Sistem Gosip Putri Ke Empat

Sistem Gosip Putri Ke Empat
60


__ADS_3

Kemalasan zhang Fey benar-benar menyulut api kemarahan paman pangeran.Selama dia masih ingat, belum ada seorang pun yang akan bertindak terang terangan seperti dia.


Apa karena...


Tangan nya yang terkepal kuat menceritakan kemarahan nya dengan jelas meskipun wajah nya belum banyak banyak berubah.


Tapi sudut mata zhang Fey melihat perbedaan antara wajah dan reaksi tubuh nya walau sekejap.


"Apa kau tidak takut kakak kaisar membatalkan perjanjian nikah kita?huh kalau kau berpikir begitu,maka jadilah...


"Paman pangeran, Aku Bukan saja tidak takut tapi aku malah bahagia. jika kau mau melakukannya aku akan membayar sebuah informasi secara gratis "kata zhang Fey tanpa ragu.


Yang dimiliki oleh Zhang Fei sebagai bahan pertukaran hanyalah informasi. tapi informasi di tahun ini adalah sesuatu yang benar-benar berharga. karena komunikasi jarak jauh benar-benar tidak dimungkinkan sama sekali.


Tapi ini hanya setengah benar , zhang Fey tidak benar-benar ingin memberikan sebuah informasi apapun pada pria bodoh di depannya ini.Tapi dia hanya mencoba tebakannya saja.


" apa... putri apa informasi itu, mainan baru kah?"Tanya nya dengan mata yang polos.


"Ya ini hanyalah informasi tentang tidak berguna sih tapi aku akan buka sedikit, Hem keluarga Mentri yang hilang tahun itu,ada di..Hem di mana ya..ups hehehe"


Zhang Fei tertawa tapi sengaja menggantungkan jawabannya begitu saja agar lawan bicaranya terlihat tertarik.


Kalaupun tidak tertarik tidak masalah.


Mata Paman pangeran berbinar-binar cerah,"apa ini puisi teka teki?oh permainan baru ya?Hem.. keluarga Mentri yang hilang tahun itu...


Dia seperti anak-anak yang mencoba memecahkan teka-teki yang sulit. memegang janggutnya yang tidak ada lalu berjalan hilir mudik seperti orang dewasa biasa.


Zhang Fei tidak lagi menanggapi dia minum cangkir terakhir nya kali ini. tekonya sudah dingin dan arah satenya sudah tak begitu nikmat lagi. tapi siapa yang peduli dengan jika saat ini mereka sedang berdebat tentang "puisi"yang belum bisa dijelaskan.


setelah berpikir selama 10 menit pada akhirnya Paman pangeran menyerah dan dia duduk lagi di depan sampe dengan mata penuh pengharapan.


"Putri aku tidak menemukan jawabannya puisi ini aneh. siapa yang mengarangnya . kalau aku tahu siapa orang itu pasti akan aku pukuli kenapa membuat teka-teki yang sebegitu rumit ?"keluh nya pelan.


Dia mengambil cangkir tehnya dan menuangkan teh untuk dirinya sendiri. Tapi saat beberapa saat Paman pangeran segera terpegun karena tidak ada setitik teh pun di dalam tekonya.


Sialan.


Segera paman pangeran meletakkan teko itu ke atas meja dan mendengus dengan kesal.


"tuan rumah macam apa satu cangkir teh pun tidak disisakan untuk tamu!"Bisik nya pelan.


"Eh apa Paman pangeran baru sadar jika dia tidak di sambut?ohh maaf ya ,di sengaja kok hehehe " kata zhang Fey tersenyum manis.


Retak....


Paman pangeran hampir jatuh ke tanah ketika mendengarnya.Dia tau jika dirinya tidak disambut tapi tidak ada wanita yang akan begitu terus terang seperti yang dilakukan oleh zhang Fey .


Dia terlalu vulgar sekali.


"Kau..kau...uhh..


