
Tidak ada kata yang bisa menjelaskan tentang kasih sayang seorang ibu. Tidak ada hal yang paling berharga di dunia ini dibandingkan dengan kasih sayang seorang ibu.
Itulah yang dipikirkan oleh zhang Fey saat ini sehingga dia menitikkan air mata harunya dalam diam.
Dia jelas melihat bagaimana ketidakberdayaan Selir Fei menghadapi putrinya sendiri. Seorang anak yang sudah dia lahirkan tapi tidak memiliki hak untuk menyebutnya sebagai anak.
Hanya nona saja.
Putri ini juga memanggil wanita lain sebagai ibu dan itu terjadi tepat di atas di depan matanya sendiri.
Zhang Fei menitikkan air mata nya tapi beberapa orang berbisik bisik di balik punggung nya saat ini.
Dua selir sudah maju lebih awal, mereka memberikan barang berharga dari tubuh sendiri.Tapi apa yang sudah diberikan oleh selir ini pada nona zhang keempat pada hari pernikahannya.
Sebuah penghormatan sederhana yang tidak memerlukan uang sama sekali.
Selir Fei mendengar langsung semua cemoohan orang-orang di belakang punggung nya.Tapi dia tidak peduli sama sekali sekarang yang dia pedulikan hanyalah pandangan zhang Fey terhadap dirinya.
Mata mereka segera bertemu dan ikatan Putri dan ibu Ini benar-benar menyatu di saat itu.
Sendiri seolah-olah menangkap zhang Fey tidak memiliki kebencian sama sekali.Tapi sebuah kebahagiaan di tambah dengan perasaan melankolis.
Seperti inilah seharusnya Putri yang sudah dia besarkan.
Suasana bising segera datang ketika siang mauyun masuk ke dalam kamar pengantin.
Di sini posisinya adalah sebagai ibu resmi dari sendiri.Sebagai seorang ibu tugasnya adalah memberikan kain merah penutup terakhir sang pengantin.
Mungkin memberikan arti jika ini adalah penutup dari masa gadisnya yang akan dibuka lagi oleh suami masa depannya dalam hal ini adalah paman pangeran.
Hanya dengan satu lembar kain memiliki arti yang sangat besar.
"putriku mulai saat ini kau adalah bagian dari keluarga lainnya. ingatlah jika ibu selalu mencintaimu dan berharap kau bisa menjaga nama baik keluarga ini seumur hidup" katanya dengan memberikan seperangkat perhiasan wanita lengkap.
__ADS_1
Sebenarnya barang yang dia berikan hari ini sudah disimpan lebih awal untuk putrinya ketika menikah di masa depan. Tapi karena yang menikah pertama kali di zhang mansion adalah nona keempat.
Maka dia juga harus memberikan sesuatu yang tidak boleh kurus. selain untuk menjaga martabat sang mansion juga menjaga martabat keluarga kelahirannya.
Ini bukanlah pemberian mahar tapi hanya penambahan riasan yang simple. Tapi jika terlalu murah mungkin orang-orang akan menuding dirinya sebagai ibu di zhang mansion sangat tidak layak.
Sama seperti dua selir, tidak ada rasa keikhlasan di saat dia melemparkan barang ini ke dalam kain zhang Fey.
Walaupun begitu zhang Fey diharapkan tahu berterima kasih atas pemberian ini jadi dia berkata, "Terima kasih ibu atas kasih sayangmu yang tidak ternilai. jangan khawatir mulai saat ini aku akan selalu menjaga rumah suami dengan harapan agar rumah kelahiran juga tidak akan begitu memalukan"
Jiang moyun mendengus dengan dingin. Kata-kata ini menunjukkan jika zhang fei akan memprioritaskan rumah suaminya terlebih dahulu dan rumah keluarga kelahiran adalah nomor dua.
Seperti yang diharapkan oleh gadis yang akan mati.
