Sistem Gosip Putri Ke Empat

Sistem Gosip Putri Ke Empat
112


__ADS_3

Zhang Fei menghadiri acara pernikahan dan kepergian dari semua dari ibu kota.


sampai juga menghabiskan beberapa waktu di Zhang mansion bersama selir ibunya di halaman kapuk.


mereka ibu dan anak berbicara tentang hal-hal yang sudah mereka lewati Karena jarang ketemu padahal masih berada di kota yang sama.


Walaupun zhang Fey mengetahui seluk beluk dari cerita aslinya melalui sistem gosip.


Tapi tetap saja Zhang Fei memiliki perasaan haru ketika mendengarnya dari mulut selir ibu nya sendiri.


Melihat wajahnya yang memerah ketika bercerita tentang keponakannya yang hilang .saat ini dia bahkan sudah pun masuk ke dalam bisnis asli keluarga Pei.


Dia juga memuji bagaimana bagusnya pemikiran sang keponakan yang benar-benar menyerupai 80% kemiripan otak bisnis dengan sang kakak yang sudah tiada.


Selir Ibukota duduk di ruang keluarga, dengan Zhang Fei duduk di sampingnya. Suasana hangat terasa di ruangan tersebut.


"Putri , selir ini harus memberitahumu sesuatu yang luar biasa. belum lama ini selir bertemu dengan keponakan laki-laki yang sudah lama hilang di gunung!"


ini bukan lagi cerita baru sampai sendiri sudah mendengarnya dari sistem hanya saja mereka tidak pernah bertemu lagi ketika sampai sudah menikah di istana kecil.


jadi selir ibu belum pernah mengatakan masalah ini secara langsung di hadapannya.


Masih bisa dilihat bagaimana rasa kekaguman dan pemujaan itu di matanya sehingga Zhang Fei juga menanggapi dengan wajah yang terkejut dan turut berbahagia.


" Benarkah, Selir? Itu sungguh berita yang menggembirakan! Bagaimana bisa?"


Selir ibu menceritakan tentang hari itu lagi. Setelah perjuangan panjang dan berbagai kesulitan, keponakan ini berhasil menemukan jalan pulang. Dan yang paling tidak mengejutkan adalah sekarang bisnis keluarga Pei diserahkan kepadanya.


Padahal bisnis keluarga pei ini sudah lama tidak ada lagi yang ada sekarang adalah bisnis yang di lakukan secara pribadi oleh selirnya dengan bantuan Zhang Fei.


Meski begitu zhang Fey tidak berkecil hati sama sekali. rezeki ada di mana-mana dan dia juga tidak kekurangan uang saat ini.


Paviliun anggrek masih saja aktif dan setiap minggu mengirimkan ratusan keping emas untuk yang sebagai kompensasi.


Emas Itu disimpan di rumah kosnya karena khawatir gudang tidak selamat.


Di saat yang sama selir ibu menganggap ini adalah harta keluarga. Karena semua hal itu diberitahukan oleh ayahnya sendiri melalui mimpi.


Jadi dia tidak merasa salah sama sekali sudah memberikan bisnis besar ini di tangan keponakan. Secara hanya dialah benih terakhir dari keluarga Pei.


"Ya, dia adalah orang terakhir dari keluarga Pei. Selama bertahun-tahun, bisnis keluarga itu ditinggalkan tanpa pengelola. Sekarang, dia akan meneruskannya dan mengembalikan kejayaan keluarga Pei"


Mereka berdua saling tersenyum dengan bangga dan rasa syukur atas penemuan keponakan yang lama hilang dan keberlanjutan bisnis keluarga Pei. Mereka menyadari bahwa mereka adalah bagian dari sejarah terakhir dari keluarga Pei, dan akan bekerja sama untuk memastikan masa depan yang cerah bagi keluarga mereka.


"Ah putri,kau mungkin tidak akan pernah bertemu dengan dia karena posisimu saat ini. Tapi putri perlu tahu wajahnya begitu tampan dan dia lebih mirip dengan pamanmu. sayang sekali pamanmu memiliki usia pendek jika tidak, heh...


Dengan wajah yang penuh antusias selir ibu menceritakan deskripsi wajah dari keponakan satu-satunya ini.


Seorang pria desa yang selalu aktif menjadi pemburu di gunung terlihat sangat gagah dan kuat. Tubuhnya tegap dan terlatih dengan baik, menunjukkan kekuatan fisik yang luar biasa. Setiap gerakan yang ia lakukan penuh dengan kegesitan dan ketangkasan, seolah-olah tubuhnya selaras dengan alam sekitarnya.


