
Paman Pangeran tidak lagi menyia-nyiakan waktu. Dengan tindakan cepat, dia meninggalkan istana kecil tanpa memberi tahu Zhang Fei. Tidak ada ragu-ragu dalam setiap gerakannya. Dia memiliki satu tujuan yang jelas, mencari Tabib untuk memohon penawar racun yang sangat dibutuhkan oleh Kaisar.
Beberapa penjaga bayangan yang masih berada di sekitar segera menyusul Paman Pangeran. Langkah mereka mengikuti sang pangeran dengan kelincahan yang sejajar, seolah-olah mereka adalah bayangan yang tidak terpisahkan darinya.
Sebelum bergerak menuju tujuan, Paman Pangeran berbicara dengan suara rendah kepada beberapa penjaga bayangan yang tampak terluka akibat pertempuran sebelumnya.
"Kalian semua, pergi lah untuk mengobati luka masing-masing, Paman pangeran ini masih mengandalkan kalian di masa depan"
"Baik pangeran "kata mereka dengan serentak.
Paman Pangeran tidak lagi membuang waktu untuk mengganti pakaian atau menyusun rencana yang rumit. Dia langsung mengambil pakaian luar yang tersedia dan mengenakannya dengan cepat. Tidak ada ruang untuk keraguan atau ketidakpastian.
Tidak lama kemudian,Paman Pangeran tiba di depan sebuah rumah kecil yang sederhana. Tempat ini adalah tempat rahasia mereka, tempat di mana dia dan tabib tersebut akan bertemu tanpa pengawasan mata-mata. Dia mengetuk pintu dengan hati-hati dan setelah beberapa saat, pintu terbuka dengan perlahan.
"Selamat datang, Paman Pangeran," sambut tabib itu dengan ramah, membuka pintu lebar-lebar untuk mempersilahkan Paman Pangeran masuk.
Di lihat dari penampilan nya,pria Ini berusia di atas loam puluhan tapi dia masih terlihat begitu energik sekali dengan wajah yang penuh kasih.
"Terima kasih, tabib," jawab Paman Pangeran sambil melangkah masuk ke dalam rumah kecil itu. Ruangan ini diterangi oleh cahaya lembut dari lilin, dan aroma rempah-rempah terasa di udara.
Tabib itu adalah seorang lelaki yang terlihat bijaksana dengan janggut putih yang lebat. Dia telah melayani Paman Pangeran selama bertahun-tahun dan telah menjadi teman dan penasihat dekat Paman Pangeran dalam segala hal.
"Saya telah mempersiapkan beberapa bahan untuk membuat penawar, kita hanya membutuhkan ramuan yang langka, yaitu akar harimau emas dan bunga berdarah. Sekarang semua nya sudah ada"
"ramuan ini tidak mudah ditemukan.Jafi cepatlah, Kaisar benar-benar tidak bisa menunggu lagi"
Paman Pangeran mengambil langkah mendekati meja di mana tabib itu bekerja. Dia melihat dengan penuh kagum bagaimana tabib dengan hati-hati mencampurkan berbagai ramuan dan bahan-bahan langka. Di antara bahan-bahan itu, dia melihat akar-akar, daun-daun dan biji-bijian yang tampaknya memiliki kekuatan penyembuhan.
Tabib tua mengeluarkan dua tumbuhan yang sangat langka, yaitu akar harimau emas dan bunga berdarah. Paman Pangeran bisa merasakan betapa berharganya bahan-bahan ini. Tabib dengan cermat mengolah kedua tumbuhan ini, mencampurnya dengan ramuan lainnya.
"Ini adalah penawar terkuat yang saya bisa buat," kata tabib itu dengan penuh perhatian. "Namun, proses membuat penawar ini akan membutuhkan waktu. Kita harus berharap Kaisar memiliki kekuatan untuk bertahan sampai penawar ini selesai sepenuhnya."
Meskipun barang barang sudah ada, tapi agar penawar bisa bekerja secara efektif,maka waktu di perlukan untuk pengeringan dan sebagainya.
Jadi obat penawar ini tidak akan siap hari ini, paling tidak ini selesai dua hari kemudian.
