
Wajah Jiang moyun tersipu kerena di ajarin oleh si kasim kecil.Dia masih ingin berbicara beberapa hal tapi mulut nya segera terkunci kerena ini.
Begitu juga dengan zhang Mei yang langsung diam dengan wajah yang cemberut.Tapi kalau sudah cantik cemberut gini masih aja cantik bukan.Sayang nya kecantikan wajah tidak sama seperti kecantikan hatinya.
Zhang Fei merasa menang sekarang,dia segera di bantu untuk masuk ke kamarnya untuk istirahat.Tapi yang di atas pohon tidak begitu senang karena dia jelas akan kalah begitu zhang Fei pergi.
Jadi dia segera mencegahnya dengan berteriak,"Paman pangeran ini tidak akan turun kalau Putri tidak membujuknya.Kalian dengar itu?"
"Eh tapi paman pangeran ,itu....
Kasim kecil dan beberapa pengamal di belakangnya menggaruk-garukkan kepalanya sendiri mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan. Secara serentak hampir semuanya memandang ke arah zhang Fei, calon putri masa depan istana kecil.
"Sialan, pinter juga ya si bodoh itu"
Zhang Mei malah menjadi senang dan merasa dia mendapatkan celah untuk mempermalukan zhang Fey.Dia maju dan memegang tangan zhang Mei seolah-olah dia adalah saudari perempuan yang begitu perhatian.
"Adik, Kakak tertua tahu adik sedang tidak nyaman Tapi cobalah untuk mengatakan beberapa hal jika tidak Paman pangeran mungkin akan tidur di sana malam ini.Ayolah tidak banyak hanya beberapa kata saja. pikirkan tentang membujuk anak masa depan kalian Hem"
Senyumnya yang cantik seolah-olah iblis yang baru keluar dari neraka dalam pandangan zhang Fei. Tapi kata-katanya ini tidak memberikan jalan bagi zhang Fey untuk menghindar.
Paman pangeran yang melihat itu tiba-tiba tersenyum dan peluang kemenangannya seolah-olah sudah di depan mata.
"hum"Zhang Fei hanya menjawab seperti itu tapi dia dengan tertatih-tatih "mencoba" berjalan sampai ke bawah pohon Jejube.
Gadis Persik dan melati tidak tega melihat Nona mereka berjalan dengan cara seperti itu. Tapi mereka hanya bawahan yang hanya bisa membantu saja.
Paman pangeran yang tersenyum di atas pohon .Semakin lebar saja senyumnya dengan berpikir waktu kemenangannya hanya tinggal beberapa detik lagi.
Tapi...
Celepuk...
"Putri...
"Putri...
"Eh Kasim ada apa dengan Putri kenapa dia bisa pingsan sih"kata Jiang moyun terkejut begitu juga dengan Neinei.
Dikatakan tubuhnya tidak sehat tapi tidak seorang pun yang tahu jika dia akan tumbang begitu saja.
Mata zhang Fey tertutup rapat dengan ada-adanya yang terengah-engah.
Paman pangeran juga terkejut tapi meski begitu dia masih enggan untuk turun.
"Putri pasti sedang berpura-pura, cis sampai segitunya ingin menang"pikir paman pangeran dengan menduga-duga.
Mereka sudah berjanji jika tidak ada seorangpun yang akan menceritakan masalah taruhan ini dengan siapapun.
"apa yang kalian buat di sini ayo bantu Putri untuk masuk ke dalam dia harus istirahat. sudah kubilang kan tubuhnya tidak sehat"kata kasim kecil dengan terburu buru.
Semua orang tahu gadis ini bisa sakit dan meninggal kapan saja. tapi mereka tidak ingin jika orang akan mengatakan penyebab kematian adalah paman pangeran yang ogah turun dari pohon.
Kasim kecil sangat takut reputasi paman pangeran yang sudah buruk memburuk lagi gara-gara ini. Walau bagaimanapun dia harus mengikuti Paman pangeran sampai mati.
