Sistem Gosip Putri Ke Empat

Sistem Gosip Putri Ke Empat
85


__ADS_3

Zhang Fei menyempatkan diri blender kelapa ramuan disertai dengan darah nya sendiri.


Untung saja dia memiliki blender di rumah kost ini .Untuk mengambil darah dia tidak mau melukai diri sendiri melainkan memakai jarum suntik.


Lagi pula tidak perlu banyak-banyak menggunakan darah hanya cukup beberapa tetes saja.


Setelah berhasil melakukannya pertama kali ,sekarang Zhang Fei sudah begitu hafal dengan resep nya.Menurut Paman pangeran dia akan membutuhkan banyak pil semacam ini di masa depan. Jadi Zhang Fei harus mempersiapkannya terlebih dahulu lagi pula jika dia melakukan ini lebih banyak.


Tidak perlu khawatir akan ada yang mencurinya .Karena rumah kost ini adalah sesuatu yang tidak bisa ditemukan oleh orang lain.


Setelah menyelesaikan semua resep dia meletakkannya ke dalam satu mangkuk besar.


Adonan ini perlu didiamkan beberapa jam sebelum bisa di bulat-bulatkan menjadi pil.


Hanya setelah itu dia kembali berbaring dengan semangkuk popcorn di tangan.


Malam ini zhang Fey bersantai sampai dia ketiduran di kamar kost ini.Jika sistem tidak membangunkannya mungkin dia tidak akan bangun sama sekali.


"ada apa sih mah Aku lagi ngantuk?"


("Paman pangeran sudah kembali, ayo keluar")


"Hem oohh iya"


Dengan cepat , Zhang Fei kembali lagi ke kamarnya dan pura-pura tidur di sana. Paman pangeran memiliki kebiasaan masuk ke dalam kamar ini tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Terkadang dia juga masuk dari jendela.


Orang ini benar-benar perlu diajari dengan sopan santun.Begitu pikir zhang Fey.


Paman pangeran memang masuk dari jendela seperti yang dipikirkan oleh Zhang Fei sebelumnya. Tapi dia tidak berniat sama sekali untuk membangunkan Zhang Fei atau apalah.


Sebelum datang, paman pangeran sudah mengganti pakaiannya.Dia langsung berbaring di samping zhang Fei dan bener bener tidur setelah nya.


Zhang Fei hanya bisa pasrah melihat nya.Tapi kemudian dia juga tertidur dengan jujur.


Ketika Zhang Fei membuka matanya di pagi hari, paman pangeran sudah tidak ada lagi di samping nya.


"Sialan,ganggu aja" pikir Zhang Fei.


Gadis Persik datang untuk membantu zhang Fei membersihkan diri.


Ketika zhang Fey tiba di halaman untuk berjemur dia terkejut dengan barisan orang orang yang tidak di kenal.


Zhang Fei yang terkejut hanya bergerak seperti tidak ada kejadian dia duduk dengan santai di depan semua orang.


"Mama siapa sih mereka mah ,kok pagi-pagi udah bertamu aja?"pada sistemnya.


Di depan semua orang dia berlaku acuh tidak acuh dan tidak berbicara sedikitpun.


Orang yang berbaris ini berpikir begitulah seharusnya seorang putri di istana kecil.


("mereka adalah orang-orang yang dicari Paman pangeran tadi malam dan menerima pil kesetiaan")


Paman pangeran bersama antek-anteknya pergi mencari orang-orang serakah yang kebetulan adalah orang yang memang takut mati.


Paman pangeran hanya mengatakan jika mereka sedang diracun dan jika ingin meminta penawarnya dengan sang putri.


Jadi di sinilah mereka.


Mengetahui hal itu zhang Fey hanya bisa tertawa di dalam hatinya.


Menurut sistem lagi orang-orang ini bukanlah orang biasa.Mereka juga memiliki posisi di beberapa lembaga.


Ada beberapa juga yang sudah tua tapi ada beberapa cendikiawan yang baru masuk ke dalam dunia politik.


"Putri,huh Putri aku marah nih. biasanya kita hanya bermain berdua tapi sekarang kenapa ada begitu banyak orang?"


