Sistem Gosip Putri Ke Empat

Sistem Gosip Putri Ke Empat
54


__ADS_3

Tidak ada kebetulan di dunia ini.Tapi inilah yang sedang terjadi.


Gadis Persik dan melati datang dengan beberapa pelayan pria di belakangnya. Pelayan budak pria ini membawa dua batang bambu yang panjang.


Persik membayar sejumlah uang pada mereka demi membawa benda itu ke danau.


Berbeda dengan melati, gadis Persik memiliki beberapa koin di pinggang nya untuk hal hal yang tidak terduga seperti ini.Jadi dia sangat percaya diri ketika di minta oleh nona keempat.


Meskipun permintaannya agak aneh tapi gadis Persik percaya Nona keempat tidak akan pernah melakukan hal yang sia-sia.


Jauh di dalam hatinya dia percaya dan yakin jika Nona keempat adalah Dewi yang maha tahu.


"Putri"sapa siapa keduanya Dengan hormat pada zhang Fei yang masih saja menyaksikan kemeriahan di depannya.


"Ohh sudah datang?"tanyanya dengan mata berbinar-binar. aneh saja melihat pandangan mata sampai ke arah batang bambu itu seperti melihat emas


"Ya putri"mereka berdua ingin bertanya apa yang harus dilakukan dengan bambu panjang ini.Tapi kemudian merasa tidak pantas untuk menanyakan urusan majikan jadi mereka lebih baik tutup mulut.


Byurr...


"oh tolong... tolong...


("sudah di mulai sayang zhang muhua sudah jatuh ")


Di depan beberapa gadis yang awalnya datang berbicara dengan zhang muhua menjerit dan berteriak minta tolong .Tapi zhang Fei jelas-jelas melihat teriakan itu sama sekali tidak tulus .itu hanya sekedar simbolisasi yang tidak penting.


"Ah putri,ada yang jatuh ke kolam!"


"Putri....


Zhang Fei sepertinya juga gugup dan dia berlari ke arah kolam dengan diikuti beberapa pelayan pria yang tadi membawakan bambu panjang.


"Ahh siapa? siapa yang jatuh itu?"tanyanya dengan gaya yang ingin tahu.


"Ah putri,kami kami tadi hanya berbicara tapi tidak sengaja saling dorong dan dia jatuh!"kata gadis yang mengaku teman dari zhang muhua.


"Siapa dia?" Tanya zhang Fey.Tidak mungkin dia buru-buru membantu harus ada jeda sedikit agar semuanya terlihat realistis. zhang fei juga tidak ingin menjadi kambing hitam di sini.


Sengaja dia bertanya keras-keras agar semua orang bisa menjadi alibinya jika dia di pertanyakan.


"Nona kedua zhang"kata gadis itu dengan nada yang sedikit gugup


"Apa?"


"Mama, akting itu lumayan juga kenapa aku nggak kepikiran jadi artis ya hehehe"


("Cepat lah sayang,dia udah kelelep tuh")


"tolong siapa pun ,bantulah tolong..


"Ohh Nona ketua jangan tidak tahu berenang, oh dewa bagaimana ini?"


"Hei kalian kenapa diam saja ayo tolong bantu ...


4 sahabat ini berteriak seperti orang yang benar-benar panik. Mereka berteriak dan mengatakan beberapa hal pada pelayan budak yang berdiri tanpa ada berniat untuk membantu.


Tapi pada saat itulah seseorang yang sudah menunggu aba-aba yang menceburkan diri ke dalam kolam.


Byur...


Pria yang tidak dikenali itu berenang ke tempat Nona kedua yang jatuh. Tapi belum sampai dia ke posisi ,sebuah bambu yang panjang sudah diulurkan ke tengah kolam.


"Kakak kedua pegang bambu nya,Kakak ke dua"pekik zhang Fey keras.


Zhang muhua sudah menelan sedikit air tapi dia masih mendengar panggilan itu.Hanya saja tapi tubuhnya agak lemah dan kegelapan mulai datang.


