
Gosip hari ini membuat zhang Fey bersemangat.Dia merasa nyaman mendengar nya hanya saja ketika dirinya meminta informasi tentang Paman pangeran sebenarnya itu kosong.
Setelah usia 11 tahun informasi pada sistem gosip tidak bisa dibuka sama sekali.
Yang paling membuat penasaran tentang kondisi terkini Paman pangeran. Apakah dia beneran bodoh atau masih berpura-pura.
Karena pembahasan tentang Paman pangeran tidak didapatkan, pada akhirnya dia menyerah.
Tapi pada saat yang sama di rumah paman pangeran kabar ini segera membuat heboh seisi mansion.
Seorang gadis pelayan berdiri dengan wajah kesal.Dia menatap seorang pria,ohh tidak seorang anak kecil yang sedang bermain di bawah pohon persik yang belum berbuah.
Gadis cantik dengan pakaian pelayan ini bercekak pinggang. Kecantikannya tiba-tiba memudar karena dia terlihat emosi.
" paman pengeran,ayo turun ,aku bilang turun cepat"pekik nya marah.
Anak kecil yang sedang nongkrong di atas pohon mengejek nya dengan menjulurkan lidahnya. kepalanya menggelengkan kepala dan berkata"nainai aku tidak mau main lagi sama kamu.Kata kakak kaisar sekarang aku punya teman baru kan hehehe"
Bukannya tenang gadis itu malah lebih marah lagi mendengarnya.
Anak kecil yang sedang memanjat pohon ini bukanlah siapa-siapa tapi adalah paman pangeran yang dijodohkan dengan Nona keempat.
Jika dia tidak berbicara semua orang pasti menganggapnya tampan dan berpikir dia adalah bangsawan yang sangat menjanjikan. Tapi jika dirinya sudah berbicara bisa diketahui bagaimana rendahnya IQ dia.
Memiliki tubuh dewasa tapi sebenarnya pemikirannya masih anak-anak di usia 5 tahun.
Neinei sudah menemani Paman pangeran bertahun-tahun.Neinei adalah keponakan dari ibu basah taman pangeran.
Sejak dibawa bersama oleh ibu basah Paman pangeran hadiah selalu bermain dengannya .Di sini hanya dia sajalah teman bagi paman pangeran.
Sejak saat itu dia mulai berpikir jika Paman pangeran suatu hari akan menikah dan itu adalah dirinya sendiri. Dilihat dari cara pemikirannya yang tidak dewasa ini jelas dia tidak akan pernah menemukan pasangannya.
Apalagi semua orang di istana memandang rendah dan menganggap dia hanya sebuah simbol.
Keluarga mana yang ingin menikahkan Putri mereka dengan paman pangeran yang tidak punya pengaruh apapun.
tapi baginya ini tidak begitu. Dia berasal dari keluarga rendahan pengasuh basah sudah dianggap keluarga kerabat terbaiknya saat ini.
Jika suatu hari dia bisa memanjat menjadi selir pada Paman pangeran , ini sudah dikatakan sebuah pencapaian yang bagus. Meskipun tidak bisa melakukan apapun hal-hal orang dewasa setelah menikah.Neinei sama sekali tidak peduli.
Setelah menikah apapun yang terjadi dia adalah orang dewasa di mansion ini.
Istana kecil adalah nama yang disematkan di mansion ini.Tidak memiliki pemasukan lain tapi semua makanan pakaian akan di tanggung oleh istana.
Karena itu tidak akan ada kekurangan apapun di sini.
Tapi impian dan rencana yang sudah disusun rapi ini sebenarnya hancur berantakan hanya gara-gara dekrit dari kaisar.
Sejak dekrit itu diturunkan itu sudah disebutkan sebagai sebuah pernikahan. Tidak apa-apa jika dia mengambil pasangan sebagai istri sah mungkin akan ada kesempatan untuk dirinya menjadi selir samping.
