
Sama seperti Sistem operasi pada sebuah televisi , sistem memungkinkan pengguna untuk mengganti saluran atau saluran secara manual. Proses ini dapat dilakukan dengan menggunakan remote control atau tombol-tombol yang ada pada panel kontrol televisi.
Nah pada kasus sistem gosip, cara kerjanya mungkin mirip sebuah televisi.
Di mana sistem adalah televisinya dan proses untuk memindahkan channel adalah zhang Fei.
Ketika sampai ingin memindahkan channel pada seseorang, dia tentu tidak dapat melihat channel yang lain. Apalagi sistem juga tidak memiliki apa yang disebut dengan rewind atau mengulang kejadian.
Ini lah celah yang terkadang terlupakan begitu saja meskipun kedengarannya ada beberapa hal yang penting.
Contohnya saat ini.
Zhang Fei sibuk membuat kisah baru dengan buku-buku yang akan diluncurkan lagi pada keseokan harinya. tapi di saat yang sama dia tidak mengetahui ada kejadian lain di balik itu.
Salah satunya adalah Kaisar saat ini.
Dikatakan Kaisar di pagi hari masih sibuk dengan rutinitas biasanya yaitu berlatih pedang.Lalu memulai aktivitasnya untuk rapat pagi.
Siang hari dia juga harus mengikuti rutinitas lain seperti membaca beberapa dokumen penting dan membuat keputusan penting lainnya. Pada malam hari pula dia harus memikirkan ke mana akan tidur malam ini.
Semuanya sudah dijadwalkan dan itu terkadang menumpuk sehingga kegiatan Kaisar benar-benar disibukkan dalam hal seperti itu.
Itulah kenapa zhang Fei tidak melihat dengan serius apa yang sedang dilakukan oleh kaisar saat ini.
Begitu juga dengan sistem yang tugasnya hanyalah mengintip apa yang dilakukan oleh orang-orang. Tapi tidak bisa membaca apa yang dipikirkan oleh orang lain.
Tapi sebenarnya dia sedang menguji air.
Situasi buku yang beredar di ibukota itu benar-benar membuat Kaisar saat ini tertantang. Dulu dia juga seorang pangeran yang terdesak untuk bertarung demi kehidupan dan juga demi tahta.
Tapi dia belum pernah mendengar ada musuh yang menggunakan buku untuk membuat gosip-gosip yang mampu menumbangkan pamor Pangeran ketiga.
Saat ini di ruang kerja Kaisar dipenuhi dengan kemewahan dan keanggunan yang khas. Dinding-dinding ruangan terbuat dari panel kayu yang indah dengan ukiran artistik yang menggambarkan legenda dan sejarah kerajaan. Lantai ruangan dilapisi dengan karpet tebal yang terbuat dari serat sutra berwarna merah muda yang lembut. Di tengah ruangan terdapat meja kerja besar berlapis emas dengan ukiran yang rumit.
Di sekitar ruangan, terdapat berbagai dekorasi yang menggambarkan kejayaan kerajaan, seperti lukisan-lukisan indah dan patung-patung marmer yang menawan. Di dinding-dinding terpajang pula lencana-lencana kehormatan dan perisai perang yang merupakan simbol kekuatan militer kerajaan.
Kaisar mengenakan pakaian yang mencerminkan kebesarannya sebagai pemimpin negara. Dia memakai jubah sutra berwarna merah maroon yang dihiasi dengan bordir emas dan motif naga yang melambangkan kekuasaan. Di kepala, Kaisar mengenakan mahkota berhias permata yang memancarkan kemuliaan dan martabatnya sebagai pemimpin tertinggi.
Kaisar duduk di depan meja kerjanya, dalam genggaman tangannya, terdapat sebuah kuas yang siap digunakan untuk menuliskan pesan atau tanda-tanda penting. Wajahnya penuh dengan kekhusyukan dan kebijaksanaan saat dia memikirkan kata-kata yang akan dituangkan dengan kuasnya. Suasana ruangan penuh dengan ketenangan dan kehadiran kekuasaan yang kuat.
Tiba-tiba saja kasim Tua berbisik yang membuat kaisar mendongak kan kepalanya.