"Ingatlah, Pangeran, keadaan ini membutuhkan kerahasiaan. Kita tidak boleh membiarkan musuh kita mengetahui upaya membuat penawar racun yang kita lakukan sekarang."
" tentu tabib, kami akan melindungi rahasia ini dengan segala yang bisa.Kehidupan Kaisar ada di tangan kita."
Sementara itu, selagi Paman pangeran sibuk dengan pil penawar racun, zhang Fei sudah bangun dan mendapati Paman pangeran tidak ada di tempat.
Ketika sistem mengabari di mana Paman pangeran sekarang, zhang Fei sudah lebih lega.
Jadi dia tidak bertanya lagi, melainkan pergi untuk melakukan aktivitas pagi nya di temani oleh gadis Persik.
Butuh satu jam lebih untuk zhang Fei selesai.
Dia masih makan sarapan pagi nya dengan gadis persik ,mawar dan juga melati.
Sarapan pagi ini masih roti kukus dan sup akar teratai.Ada juga bubur ikan dengan bawang goreng.
"Gadis persik,kemeren aku minta di buatkan kecap manis,apa yang terjadi sekarang?" tanya nya.
Sekarang ibukota tidak kekurangan bumbu tapi zhang fei masih memberikan resep kecap andalan nya.
Kau tau, kedelai tidak di anggap sebagai komoditas yang bagus di era ini.Ini karena tidak banyak menu yang bisa mengunakan kedelai.
Tapi zhang fei mulai mempopulerkan tahu dan susu kacang kedelai yang murah.
Ini demi meningkatkan kualitas hidup para petani miskin.Mereka tidak mungkin minum susu tapi susu kacang kedelai masih di mungkin kan.
Apalagi dengan tahu dan tahu kering.Dua hal ini saja sudah mampu meningkatkan omset restoran nya.
Sebelum musim dingin , zhang Fei sudah mengirimkan resep kecap manis asin dan kecap ikan.
Ah jika di pikir lagi, ibukota Dayun masih dekat dengan laut.Jadi mereka masih kekurangan daging tapi ikan dan bahan bahan laut masih akan berlimpah.
Bagaimana memaksimalkan ini untuk di ubah menjadi uang.
Nah kecap dan bumbu inilah yang akan di kirim dan di jual lagi di negara tetangga yang tidak memiliki laut.
"Putri, kecap asin seperti nya lebih populer dari kecap ikan putri.Tapi kecap manis juga tidak buruk"
__ADS_1
"Oh jadi orang orang lebih suka kecap asin?"
"Ya, putri, mungkin ini terjadi karena harga garam yang tidak bisa di beli oleh orang miskin.Tapi kecap asin masih bisa tercapai "kata Gadis persik.
Ini lumrah juga, ibukota sudah jenuh dengan makanan laut sekarang.Tapi mereka belum mencoba saja mencicipi rasa kecap ikan.
Makan bubur ubi jalar dengan kecap ikan atau kecap abalon,wihh asik dan nikmat kan.
Ini hanya masalah waktu untuk masyarakat menerima perubahan rasa.
"Bagaimana dengan Zhuangzi ke tiga, apakah ada pergerakan?"
"Mereka hanya merawat hewan ternak.Musim dingin ini ternak ,di potong dan di kirim ke restoran.Jadi sekarang tidak banyak ternak lagi " kata gadis Persik.
Ikan di anggap biasa di ibukota tapi daging beda lagi.Harga bahkan lebih mahal di musim dingin ini ,apalagi restoran putri peipei membuat menu hotspot.
Daging jadi populer di ibukota.
Di saat semua restoran tidak jalan, restoran putri peipei sedang booming dan menghasilkan uang yang lebih banyak dalam lima tahun kebelakang ini.
"Mulai besok, zhuangzi ketiga akan di ubah untuk menjadi bengkel pembuatan bumbu dapur"
"Baik putri "
Kita harus melakukan satu pekerjaan untuk satu tempat.Zhuangzi pertama hanya akan menanam dan menambak ikan.
