
Pangeran keempat tak lagi berdiam diri. Dia mengeluarkan perintahnya dengan suara tegas,
"Tangkap Paman pangeran atas tuduhan makar yang terselubung sekarang juga "
"Apa?"
Tampak terkejut dan tak percaya, Paman pangeran merasa tubuhnya membeku mendengar perintah tersebut.
Dia menolak ditahan dan berbicara dengan suara tidak percaya"Setiap tuduhan harus memiliki bukti yang kuat. Pangeran keempat harus memahami pentingnya memberikan bukti sebelum menuduh tanpa sebab."
Pangeran keempat hanya tertawa sinis, mata tajamnya menembus pandangan Paman pangeran. "Bukti tidak diperlukan. Campur tanganmu dalam pemberontakan Pangeran ketiga sudah jelas. Aku adalah salah satu dari para korban kejadian itu."
Dengan nada tinggi dan penuh otoritas, Pangeran keempat kembali berteriak.
" prajurit , maju dan tangkap Paman pangeran. mulai sekarang Paman pangeran akan dikurung dalam penjara dan akan dieksekusi setelah pemakaman Kaisar"
Tapi beberapa menit berlalu , tidak satu pun prajurit yang melangkah maju. Pangeran keempat mulai merasa marah,dia mengira bahwa prajurit-prajurit ini mungkin telah mendukung posisi Paman pangeran. Dengan tatapan marah, dia meraih pedangnya dan dengan tiba-tiba menusuk prajurit yang berdiri di dekatnya yang tampak enggan melangkah maju.
Kras...
Akhhhh...
Dengan cepat, aula segera bersimbah darah merah, sangat kontras dengan latar belakang yang berwarna putih.
"Sekarang siapa lagi yang berani menolak perintahku?" desis Pangeran keempat dengan mata berkobar. Ancaman itu menggema di seluruh aula.
Tak lama kemudian, lima prajurit yang kurang terlatih akhirnya mengambil langkah maju, menangkap Paman pangeran yang tak berusaha memberontak sama sekali.
Karena penjara penuh sesak, Paman pangeran akhirnya dilemparkan ke dalam istana dingin sebagai tempat penahanan sementara.
Tapi segera suasana di istana utama tak lagi sama. Ketakutan dan pertanyaan menggelayuti ruangan itu, tapi tak ada jawaban yang bisa ditemukan.
Fraksi-fraksi di istana mulai memunculkan pandangan yang beragam. Beberapa Mentri yang sudah menelan pil kesetiaan, enggan melawan Putri Peipei.
Tapi ada juga yang hanya mengikuti arus ,sementara fraksi lain menyatakan akan memberikan dukungan kepada siapapun yang menjadi kaisar baru. Dan ini merujuk pada Pangeran keempat.
Dalam keadaan yang semakin tegang, Pangeran keempat akhirnya berlutut di aula, tetapi dia tidak tau jika ada perubahan yang signifikan terjadi di luar sana.
Penjaga bayangan dan para prajurit di sekitarnya yang sudah menelan pil kesetiaan, tidak bergerak.Tapi informasi ini tersebar begitu saja dari mulut ke mulut.
Kabar tentang penahanan Paman pangeran, ditahan dalam istana yang dingin dan menghadapi eksekusi atau pengusiran dari negara, segera menyebar dengan cepat di kalangan masyarakat terutama dengan partai Pengemis dan paviliun anggrek.
Jika saja, rakyat sudah tau, bagaimana mungkin, Zhang Fei tidak sadar.
"kurang ajar, Paman Pangeran salah berpikir .Dia pikir , Pangeran keempat adalah sosok yang berbeda tapi sebenarnya lebih implusif dibandingkan dengan pangeran lain. pangeran keempat begitu bodoh dan tidak mengenal siapa yang baik dengan dirinya"
("Apakah ini terkait dengan penurunan mentalnya sehingga membuat daya berpikirnya juga menurun, Ckckck orang seperti ini sebenarnya tidak cocok menjadi Kaisar.Tapi putri ,dekrit almarhum kaisar bisa menjawab segalanya bukan?")
"Mama , mengeluarkan dekrit itu pada akhirnya akan menjadi bumerang. Ini bukan saja menghilangkan kekhawatiran tapi juga memperjelas segalanya dan menunjuk hidung Paman Pangeran sebagai pemberontak dengan niat"
("uh Mama nggak tahu ya apa yang terjadi dengan kalian manusia ini. yang jelas bikin pusing deh, tapi carilah solusi nya sayang,oohh kulihat Paman Pangeran itu tidak bergerak dari tempat dia duduk sejak masuk di istana dingin.Kasian nya")
Dalam penalaran sistem, paman pangeran masih tercengang dan tidak percaya dengan tragedi ini.
