Sistem Gosip Putri Ke Empat

Sistem Gosip Putri Ke Empat
182


__ADS_3

Segera berita terbaru tentang Zhang Fei mendapatkan identitas barunya dari Kaisar .Semua penduduk di ibukota menjadi heboh, yang menjadi heboh bukan karena status melainkan itu adalah kejadian satu-satunya yang pernah ada selama beberapa Kaisar.


Menteri kanan yang awalnya tidak pernah menyangka, tiba-tiba dikejutkan dengan ucapan selamat yang berdatangan dari berbagai kalangan. Ini bukan saja membuat dirinya merasa bangga.


"Selamat menteri kanan ,rupanya kuburan leluhurmu sedang berasap sekarang hahaha "


"selamat menteri kanan ,kami harus belajar dari dirimu bagaimana caranya mendidik anak perempuan di rumah"


" selamat menteri kanan ,oh apakah putrimu yang lain juga memiliki potensi yang sama?"


Beberapa menteri berdatangan untuk mengucapkan kata-kata sanjungan dan mengirimkan hadiah . Meskipun mereka tidak lagi tinggal serumah tapi walau bagaimanapun hubungan darah ini tidak bisa dipalsukan.


Kata orang sekecil apapun seekor nyamuk itu masih disebut dengan daging.


Walaupun ada sedikit kesenjangan dalam identitas tapi menteri kanan harus memiliki pipi untuk menepuk dadanya dengan mengatakan dia adalah ayah dari Putri PeiPei.


 Jika dia bangga mengakui jika dia adalah ayah kandung dari sang Putri peipei .Tapi juga merasa kecewa dengan dirinya sendiri. Kenapa dia tidak pernah melihat jika putri yang tidak diinginkan ini sebenarnya memiliki potensi yang cukup besar.


"Ah kenapa aku gagal memperhatikan potensi itu"


"Sialan...


Dalam beberapa waktu ini menteri kanan memang sudah membuat penilaian dan kecewa dengan diri sendiri. Andai saja dia bisa melihat ini lebih awal bukankah hati dari sang Putri tidak akan menjadi sedingin ini.


Seorang anak walaupun mereka lahir dari seorang selir sekalipun, itu tetaplah anaknya, darah dagingnya sendiri.


Masih bisakah Putri Peipei mengatakan dia tidak ingin berbakti kepada dirinya yang notabene adalah ayah kandungnya sendiri?


Seorang anak perempuan masih harus berbakti pada keluarga kelahiran, seperti , memberikan hadiah dan juga menawarkan bantuan jika diminta.


Tapi keluarga kelahiran sendiri setelah anak menikah itu dikatakan seperti orang yang sedang membuat semangkok air ke tanah ,sehingga tidak tersisa lagi di dalam mangkok.


Jadi hubungan dua sisi tidak ada sebenarnya.


Tapi sekarang ceritanya sudah beda lagi, mereka memang memiliki ikatan darah .Tapi menurut status itu sudah tidak bisa disebutkan sama sekali.


Apa itu pangkat dari putri istana kecil, bah, itu tidak artinya jika dibandingkan dengan posisi Putri dengan gelar bangsawan kelas 3.


Mentri kanan hanyalah menteri dengan level 5. Pada akhirnya jika bertemu di jalan,dia juga harus merendahkan diri.


Tidak pernah terpikirkan oleh menteri kanan jika satu hari dia harus merendahkan kepalanya pada Zhang Fei padahal dia adalah Putri kandungnya sendiri.


Ini sangat memalukan.


Belum ada sejarah dalam negara Dayun seorang ayah yang memiliki pangkat lebih rendah dari putrinya sendiri.


Belum pernah ada.


Jika ini adalah anak laki-laki ,mungkin dia bisa tertawa dengan lebar dan mengatakan itu adalah miliknya sendiri tapi ini adalah anak perempuan .


Sebenarnya menteri kanan tidak tahu harus berkata apa.


Berbanding terbalik dengan Zhang Fei, yang sedang berbahagia di istana kecil nya. Menteri kanan langsung pulang setelah rapat pagi dan dia tidak tersenyum lagi sepanjang hari.


Selain itu telinganya sering ditajamkan untuk mendengar apakah ada kabar dari istana kecil.


Tapi sayang hatinya hancur ketika mendapati tidak ada pemberitahuan sama sekali.


Apa gunanya dia menjadi seorang ayah kan.


Tidak bisakah sang Putri pulang mengabari kabar baik ini dan memberikan mereka sedikit hadiah sebagai imbalan jasa karena sudah membesarkannya.


