadiran yang memukau. Penampilannya yang gagah dan elegan menarik perhatian, mencerminkan kedewasaan dan karisma yang dimilikinya.


Zhang Fei tidak bisa berkata kata sama sekali, yang jelas hanya ada satu kata yaitu tampan.


Suasana romantis memenuhi kamar pengantin yang serba merah. Zhang Fei dan Paman Pangeran duduk berdampingan di dekat tempat tidur yang mewah. Lilin-lilin merah yang menyala memberikan cahaya lembut dan suasana intim.


"Putri ...


Zhang Fei..???


Sebenarnya di sini Paman pangeran memiliki perasaan yang mirip dengan apa yang dirasakan oleh zhang Fey.


Selain daripada selir ibunya Paman pangeran menganggap semua wanita di dunia itu adalah egois.


pada awal pernikahan dia juga merasakan putri istana juga adalah wanita yang seperti itu.


Hanya gadis yang menginginkan status dan kekayaan. Tapi kemudian dia sadar jika zhang fei adalah gadis yang berbeda.Dia mengetahui jika dirinya sedang bersandiwara selama puluhan tahun.


Tapi gadis ini menjadi pribadinya sendiri di depannya .Karena itulah mereka sering bertengkar dan bersilat lidah tanpa memikirkan status dan layak atau tidak layaknya.


Eneh memang tapi berdebat seperti itulah yang membuat Paman pangeran merasa kangen.


Saat Paman pangeran mengatakan dia tidak menyukai zhang Fei karena kematian yang tiba-tiba dari pangeran ke enam.Paman pengeran selalu tidak nyaman pada akhirnya dia sadar jika dia merindukan saat-saat mereka sedang berdebat.


Aneh kan .


"Putri, perjanjian kerjasama itu memang penting tapi kebelakangan ini Aku merasa yang paling penting adalah hubungan kita sebagai suami istri"


"Putri, mungkin ini bukanlah waktu yang tepat tapi maukah putri menghabiskan seumur hidup dengan paman pangeran yang bodoh ini?"kata paman pangeran yang bikin zhang Fey ingin pingsan.


"Ahhhhhhhh mama,aku di lamar ahhhh"


Sistem hanya bisa memutar matanya saja.


"Putri bagaimana katamu, Paman pangeran ini ingin kita berubah menjalin menjalani pernikahan seperti pasangan sejati. tapi yang jelas tidak ada pemaksaan hanya ingin Putri melakukannya secara sukarela. menerima Paman pangeran ini sebagai pasangan tanpa paksaan dan siapapun"


Kata paman pangeran lagi ketika tidak mendapat jawaban dari putri istana.


Butuh waktu cukup lama untuk paman pangeran menunggu jawaban dari zhang Fey. Tapi zhang Fey juga butuh waktu untuk menetralkan detak jantungnya sebelum dia berkata "Paman, kita telah melewati banyak hal bersama sejauh ini. Aku masih merasa ragu-ragu, tapi aku ingin mencoba mempercayaimu. Bisakah kamu memberi tahu aku bahwa kamu akan setia padaku?"


Paman Pangeran menatap Zhang Fei dengan penuh kepastian. dari perkataan ini saja Paman pangeran sudah mendapatkan sinyal baik dari zhang Fey sehingga dia akhirnya bisa tersenyum "Zhang Fei, aku mengerti keraguanmu. Aku tahu bahwa aku belum pernah menunjukkan diriku sebagai pria yang dapat dipercaya sejauh ini. Namun, aku bersumpah di depanmu dan di hadapan dewa-dewa bahwa aku akan melakukan segalanya untuk membuatmu bahagia dan tidak pernah mengecewakanmu. Aku berjanji untuk selalu setia padamu."


Zhang Fei segera menarik nafas dengan lega tapi dia masih berkata dengan suara kecil bahkan lebih kecil dari suara nyamuk di hutan .Untung saja Paman pangeran memiliki telinga yang sensitif jika tidak dia mungkin kesulitan untuk mendengarnya "Terima kasih, Paman. Aku tahu bahwa kepercayaan itu membutuhkan waktu untuk tumbuh, dan aku siap memberikan kesempatan ini. Aku ingin kita bisa membangun hubungan yang kuat dan saling mendukung."


Paman Pangeran bahkan tidak merasakan bagaimana jantungnya saat tapi yang jelas sekarang dia sangat bahagia karena sampai benar-benar mau dan bersedia menjadi istri sejatinya.Dia menyentuh lembut pipi Zhang Fei "Aku akan melakukan segalanya untuk membuktikan bahwa kata-kataku adalah nyata. Aku ingin menjadi suami yang baik bagimu, yang bisa melindungi dan mencintaimu dengan sepenuh hati."


Zhang Fei segera mau saja memerah mendengar pengakuan seperti itu. "Aku bersedia memberimu kesempatan. Kita harus saling memahami dan berkomitmen untuk terus tumbuh bersama. Aku berharap kita bisa melampaui keraguan ini dan menemukan kebahagiaan sejati dalam pernikahan kita."


Paman Pangeran tidak menunggu waktu lagi,dia segera merangkul Zhang Fei dengan penuh kasih "Terima kasih telah memberiku kesempatan ini. Aku tidak akan mengecewakanmu, Zhang Fei. Bersama, kita akan menciptakan kehidupan yang indah dan penuh cinta."

__ADS_1


Pasangan pengantin melanjutkan momen mereka dalam keheningan yang penuh arti. Meskipun masih ada keraguan, Zhang Fei berusaha memberikan kesempatan pada Paman Pangeran untuk membuktikan kesetiaannya. Dalam kamar pengantin yang serba merah, mereka berjanji untuk saling mendukung dan berkomitmen membangun pernikahan yang kuat dan bahagia.


Segera saja suasana sakral berubah menjadi suasana yang ambigu dengan suara ah yang bergelombang.


__ADS_2