Di antara semua Pangeran yang ada di pada akhirnya percaya dengan karakter dari pangeran keempat tapi kenapa semuanya menjadi terbalik setelah segalanya hampir selesai.
Kenapa?
Apa yang salah?
taman Pangeran sama sekali tidak menangis karena dia adalah laki-laki tangguh tapi dia menatap langit dan berkata."putri, jika kau bisa mendengar ini maka dengarkanlah. Maafkan aku karena tidak percaya denganmu sebelum ini .Maafkan karena aku tetap bersikeras untuk menjaga Pangeran keempat dan menyerahkan tahta kerajaan kepadanya. Kau benar putri tidak akan ada cinta di dalam istana"
"tidak ada orang yang bisa disalahkan dalam hal ini yang salah adalah aku karena percaya Jika masih ada orang yang memiliki hati nurani untuk duduk di tahta.Tidak ada putri, tidak ada"
Di sini Paman Pangeran jelas kecewa dengan penilaiannya sendiri, dia dan sang Putri sering berdebat mengenai masalah ini.
__ADS_1
"hati manusia itu sukar diukur, hanya sedikit godaan mereka akan tergelincir dan itulah yang terjadi pada Pangeran keempat jika kita tidak hati-hati"begitu lah kata Zhang Fei waktu itu.
Tapi Paman Pangeran dengan keras hati berkata."orang yang duduk di kursi Kaisar adalah orang yang memiliki darah dan keturunan kaisar. Diantara 7 Pangeran hanya dia yang memiliki kualifikasi. jadi aku akan membantunya dan akan selalu mendampinginya ketika dia menjadi Kaisar agar menjadi kaisar yang baik di masa depan"
"Oh benarkah, ada banyak kejadian yang mengatakan seseorang yang berjasa di masa lalu akan dihabisi oleh kaisar Setelah dia menjabat. apa Paman Pangeran yakin Pangeran ke-4 tidak akan menjadi orang seperti itu?"
"Tidak mungkin ,Pangeran keempat memiliki karakter bagus dan dia mungkin akan selalu berterima kasih dan mendengar pendapatku di masa depan" kata paman pangeran yang mencubit hidung Zhang Fei tapi Zhang Fei waktu itu, hanya mendengus dan mengejek nya.
"Ohh kuharap begitu tapi jika kejadian terburuk terjadi maka jangan salahkan aku karena tidak pernah menasehatimu kan"
("Putri, gimana sih lihat dia terpuruk seperti itu kasihan banget deh")
"Hem biarkan saja biarkan dia tahu rasa, mah. Orang juga sudah dinasehatin jangan pernah masuk campur dengan dunia politik. lebih baik kita duduk nyaman di rumah dan goyang kaki seharian. jika masuk campur dan dunia politik ,beginilah jadinya"kata Zhang Fei.
Meskipun zhang Fei marah dan kesal. Tapi dia masih ingat jika itu adalah ayah dari bayi yang dikandung sekarang tidak mungkin bayi ini lahir tanpa pernah melihat ayahnya karena dieksekusi tanpa sebab.
("Say ada peraturan di negara Dayun ini jika kau ingat sih. jika tuduhannya dikenakan oleh Paman Pangeran itu benar nyata dan kejadian itu artinya kamu dan anak yang di dalam kandungan itu tidak akan selamat juga. kalian akan dieksekusi bersama dengan paman pangeran")
Zhang Fei yang sebelumnya marah terdiam mendengar ini. dia menyentuh lehernya sendiri dan berkomat-kamit.
"Mah aku akan di eksekusi juga?"
("Ya lah, itulah peraturannya, Ckckck jadi lakukan sesuatu jika tidak ingin mati say")
"Ohh astaga, ehem-ehem gadis Persik. Ayo persiapkan aku , juga beri tahu Kasim aku ingin menghadap Pangeran keempat"
"baiklah Putri "
Gadis Persik juga sudah mendengar informasi ini dan dia juga bingung.Saat ini dia sedang menunggu konfirmasi dari partai pengemis, paling cepat informasi balasan akan didapat satu jam lagi atau lebih
Menanggapi perintah dari Zhang Fei gadis Persik keluar sebentar untuk menemukan seseorang agar melaporkan kabar ke kunjungan Zhang Fei ke pangeran ke empat.