Apakah permintaan seperti itu sungguh keterlaluan? tidak kan.


Karena jarang bersosialisasi di luar, nenek tua yang tidak mengetahui apa yang terjadi. Tapi berbeda dengan Jiang moyun ,dia memang tidak keluar. Tapi beberapa pelayan maharnya sering keluar masuk Zhang mention. Jadi mereka sudah mendapatkan informasi ini saat itu.


Dengan cepat pelayan mahar Jiang moyun buru-buru kembali dan berbisik ke telinga istri dari menteri kanan tersebut.


"Tidak mungkin, gadis,apa kau salah dengar?"kata Jiang moyun bergetar.


Jiang moyun sangat pandai merawat diri jadi usianya sudah di awal 40-an tapi dengan perawatan yang cermat dia bisa disangkakan berusia 25 tahun.


Tapi ketika mendengar berita ini tiba-tiba Jiang moyun memiliki wajah berkerut seperti wanita yang sudah tua 10 tahun kemudian.


"Nyonya, ini adalah kabar yang rendahan ini dengar dari luar. Bukan main-main tapi bangsawan kelas 3 nyonya!" kata pelayan mahar nya lagi.

__ADS_1


Jiang moyun merasakan sakit kepala yang luar biasa. dengan wajah pucat dia bergegas meninggalkan halamannya dan pergi untuk bertemu dengan suaminya.


pada saat seperti ini biasanya menteri kanan berada di kamar kerjanya jika tidak berada di halaman Jiang moyun.


belum sampai ke ruang kerja dia sudah melihat jika menteri kanan sedang duduk di ruang tamu padahal sedang tidak ada tamu.


Jiang moyun tidak berpikir banyak tentang hal itu .Tujuannya adalah untuk bertemu dan bertanya apa yang terjadi di luar sana.


Jadi dia bergerak dan mengambil kursi untuk duduk tepat di depan Mentri kanan.


"Suami ku, aku mendengar kabar jika, Zhang Fei mendapatkan anugerah dari Kaisar apakah itu benar?"Katanya langsung to the point.


Menteri kanan sedang merasa tidak nyaman dan sekarang panas hati.Tapi ketika mendengar kata-kata dari istri yang sudah bersamanya beberapa tahun ini.


Entah kenapa tiba-tiba saja dia merasa istrinya ini sudah tidak sedap dipandang.


"Nyonya, sekarang dia sudah tidak bisa disebut dengan namanya lagi dia adalah Putri peipei sekarang. berhati-hatilah dalam berkata-kata"Kata menteri kanan dengan pandangan yang mendengus.


Jiang moyun sedikit terkejut mendengar nada itu, suaminya ini adalah seorang pria yang jarang marah-marah di rumah dia bahkan terkesan ajudan tidak acuh tentang apa yang terjadi di rumah.


Tapi apakah status itu membuat dirinya kesal.


"Ahh suamiku kenapa kau marah begitu walaupun sekarang Dia memiliki identitas berbeda tapi dia masih Putri mu bukan .Dan rumah ini masih rumah kelahirannya" kata Jiang moyun tersenyum.


Nenek Zhang, mendengar dari pelayannya jika Putra laki-lakinya ini sudah kembali tapi tidak bergerak dari ruang tamu .Karena itu nenek tua berjalan masuk untuk mengetahui apa yang terjadi. Walaupun sudah tua tapi dia masih memiliki tanggung jawab untuk membuat rumah mereka tetap stabil.


Tapi kestabilan itu masih berpusat kepada putranya ini.


tapi begitu belum masuk ke dalam ruangan dia sudah mendengar pembicaraan suami istri itu dan juga terkejut dengan identitas cucu perempuannya.


"Menantu perempuan, kenapa anak itu mendapatkan gelar lain?"katanya tiba-tiba yang membuat pasangan itu sedikit terkejut.


"Ibu...


"ibu mertua"


Jiang moyun, segera mengambil alih ibu mertuanya ini dari tangan pelayan dan bopong nya untuk duduk ke kursi.


"ehem Hem, menantu perempuan atau belum menjawab pertanyaanku lagi. apa yang kalian maksud dengan gelar baru untuk Zhang Fei?"


Putri yang disayangi dan dibesarkan seperti batu giok sebenarnya jatuh sia-sia menjadi seorang selir.


Tapi bagaimana Putri yang berasal dari selokan dihargai orang seperti mutiara.