Paman pangeran sama sekali tidak tahu harus berbicara apa .Dia hanya bisa memutar wajahnya ke sisi lain.Kenapa wanita di depannya ini tidak berlaku seperti wanita lain pada umumnya.


"Ya ..ya aku apa Paman pangeran?Hem ular berbisa, Vixen atau rubah ekor sembilan kah? kalau mau cari gelaran itu yang bagus deh kan.yang aku sebut tadi itu sudah ketinggalan zaman.gimana kalau si imut yang nakal .ohh si imut nakal juga bagus.Ada sisi seksi nya sedikit kan, bagaimana suka?"kata zhang Fey yang memang sedang memancing emosi dari Paman pangeran.


Sungguh dia ingin melihat bagaimana pria yang kekanak-kanakan ini jadi marah besar. Apakah dia masih tampan atau tetap tampan atau lebih tampan.


Asalkan jangan tumbuh tanduk dan ekor aja sih.


Wajah Paman pangeran menghitam dalam sekejap dia sama sekali tidak menduga jika gadis di depannya ini akan berlaku tidak tahu malu seperti yang dia lakukan sekarang.


Apa dia lupa jika mereka akan menikah tidak lama lagi.


Menikah?


Aku?


Jangan harap .

__ADS_1


"Putri..kau..kau aneh.aku.. Aku tidak mau bermain dengan orang aneh.awas ya ku adukan ini sama.kakak kaisar ku nanti huhuhu"Paman pangeran segera meluncurkan senjata andalannya. tidak seorangpun di istana kecil tidak luluh jika dia menangis seperti ini


Huwaaaa...huhu.. huwaaaa..


"ya pergi sana adukan saja biar kita tidak jadi nikah kan,pergi cepat"kata zhang Fey dengan memberikan sedikit dorongan agar pria itu cepat-cepat meninggalkan halaman kapuk.


Paman pangeran yang didorong berkali-kali sampai keluar halaman kapuk benda-benda tidak senang diperlakukan seperti musuh oleh calon putri masa depannya.


Dulu dia sempat berpikir wanita ini masih akan lebih baik daripada neinei yang selalu memerasnya. Tapi rupanya calon putri istana kecil bener-bener bukan wanita yang bisa diajak bermain-main.


Dia sangat mengerikan


Setan.


"Hem baik lah, tapi puisinya belum lengkap ayo cepat katakan jika tidak aku tidak akan pergi dari sini,hum" kata Paman pangeran yang mendorong zhang Fei masuk lagi ke halaman kapuk.


Setelah itu dia tidak hanya duduk di kursi tapi memanjat pohon jejube dan berbaring di sana.


Ini adalah jurus nya yang ke-dua.


Biasanya kalau sudah melakukan dulu seperti ini neinei juga akan kewalahan.


Dia membujuknya lagi walaupun dengan gaya yang marah-marah. Wanita di depannya ini begitu pemarah dan egois tapi dia tidak mungkin membiarkan Paman pangeran mati di halaman kapuk ini dalam kondisi kelaparan kedinginan di bawah siulan angin.


Paman pangeran ingin melihat siapa yang bertahan di sini dia atau aku.


"Paman pangeran apa yang kau lakukan di sana?" tanya zhang Fey.


Paman pangeran mulai merasa dirinya sedang berada di atas angin hadiah memalingkan wajahnya sedikit tapi segera berbicara"Aku tidak akan turun di sini ,aku juga tidak akan makan, sampai kau menceritakan puisi itu. biarkan aku mati di sini aku juga tidak peduli"


"Eh merajuk kah? hahaha Paman pangeran kau sedang merajuk kah?"


"Tidak, aku hanya meminta kau menyebutkan potongan dari puisi itu. jadi aku tidak merajuk"dari nada bicaranya saja bisa diketahui Jika dia sedang mengancam dengan tubuhnya sendiri


Paman pangeran memiliki darah kaisar di tubuhnya. Jadi jika tubuhnya terluka seseorang bisa mendapatkan hukuman potong kepala jika kaisar mau.