"Kasim,apa yang kamu katakan? Pesanan dari seorang mata-mata? Berikan dokumen itu kepada kaisar ini"
Kasim tua saat ini sedang memegang mapan emas dengan hati-hati,dia mengirim kan mampan itu dengan hormat."Benar, Kaisar. rendahan ini menerima pesan dari mata-mata kami yang beroperasi di luar istana. Mereka menganggap pesan ini sangat penting dan memerintahkan agar dokumen ini langsung diserahkan kepada Anda"
Kasim mengambil dokumen dari dalam mapan emas dan memberikannya kepada Kaisar
" Inilah pesan yang dimaksud, Kaisar. Pesan ini berisi informasi yang berhubungan dengan hal yang ingin di ketahui oleh kaisar "
Kaisar segera mengamati dokumen dengan serius.Dia melatak kan Kuas dan fokus pada dokumen itu.
" Baiklah, lanjutkan pekerjaanmu. Tetap waspada dan pastikan kerahasiaan informasi ini terjaga dengan baik. Kita tidak boleh mengabaikan ancaman dari manapun "
"Rendahan ini akan melaksanakan tugas nya dengan penuh tanggung jawab, Kaisar" kata Kaisar lagi.
__ADS_1
Kaisar duduk tegak di kursi kerjanya dan membaca dokumen dengan serius. Matanya fokus pada setiap detail yang tercantum di dalamnya.
Dalam dokumen itu, terdapat informasi tentang pergerakan rumah-rumah yang dicurigai oleh Kaisar terkait dengan peluncuran buku gosip. Namun, dalam daftar yang tercantum di dokumen tersebut, tidak ditemukan indikasi yang mencurigakan pada kebanyakan rumah yang terdaftar.
Namun, satu pergerakan yang menarik perhatian Kaisar adalah pergerakan seekor burung merpati pengirim surat di kediaman Paman Pangeran, adik laki-laki Kaisar sendiri. Burung merpati ini tampaknya memiliki tujuan di luar kota, yang menimbulkan kecurigaan Kaisar terhadap apa yang mungkin terjadi di balik pergerakan tersebut.
Meskipun dokumen tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang apa yang sedang terjadi di kediaman Paman Pangeran, pergerakan burung merpati ini menimbulkan ketertarikan dan kekhawatiran bagi Kaisar. Dia merasa perlu untuk menyelidiki lebih lanjut untuk mengungkap maksud sebenarnya di balik pergerakan tersebut dan memastikan keamanan kerajaan tidak terancam.
Dokumen tersebut menciptakan pertanyaan dan ketegangan dalam pikiran Kaisar.
Saat dia mencapai bagian yang menyebutkan pergerakan yang sedikit mencurigakan di kediaman Paman Pangeran, tatapan Kaisar langsung terfokus dan wajahnya tampak sedikit tegang.
" Pergerakan yang sedikit aneh di kediaman Paman Pangeran... Apa yang dia lakukan?"pikir nya dalam hati.
Kaisar melanjutkan membaca dokumen dengan lebih seksama, mencari informasi lebih lanjut tentang pergerakan burung merpati pengirim surat yang disebutkan. Dia menemukan bahwa tujuan burung merpati tersebut berada di luar kota.
" Burung merpati pengirim surat? Mengapa ada hubungannya dengan kediaman Paman Pangeran? siapa yang mengirimkan ini?"
Kaisar mulai mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan yang mungkin terjadi.
" dia sudah bodoh sejak usia muda apa jangan-jangan dia sedang berpura-pura? Heh Jika begitu ,dia adalah seorang yang ambisius juga . Ketika kerang dan ikan bertarung nelayan lah yang akan mendapatkan keuntungan jika ckckck" gumam nya
Kaisar bangkit dari duduknya,dia berpikir sejenak dengan cara berputar-putar di sekitar meja kerjanya.
Di sini Kaisar mulai berpikir jika kepura-puraan itu memang terjadi. Maka sudah dipastikan jika Paman Kaisar sebenarnya adalah musuh di dalam selimut.
