Sistem Gosip Putri Ke Empat

Sistem Gosip Putri Ke Empat
44


__ADS_3

Toko nyonya bangsawan yang baru saja dibuka hari ini benar-benar menjadi kabar yang berhembus dengan cepat.


Antrian yang mengular sepanjang sore benar-benar menjadi saksi dari populernya toko ini.


Banyak orang yang khawatir tidak mendapatkan es mengingat begitu banyak orang yang antri.


Mereka memanjang kan leher kearah gunungan es yang semakin kecil saja setiap kali seseorang maju.Dalam hati hanya bisa berdoa jangan sampai es nya habis sebelum tiba di giliran mereka.


Selir Fei memang sudah menduga jika tokonya pasti akan laris manis secara tidak ada saingan di bidang penjualan es di ibukota.Tapi dirinya sama sekali tidak menduga jika kepopulerannya sampai menjadi seperti ini.


Untuk pertama kali di dalam hidupnya dia bisa menghasilkan uangnya sendiri. Dan itu adalah hasil keringatnya sendiri tanpa campur tangan dari orang lain.


Meskipun tidak bisa dipungkiri ada campur tangan keluarganya yang melihat kejadian ini dari atas sana.


Kemampuan selir fei untuk membeli para budak dan gerbong juga tidak pernah dia pikirkan sebelum ini.


"nyonya bangsawan sepertinya kita memang harus tutup. tadi kusir mengatakan jika stok es di gudang juga sudah habis"kata seorang pelayan budak yang tiba-tiba masuk ke dalam ruangannya.


Selir Fey tidak terkejut jika stok es yang dibuat semalam suntuk itu habis hari ini. Yang di yang tidak diduga olehnya stok habis hanya dalam kisaran 3 jam saja.


"Baiklah, kita akan tutup hari ini"kata nya dengan senyuman.


Selir fei berencana untuk menarik dua pelayan tambahan lagi di halaman kapuk. Mereka akan dipekerjakan untuk terus-menerus menyuplai es di gudang tersebut.


Entah kenapa tiba-tiba saja dia merasa gudang bawah tanah itu bahkan tidak akan cukup untuk memenuhi stoknya di masa depan.


Dan lagi rahasia tentang bagaimana cara membuat es juga harus ditutupi agar tidak ada orang yang berkeinginan untuk meniru.


Ada begitu banyak rencana di dalam benaknya sekarang. Ini baru hari pertama dan dia sudah mendapatkan hasil yang positif.


Begitu toko penjualan es ditutup semua orang yang masih antri memasang wajah kecewa.


Seseorang buru-buru maju dan bertanya apakah besok masih akan ada es lagi. selir fei menganggap ini adalah kesempatan untuk berkembang. Jadi dia mengatakan mereka akan menjual stok setiap hari.


Baru setelah itulah semua orang bubar untuk memberikan informasi tambahan bagi majikan mereka masing-masing.


Setelah menutup toko selir fei meminta kusir berhenti di toko gigi.


toko Gigi baru saja ma melayani selir kemarin dan dia datang lagi. apakah nyonya bang sawan tidak menyukai budak yang kemarin dan berinisiatif untuk mengembalikan mereka.


Ada banyak orang kaya yang melakukan hal seperti ini. Mereka membeli "produk" memakainya beberapa hari dan mengembalikannya jika tidak disukai.


Tidak apa-apa jika dikembalikan dalam kondisi sama seperti saat mereka dibeli. Terkadang ada banyak kerusakan bahkan cacat yang tidak bisa disembuhkan sehingga toko akan menjadi rugi.


Produk tidak bisa dijual lagi ditambah reputasi toko gigi yang akan menjadi buruk karena tidak bisa menemukan "produk" yang memuaskan calon pembelinya.


"Nyonya bangsawan, Hem nyonya kembali lagi hari ini?"


Selir fei tidak pernah membeli budak kecuali ketika keluarganya masih ada. Dia akan langsung menerima budak tanpa pernah memilihnya sama sekali.


