Sistem Gosip Putri Ke Empat

Sistem Gosip Putri Ke Empat
124


__ADS_3

Di saat yang sama sebenarnya zhang Fey sudah berbincang-bincang dengan sistemnya tentang situasi pangeran ketiga.


Perlu diketahui setelah pengukuhan pernikahan antara dia dan Paman pangeran beberapa minggu sebelum ini. Pria bodoh itu benar-benar menjadi pria sejati secara tiba-tiba.


Sama seperti para suami di dunia manapun dia akan menemani sarapan pagi makan siang dan makan malam. Bahkan kamar tidur mereka selalu meriah setiap malamnya sejak itu.


Memang bagus sih jika dipikir-pikir tapi jika keseringan mengalami situasi ini secara monoton ,mungkin orang akan merasa jemu juga.


Ditambah lagi rutinitas yang hanya berkeliaran dari istana kecil ini dia tidak pernah pergi kemana-mana kecuali pergi Zhuangzi jika situasi memungkinkan.


Ketika sistem menyebut masalah pangeran ketiga yang sedang pergi bertemu dengan Kaisar, sebenarnya Paman pangeran berada di sisinya dengan menatapnya dengan pandangan aneh.


Bagaimana mungkin dia tidak heran dengan pandangan ini secara putrinya yang tadinya sedang berbicara tiba-tiba diam dan senyum-senyum sendiri.


"Putri, apa kau sedang menatap Paman pangeran ini? apakah kebersamaan kita belum cukup untuk memuaskan rasa haus mu?"tanya Paman pangeran dengan nada bangga.


Jika tidak karena sedang menatap wajahnya yang tampan lalu apa alasannya yang membuat putri istana menjadi senyum-senyum sendiri. Secara hanya ada dia di samping sang Putri sekarang.


Zhang Fei yang ditanya seperti itu awalnya terkejut tapi tiba-tiba dia menahan senyum .Dan meledaklah tawanya yang menggila. Reaksinya benar-benar di luar nalar yang menampilkan identitasnya sebagai seorang putri.


Siapa yang bisa menduga jika putri istana adalah gadis yang benar-benar kasar.


"Hahaha Paman pangeran kau sepertinya pede banget Haha"kata zhang Fei yang bahkan sampai menepuk pahanya sendiri.


"Pede, apa artinya pede?"


Ditanya seperti itu zhang Fei tiba-tiba tercekat,dia terkadang lupa di era mana sekarang dia berdiri.


"Pede adalah singkatan kata dari percaya diri. keadaan di mana seseorang memiliki keyakinan kuat atas kemampuan, pengetahuan, dan kualitas dirinya tanpa merasa terintimidasi oleh orang lain atau situasi yang sulit, gitu kan"kata zhang Fei .


"Ohh jadi pede ya, kalau artinya seperti itu ya aku Paman pangeran memang pede lah kan. tapi apa masalahnya dengan kenapa sang Putri tertawa?"kata Paman pangeran.


Is ribet banget sih menerangkan kata-kata ini pada orang kuno.


"ah taman pangeran izinkan Putri ini berbicara tentang masalah dari mana sang putri mendapatkan sebuah informasi yang tidak bisa didapatkan oleh orang lain"kata zhang Fei pelan.


Mereka adalah mitra sekarang mitra dalam hal kerjasama tapi juga mitra dalam hal rumah tangga. Terkadang jika pasangan menyembunyikan masalah kecil akan terjadi bara api yang kemudian akan menjadi api besar yang akan menghanguskan segala sesuatunya.


Zhang Fei tidak terlalu berharap dengan rumah tangga yang dia lakoni sekarang. Tapi sedapat mungkin dia akan bertahan agar dirinya tidak berakhir seperti yang dialami oleh ibunya di kehidupan sebelum ini.


Mendengar pertanyaan dari sang Putri Paman pangeran jadi bersemangat. Bukankah ini artinya putri istana akan membongkar rahasia terhebatnya sepanjang sejarah. bukan Bukankah ini juga berarti jika sang Putri sudah benar-benar menerimanya sebagai pasangan hidup sejatinya tanpa terpaksa.