Wajahnya yang tampan menarik perhatian setiap orang yang melihatnya. Mata yang tajam dan penuh keberanian menunjukkan tekad dan kecerdasan yang tersembunyi di balik kegagahannya. Alis yang tebal memberikan kesan penuh karakter, menambah pesona maskulinnya.


Rambutnya yang panjang dan hitam seperti malam dibiarkan terurai dengan bebas, menambah kesan liar dan bebas. Wajahnya dipenuhi dengan janggut yang terawat dengan baik, menambah sentuhan maskulinitas yang mendalam.


Pakaian yang dikenakan oleh pria desa ini mencerminkan kehidupan di gunung. Mengenakan jubah yang terbuat dari kain kasar dengan warna yang alami, ia terlihat seperti bagian dari alam yang ia jelajahi. Di pinggangnya, tergantung tas berbahan kulit yang berisi alat pemburuannya, menunjukkan bahwa ia adalah seorang ahli dalam hal itu.


Ketika berjalan, langkahnya mantap dan tegap, menunjukkan keyakinan dan keberanian yang tak tergoyahkan. Ketampanan dan kekokohannya memancar dengan kuat, memikat hati siapa pun yang melihatnya. Pria desa ini adalah simbol kegagahan dan kekuatan yang menjadikannya sosok yang dihormati oleh para penduduk desa dan dihargai oleh para pemburu yang lain.

__ADS_1


Ketampanan fisiknya hanya sebanding dengan ketampanan jiwanya yang berani dan penuh dedikasi. Pria desa ini mewakili keberanian, ketangkasan, dan keterampilan dalam menghadapi tantangan di alam liar gunung.


"OMG mama, Bagus bener cara selir ini membayangkan ketampanan sepupu kan,hei sudah sebanding dengan mama juga hehehe"kata zhang Fey dalam hati.


("setiap ibu akan selalu membanggakan anak-anak dan keturunannya.putri di sini seorang laki-laki adalah anak-anak dan perempuan hanyalah setengah anak. dengan begitu sepupu ini adalah permata dan kau adalah batu. jadi jangan senang dulu huh")


"Aku batu,haha batu giok mama hehehe"


Sistemnya juga memiliki rasa iri Ketika tuan rumah memuji orang lain. siapa bilang sistem tidak memiliki perasaan kan.


Kehadiran zhang Fey di halaman kapuk bener-bener tidak bisa lama karena dia di sini adalah tamu yang bahkan tidak boleh menginap.


Jadi dia mengundurkan diri untuk kembali ke istananya. selir ibu juga tidak bisa mencegah putrinya pergi jadi dia hanya melambaikan tangan dan berkata agar cepatlah memberikan dia seorang cucu.


"Cucu?hah Aku saja tidak tahu apakah aku harus punya anak atau tidak"gumam zhang Fey pas dirinya sendiri.


mungkin trauma dengan masa lalu yang memang memiliki kebencian tertentu terhadap para lelaki tapi dia juga merasa ada sedikit kebencian dengan seorang anak apalagi jika anak itu adalah laki-laki.


ya masih ingat bagaimana caranya ibu merasa sedih bahkan langsung melakukan tindakan bunuh diri karena kecewa dengan Putra yang sudah dilahirkan.


Betapa banyaknya kasih sayang dan betapa banyaknya pengorbanan yang diberikan untuk putranya ini tapi lihat apa yang sudah dia lakukan.


Tega teganya dia menyudutkan ibunya sendiri dan mengatakan ibu adalah biang kerok dari kehancuran keluarga. Padahal itu semua adalah ayahnya yang tidak ingin bekerja cuman tahu bersenang-senang saja.


Yang lebih menyakitkan lagi dia bahkan mendukung wanita lain untuk menikah dengan ayahnya sendiri dan memanggil wanita itu sebagai ibu.


Perasaan ibu mana yang tidak terluka dengan hal seperti ini.


Di sini zhang Fey tidak ingin merasakan perasaannya dirasakan oleh ibunya itu. perasaan dikhianati oleh darah dagingnya sendiri.


Tapi di era ini, dia adalah wanita lemah yang bahkan tidak bisa menolak pernikahan. Tapi apakah dia masih bisa menolak untuk melahirkan anak.


Bodoh amatlah.


Sementara itu kereta kuda sampai sudah tiba kembali ke istana kecil. Tapi ketika dia ingin turun dari kereta kuda mata zhang Fey segera membulat. Karena apa yang sedang dia lihat di depan nya ini.


"Mama apakah kita salah rumah?"