Setelah itu baru dia kembali lagi untuk mempersiapkan Zhang Fei agar bisa bertemu Pangeran keempat dengan layak.
Sementara itu, pangeran ke empat diberitahu jika zhang fei ingin bertemu dengan dirinya dan berbicara empat Mata.
Jadi dia berkata "perintahkan semua orang hadir di aula utama termasuk menteri dan para jenderal. Mari adakah pertemuan dengan putri di sana dan tarik penghianat Paman Pangeran itu bersama"
Perintah Pangeran keempat memiliki bobot di istana ini. jadi para Kasim yang berada di lokasi segera melakukan apa yang diinginkannya.
Dalam sekejap mata semua orang yang terkait sudah berkumpul di aula utama.
Zhang Fei sudah diberitahukan oleh sistem mengenai keputusan pangeran ke-4. jika dibilang dia takut mungkin itu benar. Tapi dia pikir ada kemampuan lain di balik punggungnya saat ini .Jadi kemungkinan untuk lepas dari tuntutan adalah 50-50.
Dengan langkah tegap ,Zhang Fei memasuki aula utama istana. Pandangan semua orang terfokus padanya, para menteri yang tak terlibat dalam intrik dan bahkan beberapa Jenderal besar negara Dayun.
Di tengah ruangan, Paman pangeran terikat erat pada kursi, wajah-wajah penuh tanda tanya terpancar dari sekeliling. Di sini Zhang Fei menjadi pusat perhatian dan ketegangan pun terasa menusuk di setiap sudut ruangan.
Meskipun merasa dirinya adalah Kaisar di masa depan tapi,Pangeran ke-4 sama sekali tidak memiliki hak untuk duduk di tahta. Jadi dia meminta sebuah kursi khusus yang diletakkan tidak jauh dari singgasana.
Melihat kedatangan sanksi dengan yang percaya diri dia tersenyum sinis dan berkata di dalam hati ."aku ingin lihat sampai kapan Putri dengan percaya dirinya itu "
karena dirinya juga bukan Kaisar maka tidak ada kewajiban untuk zanve berlutut dan mengatakan puji-pujian.
Bahkan seharusnya Pangeran ke-4 lah yang melakukan itu mengingat status mereka berdua di mana dia bisa disebut sebagai bibi dari pangeran keempat.
tapi bagaimana bisa dipanggil ke-4 menghormatinya sementara pamannya sendiri sedang diikat di sana tanpa kehormatan sama sekali.
"sebenarnya Paman Pangeran bisa melepaskan diri dari kursi itu tapi kenapa dia tidak mau bergerak?"
("orang kuno memiliki kepercayaan tertentu pada orang yang status yang lebih tinggi. Ini sudah dipercaya sih tapi ada banyak kasus yang menjelaskan seperti itu. Orang yang berasal dari dunia modern seperti putri, pasti tidak mengerti apa yang mereka pikirkan")
"Hem setia membabi buta itu juga tidak ada gunanya ckckck "
"Putri peipei atau putri istana kecil, gelar yang mana harus Pangeran ini sebutkan?"
__ADS_1
"Pangeran keempat, lupakan masalah gelar tapi sebut saja aku dengan bibi"
Ketika Zhang Fei menyebut itu wajah Pangeran keempat menjadi biru.
Jika gelarnya hanya putri istana kecil, maka zhang Fei akan terlibat dengan pemberontakan terselubung Paman pangeran dan hanya anak dalam kandungannya saja yang akan mendapatkan hukuman mati.
Tapi jika itu adalah Putri Peipei maka dia akan terlepas dari hukuman seutuhnya, karena gelar Putri sudah menjadi identitasnya tersendiri.
Tapi saat ini Putri malah mengatakan, Jika dia adalah bibi .Yang artinya Pangeran ke-4 haruslah lebih sopan dan lebih merendahkan dirinya di hadapan zhang Fei.
"sekarang keponakanku tersayang, Jelaskan apa tujuanmu memanggil bibi ke sini,ohh di mana kursi untuk bibi Hem?"
Para menteri yang ada di sana menundukkan kepala dan ada yang ingin tertawa mendengarnya.
Pangeran keempat benar-benar adalah keponakan dan hanya ada satu kursi di sana dan kursi itu diduduki oleh pangeran ke-4.
Adalah kurang ajar jika keponakan duduk sedangkan bibinya berdiri.
Pangeran ke-4 harus menggigit lidahnya sendiri sangking marahnya dia. Jadi dia memanggil seseorang untuk membawa sebuah kursi untuk Zhang Fei.