Namun begitu ke keluarga kelahiran dari selir ibu paman Kaisar sendiri sudah dilemahkan dari segi ekonomi. Mereka saat ini tidak lagi berada di negara ini tapi diasingkan ke daerah terpencil. Sehingga mereka tidak mungkin memiliki kuku untuk mencapai kursi putra mahkota.
untuk merekrut banyak prajurit yang mendukungnya mereka harus memiliki dana yang tidak sedikit. ditambah lagi ini sudah lebih dari 10 tahun. apa mungkin Paman Pangeran memiliki kemampuan untuk bertarung.
" Tidak ada indikasi yang mencurigakan dalam daftar ini, tapi pergerakan burung merpati ini menarik perhatianku. Saya harus segera menelusuri lebih lanjut"
Kaisar mengambil pena dan secarik kertas kosong. Dengan tangan yang mantap, dia mulai menulis beberapa pesan penting yang harus disampaikan kepada pengawalnya untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap pergerakan burung merpati di kediaman Paman Pangeran.
" Aku tidak akan mengambil risiko apapun. Jika ada rencana yang merugikan kerajaan ini, kita harus mengetahuinya dan mengambil tindakan yang tepat"pikir nya.
Kaisar menyelesaikan menulis pesan dan menggulung kertasnya dengan hati-hati. Dia memanggil salah satu pengawal kepercayaannya yang hadir di ruangan itu.
"Serahkan pesan ini kepada pengawal yang paling dapat dipercaya. Sampaikan kepadanya untuk segera melakukan penyelidikan terhadap pergerakan burung merpati di kediaman Paman Pangeran. Kita tidak boleh mengabaikan kemungkinan apapun"
" Seperti yang Tuanku perintahkan, Kaisar. rendahan ini akan segera melaksanakan tugas "Kata pengawal itu.
Pengawal menerima gulungan kertas dari Kaisar dengan penuh hormat, kemudian meninggalkan ruangan dengan cepat untuk melaksanakan perintah Kaisar.
Kaisar duduk kembali di kursi kerajaannya, mencermati isi dokumen dan menyelidiki lebih lanjut.Dalam keheningan ruangan, Kaisar memikirkan konsekuensi dari temuan-temuan yang ditemukannya.
"tidak semua orang bisa melatih merpati pengirim surat seperti itu.Hem apakah ini pekerjaan dari putri istana ?"gumam nya.
Zhang Fei memang seorang gadis yang tidak pernah berkeliaran dan dia juga memiliki perilaku yang baik. Mungkin karena sering sakit-sakitan jadi dia juga tidak memiliki banyak teman di luar sana.
Bahkan kabarnya setelah menikah, dia juga menolak begitu banyak undangan perjamuan.
Namun begitu sekilas pandang Kaisar menyadari jika gadis ini tidak mudah. Buktinya saja dia mampu menyerahkan resep garam yang sekarang menjadi perbendarahan negara yang tiga bulan nya mampu menutupi penghasilan pajak negara selama setahun.
"Dulu tidak ada kasus seperti ini tapi sekarang terjadi dan itu setelah dia masuk menjadi istri dari Paman pangeran. Apa jangan-jangan dia memiliki koreksi ke pihak lain?"
__ADS_1
Saat ini kepala Kaisar segera berputar dan berkutat kepada zhang fei.
Tapi jika dia memiliki koneksi ke negara lain kenapa dia memberikan resep garam ke negara ini.
"Kasim, cari seseorang untuk menyelidiki latar belakang dari putri istana kecil. Usut sejarah dari keluarga kelahiran selir ibunya" kata kaisar.
Di istana kecil hanya ada paman pangeran yang diketahui memiliki jiwa anak-anak. Dengan begitu dia tidak mungkin memelihara merpati pengirim surat.
Jadi orang yang dicurigai di sini adalah zhang Fei.
Kepala Kaisar tidak bisa berpikir lebih banyak lagi. Dia malah berpikir mungkin saja saat ini istri dari Paman Pangeran itu memiliki pria lain yang berada di luar daerah.
Jika tidak begitu ,kenapa lagi merpati pengirim surat itu keluar dari istana kecil.