("tidak ini adalah istana kecil")


Istana yang indah itu menjulang tinggi di tengah taman yang subur, menciptakan pemandangan yang menakjubkan. Bangunannya yang megah dan mewah terbuat dari marmer putih yang dipahat dengan detail yang rumit, mencerminkan kemegahan dan keanggunan kerajaan.


Gerbang besar yang dihiasi dengan ukiran-ukiran emas membuka jalan menuju halaman istana. Di kedua sisi jalan, pepohonan yang rindang memberikan kesan sejuk dan menyegarkan, menambah pesona alam istana tersebut. Pelataran yang luas dan terawat dengan baik dilapisi dengan batu bata merah yang teratur, menciptakan kontras yang menarik dengan bangunan putih istana.


Begitu masuk ke dalam istana, mata disambut dengan keindahan yang memukau. Ruangan-ruangan besar dengan langit-langit yang tinggi terhiasi dengan lukisan-lukisan karya seniman terkenal, menggambarkan legenda dan keindahan alam. Di dinding-dindingnya, terpampang kain sutra merah mewah yang dihiasi dengan bordir emas, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kegembiraan.


Seluruh istana dihiasi dengan warna merah yang mencolok. Lampu-lampu gantung merah bergantung di langit-langit, menghadirkan cahaya lembut yang memantulkan kilauan keemasan. Karpet merah yang lembut dan tebal melapisi lantai, memberikan sentuhan kemewahan yang tak terlupakan.


Di setiap sudut istana dipenuhi dengan bunga-bunga merah muda, putih, dan merah terang. Aromanya yang harum memenuhi udara, menciptakan atmosfer yang romantis dan mempesona.


Di aula pernikahan, tempat yang paling penting dalam istana, takhta yang megah dihiasi dengan emas dan batu permata menghadap ke arah altar. Segala sesuatu di sekitarnya menggambarkan kemegahan dan kehormatan.


"pengawal 1 pengawal 2 ada apa ini. tadi Putri ini pergi baik-baik saja sekarang menjadi mengapa berubah menjadi begini ,siapa yang menikah?"tanya sampai pada pengawal yang memang tidak ikut pergi ke acara pernikahan dia hanya membawa gadis Persik bersamanya. Sementara mawar dan melati tetap di rumah untuk menunggu dia kembali.


dua pengawal yang dipanggil ini menghela nafas panjang. Mereka langsung menceritakan kejadian pagi tadi.


Paman Pangeran bodoh, yang merasa iri dengan pernikahan iparnya, duduk di ruang kerajaan yang luas dan penuh dengan kemewahan. Wajahnya terlihat cemberut dan penuh kecemburuan saat dia mengamati persiapan pesta pernikahan di sekitarnya.

__ADS_1


Pelayan-pelayan istana yang sibuk bergerak dengan lincah, mengatur hiasan-hiasan indah di sepanjang koridor dan ruangan. Bunga-bunga segar beraneka warna merah, putih, dan merah muda menghiasi setiap sudut, menciptakan nuansa keindahan dan keceriaan. Lampu-lampu gantung berwarna emas menggantung dengan anggun, memberikan cahaya yang lembut dan memantulkan sinar yang mempesona.


Paman Pangeran, yang merasa semakin terpancing oleh rasa iri, memanggil salah seorang pelayan istana yang berada di dekatnya. Dengan suara rendah, ia memberikan instruksi kepada pelayan tersebut.


Paman Pangeran: "Kau, pelayan! Lihatlah ini! Mereka merayakan pernikahan dengan begitu mewah, bukan? Aku ingin semua ini terjadi lagi, tetapi kali ini untukku dan istrimu. Segera, hiasi istana ini seperti pesta pernikahan!"


Pelayan itu memandang Paman Pangeran dengan cemas, menyadari bahwa permintaan tersebut cukup aneh. Namun, ia tidak berani menolak dan dengan cepat meninggalkan ruangan untuk melaksanakan perintah tersebut.


Beberapa saat kemudian, pelayan kembali dengan sekelompok pelayan istana lainnya. Mereka membawa dekorasi pesta pernikahan yang mewah dan mulai menghias ruangan dengan cermat. Bunga-bunga, kain sutra, dan hiasan-hiasan emas dipasang dengan indah, menciptakan suasana yang meriah dan penuh kegembiraan.


Sementara itu, Paman Pangeran duduk dengan senyum jahat di wajahnya, merencanakan untuk mencuri perhatian dan merayakan pernikahan palsu dengan istrinya, meskipun hanya dalam bentuk tiruan semata.


