
Tiga orang tidak lagi menolak dengan pengaturan ganti yang benar-benar mendedikasikan dirinya demi keuntungan dari paviliun anggrek.
Mereka bertiga segera meminta maaf karena sudah menyinggung Nona ke-4 hanya karena wajah mereka yang berubah sesaat.
Di sini zhang Fey tidak memasukkan ke dalam hati karena jangankan orang di depannya. Dia sendiri juga merasa geli-geli gimana gitu ketika mendengar judul dari jurus tersebut.
Jurus ke lima, pengemis kelaparan.
Jurus ini mengandalkan suara yang berasal dari perut. Semakin lapar penggunanya maka jurus ini akan semakin meningkat ketika digunakan.
Suara yang di hasilkan akan membuat iba orang-orang yang mendengarkannya. pada saat ini fungsinya mirip seperti hipnotisme yang membuat pihak lawan mengingat dosa-dosa apa yang sudah mereka lakukan sehingga mereka turut ibadah dan menangis ketika dia sudah terkena jurus ini
Jurus ke enam adalah jurus pengemis bahagia.
Jurus ini mirip dengan jurus kelima tadi, tapi bedanya suara yang dihasilkan berasal dari dada. Dia akan alih-alih mendengarkan suara isak tangis tapi dia akan memperdengarkan suara tertawa yang bisa membuat lawan yang ditargetkan menjadi budeg.
Hebatnya lagi jurus ini tidak akan memprioritaskan lawan saja tapi dia juga bisa menghabiskan seratus orang sekali gus.Jurus ini mampu menumbangkan sebatang pohon hanya ketika dia tertawa.
Tapi masalahnya ketika mengeluarkan jurus ini dia harus terus-terusan tertawa tanpa henti ketika dia menghentikan tawa itu artinya jurusnya sudah terputus sampai di situ.
Orang yang menginginkan jurus ini tentu harus bagus dalam seni pernafasan.
Jurus yang hebat bukan.
Jurus ke tujuh adalah jurus pengemis lari dari kaisar.
Ini adalah jurus yang bagus untuk melarikan diri dari area pertarungan. dalam ilmu pengemis tidak pernah mempertaruhkan diri sendiri jika kondisi tidak memungkinkan untuk menang maka mereka bisa menggunakan jurus ini untuk kabur secepat mungkin.
Jurus ini lebih tinggi daripada ilmu meringankan diri yang saat ini sedang populer dipakai oleh para penjaga bayangan.
Tapi tidak banyak yang ingin mempelajari jurus ini jika mereka benar-benar ingin menjadi seorang pendekar di dunia bela diri. Jurus ini dikatakan sebagai jurus seorang pengecut.
jurus ke-8 adalah pengemis tidur.
Jurus ini tidak mengharuskan pengemis penggunanya itu sedang tidur tetapi ketika dia melakukan jurus ini dia akan mirip seperti seseorang yang memang sedang tertidur.
Ini juga bukannya jurus yang memiliki daya serang ,hanya jurus untuk mempertahankan diri ketika diserang. pengguna jurus ini akan terlihat seperti memiliki refleks yang bagus demi mengelak serangan dari pihak lawan.
Ketika penggunanya membuka mata pada saat itu jurusnya sudah terputus. karena itu ketika jurus ini dipakai. usahakan anda terus menutup matamu tanpa membukanya walaupun sedetik.
jurus ke-9 dan jurus yang terakhir dari keseluruhan jurus partai pengemis adalah pengemis menjadi Budha
jurus ini yang paling tinggi di antara semua jurus bukan saja dia bisa menahan serangan yang datang tapi dia juga bisa memberikan serangan sekaligus.
Posisinya harus duduk tanpa bergerak sedikitpun. ilmu yang dipancarkan ketika dia dalam posisi ini diperkirakan akan menjadi energi yang paling besar yang pernah dimiliki oleh pemiliknya.
jadi semakin tinggi ilmu dari pemiliknya maka energi yang akan dikeluarkan ketika menggunakan jurus ini akan berlipat ganda.