Zhang Fei berteriak beberapa kali dan dibantu oleh orang-orang yang berdiri patuh di sudut kolam. Mereka berteriak untuk menyemangati menyemangati pria yang tadinya pergi berenang.


Tapi ada juga yang berteriak agar anak-anak kedua segera meraih bambu itu.


Persis ketika pria yang berenang tadi mencapai posisi tiba-tiba satu batang bambu lagi menghentak kepalanya dengan keras.


"Putri, apa yang kau lakukan apa kau mencoba menghalangi penyelamatan?"gadis yang tadinya bertindak untuk mendorong zhang muhua tidak senang dengan perilaku dari Putri masa depan istana kecil.

__ADS_1


Dia jelas datang untuk mencegah pria itu membantu.


Zhang Fei tidak peduli tapi dia terus saja memukul kepala pria itu sehingga pria itu mundur sedikit.


"Kakak kedua cepatlah, jangan biarkan pria busuk itu menyelamatkanmu nanti reputasimu jadi buruk"kata zhang Fey lagi.


Ada begitu banyak orang yang menonton tapi tidak satupun yang mau bertindak ke depan.


Zhang Fei bukannya tidak bisa berenang tapi dia juga tidak ingin basah oke.


Egois dikit boleh dong.


Nah ketika zhang Fey mengucapkan kata-kata ini ,semua orang baru sadar atas apa yang terjadi. Nanti walaupun Nona kedua berhasil diselamatkan, tapi implikasinya reputasinya akan hancur karena penyelamatan ini.


"Putri , pukul lagi"


"Sialan dia adalah pelayan rendahan di sini, astaga...


"Hei pelayan jahat, mundur lah"


Zhang muhua lama-lama mendengar teriakan itu dan kemudian dia menyadari bahaya apa yang akan mendatanginya ketika dia dibantu oleh orang lain. Ini sama saja mendorongnya untuk mati.


entah mendapat kekuatan dari mana pada akhirnya dia berhasil menggapai batang bambu itu dengan keras. dia juga memaksa dirinya sendiri untuk memeluk batang bambu itu tanpa melepaskannya.


Hanya setelah itu sampai memerintahkan pelayan budak untuk menarik batang bambu itu keluar dari kolam.Sedikit demi sedikit namun pasti sampai pada akhirnya bisa di tarik.


Sebelumnya zhang muhua jatuh hanya ke pinggir .Tapi karena dia terlalu sering bergerak jadi hanyut sedikit ke tengah.


Begitu mencapai ke pinggiran baru kemudian pelayan yang mengiringinya datang membantu dan menariknya keluar dari kolam.


"Hadei emangnya para pelayan ini dari tadi ke mana aja. kok baru kelihatan?"pikir zhang Fey.


("Mereka di minta untuk pergi sebentar, katanya nona-nona ini ingin berbicara rahasia sehingga para pelayan tidak bisa ikut")


Hem lagu lama.


"Kakak kedua Kakak kedua apa kau baik-baik saja?"teriak zhang Fey pura pura terkejut lagi.


Tugas mereka adalah mendampingi majikannya ke manapun dia pergi.Tapi pada saat kejadian mereka benar-benar tidak ada di samping. Lalu untuk apa mereka ditugaskan.


Pelayan budak benar-benar tahu jika mereka sudah lalai tapi itu juga adalah perintah Nona kedua agar mereka berdiri lebih jauh.


"Nona kedua, huhuhu putri terimakasih "


Zhang Fei tidak ingin berbahasa basi dengan mereka dia hanya meminta semua segera membawa Nona ke-2 untuk beristirahat dan mengganti pakaiannya.


Sekarang jatuh ke dalam kolam seperti ini bisa mengakibatkan sakit parah.


Para pelayan itu dengan enggan membopong Nona kedua di punggung. mereka benar-benar akan disalahkan hari ini.


Tapi yang terpenting sekarang bagaimana menyelamatkan Nona keempat agar dia tidak mengalami kecelakaan yang lebih serius daripada sekedar jatuh ke dalam kolam.