Tapi dekrit dari kaisar mengatakan jika paman pangeran bahkan tidak memiliki hak untuk itu.
Betapa celaka nya ini.
hal ini membuat dia marah dan tidak nyaman sepanjang hari. dilihat lagi bagaimana Paman pangeran ini benar-benar tidak dewasa.
Selain daripada bermain sepanjang hari dia bahkan tidak tahu apapun.
Lihat saja bagaimana dia sedang mengejek nya dari atas sana.
Neinei benci ini.
Tidak mudah untuk melayani Paman pangeran sejak dulu ,tapi kerja kerasnya dipikir akan membuahkan hasil. Tapi sekarang semuanya gagal total bagaimana mungkin dia tidak marah.
"Paman pangeran kau bisa mengejek aku tapi kau ingat saja, istri mu akan lebih galak daripada aku. dia akan memotong tanganmu memotong kakimu agar kau tidak bisa berjalan. pada saat itu jangan pernah mengatakan padaku kau menyesal"kata neinei geram.
Mendengar kata-kata dari pengasuhnya, Paman pangeran yang sedang tertawa di atas pohon tiba-tiba menjadi muram. Jelas dia sedang berpikir apakah pengasuh ini mengatakan kebenaran atau sedang berbohong.
__ADS_1
"kau bohong Kakak kaisar mengatakan Jika dia adalah teman yang baik. akan menemani aku tidur makan bermain jalan-jalan. dari mana dia jadi jahat"gerutunya tidak senang.
Dia bingung seraya menggaruk kan kepala nya.
Kemarin kaisar yang disebutnya Kakak ini datang mengatakan akan memberikan dia teman baru. Waktu itu dia bertanya apakah teman ini akan seperti neinei.
"Tidak mungkin, dia bahkan lebih baik daripada neinei. Agar bisa menjadi temanmu kami akan mengadakan upacara tiga bulan lagi. setelah selesai upacara kau bisa bermain dengannya sepanjang hari. dia tidak akan pernah marah "kata kaisar.
"Hah tidak bisa marah? benarkah kakak?"
"Ya dia tidak akan pernah bisa marah dia akan selalu menyayangi kamu menemani tidur bermain dan apapun yang ingin kau lakukan" kata kaisar lagi
"Eh baik nya ,Hem kakak aku mau kakak"
Sampai saat ini Paman pangeran masih mengingat kata kata itu.Tapi sekarang kenapa di mulut neinei dia akan jadi jahat bahkan akan memotong kaki nya juga.
Siapa yang bohong disini, apakah kakak kaisar atau neinei.
"Aku bohong ? bagus tapi setelah itu kau akan menangis darah dan jangan pernah salahkan aku"kata neinei geram.
Tidak ada wanita yang sanggup melayani pria bodoh seperti ini apalagi jika itu seumur hidup.
Neinei mau karena dia merindukan statusnya dan uangnya tentu saja.
Neinei tidak percaya jika gadis yang diberikan oleh kaisar itu akan sabar melihat kelakuannya yang tidak ubahnya seperti anak kecil. Neinei ingin melihatnya dan pada saat itu Paman pangeran akan kembali padanya dan mengetahui hanya neinei yang akan selalu baik padanya.
"Neinei...
"Jangan panggil aku "
"huwaaaa.neinei..huwaaa...
"Hahaha aku tidak marah lagi jadi turun lah"kata kata dengan senang hati.
Paman pangeran ini sangat mudah untuk di jinak kan. Tidak masalah apakah di masa depan ada Putri ataupun selir .dia akan tetap jadi yang nomor satu di sisi paman pangeran dan itu tidak akan pernah berubah selamanya.
Ada beberapa pengawal yang melihat kejadian itu. Tapi tidak satupun yang maju untuk membantunya malah mereka tertawa seperti melihat ibu dan anak yang sedang bertengkar.