Setelah kursi datang ,baru kemudian zhang Fei duduk dan posisinya berada di sebelah Paman pangeran yang sedang diikat.
" Oke keponakan tuh tersayang Jelaskan apa maksudmu saat ini"
"Hehehe Putri, jangan berlagak tidak tahu apa yang terjadi. Pangeran ini pikir Putri lebih tahu dari semua orang atas kejadian ini. Paman Pangeran melakukan pemberontakan terselubung dan jelas-jelas mendorong Pangeran ketiga untuk melakukan pemberontakan. Pangeran ini yakin Putri juga memiliki andil di dalam kejadian tersebut?" kata Pangeran ke-4 dengan geram.
Dia dulu adalah seorang pangeran yang tidak memiliki ambisi apapun jadi tidak pernah masuk di dalam pertemuan politik.
Tapi dia pernah mendengar jika Putri ini bisa bertarung di pertemuan semacam ini, bahkan di depan Kaisar sekalipun. tapi dia tidak pernah berpikir jika sang Putri mampu memblokir tuduhan untuk paman pangeran.
"Ohh Pangeran keempat, bibi ingin bertanya dengan satu hal. Apakah Pangeran ke-4 ingin menjadi Kaisar?"Sebuah pertanyaan yang membuat semua orang yang ada di tempat memandang dan tidak mengerti tujuan pertanyaan itu.
Semua orang di sini tidak mau ikut campur dan mereka juga tidak mau mengeluarkan pendapat. Salah satu sebabnya adalah takut untuk menyinggung Putri peipei.
"Putri, apa maksud pertanyaan itu dan apa hubungannya dengan yang Pangeran ini tanyakan?"
"Hahaha, orang yang ingin menjadi Kaisar adalah orang yang terlatih dari segi mental dan otak tapi Pangeran keempat tidak memiliki itu sama sekali"
"Kau....
"jangan potong dulu perkataan bibimu ini keponakan, biarkan bibimu tersayang menyelesaikan perkataannya dulu baru dibantah. Apa gurumu tidak pernah mengatakan itu atau kau tidak pernah belajar sama sekali?"kata-katanya yang penuh arogan benar-benar membuat mental Pangeran keempat jatuh di dalam gua es.
Tapi ambisi dan kemarahannya melebihi segalanya sehingga dia menelan semua itu ke dalam perut dan menggantinya dengan pandangan yang menusuk.
"Kau...
"betapa kurang ajarnya Kau ,pangeran mana yang begitu kurang ajar kepada tetuanya sendiri? kalian semua ,katakan padaku siapa yang menjadi guru Pangeran keempat. Sampai dia tidak tahu sopan santun dan bagaimana melayani tetua?"
Zhang Fei melirik semua orang yang hadir, sistem menjelaskan lebih dari sepertiga orang-orang yang hadir di sini adalah orang yang sudah menelan pil kesetiaan jadi dia tidak ragu untuk berlaku sedikit kasar.
Meskipun demikian kesetiaan bagi orang kuno adalah hal yang mustahil untuk digeser. Mereka mungkin memiliki kesetiaan karena pil tersebut tapi juga memiliki kesetiaan yang aneh terhadap seseorang yang mereka anggap akan menjadi Kaisar di masa depan.
Lagi pula Pangeran ke-4 adalah benih satu-satunya dari almarhum kaisar yang tersisa.
Jika bukan dia yang menjadi Kaisar lalu siapa lagi. Karena pemikiran itulah tidak ada orang yang berani menjawab pertanyaan Zhang Fei , sampai seseorang maju ke depan.
"Putri, dia adalah guru dari sekolah negara Tuan xi "kata seorang menteri kecil.
"Ohh kalau begitu perintahkan seseorang untuk memanggil dia menghadap ke sini.Putri ini ingin bertanya bagaimana caranya dia mengajar orang" kata Zhang Fei dengan setengah berteriak.
Menteri kecil tadi tidak tersenyum tapi juga tidak membantah dia langsung keluar dari aula untuk melakukan hal yang diperintahkan oleh sang putri.
Sementara itu Pangeran keempat yang tadinya terlihat arogan dan penuh semangat tiba-tiba kempes.
Dia sama hari tidak mengerti apa yang terjadi tadinya dia berpikir untuk mengendalikan aula pertemuan ini dan memberikan tuntutan pada Paman pangeran dan istrinya untuk dieksekusi atau minimal diusir dari negara.
__ADS_1
Tapi sekarang kondisinya malah menjadi terbalik, yang menjadi tersangka di sini adalah dirinya sendiri alih-alih Paman pangeran.