Ditambah Selir Fei tidak mempelajari intrik di halaman belakang .


Sehingga dia tidak sadar maksud perkataan dari penjual gigi ini.


"Hem punya bangsawan ini ingin membeli 3 budak yang kuat lagi. pastikan mereka laki-laki yang masih bisa menarik beban"kata Selir Fei yang membuat pedagang gigi ini menjadi lega.


Bukan ingin mengembalikan budak yang sudah dibeli tapi nyonya bangsawan sebenarnya ingin menambah lagi budaknya.


Dengan bahagia penjual gigi mengatakan hal-hal baik dan mencoba memperkenalkan "barang" dagangannya.


karena selirik mencari budak laki-laki maka sejumlah budak yang kira-kira sesuai dengan kriteria. Tiba-tiba beberapa orang laki laki berjalan satu persatu ke depan .Seperti layaknya barang yang diperjualbelikan mereka hanya bisa menundukkan kepala tanpa bisa mengangkatnya lagi.


selir tidak meminta orang-orang yang pintar bela diri ataupun menulis dia hanya mencari orang-orang yang bisa mengangkat beban. Jadi dia tidak pilih-pilih calon budaknya.


Persyaratan yang diberikan adalah kepribadian yang jujur dan tidak ada noda gelap di dalam identitas mereka.

__ADS_1


Seperti seorang yang pernah menjadi budak di rumah majikan tapi dituduh dengan mencuri. tidak akan menerima orang seperti itu.


Dia kelak akan menjadi pedagang yang tentu saja kerahasiaan dagang akan menjadi sesuatu yang penting.


Itulah sebabnya dia harus pintar menemukan orang-orang yang benar-benar jujur.


Nona keempat pernah mengatakan bagaimana cara membedakan orang-orang jujur ataupun orang-orang Yang licik pertama kali lihat saja ke arah matanya apakah dia selalu matanya terlihat liar atau selalu menunduk dengan ekspresi tertentu.


Pepatah mengatakan jika mata adalah jendela hati.


Jadi berdasarkan pandangan mata dan naluri manusia maka selir bisa memutuskan siapa yang ingin dia rekrut.


Tiga pemuda kurus namun yang jelas dengan tangan yang kapalan. memperlihatkan jika pemuda-pemuda ini sudah sering bekerja keras di masa lalu.


Adapun matanya tidak jelalatan bahkan tidak ada sinar kelincikan di sana. Jadi dia memutuskan dan membayar sejumlah uang yang dikenakan oleh penjual gigi.


Selir fei dengan 3 orang pekerja yang direkrut ini kembali ke Zhang mansion dengan gagahnya.


Dia ingin buru-buru kembali ke halaman kapuk untuk mengatakan kegembiraannya dengan nona ke-4. Bagaimana dia menghasilkan sejumlah uang dengan modal kecil tapi keuntungan yang besar.


Seharusnya seperti itu yang terjadi tapi siapa sangka ada iring-iringan yang panjang seperti ketika anda melihat sebuah festival di abad 21.


arak-arakan ini berjalan lamban sehingga selir v dan rombongannya tidak bisa maju ke depan melainkan harus mundur ke sebuah restoran kecil.


Diperkirakan arak-arakan ini berasal dari keluarga kaya yang sedang mengirimkan mahar ke rumah calon pengantin wanita.


Di lihat dari caranya keluarga kaya ini tidak bisa disebut sebagai keluarga yang asal-asalan .Jadi selir fei tidak ingin menyinggung keluarga besar lainnya. Hanya dengan begitu dia mundur dan memilih menunggu arak-arakan ini selesai baru kemudian dia berjalan lagi ke Zhang mansion.


Selir fei buru-buru duduk ke sebuah restoran kecil dan memesan sepoci teh dan sepiring makanan kecil.


Sementara para budak-budak belian dan kusir dibiarkan tinggal di dalam gerbong.


Beberapa menit kemudian pelayan datang dengan barang-barang yang sudah dipesan oleh selir fei ini.