Tapi masalahnya kekurangannya adalah dia perlu duduk ketika melancarkan jurus ini jangan sampai berdiri.
"jadi semua jurus itu memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. apa kau mengerti pengawal satu?"
"semua sudah dituliskan di sini nanti kami akan mempelajarinya"kata pengawal 1 dengan cepat.
"tidak semua orang bisa mempelajari ke-9 jurusan ini. atur semua orang yang ingin belajar ilmu ini paling tidak harus mempelajari satu dari 9 jurus. tapi aku punya ide bagus. seseorang yang bisa mempelajari 9 jurus sekaligus tanpa terkecuali dialah yang berhak menjadi ketua dari partai pengemis ,bagaimana apakah ide itu bagus?"kata zhang Fey.
tentu saja mereka kurang mengerti arti dari perkataan ini tapi tidak bisa bertanya karena bingung bagaimana mengutarakannya.
"dikabarkan ketua partai pengemis yang menjadi kaisar juga pernah mempelajari 9 jurus ini sekaligus. Ketika 9 jurus ini digabungkan Anda tidak akan pernah terkalahkan sama sekali. Seperti sebuah lidi, satu bisa dipatahkan dengan mudah tapi jika digabungkan maka ..hehehe "
"ah kalau begitu tidak mudah untuk menjadi ketua partai kita?" pikir penjaga satu.
__ADS_1
Zhang Fei tidak menyembunyikan apapun tentang jurus-jurus ini .Karena dia juga tidak ingin mempelajarinya sama sekali. ini adalah jurus yang paling tidak cocok dipakai oleh wanita bukan.
Setelah semua dicatat dengan cermat oleh penjaga satu tibalah giliran penjaga kedua yang akan mempelajari syair-syair yang mendukung jurus pendekar bodoh.
"kau belum menghafal jurus-jurus ini dan terus-menerus mengolah dirimu agar tidak mudah mabuk"
Penjaga kedua menganggukkan kepala dan bersiap-siap mencatat syair-syair yang dimaksudkan oleh nona ke-4.
"*jika kau menarik gendang sampai batasannya ,kau akan menyesal mengapa tidak berhenti.
" jika kau mengasah pedang menjadi runcing ujung pedangnya pasti akan tumpul "
"jika kau punya emas setinggi gunung kau akan bingung sendirian"
" sombong akan harta suka dengan kedudukan artinya kau sedang menebar benih kehancuran "
"istirahatlah ketika tugas selesai*"
"kau sudah mencatat nya?" kata zhang fei
"Sudah putri "kata penjaga dua
"baguslah ketika syair ini di bacakan kau tidak boleh membacanya dengan main main. setiap bait harus dibaca dengan satu nafas. juga tidak boleh membacanya dengan nada yang lurus harus menggunakan nada bagus seperti sebuah nyanyian.Mengerti?"
Syairnya tidak buruk tetapi yang buruk hanyalah cara membacanya yang hanya bisa satu nafas satu bait. itupun membacanya harus dengan gaya dan nada yang naik turun. ditambah lagi harus terus-menerus dinyanyikan ketika dia minum minuman keras.
Sepertinya akan sulit.
ditambah lagi Anda harus membacanya ketika dalam kondisi mabuk.Ah entah lah.
Jika penjaga satu perlu menuliskan selama lebih dari satu jam, penjaga kedua hanya perlu 5 menit untuk menuliskan syairnya.
Terlihat mudah tapi ketika akan menerapkannya mungkin tingkat kesulitannya jauh lebih tinggi.
Sebenarnya melati sudah tiba dari tadi tapi dia diberitahukan oleh mawar jika saat ini putri istana kecil tidak bisa diganggu.
"Ya, kalian boleh bubar dan pelajari apa yang aku katakan tadi jika tidak mau serahkan pada orang lain .dan kau Gadis Persik kita akan berbicara lain kali oke"
"Baik "tiga orang itu segera membubarkan rapat yang tidak direncanakan Ini sementara gadis Persik masih berdiri di samping Nona keempat seperti pelayan budak pada umumnya.