Jika ini hanya masalah memberikan Paman Pangeran topi hijau, itu tidak masalah untuk Kaisar saat ini .Tapi jika tujuan dari pengiriman merpati putih adalah makar tentu ini adalah hal yang akan membuat negara ini kacau. Karena itu tujuan asli dari merpati putih pengirim surat itu harus benar-benar di ketahui lebih dulu.
Paman Kaisar dan ajang Fei sendiri tidak mengetahui jika saat ini kecurigaan dari Kaisar sudah tertuju kepada mereka berdua. Dan itu hanya didasari oleh seekor burung merpati pengirim surat.
Hari ini mereka berdua kembali disibukkan dengan menulis sebuah kisah baru yang akan menggegerkan ibukota lagi.
Zhang Fei tidak tahu tentang situasi politik dan dia juga tidak ahli dalam bermain catur sehingga tidak tahu strategi perang yang melibatkan gerakan sepele.
Ketika Paman Pangeran meminta dia membuat sebuah buku lagi dengan karakter yang berbeda. Tentu dia saja dia siap, namun dia sedih tidak menyadari jika saat ini setiap toko buku sedang diawasi oleh para penjaga bayangan dari Kaisar sendiri.Ada beberapa orang yang berpura-pura menjadi orang biasa yang duduk di sana.
Bukan di toko-toko buku tapi juga di berbagai tempat percetakan juga sudah ditempatkan beberapa penjaga bayangan.
Pergerakan dari penjaga bayangan Kaisar ini lebih profesional dibandingkan dari penjaga bayangan Pangeran ketiga dan Pangeran kedua.
Misalnya ada seseorang yang bersikap jujur dengan duduk di percetakan sepanjang hari.Ada juga toko penjual teh di sana , mereka bergantian dengan yang lain. Sehingga pergerakan itu tidak dicurigai oleh siapapun.
Saat ini mereka sedang menunggu situasi di mana seseorang datang. Para penjaga bayangan ini sudah dilatih untuk menandai orang-orang yang dicurigai.
Zhang Fei tidak pernah bertanya kepada sistem jadi dia tidak mengetahui ada pergerakan semacam itu di sekitar percetakan dan juga di beberapa toko buku.
Seperti yang sudah dijelaskan di atas cara kerja sistem itu benar-benar seperti anda melihat televisi.
Jika satu channel dibuka maka anda mungkin melewatkan kisah di channel yang lainnya.
Dengan begitu, kisah baru di buat dan segera di bawa ke tempat percetakan seperti biasanya.
Sayangnya pergerakan ini di lihat oleh penjaga bayangan Kaisar.Namun begitu mereka tidak diperintahkan oleh kaisar menangkap ataupun membunuh orang ini tapi hanya mengikutinya dan mencari tahu siapakah tokoh di belakang layar.
Untung saja penjaga bayangan Paman Kaisar ini tidak begitu mencolok ketika dia bergerak. Ditambah lagi orang di percetakan juga sudah sedikit akrab dengannya. Sehingga dia terlihat tidak terlihat seperti penjaga bayangan sama sekali.
"Oke ,aku datang lagi nanti"Kata penjaga bayangan Paman pangeran pada orang di percetakan.
"Ohh bawalah makanan kering jika datang ke sini,apa ku tau restoran fulai? katanya menu di sana enak tapi aku tidak bisa pergi"Kata orang percetakan lagi.
"Ohh begitu,aku tahu . Santai saja nanti aku akan membawa mu makanan di sana . Siapkan dulu pekerjaan mu oke"katanya dengan serius.
Sejak kehadiran zhang Fei di istana kecil.Makanan apa yang tidak pernah di makan nya.Dia bahkan iri dengan penjaga bayangan yang makan pil kesetiaan dari putri istana.
Restoran yang di mulutnya Ini adalah restoran yang dimiliki oleh zhang fei. Ketika penjaga bayangan ini berbicara santai dengan orang di percetakan, ini membuat penjaga bayangan dari sisi Kaisar, segera mencoret dia dari daftar orang yang dicurigai.
Penjaga bayangan mana yang bisa bicara begitu santai dengan orang luar karena penjaga bayangan asli di ajarkan lebih banyak aksi daripada bicara.
__ADS_1