Tidak lama kemudian segera di bawa keluar dari kamarnya menuju ke aula. Di mana Paman pangeran dan rombongannya sedang menunggu. Ketika keluar dari kamar zhang Fey sudah dikenakan penutup kepala berwarna merah sehingga wajahnya tidak begitu kelihatan lagi.
Segera Mak Jombang mengatakan beberapa hal yang tidak ingin diingat oleh zhang Fey. rutinitas ini benar-benar membuat dia kelelahan ,sudah kecapean ,kelaparan bahkan harus mengikuti ritual yang tidak jelas.
Segera ritual ini dilewatkan begitu saja.
dari awal sampai akhir sampai tidak mengetahui siapa saja orang-orang yang datang hari ini karena dia hanya bisa melihat kaki sepatu mereka saja.
Tapi dia jelas mendengar suara yang sedikit akrab siapa lagi jika bukan dua putra dari keluarga Zhang.
Mereka seolah-olah sudah berlatih kata-kata baik yang sebelum hari ini terjadi. Mengatakan jika adalah adik perempuan kesayangan dan ketidakrelaan menyerahkan begitu saja pada pria lain.
Mendengar pujian receh ini Zhang Fei hanya bisa memutar matanya dengan cara yang paling menjijikan. Untung saja dia memakai jilbab merah jika tidak mungkin orang akan terkejut melihat reaksinya saat ini.
Mereka benar-benar pandai bersandiwara.
Setelah sandiwara yang menjijikan ini,tiba lah saat nya di pengantin perempuan pergi ke rumah keluarga yang baru.
ini juga memalukan waktu yang di sudah ditentukan oleh biksu yang memeriksa tanggal dan hari baik.
__ADS_1
Untuk membiarkan pengantin perempuan pergi ke tandunya. Seseorang perlu bopong pengantin perempuan di punggungnya dana biasanya tugas ini jatuh kepada saudara laki-laki.
Tapi sampai waktu ini tidak satupun diantara dua saudara laki-laki ini yang mau maju melakukan ritual terakhir.
Masing-masing enggan karena berpikir itu bukanlah saudari mereka sendiri. Melainkan seorang gadis yang lahir dari selir lain.
Ada begitu banyak pelayan pria di belakang tapi juga mereka tidak boleh diperbolehkan maju untuk melakukan ritual terakhir.
Karena jam yang menguntungkan akan segera berlalu ,gadis Persik maju untuk mengambil alih. Dia berdiri di depan zhang Fey dan merendahkan tubuhnya untuk memberikan jalan untuk dia naik ke atas punggungnya yang rapuh.
zhang fei sudah tahu hari ini terlebih dahulu. karena itu dia sudah menginstruksikan gadis Persik untuk melakukannya.
Sebagai tindakan penghinaan terakhir kali. Kedua saudara laki-laki "yang baik" ini nekat untuk menghancurkan nama reputasi zhang Fey.
Biarkan dia meninggalkan rumah dalam kondisi yang sangat memalukan.
Setidaknya itu yang mereka berpikirkan sehingga tidak ingin mengambil posisi itu sama sekali tapi begitu melihat gerakan dari gadis Persib keduanya adalah orang yang malu saat ini.
Posisi yang seharusnya diemban oleh saudara laki-laki.Tiba-tiba diambil alih oleh gadis yang sama lemahnya.
Ini artinya posisi mereka lebih rendah dibandingkan dengan gadis itu di depan zhang Fei.
Ini adalah sebuah penghinaan terselubung.
Keduanya adalah saudara beda ibu tapi memiliki pemikiran yang sama kotornya. Kedua nya berpikir akan dihina karena gerakan dari gadis Persik
yang tidak terduga sama sekali
Tapi di sini mereka lupa jika sebenarnya mereka dululah yang menolak untuk mengambil tanggung jawab ini.
Baik itu dua putra termasuk dengan menteri kanan sendiri. ketiga nya sama-sama marah dengan apa yang dilakukan oleh zhang Fey.
lihatlah betapa sombongnya zhang Fey sekarang.
__ADS_1