"Melati, Hem bagaimana kabar Nona kedua apa dia baik-baik saja?"tanya zhang Fey pada melati, dia berpikir mungkin ini adalah tujuan dari gadis pelayan tersebut.
"Nona kedua sepertinya mengalami demam, tadi selir Sun memanggil dokter dan kondisinya sudah stabil sekarang"jawab melati dengan nada yang hormat.
"Oh baguslah kalau begitu aku pikir dia akan mengalami masalah karena jatuh dalam kolam" zhang Fey sempat melupakan keadaan anak kedua. tapi syukurlah Nona kedua tidak mengalami masalah apapun selain daripada demam.
"Putri sebenarnya Paman pangeran datang berkunjung. Putri dipanggil ke aula oleh nyonya Jiang " kata melati lagi yang membuat zhang Fey tersentak.
"Ah Paman pangeran?"
"Ya putri, dia marah-marah ketika Putri kembali tanpa memberikan kabar terlebih dahulu jadi dia meminta diantarkan ke sini. Sekarang dia sudah menunggu lama di aula apa beliau harus dibawa ke sini?"kata melati.
"Ahh lebih baik aku ke depan menemuinya"kata zhang Fey lagi.
"Persik pergi mengabarkan hal ini ke depan melati, Ayo ganti pakaianku"
Zhang Fei benar-benar tidak Mood untuk melihat pria tampan yang tidak memiliki otak itu.Tapi ini adalah suami masa depannya.Jadi mau tidak mau dia harus pergi menghadapi nya juga.
Walaupun demikian dia memperlambat gerak nya sedikit untuk mengulur waktu.
Berganti pakaian di era ini pasti akan memerlukan waktu yang tidak sedikit jadi, Paman pangeran juga harus mengerti bukan.
__ADS_1
Zhang Fei siap dan mulai menyusul ke aula depan.Dia sana dia melihat nenek ibu dan juga menteri kanan sudah duduk di sana seraya berbincang-bincang dengan Kasim kecil dan neinei.
Dalam istana kecil tidak ada orang yang dituakan jadi Kasim kecil dan nainei dianggap orang yang paling waras di sana. Karena itulah nei-nei selalu bangga dengan posisinya meskipun tidak secara resmi.
"Salam ibu salam nenek salam ayah"sapa zhang Fey dengan sopan. Dia merendahkan pinggangnya seraya menggenggam kedua jari nya dengan patuh .
Nenek tua itu memandangnya dengan bangga. meskipun terlahir dari selir dia akan memiliki masa depan yang tidak terbatas untuk zhang mansion di masa depan.Karena posisinya sebagai putri dari istana kecil
Sementara itu Jiang moyun hanya bisa menatapnya dengan pandangan penuh iri dan kedengkian yang tidak ada habis-habisnya. Jika tidak dibawa pandangan begitu banyak orang mana mau dia memandang zhang Fey.
Sebagai seorang "ibu" dia harus menyapa putrinya dengan nada yang lebih layak Jadi dia tersenyum lebar terlebih dahulu walaupun senyumnya itu tidaklah ikhlas.
"Zhang Fei Ayo duduk, Paman pangeran sudah sudah menunggumu dari tadi kenapa kau datang terlalu lamban. Untung saja Paman pangeran tidak marah"
Dari nada dan kegiatannya dia jelas memarahi sampai karena datang terlalu lamban. kemarahan yang datang dari seorang "ibu "yang penuh kasih dan penyayang.
Hanya zhang Fey yang tahu bagaimana dari bentuk dari kasih sayang Jiang moyun.
"Ibu Aku baru saja kembali dari perjamuan mengagumi bunga. hatiku sakit ketika melihat Kakak kedua jatuh dari kolam sehingga penyakitku datang secara tiba-tiba.Jadi ibu maafkan aku ibu "kata zhang Fey pelan.
("nada harus dijaga ketika berbicara dengan para penetua. jangan terlalu rendah tapi juga jangan terlalu tinggi. jika rendah itu akan seperti takut takut tapi jika terlalu tinggi itu juga akan disebut seperti menghina")
Bagaimana mungkin sampai melupakan pengajaran dari sistem yang selalu meniup di kupingnya ini. Dia tidak akan memberikan kesempatan untuk Jiang moyun memarahinya sesuka hati.