"Cepatlah dan panggil dokter"kata zhang Fey lagi.


Beberapa orang pemilik rumah juga datang untuk melihat situasi yang tidak menyenangkan ini. Kejadian terjadi di rumah mereka Jadi mereka harus bertanggung jawab untuk mendatangkan dokter. Juga harus menyelidiki kejadian secara menyeluruh agar bisa memberikan jawaban pada menteri kanan nanti.


"Putri sebenarnya apa yang terjadi di sini?"tanya kepala pengurus rumah dengan serius.


Dia baru saja melihat jika orang-orang di belakang Putri masa depan istana kecil ini menarik dua bilah bambu yang sangat panjang. Kejadian ini sebenarnya akan sedikit menyimpang seandainya dia tidak membawa dua batang bambu itu.


Tapi pertanyaannya untuk apa Putri masa depan istana kecil membawa benda yang tidak berharga ini.


Sebagai orang-orang yang cukup akrab dengan intrik di halaman belakang dia mulai mendeteksi ada sesuatu yang tidak wajar pada putri ini.


Apakah dia memang bodoh atau sedang merencanakan sesuatu.


Jika tidak untuk apa dia membawa benda itu.


"Putri ini tidak tahu apa-apa, kami hanya sudah menikmati bunga tiba-tiba saja ada teriakan jika seseorang jatuh dan kami datang untuk melihat situasi"


"siapa tahu jika sebenarnya yang jatuh itu adalah saudari kedua.ah Jika saja terlambat sedikit pelayan budak pasti datang menyelamatkannya dan menjadi kerabat kulit. membayangkan ini saja aku sudah menggigil.Jika aku menjadi Nona kedua, mungkin aku akan lebih baik bunuh diri saja daripada hidup"gumamnya pelan tapi tidak begitu pelan.


Beberapa orang jelas mendengar argumennya dan itu memang benar. siapa yang ingin menjalin hubungan kerabat kulit dengan seorang budak.

__ADS_1


Mungkin ini ada keberuntungan jangka panjang bagi pelayan budak tersebut. Tapi adalah awal dari neraka untuk Nona kedua zhang.


"Eh nona nona,kalian lebih dekat tadi.Ayo katakan bagaimana kakak ke dua ku bisa jatuh?" Tanya nya pada empat nona di depannya ini.


Di tanya seperti itu, mereka jadi gugup.


Rencana yang bagus tiba tiba hancur karena nona keempat yang datang dengan bambu itu.


"Putri sebenarnya kami sedang bercanda dan tanpa sengaja saling dorong gitu, awalnya nona ini yang akan jatuh tapi entah kenapa nona ke dua zhang yang ke cebur"bisik nya takut.


"Ya seperti itu ,kami hanya bercanda kok, tidak begitu serius .Ini ..ini hanya kecelakaan saja"bisik yang lainnya.


Satu persatu Gadis itu mengakui hal yang sama dan mereka hanya mengatakan itu berdasarkan sesuatu yang tidak sengaja. Namun begitu mereka tetap bersedia menerima hukuman dari perilaku ini.


"Ohh Aku tidak ingin berurusan dengan kalian, pengurus rumah yang akan menyelesaikannya"kata zhang Fey yang langsung cuci tangan dengan masalah ini.


Walaupun tidak ada yang mengatakannya tapi hampir semua orang setuju jika kejadian ini hanyalah kecelakaan.


Kalaupun zhang fei bersikeras jika ini adalah sebuah intrik ,mungkin nama baiknya yang akan tercoreng karena itu.


"Putri izinkan pengurus rumah ini bertanya untuk apa Putri membawa bambu ini ke sini?"tanya pengurus rumah itu.


yang hadir di sini adalah putri dari keluarga yang terhormat. mereka biasanya berperilaku lemah lembut meskipun mungkin menyimpan beberapa intrik di dalam lengan. Tapi seorang gadis muda dengan pangkat yang tinggi seperti ini membawa dua batang bambu di belakangnya Ini harus menjadi sebuah pertanyaan.


ada sesuatu yang disembunyikan di sini hanya saja sulit untuk menebaknya.