Zhuangzi ke dua akan memproduksi kaca dan Zhuangzi ke tiga akan membuat segala bumbu dapur.
"Lakukan pembelian kedelai dan kacang hijau besar besaran, buatlah produksi kecap dan tahu kering "
"Baik putri "
Dua barang itu terkenal murah karena tidak berharga . Hampir setiap rumah tangga miskin memiliki nya.Jadi beli saja dan simpan untuk produksi kecap.
Zhang Fei berlama-lama untuk sarapannya kali ini, kemudian dia di sibukkan dengan pembuatan informasi untuk pavilion anggrek.
Tentu saja dia melakukan ini selagi mencerna makanan nya di taman tepi danau.
Sedangkan gadis Persik sibuk menulis kan kata demi kata yang di lontarkan oleh zhang fei.
Zhang Fei kesal dengan informasi yang datang terlambat terakhir kalinya jadi dia akan bergegas kali ini.
Hanya saja dia sudah mengembangkan kebiasaan malasnya sejak menjadi seorang putri.
Di era modern saja, zhang Fei sudah jarang memegang pena, semua nya tinggal ketik dengan jari jempol.Mungkin kebiasaan lama dan sampai sekarang dia memiliki budak untuk melakukan nya.
Hanya saja, gadis Persik akan kelelahan setelah menulis sesuatu untuk pavilion anggrek.
Jadi dia langsung memanggil penjaga bayangan paman pangeran yang sengaja di tinggal kan di istana kecil.
"Mulai sekarang,pada jam seperti ini datang dengan kertas dan kuas.Kau akan menjadi juru tulis untuk Paman pangeran, mengerti?"katanya.
Penjaga bayangan itu terkejut sesaat,dia adalah penjaga bayangan yang di latih untuk bertarung dengan nyawa dan darah.
Bukan untuk menulis naskah.
"Ohh apakah kau meremehkan sebuah buku?"kata zhang Fei.
Kata orang ujung pena lebih kejam daripada pedang sekalipun.Penjaga bayangan tiba akan pernah tahu ada ungkapan seperti itu.
Tapi dia justru langsung mengerti karena buku lah yang membuat pangeran ketiga sekarang pusing tujuh keliling.
"Rendahan ini mengerti putri"katanya.
"Oh kalau begitu pergi dan datang lagi dengan kertas dan kuas sendiri.Jika bisa anggap itu senjata yang perlu kau bawa ke manapun kau pergi"
"Baik "
"hwmz sebelum pergi, cari penjaga bayangan yang biasa nya menulis untuk penulis anonim, ada kisah menarik yang akan di perdengarkan untuk penduduk ibu kota besok "
Penjaga bayangan ini tau apa yang harus dilakukan.Dia pergi tapi seseorang segera datang seperti yang di inginkan oleh zhang fei.
"Putri"sapanya dengan berlutut.
__ADS_1
"Hem aku ingin membuat cerita baru, persiapkan diri "
"Sudah siap putri "katanya.
Mungkin karena dia sudah pernah melakukan ini,maka dia sudah siap dengan peralatan tempur nya.
Zhang Fei tersenyum melihat dia sudah siap jadi kisah lain dari buku anonim akan di mulai lagi dan pastikan akan booming lagi besok pagi.
Selagi zhang Fei mengisahkan kisah buku tersebut, penjaga bayangan tadinya sudah tiba dengan kertas dan kuas nya.
Tapi dia harus antri untuk menunggu giliran nya.
Melihat bagaimana sang Putri sibuk seharian, dia jadi tahu sebenarnya tugas putri istana juga tidak mudah.
Memang hanya perlu buka mulut dan memberikan sejumlah pengarahan tapi ini adalah pekerjaan orang orang yang terlatih.
Dalam sekejap saja, zhang Fei benar-benar mendapatkan pengemar baru dari kalangan penjaga bayangan.
Jika sistim mendengar suara hati, penjaga bayangan ini, mungkin dia Kana menjerit marah.
Jika tidak ada sistem, bagaimana mungkin Putri istana tau rahasia yang tersembunyi ,huh.