Apalagi jika masalahnya terjadi hanya karena sekedar dari nada suara.
" Putri ku, huhuhu Putri kenapa kau pulang tidak kasih tahu lebih dulu aku sudah memintamu untuk menunggu tapi kenapa kau pulang lebih awal Hem?"kata Paman pangeran yang tiba-tiba datang entah dari mana.
Dia menarik lengan pakaian yang dengan cara yang kekanak-kanakan. Jika ini anak-anak mungkin dia akan terlihat lucu dan menggemaskan .Tapi Paman pangeran sudah terlalu tua untuk melakukan itu jadi batas limit-imutnya sudah lama kadaluarsa.
"Ini...
"Paman pangeran sopanlah sedikit lain kali Jika kau terus begini Aku tidak akan membawamu lagi"kata nenek yang membenci perilaku akrab dari Paman pangeran ini.
Sepengetahuan neinei Paman pangeran adalah sosok yang jarang bisa bergaul dengan orang lain .Dia hanya ingin bermain setiap hari dan setiap waktu. Tapi meski begitu dia lebih suka memilih teman bermainnya. Jadi tidak setiap orang bisa menjadi menjadi teman sepermainan Paman pangeran.
Selama bertahun-tahun hanya neinei yang berada di posisi itu. Sekarang tampaknya neinei memiliki saingan baru dan itu masihlah calon putri istana kecil sendiri.
Mendapatkan peringatan seperti itu dari gadis pengasuhnya .Paman pangeran mengundurkan ujung jarinya sedikit tapi kepalanya terus saja menunduk menatap kaki. Sepertinya dia memang benar-benar ketakutan dengan ancaman dari gadis pengasuhnya.
"Zhang Fei bawalah Paman pangeran ke belakang mungkin dia ingin bermain sesuatu dengan mu"Kata Jiang moyun dengan nada yang masih mengandung kesan kasih sayang.
Zhang Fei merenung sebentar karena dia memang sedang tidak ingin melakukannya sama sekali.
Melihat itu nenek tua juga berkata" Fei er, kami ingin membicarakan masalah pernikahanmu dengan kasim kecil dan Nona nei jadi ajaklah Paman pangeran untuk bermain di halaman kapuk"
Pandangan mata menteri kanan juga seolah-olah berkata seperti itu Jadi tidak ada alasan lagi untuk Nona keempat menghindari nya.
Neinei jelas ingin menolaknya karena dia memang tidak ingin membiarkan Paman pangeran lebih akrab lagi dengan Putri masa depannya .Dia berpikir Putri ini bukanlah gadis biasa yang bisa dia tekan seperti selir-selir yang lalu.
Gadis penyakitan apa yang bisa menarik perhatian dari Paman pangeran. Tapi yang jelas naini sudah merasa terancam dengan kehadiran Nona zhang ke-4.
Hanya saja posisinya sebagai gadis pengasuh sama sekali tidak menguntungkan di sini. Jadi neinei hanya bisa menggenggam erat-erat sapu tangannya. Tapi wajahnya masih menunjukkan senyum yang tidak tulus.
Paman pangeran juga ingin pergi tapi dia bersikap hati-hati menunggu aba-aba dari gadis pengasuh.
Ketika dia mendengar neinei mengizinkannya. Mau tidak mau dia berteriak seperti anak-anak yang sudah diberi hadiah.
"Yei... Hahaha putri ayo main? tapi sebelum main Aku ingin melihat Kau tinggal di mana Hem apa halamanmu sebagus halamanku di istana kecil?"Kata paman pangeran yang sangat berisik. Paman pangeran jelas tidak mengetahui di mana lokasi tepatnya halaman kapuk itu .Tapi dengan tegas dia menarik lengan pakaian zhang Fey agar mereka cepat pergi sana.
Zhang Fei sendiri mau tidak mau harus mengertikan giginya mengikuti langkah kaki si bodoh.
__ADS_1
Iss, menyusahkan saja.