Pemandangan ini memang sudah biasa dilihat di istana kecil. tidak ada pengawal yang takut dengan paman pangeran tapi berbeda jika berhadapan dengan neinei.
"Au..au..Au.. neinei katamu kau tidak kau marah tapi ini sakit huwaaaa...
"makanya kalau lain kali itu dengar apa kataku jadi tidak akan dijewer seperti sekarang" kata neinei puas.
"Baik "Kata paman pangeran menundukkan kepalanya karena sejak kecil sampai sekarang neinei selalu membuly nya.Tapi dia masih merasa ketergantungan pada gadis ini.
Melihat matanya saja Paman pangeran sudah merasa ingin kencing di celana.
"Bagus sekali, sekarang ayo pulang ,aku capek mengejar mu dari pagi"keluh nya.
Setelah berkata begitu dia langsung pergi dengan paman pangeran berjalan di belakang nya.
Di katakan sebelumnya ada beberapa Selir yang dikirim ke istana kecil.Tapi para selir ini tidak tau kabar nya lagi setelah masuk .
Menurut rumor banyak yang bunuh diri atau mati tanpa sengaja.Hanya sedikit yang tau jika ini semua karena neinei.
Selir yang masuk harus merawat neinei seperti ibu mertua.Jika menolak maka jangan heran pada hari berikutnya dia akan terlihat mengambang di dalam danau buatan.
Penjaga dan beberapa budak pelayan tau tapi mereka tidak bisa melakukan apapun.Kehidupan para budak tergantung pada tuan nya sedang kan tuan nya sekarang bergantung pada neinei.
Karena itu lah neinei di takuti di istana kecil ini.
Sekarang istri sah akan masuk tapi jika dia mati tidak kan ada yang bertanya apalagi kabarnya calon putri ini masih gadis yang akan mati kapan saja.
Berpikir begitu neinei jadi lega.
Neinei tidak lama kalah dengan gadis yang akan masuk ini.Hanya gelaran saja lalu apa.
__ADS_1
Paman pangeran pasti tidak akan melirik dia.
Neinei melirik ke belakang,dia melihat paman pangeran yang berjalan dengan kepala tertunduk.Melihatnya neinei semakin puas saja.
Zhang Fei tidak tahu ada kisah ini di istana kecil.Dia masih asyik bergosip ria tentang orang orang di zhang mansion.
Sebelum makan siang Tuan muda pertama kembali lebih awal dari pada yang seharusnya.
kok pulangnya kali ini didasari dengan desas-desus yang mengabarkan jika rumah menteri kanan benar-benar mendapatkan durian runtuh.
bukan saja beberapa penghargaan yang paling dipedulikannya adalah hadiah yang diberikan kaisar langsung berupa uang tunai.
pagi ini dia diberitahu oleh teman-temannya tentang kondisi ini. kebetulan sekali dia berhutang beberapa perak pada teman yang lain tadi malam.
pergi ke rumah plat merah untuk mengadakan pertandingan puisi kerap kali diadakan antara tuan muda. termasuklah tuan muda dari menteri kanan ini.
walaupun sudah melakukannya beberapa kali tapi dia tidak pernah menang bertanding puisi.
seperti tadi malam contohnya dia tidak menambahkan kalah bertaruh.
akibatnya ya kalah besar dan perlu membayar uang ini secepat mungkin. jika tidak mau bisa membayarnya dalam satu minggu dikhawatirkan kabar ini akan didengar oleh pelajar lain sehingga dia akan ditertawakan di sekolah nantinya.
Putra zhang pertama, sudah lama menghabiskan jatah bulanannya. terakhir kali dia sudah meminta dana dari nenek tua itu.
walau begitu kebutuhannya sama sekali tidak tertutupi. untuk membayar hutang tadi malam seharusnya dia perlu menunggu 2 minggu lagi ketika dana tunjangan sekolahnya turun.
tapi tidak mungkin juga temannya ini menunggu dia membayar hutangnya begitu lama. khawatir mereka berpikir buruk dan reputasinya di sekolah akan menjadi lebih buruk daripada ini.
