Sistem Gosip Putri Ke Empat

Sistem Gosip Putri Ke Empat
160


__ADS_3

Di tinggal pergi oleh zhang fei, Kaisar masih berada di ruangan tertutup itu dengan amarah nya yang memuncak.


Di hadapan nya sekarang ,ada delapan orang yang dulu adalah pendukung nya untuk dia naik tahta.


Kaisar tidak akan pernah melupakan pengorbanan mereka dan apa yang mereka lakukan dulu .Tapi sekarang dia berpikir apakah waktu berlalu begitu cepat sehingga otak yang dulunya cair sekarang membeku begitu cepat.


Orang orang yang dulu mendampinginya dalam pertarungan merebut tahta. mereka dulu adalah orang kuat yang dia percaya bertalenta dan memiliki masa depan cerah.


Tapi apa yang dilihatnya saat ini adalah pandangan yang jauh berbeda jika dibandingkan dengan 15 tahun yang lalu.


Wajah tampan mereka sekarang mulai dihiasi dengan keriput dan lihat saja mantan dari jenderal ini sudah kehilangan gigi depannya.


Ckckck


Sebenarnya 15 tahun sudah memberikan waktu untuk semua orang berubah.


Waktu sudah meninggal kan mereka.


"Tuanku...


Seseorang maju dan mengatakan ingin mengatakan sesuatu tapi dia menutup mulutnya kembali seolah-olah hal itu,sama sekali tidak layak dikatakan.


Tapi satu kata itu saja sudah bisa menarik perhatian Kaisar.


Dia mengambil segelas minuman dan meneguknya.Rasa manis yang di telan ini memang tidak seharum dan semanis yang disajikan oleh minuman anggur fermentasi dari Zhang Fei.


Tapi setidaknya dia sudah puas ketika ada seseorang yang berinisiatif untuk berbicara.


"Hem kata kan apa ide mu?"kata Kaisar pelan.


Orang itu menelan ludahnya dan menyesal sudah menyebut Kaisar tadi. Tapi karena ini sudah terlanjur maka dia harus menahan rasa gugupnya.


Walaupun dulu dia ada pendukung tapi siapa yang tidak mengetahui jika Kaisar adalah seseorang yang kejam. Bahkan darah dagingnya sendiri tidak bisa meluluhkan hatinya.


Apalagi dia mantan dari pendukungnya di masa lalu.


" tuanku, bagaimana jika kita juga menerbitkan buku untuk melawan ini. dalam dua buku di awal, orang yang dikreditkan adalah seorang menteri yang curang dan korupsi tapi mari kita tulis contoh terbaik dari sisi berbeda"kata nya.


Kaisar yang menatapnya tadi tidak berharap idenya seperti itu. Dia berdiam diri untuk beberapa waktu dan mencoba mencerna ide tersebut.

__ADS_1


"Tuanku, sepertinya ini ide yang bagus. bagaimana jika kita memilih seseorang untuk dibuatkan cerita tapi orang ini harus menjadi sosok pahlawan di dalam buku tersebut?"segera seseorang maju untuk mengemukakan persetujuannya.


Toh mereka tidak memiliki ide lain untuk mencari siapa itu anonim. Paling tidak mereka bisa menyebut sebuah ide yang mungkin akan berkenan di hati Kaisar.


Terkadang jika suasana hati Kaisar sedang buruk dan dia hilang akal. Kaisar bahkan tidak peduli jika orang itu musuh ataupun lawan. Mereka masih akan berakhir dengan cara yang sama.


Mati.


Yang lain buru-buru menimpali ."Hem juga pastikan juga nama penulis di dalam buku ini juga anonim. Kupikir mungkin ini bisa memicu penulisnya untuk maju ke depan!"


Mendengar itu Kaisar menghentikan geraknya untuk meneguk minuman tadi. Dia bahkan mengetuk ujung jarinya pada meja sehingga suasana semakin canggung karena tidak tahu apakah Kaisar suka atau tidak dengan ide ini.


Ketika mereka maju ke medan perang pedang akan berhadapan dengan pedang tombak juga akan berhadapan dengan. Sekarang mereka sedang bertarung melalui sebuah buku jadi lawannya juga harus menjadi sebuah buku bukan.