Siapa lagi yang berbicara jika tidak paman pangeran yang kembali berpura-pura menjadi pria bodoh.


Dikatakan orang-orang ini sudah pun memakan racun dari pil kesetiaan. Mereka hanya akan tunduk kepada sang putri bukan pada dirinya. Jadi tidak perlu membuka identitasnya di hadapan begitu banyak orang.


Zhang Fei Juga tidak mempermasalahkan, apakah yang datang ini paman pangeran yang bodoh atau Paman pangeran yang dewasa.


Baginya ini masih sama saja.


"Paman pangeran, ini adalah pekerjaan orang dewasa jadi kau pergilah" Zhang Fei langsung saja mengusir pria busuk ini.


Dia jijik jika pria ini sudah berpura-pura menjadi Paman pangeran yang bodoh.

__ADS_1


Kebanyakan kata-kata yang dikeluarkan oleh Paman pangeran yang bodoh hanya akan membuat telinganya geli.


"Putri Hem,aku ..


" pergi atau diam di sana "kata zhang Fey. Zhang Fei saja mengerti jika Paman pangeran tidak ingin orang-orang ini mengetahui jika dialah orang yang di balik layar.


Dengan begitu lebih mudah untuk dia berpura-pura di depan mata orang orang ini.


Paman pangeran segera patuh dan duduk diam-diam. Dia ingin menyaksikan bagaimana caranya sang putri dan eksekusi orang.


Zhang Fei kembali menatap semua orang dengan bersemangat. dia membaca satu persatu profil dari orang-orang yang datang kali ini.


Selagi dia berbicara gadis Persik begitu juga dengan mawar ,mengatakan masih ada beberapa orang lagi yang ingin masuk dan bertemu dengan putri istana kecil.


Tentu saja sampai mengerti jika 100 pil ini mewakili dari 100 orang yang terlibat.


"suruh mereka masuk jika ada lagi yang ingin bertamu hari ini maka langsung saja ke sini"Kata zhang Fei.


"Baik putri" kata keduanya dengan cepat. Keduanya tidak tinggal di situ tapi pergi ke aula depan untuk meminta orang-orang yang datang langsung halaman utama.


"Putri?"sapa seseorang yang gemuk. Sepertinya dia sudah tidak sabar lagi untuk membuka mulut.


"Tunggu sebentar, kita harus menunggu beberapa orang lagi. jika kalian capek duduknya sebentar" kata zhang Fey tidak peduli dengan mereka yang seperti nya sedang tidak sabaran.


Beberapa pelayan budak emang sudah menyiapkan kursi dan meja kecil untuk orang orang yang datang. Hanya saja para pelayan budak tidak menyangka jika tamu tamu akan sebanyak ini.


Empat orang lagi masuk dengan beberapa pelayan di belakangnya.


Mereka tentu terkejut dengan orang lain yang duduk di aula utama ini


Tiba-tiba saja dia berpikir jika semua yang datang adalah senasib.


Para budak yang mengikuti di minta untuk menunggu diruang aula.Sedang kan para tuan di tinggal di sana , mereka merasa tidak duduk di kursi tapi sedang duduk di atas bara api.


("masih ada tiga lagi dalam perjalanan ada 4 orang yang menolak untuk datang mereka pikir harus mencari penawarnya sendiri")


"Hem jadi aku hanya harus menunggu 3 orang ini"pikir Zhang Fei.


"Putri, bisakah kita memulainya sekarang aku ada begitu banyak pekerjaan yang tidak bisa ditunda"kata pria gemuk itu lagi yang masih tetap tidak sabar.


"kita hanya perlu menunggu 3 orang lagi setelah itu baru pembicaraan dimulai. apa menurutmu pekerjaanmu itu sangat penting dibandingkan dengan nyawamu sekarang?"tanya Zhang Fei .


Setelah diingatkan seperti itu pria gemuk tadi mundur lagi seperti kura-kura.Jika tidak karena mereka dipaksa menelan racun tadi malam. Mana mungkin mereka mau datang berbaris seperti ini ke istana kecil.


Untung saja penantian itu tidak begitu lama ketika tiga orang yang dimaksud datang tidak lama kemudian.