Ohh kenapa semakin dilihat sang Putri semakin menjadi cantik saja setiap hari. Apa ada sesuatu yang salah pada matanya.


Melihat mata Paman pangeran yang berbeda-beda ini jelas memperlihatkan jika dirinya dalam kondisi. Zhang Fei menangis nafas panjang dan mencoba mengatur kata-kata yang akan dia keluarkan.


"ini adalah rahasia dan kuharap hanya Paman pangeran saja yang tahu tentang rahasia ini oke"


Paman pangeran menganggukkan kepala seperti ayam mematukkan nasi.


"Gini ya, paman pangeran kan tahu sebelum ini aku pernah sekarat dan dikatakan sudah mati bahkan sempat masuk ke dalam peti untuk dikebumikan!"


lagi-lagi Paman pangeran menganggukkan kepalanya. Ini bukanlah hal rahasia, karena satu kota tahu tentang kondisi itu.


Di sini sampai mulai membuat trik ideologi tentang dewa dan Dewi.


Di katakan sanksi sudah meninggal awalnya tapi kemudian dia bertemu dengan seorang Dewi secara tidak sengaja.


Entah bagaimana Dewi mengatakan jika usianya masih panjang. Adapun kenapa dia mati lebih awal itu tidak lebih karena kesalahan teknik oleh dewa yang mengatur tentang hidup dan mati.


Jadi pada hari kematian dia dikembalikan lagi ke dalam tubuhnya sehingga datanglah fenomena hidup lagi setelah kematian.


Paman pangeran yang mendengar ini menganga lebar seolah-olah tidak percaya. Apakah dia memang terlihat seperti anak-anak yang bisa didongengin seperti ini.

__ADS_1


Apa yang sedang dilakukan oleh sang putri.


"meskipun sulit untuk dipercaya tapi itulah yang terjadi.hei tapi pada saat itu aku menolak aku tidak ingin hidup ,Aku ingin mati saja. Bayangkan saja penderitaanku di Zhang mansion. Jadi untuk apa hidup bukan"kata zhang Fei dengan mata yang serius.


Di pandangan Paman pangeran dia juga berpikir begitu. Menjadi Nona keempat di sang mansion bukanlah sesuatu yang bagus karena dirinya terlahir dari seorang selir miskin.


Menurut mata-mata, kehidupan Nona keempat sebenarnya adalah kehidupan yang paling buruk di sana, bahkan lebih buruk jika dibandingkan dengan para pelayan sekalipun.


Apa mungkin begitu?


Paman pangeran tiba-tiba ingat pada saat-saat di mana sang Putri mengatakan jaga dirinya tidak takut mati.Apakah semua ini didasari dengan pengalamannya mati saat itu.


Ohh begitu..


Tanpa sadar Paman pangeran menganggukkan kepalanya dan menganggap cerita dongeng ini adalah sebuah kenyataan padahal dia sebenarnya sedang dibohongi.


"karena aku tidak mau mereka malah memohon-mohon.. tolonglah.. tolonglah hidup. Pada akhirnya karena aku tidak tegaan sama sang Dewi jadi aku berkata. Oke aku akan hidup tapi berikan aku kompensasi yang sesuai"


Ketika mengatakan hal ini sistem yang merenungkan tiba-tiba tertawa terbahak-bahak. Untung saja Paman pangeran tidak mendengar jika ada sistem yang sedang tertawa di samping mereka.


Hanya orang bodoh yang bisa mempercayai cerita di balik. Mana ada Dewi kayangan yang memiliki kemampuan tiba-tiba memohon seraya memegang paha dari manusia biasa dengan zhang Fey.


Hahaha...


Tapi sayang di sini orang yang bodoh ya dikatakan sistem masih mengangguk-nganggukkan kepala seperti ayam yang sedang mematuk nasi, dia percaya bulat-bulat tentang kisah ini.


Aneh kan.


"Jadi kompensasi nya...