"tidak jangan biarkan dia masuk ,ayo siram dia dengan air biarkan dia membujukku untuk turun"kata paman pengeran yang benar-benar percaya jika zhang fei saat ini sedang berpura-pura.
Itu tidak salah sih karena zhang Fei memang sedang berpura-pura pingsan saja. tapi ketika Paman pangeran mengucapkan kata-kata ini semua orang hanya berpikir jika kata kata nya tidak relevan sama sekali.
Jadi tubuh Zhang Fei di bawa di punggung gadis Persik yang langsung dilarikan ke dalam kamarnya.
Tubuh zhang Fey sungguh lemah yang seolah-olah bisa patah kapan saja.Dia di baring kan di atas kasur nya.
Kasim kecil memeriksakan nadinya dan berpikir tubuh Putri aneh sekali. jelas nadinya lebih baik daripada ketika dia memeriksanya pertama kali tapi kenapa keringatnya semakin banyak hanya saja Putri sedang pingsan.
"bagaimana kasih apa Putri baik-baik saja?"
__ADS_1
"sepertinya denyut nadinya semakin baik daripada tadi kan Tapi kenapa bisa pingsan ya?"
"his kemarin kami juga berpikir begitu waktu dia mati . jelas denyut nadinya tidak ada tapi tiba-tiba baik-baik saja. Dia bisa bangun dan sampai sekarang masih hidup kok"Kata zhang Mei yang langsung di setujui oleh Jiang moyun.
Kasim kecil tiba-tiba sadar dengan gosip yang pernah dia dengar dulu. orang yang sudah kehilangan denyut nadinya dikatakan mati tapi bisa bangun dan sehat sampai sekarang. jadi tidak heran denyut nadinya sekarang membaik dengan cepat meskipun reaksi tubuhnya begitu terlambat.
Dengan begitu dia langsung mengatakan kesimpulan dari pemikirannya yang paling dalam.
"kalau begitu Putri hanya perlu istirahat dan cobalah memberikan dia beberapa makanan yang bergizi. Mungkin dia akan bangun kapan saja melihat sejarah kematian yang tidak jadi"
"Oh Terima kasih kasih"kata Gadis Persik. dia mengambil koin dari balik pinggangnya dan menyerahkan pada Kasim sebagai ungkapan terima kasih.
Tentu saja uang ini tidak diterima dengan baik oleh sang Kasim .
Karena dia tidak melakukan apapun selain daripada memeriksa denyut nadi dan meminta calon putri masa depan istana kecil ini beristirahat.
Setelah itu semua orang keluar dari ruangan hanya meninggalkan gadis Persik di sana. Sementara itu melati buru-buru pergi ke belakang menyediakan air hangat.
Sang Putri masa depan istana kecil ini berkeringat banyak jadi dia harus mengganti pakaiannya.
begitu Semua orang pergi tiba-tiba saja jangan v membuka matanya tentu saja gadis Persik terkejut dengan ini.
"put..
"diam jangan berisik ,aku hanya pura-pura doang" bisik zhang Fei pelan.
"Eh pura pura,tapi mengapa putri?"Tanya gadis Persik lagi.
"jangan banyak tanya ,sebaiknya kau pergi keluar dan cari tahu apakah si bodoh itu sudah turun atau belum. jika belum maka cari cara agar dia turun dari pohon dan pergi dari halaman kapuk" bisiknya lagi.
Gadis Persik mengangguk dan pergi ke luar untuk melihat apakah Paman pangeran sudah turun.
Lalu dia kembali lagi ketika melihat melati datang membawakan air panas.
"Melati serahkan ini padaku. Kau pergilah melihat ke sana Jika bisa bantu bujuk agar Paman pangeran naik turun dari pohon pohon. walau bagaimanapun ini adalah tempat seorang gadis tidak bagus jika pria dewasa berlama-lama di sini. reputasi Nona ke-4 akan dipertaruhkan"kata nya pada melati.
begitu melatih pergi gadis Persik ke kamar dan memanggil zhang Fey.