"Ohh begitu, tapi Paman pangeran sudahkah aku berkata, aku akan menceritakannya jika kau bisa membatalkan pernikahan ini ?jika tidak bisa dibatalkan maka maaf aja ya.kau bisa jadi hantu penasaran di halaman ku hahaha"


"Putri,berhenti kataku. apa kau tidak dengar aku tidak akan turun ,tidak akan makan dan ingin mati di sini. apa kau tuli?"teriak Paman pangeran buru-buru. Dia terkejut ketika wanita ini memilih masuk ke dalam huniannya daripada membujuknya yang sedang berbaring di atas pohon.


Lagi-lagi dia tidak berperilaku seperti para gadis yang lain.


Mendengar itu zhang fei yang semula akan masuk ke dalam halamannya tiba-tiba memutarkan tubuhnya lagi , kemudian dia segera berdiri di bawah pohon.


" Paman pangeran yang bodoh aku ingin mengatakan satu hal padamu yang harus kau ingat seumur hidup. kalau ingin merajuk cobalah merajuk pada orang yang pasti akan membujukmu. dan orang itu bukan aku hahaha" kata zhang Fey.


"ohh satu lagi Aku ingin tahu sampai siapa yang menang di antara kita.Mari kita taruhan dengan 1000 perak" kata zhang Fey dengan licik nya. uang itu sangat besar untuknya tapi adalah kecil untuk paman pangeran.


"Taruhan apa? hehe apa kau tidak tahu aku punya begitu banyak uang di istana kecilku?"kata paman pangeran dengan sombong nya.


"Ya Paman pangeran pasti memiliki banyak uang di istana kecilnya. Tapi aku ingin tahu apakah ada orang yang mengizinkan kau mengambil uang sebanyak itu .untuk diberikan padaku karena ketika kau kalah taruhan nanti?" kata zhang Fey dengan nada mengancam nya.


"kenapa tidak uang itu adalah milikku siapa yang mau marah?" jawab paman pangeran geram.


"Oke , kalau kau kalah bayarlah aku dengan uang itu .tapi ingat harus ada tanda terima dari istana kecil .tidak mau uang yang berasal dari sumber yang lain ya"


Ehh...


"Tapi...


"ya siapa tahu saja kaum kertas orang lain untuk meminta bayaran.Kan kau tidak bisa meminta uang di istana kecilmu sendiri kan?"kata zhang Fey lagi.


Siapapun tahu jika istana kecil hanyalah cangkang kosong namun cangkang kosong ini juga bisa menghasilkan emas. Dana pemasukan yang didapatkan dari mas kawin selir ibunya. tapi sekarang mas kawin itu sudah berpindah tangan pada zhang Fei.


Di istana kecil semua biaya keluar masuk dipegang oleh gadis pengasuh nya. Uang di sana dikatakan begitu ketat bisa masuk tapi untuk keluar itu juga sangat sulit.


Terlebih lagi tanpa mas kawin tersebut, mungkin istana kecil hanya bisa berpegangan pada sumbangan di istana besar.


Tangan Paman pangeran tanpa sengaja mengepalkan jari jemarinya lagi sampai terlihat urat-uratnya yang membiru.

__ADS_1


Dia tidak menyangka jika putri masa depannya adalah gadis yang begitu licik sekali. Tapi tantangan ini tidak bisa dianggap remeh bukan.


"baik, apa tantanganmu?"katanya dengan malas.


"Hem Putri ini hanya ingin tahu apakah Paman pangeran bisa turun tanpa bujukan dari putri ini. jika Paman pangeran turun tanpa bujukan Putri ini maka Paman pangeran menang. tapi jika Putri ini yang maju untuk membujuk maka putri ini akan kalah dan seribu perak akan dibayarkan kepada Paman pangeran"kata zhang Fey.