Bahkan Kaisar pun tidak memiliki mata, Ckckck


menteri kanan menatap ibunya beberapa saat lalu menjelaskan duduk permasalahannya. sama seperti Jiang moyun nenek tua itu juga bergetar Dan hampir saja tidak bisa duduk dengan rapi.


"ya dewa Sebenarnya ini adalah anugerah, putraku pergi berikan uang minyak ke kuil.hahaha kuburan leluhur kami sedang berasap"katanya bahagia.


"Ibu, apa ibu pikir dengan identitas seperti itu kita layak untuk bahagia?"kata Jiang moyun.


Wanita tua yang sedang tertawa itu terdiam dan melirik menantu perempuannya. Baru sekarang dia menyadari ada yang salah di sini.


Dia menghentakkan tongkatnya ke tanah dan berkata."Hari ini adalah hari yang bahagia tapi kenapa kalian lebih buruk dari ketika menyambut kematian? apa yang kau pikirkan putraku. kau sudah menjadi seorang menteri yang mengatakan jika otakmu itu cukup pintar tapi sekarang kau masih menjadi bodoh seperti ini?"


"Ibu, zhang..eh putri Peipei, memang adalah putriku tapi , dia tidak pernah berpikir jika dia putri dari Zhang mansion sejak dulu. siapa yang suruh dia lebih rendah dari pelayan ketika dia tinggal di zhang dulu?" kata menteri kanan yang merasa tidak nyaman jika dia disalahkan sendiri.


Dia adalah laki-laki yang bekerja di luar untuk menanggung nafkah keluarga .Jadi sudah sewajarnya masalah rumah itu dikelola oleh istri dan ibu kandungnya.


Adapun anak-anak yang merasakan kedinginan di dalam hati karena layanan yang tidak bagus ,bukankah itu adalah kesalahan mereka berdua.


Bukan dia.


Jadi sekarang dia mulai mengungkit sejarah kehidupan zhang Fei ketika tinggal di sini dulu.


Tubuhnya lebih tipis daripada bambu, pakaian dan makanan yang dia makan lebih rendah daripada pelayan.


Siapa yang bisa disalahkan di sini.


"Sekarang hati nya tidak ada di Zhang mansion,apa yang dia hasilkan tidak ada hubungannya dengan kita"


Jiang moyun diam tapi dia berpikir, jika itu putri nya maka,dia pasti akan bahagia dan nama baik Zhang mension akan beruntung.


Nenek tua Zhang menggigil dan menggenggam erat tongkat kayu nya.Dia kesal di salah kan oleh putra sendiri tapi juga berpikir jika kata kata Putra ini tidak salah sama sekali.

__ADS_1


Mereka selalu memprioritaskan seorang putra dan meremehkan Putri dari selir.


Jika pun putri dari selir ini berguna itu untuk memperkirakan masalah mahar dan meringankan hubungan sosial.


Selebihnya, putri Selir biasanya adalah penagih hutang orang tua.


Mana mungkin mereka mengetahui jika seorang putri dari selir bisa terbang ke menjadi burung phoenix.


Jika saja mereka mengetahuinya lebih awal.


Sama seperti Zhang mention,di istana pangeran ke tiga.


Zhang Mei saat ini sedang duduk dengan anggun di tengah ruangan yang berisi alat menjahit pakaian bayi, tangan lincahnya terus bekerja.Bukan tidak ada pelayan yang bisa menjahit tapi dia justru ingin menjahit pakaian bayinya sendiri.


Zhang Mei berharap dengan cara ini bayi yang dilahirkan akan memiliki perasaan emosional terhadap dirinya dan juga berharap kali ini adalah bayi laki-laki.


Kehidupannya sebagai seorang selir akan berubah jika harapan ini terwujud.


Tiba-tiba saja Putri Pangeran ketiga masuk, dia datang dengan diiringi oleh pelayan maharnya . Sejak ketahuan hamil ,putri Pangeran ketiga benar-benar merefleksikan diri sebagai wanita baik yang tidak merasa terganggu jika selir di rumahnya sedang hamil. Bahkan dia terkesan memiliki pemikiran yang murni.


Misalnya dia memerintahkan koki dapur agar selalu membuat masakan yang sehat untuk wanita hamil.


Zhang Mei cukup tau intrik yang diperlukan di istana belakang tapi sampai saat ini dia belum bisa melihat apa yang sedang dilakukan oleh Putri Pangeran ketiga.


Dia tidak mungkin bahagia kan ketika melihat saingannya sendiri sedang berbadan dua.