Sama seperti pria yang baru masuk tadi, tiga orang ini juga bingung melihat ada begitu banyak orang yang duduk santai di dalam aula ini.


"Ini ada apa?"Tapi pertanyaan ini hanya bisa di telan di dalam hati.


Sama seperti orang lain, para pelayan budaya dibawa oleh mereka semuanya harus menunggu di luar sana sehingga bisa dibayangkan berapa jumlah pelayan budak yang sedang menunggu di luar sana.


Istana kecil tidak akan menjamu para pelayan budak ini tapi mereka masih bisa menjamu orang-orang dewasa yang datang di aula utama.


"Putri, tiga orang terakhir sudah datang jadi bisakah kita memulainya?"tanya pria gemuk itu lagi.


"Hem jadi tanyakanlah apa yang ingin ditanyakan" kata zhang Fey pelan. Dia menutup kegugupannya dengan meminum segelas air teh yang masih panas.


"Putri rendahan ini tidak tahu dengan yang lain tapi tadi malam merendahkan ini diberi racun oleh seseorang. katanya penawar hanya bisa didapat dari Putri sendiri apakah itu benar?"


"Ohh rendahan ini juga mengalaminya. Putri bisakah kau menjawab apakah tindakan ini dilakukan oleh Putri sendiri?"


Segera semua orang heboh lagi. Tapi pada dasarnya tidak ada yang berniat untuk membunuh hanya berbicara dan berkomentar buruk saja tentang sang Putri.


Buktinya tidak ada satu orang pun yang mati di sini.


" Putri kenapa diam?"tanya seseorang yang tidak mendengar satu jawaban pun dari mulut Putri istana kecil.


"kalian semuanya sedang berbicara seperti pasar ikan saja layak nya.


apakah suaraku yang lembut dan merdu ini bisa kedengaran oleh telinga kalian yang kasar?"


"....."


Tiba-tiba saja Aula yang tadinya berisik sekarang menjadi sunyi seolah-olah mempersilakan Zhang Fei untuk berbicara terlebih dahulu.


"baik karena kalian sudah tenang maka dengarkan apa yang ingin putri ini sampaikan. mengenai racun tadi malam itu harus putri ini akui"kata Zhang Fei.

__ADS_1


Ini membuat suasana menjadi ribut lagi karena mereka ada yang mendesah ada juga yang mengejek.


"apa Putri tidak takut jika masalah ini kami laporkan ke atas?"


"apakah Putri sedang meremehkan kami? jangan lupa Paman pangeran adalah orang bodoh yang tidak tahu apa-apa sedangkan putri adalah gadis yang akan mati kapan saja.Sekarang serahkan penawarnya dan kami akan melupakan itu?" seseorang segera maju untuk meminta penawarnya secara langsung.


Tapi jelas matanya mengandung ejekan dengan rasa jijik.


"harus diakui jika putri ini memang memberikan kalian semua sebuah racun yang sangat mematikan tapi sayang sekali tidak ada penawar untuk racun tersebut"kata zhang Fey yang menggeleng-gelengkan kepalanya.


Beberapa orang perlu diselamatkan dan beberapa orang tidak pantas mendapat bantuan apapun. ini semua akan menjadi takdir mereka apakah mereka akan bertahan ataupun selamat hari ini.


"Apa? apakah benar tidak ada obatnya Putri jangan bercanda dengan nyawa orang"tanya pria itu sekali lagi dengan nada yang sudah cemas.


"putri jika tidak ada penawarannya kenapa kau menyebutkan itu tadi malam ,apakah ini hanya sebuah ancaman?"


"Hahaha terserah kalian untuk menyebutnya sebagai apa .Yang jelas racun itu memang tidak memiliki penawarnya sama sekali .Jika kalian bersikeras pergilah ke seluruh penjuru dunia untuk menemukannya. tapi aku ingatkan lebih dulu jika itu akan menjadi pekerjaan sia-sia"kata zhang Fey yang langsung dibentak oleh seseorang.


"Putri!!"