"Putri sepertinya dia tidak mau turun Jika putri sendiri tidak membujuknya karena itu dia nekat tidak akan turun sampai malam"lapor gadis persik.
Zhang Fei tidak lagi berpura-pura ketika melati sudah pergi. Dia tidak menjawab tapi bangun untuk mengganti pakaiannya yang bersih di bantu oleh gadis persik.
"Hem Putri ini ingin melihat sampai di mana si bodoh itu nekat hehehe"gumam nya dengan gembira.
"Putri Sebenarnya apa yang terjadi sampai Putri bisa pura-pura pingsan?"meskipun tidak bagus untuk seorang pelayan menanyakan masalah majikan. tapi gadis Persik masih saja penasaran karena ingin tahu.
"Hem tidak apa-apa kami hanya sedang bermain. hanya sekedar taruhan apakah dia bisa memaksa aku untuk membujuknya atau tidak.Dia bisa bermain bodoh dan aku bisa bermain sakit hahaha"kata zhang Fey tertawa geli.
Gadis Persik yang tadinya khawatir dengan kondisi majikannya tiba-tiba lega mendengar perkataan itu. Rupanya mereka hanya sedang taruhan dan sekarang jelas giliran dari Paman pangeran. Apakah dia masih bisa bertahan di atas pohon ataupun dia turun duluan tanpa dibujuk.
Ini menarik.
"Gadis Persik, buatkan teh dan beberapa camilan ringan bawah ke bawah pohon. persembahkan pada neyney dan yang lainnya agar mereka bisa duduk bersantai di sana. Putri ini yakin Paman pangeran pasti tidak tahan dengan godaan makanan enak"kata zhang Fey.
"Begitu kah, baik lah"kata gadis Persik yang mengerti dengan cepat.
"Oh ya Aku benar-benar ingin tidur siang dan jangan diganggu oke nanti malam mungkin akan bergadang lagi"
Gadis Persik juga mengetahui mereka ada pertemuan rahasia malam ini. jadi lebih baik Nona keempat benar-benar beristirahat. Lagi pula dia memiliki alasan yang bagus untuk tidak melayani pria dewasa dengan pemikiran anak-anak itu.
"Baik putri"
setelah selesai membantu berganti pakaian ada zhang Fey benar-benar ditinggal sendiri di kamarnya. tapi kali ini dia tidak masuk ke kamar kos melainkan hanya tiduran di sini.
tidur dalam artian yang sebenarnya.
__ADS_1
Bukankah dia baru saja memakan sepanci hotspot yang enak. Perut sudah penuh, dia kekenyangan dan saatnya untuk tidur.
Sementara gadis Persik benar-benar meminta koki di belakang untuk makanan enak.
Anda perlu tahu kondisi dapur di halaman kapuk benar-benar berbanding terbalik dengan dapur di rumah utama.
Di sini tidak kekurangan makanan laut.Negara ini adalah negara pesisir jadi tidak akan pernah kekurangan ikan dan udang sama sekali.
Bukan itu saja ada beberapa daging yang dibuat menjadi sosis, daging asap dan dendeng.
Ini semua adalah resep dari zhang Fey yang di jual di beberapa restoran.Selain mendapat bayaran atas penjualan resep itu .Semua restoran yang membeli resep juga diminta untuk menyediakan stok makanan dengan jumlah kecil ke halaman kapuk secara berkala. Dan itu tidak akan berhenti sampai restoran tersebut tidak menjual menu yang sama lagi.
Jadi barang-barang di dapur yang halaman kapuk benar-benar mewah,dan ini adalah gratis.
Menu yang sama bisa di sajikan hangat di halaman kapuk ini jika di minta.