"Paman pangeran, apa yang bisa aku lakukan jika aku tidak bisa bergerak dari sebuah rumah,hem. Aku adalah gadis lemah yang tidak memiliki tenaga juga tidak memiliki dukungan dari keluarga kelahiran selir ibu. aku banyak berpikir tentang kompensasi apa yang cocok untuk aku minta dari para dewa di atas sana"


"Jadi?"


"Ah informasi kah?"


"Hahaha sejak kapan Paman pangeran jadi pintar seperti ini Hahaha"kata zhang Fei.


Yang membuat dia senang bukankah hal yang lain tapi ini adalah paman pangeran yang percaya begitu saja dengan apa yang disebutkannya. Inilah tujuan dari dia membuat dongeng tersebut.


"Hem aku bisa mendengar pembicaraan orang di manapun mereka berada kan.hehe sebut saja nama orang itu maka apa yang sudah dia lakukan dan apa yang sedang dia lakukan tidak akan pernah bisa dilewatkan begitu saja. dan Paman pangeran tahukah kau ini meliputi area 1 negara lho hehehe"


Paman pangeran yang mendengar itu langsung jatuh dari tempat duduknya sehingga dia tengkurap di lantai saking terkejutnya.


Kenapa dia tidak tahu jika Putri yang sudah dia nikahi memiliki anugerah dari para dewa dan Dewi di atas langit.


Dan lucunya itu karena dia menolak untuk hidup, ohh apa-apaan ini.


Zhang Fei juga terkejut ketika melihat reaksi asli dari Paman pangeran tapi dia menutupinya seolah-olah dia tidak menyadari itu.


Paman pangeran buru-buru berdiri dan membersihkan pakaiannya lalu duduk lagi di tempat semula.


"jadi putri kau bisa tahu pembicaraan apa yang sedang dilakukan oleh orang-orang saat ini. hanya dengan mencabut namanya dan itu dia"Kata paman pangeran terbata-bata seolah-olah ingin memastikan memang ini yang terjadi sekarang.


"Hehehe begitulah hahaha"


"Putri kenapa kau tidak meminta sesuatu yang lebih baik misalnya, umur yang panjang, kekayaan ataupun kekuatan Hem,ini hanya pergi untuk mengintip orang lain apa-apaan itu"bisik Paman pangeran yang merasa sang Putri sudah menyia-nyiakan kehendak baik dari dewa dan Dewi di surga.


Zhang fei yang dikatai seperti itu hanya bisa memutar matanya dengan acuh tidak acuh. Siapa yang tidak ingin mendapatkan sesuatu yang lebih baik daripada ini, tapi dia juga tidak berdaya kan.


Sistem yang didapatkan memang memiliki kemampuan seperti itu, bergosip.


Memalukan sekali.

__ADS_1


"Paman pangeran, siapa suruh aku dilahirkan menjadi wanita di dunia yang benar-benar tidak menghargai wanita. Aku benci hidup ini.. tapi sedikit terhibur sih karena memiliki hal yang bisa mewarnai hidup meski aku hidup di dalam sangkar emas" kata zhang Fei beralasan.


Paman pangeran mengganggukan kepalanya setuju pantas saja sang Putri suka berdebat dengannya mengenai kehidupan yang tidak setara.


ini menarik sekali.


Tapi berpikir begitu Paman pangeran tiba-tiba menegang dan membeku di tempat.


Bukankah artinya sang Putri bisa saja memata-matainya kapan saja dan di mana saja dia mau, jadi...


"hahaha Paman pangeran aku bukanlah wanita yang suka memata-matai pergerakan suaminya kan. lagi pula Putri ini tidak diperbolehkan untuk cemburu. entah aturan apa yang dipakai oleh negara ini, yang jelas di surga saja para dewa tidak memiliki selir mereka hanya memiliki istri sah. jadi kenapa negara kita tidak melakukan pengaturan seperti itu? apa yang ada di pikiran orang-orang yang membuat aturan. sehingga melawan pengaturan yang dibuat oleh langit?"keluh zhang Fei panjang lebar.


Paman pangeran mulai merasa aura perdebatan akan mulai lagi Jadi dia kembali mengalihkan pembicaraan Agar udara panas ini cepat menjadi dingin.


"mm ngomong-ngomong tadi kenapa Putri senyum-senyum sendiri, apakah ada sesuatu yang bagus?"