Namun kemudian dia mendengarkan kabar tentang hadiah yang didapatkan oleh menteri kanan. Dengan cepat dia meminta budak buku mengirim satu gerbong kereta untuk kembali ke Zhang mansion.
Dan disini lah dia sekarang.
saat ini putra pertama Zhang sedang berada di halaman neneknya. dirinya tahu jika meminta pada ibu tentu tidak akan mendapatkan nya. jadi pilihan satu-satunya adalah pergi kepada nenek.
Tapi sayang nya nenek juga menolak untuk memberikannya.Ini belum pernah terjadinya sebelum nya.
"Nenek, aku harus membayar sejumlah uang kepada temanku nenek. ada beberapa puisi yang harus dibeli dari sekolah karena itu aku berhutang. seharusnya aku sudah membayarnya kemarin tapi tidak punya uang sekarang uang sudah ada Jadi kenapa nenek tidak bisa memberikan padaku?"kata nya marah.
nenek zhang yang sudah tua menutup matanya sedikit. dia sepertinya bisa melihat bagaimana cucu kebanggaannya ini diintimidasi di sekolah.
Dalam hati dia sedang memaki putranya sendiri. Kenapa dia tidak bisa membawa lebih banyak uang ke rumah padahal dirinya memegang jabatan dengan begitu tinggi.
Untuk apa jabatan yang bagus jika tidak bisa memenuhi kebutuhan putranya sendiri untuk pergi sekolah.
"nenek tahu apa yang kau inginkan tapi uang itu tidak bisa diganggu gugat itu adalah mahar untuk Nona ke-4" pembicaraan mengenai kaisar adalah pembicaran yang tabu dikata kan.
walaupun ini bukan istana tapi siapa yang tahu jika dinding pun sebenarnya memiliki telinga.
jadi nenek Ujang sama sekali tidak ingin mengatakan situasi sebenarnya pada cucunya ini. niatnya baik tapi Zhang pertama langsung marah. Dia pikir hanya karena gelaran dari Putri Paman pangeran membuat Nona keempat diistimewakan.
Untuk apa melakukan itu sementara putra pangeran kalah siapa-siapa.
"Nenek, jika tidak berikan aku tambahan dan potong dengan iuran bulanan ke bulan depan. ini bukan untukku tapi untuk wajah keluarga ini.Nenek tau kan?"
"nenek tau tapi seharusnya kau sudah mulai berpikir dan mengurangi aktivitas di luar. keluarga kita tidak memiliki terlalu banyak uang untuk dibelanjakan dalam urusan berfoya-foya"kata nenek memberi nasehat.
"Nenek aku juga tidak mau nenek tapi mau bagaimana lagi. Aku tinggal di lingkungan tuan muda dan semua orang melakukan.Jiika aku tidak mengikutinya maka aku akan ditindas. kalau begitu lebih baik aku berhenti saja sekolah daripada ditindas oleh para tuan muda di sana" dia suka mengancam nenek ya dan itu selalu berhasil.
"Bou ,Hem pergi ambil perak itu dan tambah dia perak " kata wanita tua yang tidak bisa melihat cucunya ini di bully di sekolah.Pada akhirnya dia akan menjadi penguasa di rumah ini semua nya akan jadi milik dia.
Pasang dan surut rumah ini juga akan tergantung dia , jadi pakai dan ganti lah bila ada uang di masa depan.
"Baik " kata pelayan budak di samping neneknya.Mendengar itu putra pertama Zhang tersenyum puas.Dia tau jika intrik nya akan berhasil
Tapi di dalam kebahagiaan mereka ada seseorang yang tercengang dengan kesal dan amarah juga kesedihan yang berkumpul di dadanya.Siapa lagi jika bukan zhang Fey yang mendengar kan gosip hari ini.
"hah jadi mahar ku , tidak mahar ku....
__ADS_1