
Zhang Fei tersenyum karena kata-katanya mampu memblokir semua keinginan tersembunyi mereka semua. tapi di sini dia harus tetap memasang wajah polos.
nenek Jang juga tidak mengetahui kenapa putranya ini marah jadi dia membubarkan semua orang dan pergi untuk bertanya pada menteri Zhang.
Segera saja nenek yang tua kembali ke halaman pribadinya. Dia mengirimkan seorang pelayan budak untuk mencari putranya itu.
Pada saat kembali ke halaman tua itu sudah 2 jam setelahnya. Keluar dari Zhang mansion sebenarnya pria tua ini pergi ke rumah bordir.
Rumah plat merah sebutannya.
Sebutan lain dari rumah bordir ini sebenarnya bukanlah rumah yang anda pikirkan. Di sini wanita tidak hanya menjual tubuh tapi juga menjual kesenian.
Ada banyak pegawai pemerintah bahkan pertemuan-pertemuan penting dilakukan di sini.
Jika di abad 21 mungkin mirip seperti klub malam dan sebagainya. Ada kamar khusus yang akan menyediakan pelayanan sesuai permintaan.
Karena masalah di rumah menteri Zhang sedikit frustasi jadi dia menyewa kamar di sini. Itulah kenapa perlu waktu 2 jam untuk pelayan budak menemukannya.
Ketika sampai di halaman wanita tua itu dia sudah dalam setengah mabuk. nenek tua menyipitkan matanya sedikit dan berpikir kenapa putranya menjadi seperti ini.
Jika tidak ada masalah putranya ini jarang minum sampai mabuk seperti yang dia lakukan sekarang.
"Ibu , Bukan aku tidak mau menyerahkan itu sebagai pembendaharaan rumah. tapi tahukah ibu kaisar menekanku dengan barang tersebut.Kau..kau harus memperhatikan barang-barang itu ibu. kurang satu saja barang itu dalam daftar mahar nanti mungkin putramu ini akan tamat"Bisik nya.
Dia langsung menceritakan perihal kaisar yang tidak benar-benar memberikan hadiah itu. tentu saja nenek tua yang jarang keluar rumah ini tidak menyadarinya jika menteri kanan tidak bercerita.
Ketika tahu ini adalah penilaian dari kaisar sendiri mau tidak mau dahinya. Tiba-tiba saja wajahnya menua 10 tahun lebih cepat.
"Ohh kalau begitu ibu akan mengurus semuanya"katanya.
"Ibu Kau adalah orang yang paling mengerti putra ini"katanya lagi. tapi menteri kanan tidak bisa tinggal. mereka adalah ibu dan anak tapi cara berinteraksi mereka hanya sekedar bertemu dan menyapa.
"putraku kau harus ingat, selirmu hari ini sudah bergelar nyonya. kupikir kau harus lebih perhatian padanya mulai sekarang. kelak Dia memiliki uang lebih banyak daripada uangmu sendiri. raih hatinya dan jadikanlah uang itu milik kita nanti"kata wanita tua itu dengan perhitungan di hati nya.
Hadiah dari kaisar tidak bisa mereka ambil alih dengan begitu mudahnya tapi berbeda dengan yang saat ini memiliki Selir Fei. Dia sudah mulai menghasilkan uang sekarang dan uang adalah sesuatu yang kurang di dalam rumah ini.
Menteri Zhang tiba-tiba mengerikan dahinya. Dia melupakan hal ini sesaat, untung ada ibu tua ini yang mengingatkannya.
Menurut Nona keempat sebenarnya mereka memiliki buku dengan catatan resep-resep yang tentunya akan menghasilkan uang di masa depan.
Dulu dia menikahinya sebagai selir hanya berdasarkan uangnya saja bukan penampilan bahkan karakternya. tanpa uang selir play bahkan tidak bisa dilirik sama sekali.
Berbeda dengan Jiang moyun, walaupun dia tidak secantik mana tapi dirinya memiliki status di sini.Keluarga Jing adalah keluarga jendral
Tapi sekarang berbeda dengan dulu.
Selir fei bahkan memiliki status yang lebih baik daripada Jiang moyun istri sahnya. Bodoh jika dia tidak pergi untuk mendulang emas ini.
"Baik ibu, aku mengerti"katanya dengan wajah yang memerah. Nenek tua segera menganggukkan kepala dan bersyukur putranya mengerti apa yang dia maksudkan.
Dia hanya bisa tersenyum ketika melihat menteri yang keluar dari halamannya dan bergerak menuju halaman kapuk. Halaman yang bahkan tidak pernah dia pijak setelah 10 tahun berlalu.
Zhang Fei mendengar ini dan dia tersenyum antisipasi.Jam di kamar kost nya sudah menunjuk kan jam sepuluh malam.Selirnya bahkan sudah tidur sekarang.
Mentri Zhang ingin makan tahu selir nya sekarang.
Zhang Fei segera pergi ke kamar selir nya.Kebetulan sekali selir belum tidur,atau memang baru ingin tidur.
Ketika pelayan budak nya,melati datang mengabarkan kedatangan zhang Fey ,dia meminta zhang Fey masuk langsung ke dalam kamarnya.
" selir...
"Nona keempat,ada apa? tidak biasanya kau datang malam malam begini?"kata nya heran.
"Selir,aku lupa belum memberi tahukan mu, bersiap siap lah.. kupikir ayah akan merayu mu malam ini hehehe "
__ADS_1
"Hah,apa?"
"Selir, kau dulu tidak punya uang tapi sekarang kau adalah nyonya bangsawan ingat?" kata zhang Fey dengan nada main main.