"rombongan dari Paman pangeran ada di depan Ayo sediakan sesuatu yang nyaman untuk dimakan. kita tidak bisa mempermalukan halaman kapuk siapkan yang terbaik dan bawa ke depan mengerti ini adalah perintah dari nona keempat" kata gadis Persik.
" gadis Persik, kira-kira menu apa yang bagus?"tanya sang koki karena mereka jarang sekali menyambut tamu.
"Hem buat lah es teler karena hari mulai hangat.hem gimana kalau pilih sesuatu yang asem tapi seger gitu apa ya?"
"yang segar ya , gimana kalau rujak buah , pasti cocok kalau dimakan dengan es teler"katanya.
Mereka memiliki beberapa buah yang cocok untuk dua menu itu. lagi pula baru 2 jam lewat waktu makan siang. udara juga sudah mulai panas .
Jadi ini cocok lah.
"baiklah, aku akan serahkan pada kalian tapi kalau bisa jangan lama-lama ya. takutnya nanti rombongan dari papan pangeran akan memberikan ulasan yang buruk untuk halaman kapuk" tegasnya
"Ya putri, nggak bakalan lama kok menyiapkannya"kata Koki dengan semangat.
Rujak buah seperti salat terbuat dari buah-buahan segar dengan saus manis pedas dari kacang.
Buah-buahan yang dipakai antara lain mangga muda bengkuang salak pepaya muda kedondong jambu mentimun belimbing dan yang lain-lain.
Pengerjaannya cukup cepat.
Ada tiga orang di dapur jadi tidak butuh lama untuk membuat menu buah ini.
Sedangkan untuk es teler sederhana mereka hanya menggunakan buah-buahan tadi namun dipadukan dengan santan yang dimasak dengan gula bersama dengan susu segar yang dikirim setiap harinya oleh sebuah toko.
Es adalah sesuatu yang tidak akan pernah kekurangan di halaman kapuk. dua selir terkadang datang untuk meminta sedikit es yang sebenarnya tidak membutuhkan uang.
Tapi Jiang moyun menolak untuk meminta barang yang sama. Dia pikir haruslah memiliki inisiatif sendiri untuk memberikan es kepada dapur utama, bukan sebaliknya.
Keberadaan toko es milik nyonya bangsawan segera diketahui oleh umum dan hal ini tidak bisa dirahasiakan lagi pada menteri kanan.
Pengerjaan seperti itu hanya memerlukan waktu durasi sekitar 10 menit dan mereka siap dibawa ke depan.
Gadis Persik juga pergi ke depan untuk memimpin para koki membawa sajian ke halaman.Dengan setumpuk mangkuk dan sendok besi.
Ada juga sumpit yang belum pernah di pakai sebelumnya.
Neinei dan Kasim kecil mengeryitkan dahinya sedikit.Sementra itu Jiang moyun dan Zhang Mei segera memindai kesalahan apa yang bisa mereka lontarkan ketika ada kesempatan seperti ini.
"Nona nei , halaman kapuk tidak akan membuat tamu kecewa.Ini adalah sajian segar yang cocok di nikmati di bawah pohon. sajian ini jarang yang bisa menolaknya"kata Gadis Persik pada Neinei.
Dia datang dengan beberapa orang di belakangnya yang membawa sajian baru itu di depan semua orang.
Setiap orang yang ada di sana harus benar-benar mendapatkan satu porsi es teler dan satu porsi rujak buah.
Beberapa meja dan kursi juga diletakkan di bawah pohon di mana Paman pangeran sedang nangkring di atasnya.
Sebenarnya sedikit kurang ajar sih karena Paman pangeran adalah bangsawan tertinggi tapi mereka malah duduk di bawah untuk makan.
__ADS_1
Neinei ingin marah tapi segera berpikir niat gadis persik dengan mengatakan itu.
Paman pangeran hanyalah pria dewasa tapi memiliki otak seorang anak-anak. jika ingin membujuk Paman pangeran untuk turun. Maka mereka juga harus melakukan taktik seperti membujuk anak-anak juga.