Namun, apa yang tidak ia sadari adalah bahwa kecantikan dan kemewahan pesta pernikahan palsu itu tak akan pernah mampu menyamai keindahan sejati dari pernikahan yang sebenarnya.


"bodo amat sih, aktingnya juga kebablasan gitu. apa yang ingin dia cari dengan akting seperti ini, huh "


sangat disayangkan sistemnya tidak mencapai Paman pangeran sehingga apa yang dilakukan dan apa yang diinginkan tidak sempat terpantau sama sekali.


Ada begitu banyak orang di sekeliling pamam pangeran yang dia bisa cari informasinya. Hanya saja otak zhang Fey selalu penuh dengan berbagai macam informasi .Sehingga dia harus memilah-milah mana yang didahulukan atau mana yang bisa didengarkan besok.


Zhang Fei Hanya bisa menarik nafas panjang dan berjalan cepat ke halamannya sendiri. tapi di halamannya itu zhang Fey tidak boleh masuk karena menurut mereka ada beberapa pernak-pernik yang harus dipasang ulang.


Jadi zhang Fey diarahkan ke sebuah kamar lainnya. Di mana para pelayan budak masih melakukan beberapa trik lagi.


Pelayan-pelayan budak yang setia bergerak dengan cermat di sekitarnya, membawa gaun pengantin yang indah dan perhiasan mewah.


Pelayan budak menghampiri Zhang Fey dengan lembut " putri, ini adalah gaun pengantin yang dipilih oleh Paman Pangeran. Sangat indah dan sesuai dengan keanggunan putri "


Zhang Fey menatap gaun dengan ragu" Apa Paman Pangeran benar-benar menginginkan ini?"


Pelayan budak berkata"Ya putri Paman Pangeran telah meminta agar Nona memakai gaun ini"


Zhang Fey merasa terjebak antara keinginan pribadinya dan keinginan Paman Pangeran. Namun, melihat ketulusan dan kerendahan hati pelayan-pelayan tersebut, dia merasa tergerak untuk memenuhi permintaan tersebut.


Zhang Fey menghela nafas , kemarin dia sudah banyak berpikir tentang apa yang harus dilakukan dengan paman pangeran yang tampan.


Dengan begitu banyak pertimbangan dan juga nasehat dari sistemnya. Pada akhirnya zhang fei ingin berdamai dengan pria ini.Apapun yang terjadi zhang Fey sekarang adalah orang di era ini dan dia masih tetap harus mengikuti peraturan di sini.


Artinya dia akan selamanya menjadi istri dari Paman pangeran yang berpura-pura bodoh .Dia tidak bisa membubarkan tradisi lama dan harus menyesuaikan diri dengan keadaan.


Meski begitu sepertinya hal ini terlalu Tapi cepat atau lambat semuanya masih akan tetap terjadi kan "Baiklah, aku akan memakai gaun ini. Berikan padaku"


Dengan penuh keahlian, para pelayan budak membantu Zhang Fey memasukkan gaun pengantin dengan hati-hati. Mereka dengan cermat mengikat dan mengatur aksesori pengantin, menambahkan kilauan dan keanggunan pada penampilannya.


beberapa pelayan budak bahkan gadis Persib juga memuji betapa cantiknya putri istana hari ini.


Meskipun begitu gadis Persik juga membisikkan jika Paman pangeran itu diketahui bodoh jadi orang luar juga berpikir apa yang dilakukan di istana kecil adalah sesuatu yang dilakukan oleh nya.


Jadi perubahan istana dengan pernak-pernik pernikahan hari ini benar-benar tidak diambil hati oleh orang luar.


Meskipun masih ada kekhawatiran dalam hatinya, Zhang Fey mulai merasakan sentuhan kehangatan dan dukungan dari para pelayan budak yang berada di sekitarnya.


Semua orang yang terlibat bahkan gadis Persik dua penjaganya juga berpikir .jika ini adalah keinginan bodoh dari Paman pangeran yang hanya cemburu dengan acara pernikahan pada zhang mansion.


Tapi hanya zhang Fey yang mengetahui jika hari ini adalah hari di mana dia dan Paman pangeran benar-benar akan meresmikan hubungan mereka ke arah pernikahan yang sebenarnya.


Meskipun zhang Fey masih menyimpan sedikit keraguan di dalam hatinya tentang hubungan ini.

__ADS_1


Dalam hati Zhang Fey, terbersit harapan bahwa pernikahan ini akan membawa kebaikan dan kesenangan, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi seluruh keluarga dan kerajaan.


__ADS_2