"Putri, Kau adalah gadis si cantik peri tapi tidak mungkin memiliki hati iblis bukan. Jika Putri dengan jujur memberikan penawar itu maka bangsawan ini akan dengan sukacita menyatakan jika kau adalah dermawan kami"kata seseorang yang sedang berpikir ada seorang cendekiawan.


"racun itu tidak akan pernah merugikan tubuhmu maka memiliki efek untuk melancarkan peredaran darah dan sebagainya. jika tubuh kalian memiliki penyakit yang ringan maka itu akan menghilang seluruhnya. tapi jika sudah mengenai racun yang lebih besar mungkin anda tidak akan selamat juga"


Jadi di sini zhang Fey mulai memperkenalkan racun apa yang sudah mereka makan tadi malam dan apa yang terjadi jika mereka mereka berkhianat.Jelas saja pemberitahuan seperti ini tidak masuk akal menurut mereka tapi mereka sedang berpikir apakah ini benar atau salah.


"apakah ini sebuah pemaksaan?"kata seorang bangsawan tua yang maju dengan tongkat nya. Dia sudah cukup tua sekarang walaupun dia diracun dan mati itu tidak masalah untuknya bukan.


Tapi masalahnya dua putranya juga terkena racun yang sama bagaimana mungkin dia bisa menahan ini.


Apa yang diinginkan oleh sang putri dari racun ini.


" Putri ini tidak menginginkan apa-apa pun dari kalian semua. Yang Putri ini inginkan hanyalah kalian tidak pernah menyentuh putri ini. Baik secara gerakan nyata ataupun dari segi niat. Sekali saja kalian berpikir untuk menghancurkan Putri ini maka racun itu juga akan bergerak. jika tidak percaya cobalah" kata zhang Fey menantang semua orang yang hadir.


Agar suasana semakin panas , zhang Fey meminta penjaga satu dan penjaga dua melemparkan beberapa belati di meja masing masing orang.


Tapi masalahnya tidak ada satu orang pun yang mencoba meraih belati itu karena takut dengan konsekuensi yang disebutkan tadi.


Tapi tidak mengambil belati itu bukan berarti mereka tidak melakukannya di dalam hati bukan.


Karena itu dalam beberapa detik saja ada genangan darah di beberapa tempat dan itu menghilang dalam kecepatan mata telanjang.


"Wow ...apa apaan ini?"


"Ahh inikah dia?"


"Putri?"


"mengerikan sekali mereka menjadi bubur daging dan...dan..ohh tidak mungkin "


"dua orang ini mungkin tidak mengambil belati dan berpikir untuk melukai Putri ini tapi sayang dia sudah berpikir begitu. jadi racun itu langsung aktif dan inilah akhirannya" kata zhang Fey.


Sayang memang harus kehilangan dua calon targetnya .Tapi semua harus berdasarkan contoh jika tidak ada contoh yang bisa dilihat. Maka tidak akan ada yang percaya keampuhan pil itu.


Begitu melihat ada dua orang yang mengalami nasib yang tragis semua orang langsung percaya dan berlutut di atas kaki mereka.


Dua orang yang bahkan tidak bergerak sama sekali harus mengalami kematian begitu tragis hanya karena mereka berpikir, catat ini.


Dua orang ini hanya berpikir ke arah itu dan mereka mati.


Sejak kapan berpikir saja bisa membuatmu menemui ajal.


Pil yang sangat mengerikan sekali.


Paman pangeran yang melihat itu hanya menganggukkan kepalanya saja, sementara dia diam selagi proses ini dilakukan.


"Putri aku akan setia"


" Putri aku akan setia"


" Putri...


" Putri...


Satu persatu dari mereka mulai membuat ikrar kesetiaan. mana bagaimanapun mereka tidak diminta melakukan apapun .Hanya diminta jangan menyentuh putri istana kecil saja.


Permintaan ini masih bisa dilakukan jika ini demi nyawa sendiri.

__ADS_1


Dari 100 orang hanya ada 94 orang yang berhasil menjadi bawahan. Mungkin tidak etis jika dikatakan bawahan karena mereka tidak bekerja sama sekali.


Namun begitu mereka yang tidak ingin mati pasti tidak akan pernah berpikir buruk tentang sang Putri.


__ADS_2