Sepertinya bukan ide yang buruk.


mata Kaisar menatap ke arah semua orang yang sekarang sedang berkeringat dingin. dia dengan santainya berkata "Baiklah,itu saja dan...


Kaisar melemparkan sebuah daftar. seseorang yang lebih dekat dari Kaisar membacanya sekilas dan mengirimkannya pada orang sebelah.


Begitu selanjutnya sampai semua orang di dalam ruangan itu bisa membaca daftar apa itu.


Setelah Kaisar menyebut itu barulah orang-orang bisa menarik nafas lega


Ini artinya ide diterima dan Kaisar senang dengan ide tersebut.


"Baiklah, hidangan sudah mulai dingin kenapa kalian tidak menyantapnya?"kata Kaisar.


Semua orang yang hadir terdiam tapi mata mereka memandang ke arah Kaisar bagaimana mungkin sumpit mereka bisa jatuh terlebih dahulu sebelum Kaisar sendiri.


Kaisar tidak nafsu makan dengan hidangan terkenal di restoran ini. Sebagai seorang Kaisar makanan apa yang tidak pernah dia makan sebelumnya.


Namun begitu dirinya hanya mengambil sejumput daging rebus dan menyesapnya sedikit sebagai sebuah simbolis.


Segera setelah itu suasana canggung menjadi reda dengan orang-orang yang pura-pura mengambil makanan dan menikmati makanan tersebut.


Jika tidak ada pembicaraan lain mereka lebih setuju untuk membicarakan tentang menu yang mereka makan hari ini.


Paling tidak ,menyebut topik ini akan mampu mengalihkan perhatian Kaisar tentang masalah yang terjadi.

__ADS_1


"Oh daging rebus ini sepertinya lumayan,hem..


"tapi ini hanya lumayan kenapa bisa begitu ?"tanya yang lain.


Di sisi lain Kaisar acuh tidak acuh memandang mereka semua. di sini dia berperan mendengar cerita mereka semua tentang menu.


" maaf Mentri, aku pernah pergi ke sebuah restoran tapi lupa namanya. di sana ada menu yaitu lobster pedas.Ahh apa kalian tahu apa itu lobster?"


"Oh apa itu lobster?"


"Hei awalnya aku pikir namanya sedikit menarik tapi setelah melihat itu adalah, ketam besi. Karena penasaran aku mencoba dan rasanya cukup bagus"


"Eh ketam besi? bukankah itu tidak bisa dimakan ,kulitnya keras sekali?"


Mendengar sebutan itu Kaisar sendiri mengeryitkan dahinya. Menurut Kaisar benda yang disebutkan itu juga tidak bisa dimakan oleh manusia.


Itu keras.


Mungkin akan ada seseorang yang mencoba memakannya tapi bukankah itu artinya mulut mereka akan terluka.


Meskipun Kaisar tidak bersuara tapi dia bersedia menajamkan telinganya. Ketika seseorang menyebutkan nama restoran Itu dia mencoba berpikir siapakah pemilik restoran itu saat ini.


Setelah mengingat-ingat sedikit pada akhirnya dia terkejut ketika menyadari restoran disebutkan adalah milik dari istana kecil dan sekarang dikelola oleh zhang fei.


"Oh istana kecil? hehehe kupikir gadis kecil itu menarik"kata kaisar di dalam hati.


Sementara itu di dalam perjalanannya untuk kembali ke istana kecil, zhang Fei terus-menerus dihidangkan dengan suara sistem yang tidak berhenti bergosip ria. Untung saja dia sudah terbiasa dengan sistem yang memiliki kenyinyiran tingkat dewa. jadi zhang Fei bisa fokus dengan tujuannya selagi dia mendengar informasi yang masuk.


"Ohh lawan gosip dengan gosip, rencana yang bagus"kata zhang Fei tersenyum.


Bisa dibilang Kaisar ini adalah cabai kering,semakin kering semakin pedas.


("ya tapi siapa yang bisa lawan Putri, dengan sistem Kaisar pun bisa dilibas hahaha")


Zhang Fei memutar bola matanya, jijik banget melihat sistem yang begitu kepedean.


Tapi apakah zhang Fei sekarang punya rencana cadangan untuk memblokir serangan balasan dari kaisar.


Sepertinya zhang Fei harus putar otak untuk memecah kan masalah ini.

__ADS_1


__ADS_2