Namun begitu, Zhang Mei tetap menyambutnya dengan senyum ramah dan sopan.


"Selamat datang, Putri Pangeran ketiga. Ada kabar apa yang Anda bawa?" tanya Zhang Mei dengan penuh perhatian.


Sesuai tingkat sosial,dia harus merendahkan kepalanya di depan Putri pangeran.


"Jangan adik, lupakan saja tingkat kesopanan kau sedang hamil kan"kata putri pengeran dengan lembut.


Suara dan nadanya tidak berubah, sama sekali bahkan cenderung terkesan ceria dan jujur.


Tapi zhang Mei tidak bisa percaya dengan penampakan luar.


Putri Pangeran ketiga menjawab dengan penuh kegembiraan, "Putri pengeran ini datang untuk memberi tahu selir zhang kabar baik, putri istana kecil telah diangkat menjadi putri peipei oleh kaisar! ahh Selir,ini adalah satu-satunya di negara kita.Bukan saja Zhang mention tapi istana pengeran juga akan turut berbahagia .Ahh selir zhang,pergi cari hadiah yang bagus.Kua jangan mempermalukan istana Pangeran dalam hal memberikan hadiah"


Zhang Mei terkejut mendengar informasi ini tapi dia jelas marah daripada bahagia namun begitu dengan paksa dia perlu menyembunyikan kekesalannya dan tersenyum tulus, "Oh, sungguh? terima kasih Putri pengeran, Selir ini akan pergi melihat gudang "


"Oh cepatlah sedikit, kita jangan jadi orang yang terakhir mengirimkan hadiah.ahh kalau begitu masalah ini akan diserahkan kepada selir zhang."


Selagi berbicara, Putri Pangeran ini lirik kesatu sudut dan tersenyum melihat keranjang hadiah yang pernah dia kemas.


Melihat keranjang hadiah ini masih ada di sana, itu lebih membahagiakan daripada kabar tentang putri peipei.


"Selir Zhang, kalau begitu Putri Pangeran tidak akan mengganggu lagi.Ada hal lain yang perlu di urus.Tapi orang hamil harus selalu bahagia dan berbahagialah selir"kata Putri Pangeran dengan kata-kata yang menasehati.


Putri pengeran langsung pergi dengan senyum di bibirnya.Kau tau dia adalah wanita yang mengerti hati seorang wanita.


Jadi dia tidak jika Zhang Mei tidak begitu menyukai adik perempuan nya itu.Kedatangan nya kali ini adalah untuk memprovokasi Zhang Mei saja.Setelah berhasil, kenapa dia harus tetap tinggal.


Zhang Mei hanya bisa tersenyum dan memperlihatkan Jika dia memang bahagia atas informasi ini m


Namun di dalam hati, Zhang Mei merasa geram dan penuh kebencian. Hatinya dipenuhi dengan kecemburuan dan rasa iri yang tak terkendali, karena prestasi yang seharusnya menjadi miliknya malah diberikan kepada adiknya.


" status itu seharusnya menjadi milikku, bukan miliknya! Mengapa dia yang mendapatkan semua itu? Aku juga telah berjuang keras!"


"untuk dapat berdiri di posisi terbaik aku harus merayu Pangeran ketiga dan apa akhirnya ?hah aku harus menjadi selir.hah sial Zhang Fei,dasar anak selir rendahan, tidak berguna"kata Zhang Mei lagi.


Dalam kekesalan hati nya, tiba-tiba saja Zhang Mei merasa perutnya sedikit sakit , sepertinya dia sedang keram.


Dengan hati hati, Zhang Mei meletakkan jarum jahitnya ke tepi dan dia bangkit berhati-hati menuju ke ranjangnya.


Akhir-akhir ini dia selalu merasakan keram dan tidak nyaman di bagian perut. Dia sudah konsultasi kepada tabib dan mengatakan dirinya hanya kekurangan beberapa vitamin.


Untuk mengganti vitamin yang dibutuhkan tersebut maka yang terus-menerus mengkonsumsi tonik dan beberapa vitamin lainnya.


Untung saja dalam beberapa waktu ini Putri Pangeran tidak pelit sehingga dia juga bisa mengkonsumsi beberapa buah-buahan yang sebenarnya langka.


Stroberi kemarin dibeli entah di mana Tapi dia merasakan itu cukup enak.


Karena enak dia memakannya beberapa kilo dalam dia hari.

__ADS_1


Jika saja dia mengetahui, asal dari buah itu, Zhang Mei pasti tidak akan mau memakan nya meskipun itu enak.


__ADS_2