Seandainya ini hanya kebetulan apakah ini kebetulan yang disengaja.


Atau misalkan calon putri masa depan istana kecil seseorang yang bisa meramal tentang apa yang akan terjadi beberapa menit kemudian.


Dua hal yang sama-sama tidak masuk akal. Karena itulah dia bertanya untuk apa gunanya 2 batang bambu itu.


"Oh Astaga aku kenapa aku melupakan ini.persik Aku meminta kalian membawakan aku dua keranjang bambu bukan dua batang bambu? sekarang baru aku ingat jadi jelaskan untuk apa ini?"tanyanya langsung pada dua pelayan.


Melati terkejut dengan pertanyaan tadi dia jelas-jelas mendengar jika Nona keempat ingin dua batang bambu Tapi sekarang kenapa berubah jadi dua keranjang bambu.


Jika dia sendirian mungkin saja tidak begitu mendengar intruksi dari nona keempat tapi gadis Persik juga mengakuinya. Jadi telinganya tidak salah bukan.


Berbeda dengan melati persik lebih pintar. jadi dia langsung menjawab"putri maafkan kami, mungkin telinga ini salah dengar jadi salah mengambil barang"


Gadis Persik langsung berlutut ketika dia mengatakan hal itu. Melati yang melihatnya mau tidak mau ikut-ikutan berlutut walaupun kepalanya jadi bingung sendiri.


"Ohh begitu, ya sudahlah Ini hanya salah paham saja.Hem pengurus rumah, Putri ini tidak pernah pergi ke taman secantik ini jadi sangat tertarik dengan keindahan bunga berpikir untuk memetik satu atau dua kuntum.Tapi sekarang bawahan hanya salah mengambil barang"kata Zhang Fei beralasan.


"melati , Persik Ayo bangun . Selalu ingat kalian adalah pelayan dari putri ini yang tidak mudah untuk berlutut pada siapapun " katanya


Baru kemudian dua gadis pelayan berani berdiri lagi.


"Mama gimana ma akting aku Dia percaya nggak sih?"


("80% percaya dan 20% bingung hehehe")


"persentase yang tidak bagus kan, ktapi sepertinya cukup bagus kok" keluh zhang Fey.


Pengurus rumah menyipitkan matanya sedikit tapi tidak melihat ada sebuah kebohongan di sini. Memang para pelayan terkadang tidak bisa e diandalkan.


Jadi dengan cepat dia percaya dan meminta izin untuk mengundurkan diri.


"Persik melati, bayar mereka untuk ucapan terima kasih. walaupun kalian berdua sudah salah kaprah dalam mendengar perintahku"katanya pada dua gadis pelayan ini.


Melati yang merasa tidak bersalah hanya bisa menganggukkan kepalanya saja mengakui kesalahan yang padahal tidak dia buat.


Ditambah lagi dengan gadis Persik yang juga mengakui kesalahan Jadi apa yang harus dia lakukan dengan itu.


Sebagai pelayan budak dia harus selalu setuju dengan apa yang dikatakan oleh majikan.


Di sisi lain gadis Persik malah semakin yakin dengan pilihannya dalam memilih majikan.


Sebagai paviliun pemilik dari vevilin anggrek jelas Nona keempat memiliki jaringan informasi yang dia sendiri tidak ketahui.


Tapi sekarang jelas-jelas dia selalu berdiri di belakang Nona ke-4.Sejauh yang dia tahu Nona keempat Hanya selalu merenungkan sesuatu sepanjang jalan. Tidak ada kesempatan untuk bertemu orang lain . Jadi sejak kapan Nona keempat mendapatkan informasi.


Semakin ke sini gadis Persik semakin yakin jika anak ke-4 memang layak menjadi pemilik paviliun anggrek.

__ADS_1


__ADS_2