Perlu dua jam lebih untuk zhang Fei selesai merevisi ulang kisah itu, sebelum dia puas.
Dalam sekejap itu sudah hampir jam makan siang.
Akibatnya rencana penulisan penjaga bayangan tadi segera molor menunggu putri makan siang.
"Hem , seperti nya kita harus makan siang dulu.Eh ingat setelah ini, proses dengan cepat dan lakukan seperti biasa nya"kata zhang Fei.Mulut nya sudah berbusa dengan teh dan camilan,dia ingin makan makanan lengkap .
Tapi dia masih berharap buku akan segera laoncing besok pagi agar pangeran ketiga mati terkejut.
Hah dia sedang menantikan kan itu sekarang.
"Baik putri , jika tidak ada lagi, rendahan ini akan segera melakukan tugasnya '
"Pergi makanan siang dulu,kau juga manusia yang terdiri dari darah dan daging,jadi makan juga di perlukan.Lakukan pekerjaan setelah makan siang"kata Zhang Fei.
Dia pikir, menjadi penjaga bayangan seperti nya bukan pilihan yang bagus Tapi dulu mereka tidak memiliki pilihan selain daripada menjalani nya.Makan dan minum apalagi pakaian tidak di jamin.Tapi resikonya adalah nyawa dan akan berakhir mati tanpa kuburan.Karena itu dia lebih simpatik dengan profesi penjaga bayangan ini
Kasian memang.
Hanya saja penjaga bayangan itu berpikir lain.Di Dayun penjaga bayangan tiba bisa dianggap sebagai manusia , mereka adalah orang-orang tanpa identitas dan bisa mati kapan saja.Tapi putri istana ini masih menganggap mereka sebagai manusia yang tidak pernah bisa mereka pikir kan.
Penjaga bayangan ini lebih menghormati putri istana jika di bandingkan dengan paman pangeran.
Hahaha jika Paman Pangeran tahu pemikiran penjaga bayangan nya ini,bukan kah dia akan marah besar nanti.
Segera dua penjaga pergi dan yang satu akan datang lagi setelah makan siang.
"Mama, Paman pangeran tidak pulang kah?" tanya Zhang Fei.Suami baru saja pulang tapi masih saja sibuk nya bukan main.Sampai tidak jsia makan siang bersama.
("Seperti nya tidak,say,dia sedang berkeliling kota untuk melihat perkembangan.Kau tahu sekarang ibukota sedang sensitif? ini karena pengeran ke tiga melarang orang orang masuk demi menghalangi jalan penjaga bayangan yang mengirimkan ramuan terakhir,ah jika dia tahu tumbuhan itu sudah di proses, mungkin dia akan mati terkejut hahahaha ")
"Oh begitu kah?"
("Hem dia juga seperti nya akan pergi ke istana besar untuk melihat kaisar dengan status bodoh nya kan")
Sayang sekali, sistem hanya bisa mengikuti pergerakan penjaga bayangan di samping Paman pangeran.Tapi melalui itu,dia sudah bisa memberikan gambaran kecil untuk Paman pangeran.
Paman pangeran saat ini sudah tiba di istana negara,dia datang dengan identitas nya sebagai pria bodoh.
Penjaga pintu gerbang istana, tidak bisa melarang nya masuk karena status nya.Hanya saja mereka perlu mengawasi nya agar tidak membuat keributan di istana.
"Kasim bo, cepatlah,aku ingin bertemu dengan kakak Kaisar "
"Paman pangeran, jangan lari lari,ini istana "kata Kasim bo yang sudah berakting lagi.
Mereka sudah terbiasa melakukan ini bertahun-tahun lamanya.Jadi masing-masing ada pemahaman diam-diam.
"Paman pangeran,ohh dewa, paman pangeran hati hati nanti jatuh"
Paman pangeran tidak begitu peduli dengan teriakan kasim nya,dia berlari kencang dengan nafas tersengal-sengal.
__ADS_1
Dalam pandangan orang lain,dia adalah pria bodoh tanpa kemampuan terlatih,jadi wajar jika dia harus terlihat kecapekan hanya karena berlari kecil menuju halaman istana utama.