"Ohh sebenarnya tidak begitu ,tadi aku mengikuti pergerakan dari pangeran ketiga .Tahukah Paman pangeran hari ini dia sedang berkunjung ke istana untuk melaporkan masalah buku yang sedang heboh di ibukota hahaha"


"sayang aku tidak bisa melihatnya secara langsung tapi bisa ditebak bagaimana bingungnya pangeran ketiga saat ini karena buku-buku yang diluncurkan itu benar-benar membuat dia mati kutu" kata zhang Fei.


Dia berbicara tentang apa yang digumamkan pangeran ketiga secara langsung pada Paman pangeran.


Paman pangeran menganyarkan dahinya dan jatuh ke dalam perenungan yang sama. Tanpa sadar Paman pangeran benar-benar menjadi mitra gosip dari sang Putri hari ini.


Paman pangeran bahkan bertanya apa yang terjadi di masa depan yang kemudian di pandangi dengan mata melotot oleh sang putri.


Dia berkata anugerah yang didapatkan hanya berkisar tentang mendengar cerita. bukan membuat ramalan.


Katanya anugerah yang didapatkan oleh sang putri adalah sebuah anugerah yang sia-sia dan tidak berguna. Tapi siapa tahu saat ini dia menjadi penyembah dan penggemar pertama dari kemampuan tersebut.


Cerita yang didapatkan juga adalah cerita yang sudah terjadi dan yang sedang terjadi bukan yang akan terjadi oke.


"Ahh Entah kenapa aku jadi tertarik dengan Kaisar saat ini aku ingin melihat reaksi apa yang dia lakukan setelah pangeran ketiga pergi.hehe sebenarnya beliau sedang membuat dekrit tentang kejadian buku yang sedang heboh" kata zhang Fei.


Mereka berdua berbicara panjang lebar tanpa sadar satu piring makanan kecil habis tanpa tersisa. Dia melirik piring itu dengan pandangan yang sedikit aneh.


Anehnya di sini adalah bukan dia yang menghabiskan makanan kecil itu tapi Paman pangerannya terlalu tertarik dengan informasi baru saja dia dapatkan tadi.


Baru sekali ini zhang Fei mengetahui jika pria kuno di negara Dayun juga benar-benar menyukai gosip.Hadei bisakah hal ini dipercaya.


Emak-emak itu bergosip biasa tapi jika bapak-bapak itu baru luar biasa.


"sebuah dekrit apakah Putri tahu isi dari dekrit tersebut?"tiba-tiba saja Paman pangeran jadi tertarik dengan informasi mengenai Kaisar.


"Hehehe kenapa aku tidak tahu, Meskipun aku tidak membacakan Aku punya telinga.tapi Paman pangeran sebenarnya harus menunggu sampai besok hahaha"kata zhang Fei.


Dia tidak akan membicarakan masalah dekrit itu pada Paman pangeran. Karena ini adalah sesuatu yang harus menjadi hal yang akan membuat paman pangeran tercengang besok.


Jadi kalau mau tahu dia cari tahu saja sendiri.


"Putri ayolah kenapa aku harus menunggu besok jika aku bisa tahu hari ini!"kata pameran yang sudah tidak sabar lagi untuk menunggu besok.


"Nggak bisa, tunggu aja besok.ah taman pangeran biarkan Putri ini mengundurkan diri hari sudah siang, sepertinya Putri ini ingin tidur siang dulu"kata zhang Fei yang langsung melarikan diri.


"Putri tunggu dulu...


Tapi Paman pangeran serius ingin mendengar akhir dari isi dekrit itu. jadi dia tidak akan membiarkan aja sampai kabur lebih cepat.


Dia bergegas mengejarnya dan mengikutinya sepanjang jalan sampai masuk ke dalam kamar.


Para pelayan yang melihat itu hanya bisa menggelengkan kepala dan berpikir itu adalah hal biasa .Mengingat Paman pangeran adalah seorang pria dewasa yang memiliki pikiran anak-anak.


Para pelayan istana ini sudah biasa.

__ADS_1


__ADS_2