Mendengar tantangan yang cukup mudah itu Paman pangeran tertawa terbahak-bahak. Dia sudah melakukan trik ini puluhan kali dan mungkin ada lebih dari ratusan kali .Selalunya trik ini akan berhasil jadi sekarang dia tidak mungkin kalah dalam pertaruhan yang sepele ini.


Apa itu 1000 perak, hehehe kecilnya.


"baiklah,kita taruhan...


"Baik dan di mulai dari sekarang "


Paman pangeran yang sangat berjaya itu tetap saja nongkrong di atas pohonnya juga dengan nyaman dia bahkan bisa tidur 2 hari 2 malam di sini Jika dia menginginkannya.


Tantangan ini tidak rumit dan dia begitu yakin akan menang.


Sementara itu Zhang Fei sama sekali tidak peduli dengan perilaku kekanak-kanakan pria itu. Dia masuk ke dalam kamar pribadinya dan menutup pintunya rapat-rapat.


Sebelum pintu benar-benar tertutup. Dia berkata kepada gadis Persik" katakan pada pelayan yang lain jangan pernah membangunkan aku jika aku tidak keluar sendiri . aku kelelahan secara mental karena melayani pria jelek itu"


"baik Tuan Putri "kata gadis Persik dengan patuh.


Setelah pintu tertutup zhang Fey tidak kemana-mana melainkan pergi ke kamar kosnya.


Sampai di sana seperti biasa dia membuka pakaiannya dan menggantikan dengan daster rumahan.


"ohh hari ini aku akan memakan hotspot super pedas"kata Zhang Fei pada dirinya sendiri.


Dia sama sekali belum menjual resep hotspot pada warung lain .Marena resep ini tidak begitu cocok di tempat yang hangat. Akan lebih cocok jika di musim dingin nanti.


Beberapa kali dia sudah menyelundupkan beberapa barang dapur di kamar kosnya ini.


Melihat jumlahnya yang begitu banyak, seandainya Zhang Fei suatu hari terdampar di tempat yang tidak memiliki makanan .Mungkin dia bisa tetap makan dalam dua atau tiga tahun.


Jadi di sini sampai cukup puas dengan hasil penyelundupannya.


Di sini zhang Fey tidak memerlukan kulkas sama sekali .karena efek ruangan yang membuat segar segalanya sampai puluhan tahun tanpa mengalami kerusakan. Mereka akan tetap sama persis seperti pertama kali diletakkan di dalamnya.


Tidak tahu bagaimana cara memasak hotspot tapi dia memiliki sistem yang mengetahui resep pembuatan itu sendiri maka dia memulainya dari sini.


Tumis bawang putih jahe bawang bombay sampai warna keemasan dan berbau harum


Lalu zhang Fey memasukkan air dan mengaduk-aduknya sebentar dengan menutup wajannya. Baru kemudian tambahkan garam, gula ,minyak wijen, saus tiram, bubuk lada, bubuk cabe dan kaldu ayam.


Sebagai koki amatiran , zhang Fey harus mencicipi dulu rasanya.


Walaupun tidak sebagus koki bintang 5 ini lumayanlah. pikir sanksi di dalam hati.


Menunggu airnya mendidih , zhang Fey memotong daging dan lemak. Setelah dicuci bersih lalu masukkan ke dalam air tadi.


Tunggu mendidih lagi baru kemudian masukkan semua sayur-sayurnya.


Yang paling di sukai adalah lobster besar yang di seludupkan nya minggu lalu.


Mereka masih segar dan masih hidup. setelah dicuci masukkan ke dalamnya dan mereka langsung menjadi merah dan matang


Ada juga bakso ayam dan sapi buatan sendiri.


Di sini dia memiliki blender yang bisa memblender daging dan dia pakai untuk membuat baksonya beberapa hari yang lalu.


Karena kesegarannya masih dijaga dengan baik,maka baksonya bisa di makan kapan saja.Uhh ada tahun beberapa potong.


Tinggal celup saja dan tunggu sebentar.


Yummy.


yang benar-benar pergi dari situ tanpa peduli dengan teriaka

__ADS_1


__ADS_2