Selir juga sudah haus jadi dia mengangkat gelasnya dan namun bertanya pada pelayan restoran yang hendak pergi.


"pelayan kira-kira keluarga kaya mana yang sedang mengirimkan mahar itu?"


Semua barang-barang yang bergerak dalam gerbong itu dihiasi dengan segala sesuatunya berwarna merah. Meski kotak-kotak itu dihiasi dengan warna merah .Tapi dikemas sedemikian rupa sehingga bisa dibedakan ini adalah mahar yang dikirim pihak laki-laki untuk pihak perempuan.


Mahar yang akan dibawa oleh pihak wanita untuk pergi ke rumah suaminya akan dikemas dengan cara yang khusus sehingga mudah dikenali.


Jadi dengan cara pengemasan saja diketahui pemilik mahar adalah pihak laki-laki yang tentu mengirimkan barang ke pihak wanita.


Pelayan restoran yang ditanyakan tentang masalah itu tidak memiliki niat untuk bersembunyi .Karena ini memang sudah diketahui oleh semua orang terutama para penduduk di ibukota.


"aku dengar ini adalah mahar dari Paman pangeran untuk Nona ke-4 dari menteri kanan"


"puft...


teh yang baru saja masuk ke dalam mulutnya tiba-tiba muncrat. sungguh cara minum yang tidak elegan sama. tapi pelayan sama sekali tidak ingin membuat permusuhan yang tidak perlu karena dari segi pakaian wanita di depannya ini adalah orang yang berkelas.


Jadi dia tidak marah dan berusaha untuk menekan emosi secara dia adalah seorang budak belian.


"pelayan tolong katakan sekali lagi. Apakah kau mengatakan ini adalah mahar yang dikirimkan dari pihak istana ke rumah menteri kanan Nona ke-4 yang sakit-sakitan itu, Hem?"tanya selir fei sekali lagi.


Dia harus memastikannya sendiri jangan sampai salah informasi. Tapi tidak mungkin juga karena mahar yang diperuntukkan untuk Nona keempat ini bisa sepanjang ini.


agar pelayan itu gembira dia mengirimkan beberapa Tael di atas meja. pelayan itu menatap uang tersebut dengan mata berbinar dan mengambil serta menyembunyikan dibalik lengan.


kemudian dia berkata,"kudengar Rahma hari ini adalah mahar dari selir ibu paman pangeran sendiri. tentu saja maharnya tidak akan murah mengingat itu adalah mahar selir favorit mantan kaisar terdahulu. dasar juga bermurah hati untuk menambah panjang daftar mahar itu dari gudang kekaisaran. itulah kenapa mahar ini terlihat begitu megah"


"yang kita lihat masih belum seberapa , saat ini kita berdiri di ujung mahar tapi sebenarnya, kepala pembawa mahar sudah berdiri di depan Zhang mansion"


tidak perlu mendengar habis kisah dari pelayan restoran ini. langsung melupakan tata kramanya sebagai seorang wanita yang bergelar sebagai nyonya bangsawan.

__ADS_1


dia adalah selir ibu dari nona keempat yang harus hadir di saat penerimaan mahar-mahar tersebut. apa kata orang-orang jika sebagai ibu yang sudah melahirkan tidak hadir di tempat.


Sebenarnya dia adalah seorang selir jadi tidak perlu hadir di depan cukup memperlihatkan diri berdiri di samping.


Tapi nona ke-4 adalah putri satu-satunya dan juga di anugerahi kepercayaan dari ayahnya di langit.


Karena itulah dia pasti akan menyesal jika tidak bisa menghadapi saat-saat putrinya menerima mahar dari Paman pangeran.


Setelah prosesi penerimaan mahar ini Nona ke-4 tidak akan disebut sebagai Nona dari zhang mention tapi nama lain akan disebut ,dua bergelar sebagai putri istana kecil.


Sebuah perubahan penyebutan dan juga perubahan identitas.


Walaupun mereka belum menikah tapi bisa dikatakan sudah setengah dari menikah dan itu sangatlah wajar sekali.


Pelayan samping nyonya bangsawan juga mengetahui jika situasi mereka tidak bagus. Jadi dia ikut-ikutan lari agar profesi penerimaan mahar ini tidak terlewati.


Dengan cepat kusir diarahkan untuk memilih jalan alternatif alih-alih pergi ke jalan utama.


Tidak peduli apa yang terjadi selir fei harus tiba tepat waktu. Dia hanya tidak ingin mengecewakan nona ke-4.


Kusir benar-benar berlari cepat ketika mengetahui hal ini. Dia juga tahu jika selesai akan dirugikan seandainya terlambat hadir pada prosesi ini.


Untung saja mahar itu sangat panjang sehingga mereka berjalan menginsut-ingsut seperti seekor siput.


setengah jam berlarian di jalan alternatif pada akhirnya gerbong yang membawa selisih ini tiba juga di Zhang mansion.


Hanya saja selir Fei tidak mungkin masuk melalui pintu utama karena rombongan kepala mahar sudah hampir tiba.Tanpa merasa malu selir fei bergegas masuk melalui pintu samping.


dengan cepat dia masuk ke halaman kapuk dan baru bisa bernafas lega begitu melihat putrinya sudah mengganti pakaian untuk menyambut mahar-mahar itu.


"Nona ke-4 maafkan selir ini karena terlambat. selir benar-benar tidak mengetahui jika Paman pangeran akan mengirimkan mahar tersebut tanpa pemberitahuan"kata silence yang menunjukkan kepala dihadapan Putri yang dia lahirkan sendiri.


Zhang Fei bukannya tidak mengetahui posisi selir ibunya. Dia sudah bertanya kepada sistem dan menyadari betapa terkejutnya selir ibu dan berusaha cepat sampai ke Zhang mansion.


Itulah kenapa dia memperlambat langkahnya dalam sesi merias diri memakai pakaian khusus ini.


Ini dilakukan dalam rangka menunggu pulangnya Selir Fei.


Sementara itu Selir tidak tahu jika Nona keempat benar-benar sudah membantunya dengan memperlambat proses memakai pakaian. Hanya dengan sebegini dia memiliki waktu.


"selir masih ada waktu lagi pergilah berganti pakaian yang lebih layak, Kau berkeringat banyak"kata zhang Fei pada selir ibunya.


"Ohh selir ini lupa..


Dengan cepat selir Fei bergegas untuk mengganti pakaian agar tidak memalukan nanti.


Untunglah dia atau tidak seperti beberapa minggu yang lalu sekarang dirinya memiliki pakaian yang cukup layak untuk ditampilkan ke depan.


Bukan saja pakaian Nona ke-4 menyempatkan diri untuk membelinya beberapa perhiasan yang cocok dengan pakaian itu.


Bukan saja pakaian ini memberikan dia wajah tapi juga tidak membuat malu Zhang mention secara keseluruhan.


Tidak lama kemudian beberapa Nona yang notabene adalah putri-putri dari para selir juga datang untuk mengiringi Nona keempat untuk maju ke aula utama.


Mereka berbicara layaknya saudari-saudari yang akrab. padahal kekerapan apa yang bisa didapatkan jika anda jarang bertemu padahal tinggal di bawah atap yang sama.


Sebuah kemunafikan yang terselubung. Tapi zhang Fey sama sekali tidak mengambil hati karena memang beginilah situasi para wanita di era ini.


Jika laki-laki maju ke medan perang akan ada istilah, jika tidak membunuh musuh maka musuh akan membunuhmu.


Zhang Fei mau tidak mau harus maju ke depan untuk menerima mahar nya. sementara itu tidak seorangpun menyadari jika sendiri ibunya baru saja kembali dari toko di luar.


Jika mereka tahu kemungkinan besar ini akan menjadi senjata tambahan untuk menghancurkan reputasinya di depan menteri zhang.


Tapi jika benar begitu, selir fei tidak akan lagi peduli.

__ADS_1


__ADS_2