Selama lebih dari 10 tahun jika tidak pergi makan ke restoran umum bahkan menteri yang tidak akan pernah mengingat ibu dan anak ini. Keberadaan mereka sangat tipis di sini. Karena ketidakpedulian menteri kanan lah kehidupan ibu dan anak di zhang mention tidak mudah sama sekali. Bahkan para budak pun menganggap mereka ini tidak berguna dan tidak layak untuk dilayani
"Itu benar, tapi apa yang harus aku lakukan?" tanpa sadar bulu kuduk nya merinding sendiri.Sebelum kemarin dia pikir pria ini adalah dunia nya.Tapi sekarang dia tahu dia hanya lah sapi perah tanpa peran penting di matanya.
Pria tua itu sangat menjijikkan sekali.
"Ohh begini saja" zhang Fey berbisik sedikit dan selir cukup pintar untuk mengerti apa yang dia katakan.
"Begitu, hehehe bagus" kata Selir Fey menggangguk kepala nya
"kalau begitu,aku pergi dan bersenang senang lah Hahahah"
Selir fei merasa tidak mengantuk lagi ketika mendengar berita dari nona keempat jika saat ini pria tua yang bau itu sudah pun mendekati halaman kapuk.
Ini bukanlah berita yang baik sama sekali jadi dia langsung pergi ke dapur untuk melihat tadi pagi dia membeli ikan yang masih hidup berencana untuk merebusnya pagi nanti untuk sarapan.
Pelayan toko di sana mengirimnya secara langsung ketika dia membelinya.Ohh tidak sebenarnya dia menjual resep masakan juga di sana.
Mengirimkan ikan segar semacam ini secara berkala ke halaman kapuk menjadi salah satu persyaratannya. Ke depannya dia akan mendapat stok ikan setiap minggu sehingga halaman kampung tidak akan kekurangan daging.
Ketika dia tiba di dapur ikan itu masih menendang dan dia bersyukur karenanya.
Melati tidak tahu apa yang diinginkan oleh selir tapi dia adalah pelayan patuh yang akan selalu melakukan perintah dari majikan.
"Potong dan ambil darahnya"
Tentu saja permintaan ini cukup aneh. ikan harus dipotong tapi bukan diambil dagingnya .Melainkan hanya darahnya saja ,memangnya sekarang selir memiliki hobi baru ingin mengkonsumsi darah.
Setelah darah ikan di dapat kan,selir pergi ke kamar nya dengan puas.
Belum lama dia masuk ke kamarnya pria tua bangka yang ditunggunya itu sudah pun tiba. halaman kapuk adalah halaman halaman yang terbiar.
Satu pelayan budak diberikan pada sampe dan satu lagi untuk selir sendiri. Melati sedang sibuk membersihkan kotoran ikan tadi jadi tidak ada yang menyambut kedatangannya di sini.
Melewati pekarangan dia langsung mengenali perbedaan antara kamar selir dan kamar Nona keempat.Jadi dia langsung masuk dengan berdehem sedikit.
Selir fei sudah antisipasi jadi dia pura-pura tidur.
Di sini menteri Zhang merasa malu ini adalah halaman selirnya tapi dia tidak merasa disambut sama sekali. Sementara dirinya lupa bagaimana dia melayani selirnya ini bahkan tidak menempatkan penjaga di pintu gerbangnya.
Dengan wajah yang sedikit marah dengan dorongan setengah mabuk dia membuka pintu. Pada saat itulah dia menyadari jika selir sedang tidur pulas.
Tapi apa yang terjadi.
kamar selirnya ini sama sekali tidak menampilkan penampakan yang seharusnya ada pada selir. tidak ada perhiasan bahkan tirai yang digunakan juga sudah usang sekali.
Menahan rasa jijiknya menteri Zhang maju dan duduk di kursi dengan mengetok meja dan berkata "Selir Fei!"
Tidak ada jawaban.
"Selir fei, Selir....
beberapa kali memanggil barulah selirvei menggerakkan tubuhnya seolah-olah dia memang terkejut ketika namanya itu dipanggil dalam kondisi tertidur.
"Siapa?"
"Ini aku "kata Mentri Zhang.
selir fei bangun dan mengucik-ngucek matanya sebentar. Seolah-olah baru sadar jika orang yang datang adalah tokoh yang paling mulia di dalam rumah ini.
Dia langsung terlihat gugup dan gemetar karena "bahagia" sekali.
__ADS_1
"Tuan, tuan datang?"
"Ehem ehem... Selir kenapa kau tidur terlalu cepat malam ini. Aku ingin membicarakan masalah anak-anak dan pernikahannya"kata Mentri Zhang.
Dia melirik nya sebentar tapi jijik lagi setelah itu. Sebagai seorang menteri dia kerap kali melihat gadis-gadis cantik bahkan ada juga hadis berusia di bawah 20-an di rumah border.
Mereka sangat cantik dan berbau harum tapi lihatlah selir yang di depannya ini.
Dia begitu tua dan pakaiannya juga sama tuanya dengan dirinya. Kecantikan yang dia lihat beberapa tahun yang lalu benar-benar memudar begitu banyak.
Untung saja selir ini tidak keluar terlalu sering. Jika tidak tentu dia akan merasa itu sangat memalukan sekali.
Tapi aroma apa ini?
Selir bangun tapi selimut nya sedang basah dengan sesuatu yang berwarna merah cerah. menteri zhang juga melihat bagaimana selimut itu memiliki bercak-bercak merah yang begitu menakutkan di atasnya. dia sudah mengalami banyak hal tentang wanita jadi sangat mengerti apa yang sedang terjadi.
Rupanya aroma yang menjijikkan itu berasal darinya.
ini jorok.
Jika bukan datang karena niat yang tersembunyi mungkin dia akan muntah di saat ini.
"kenapa aku baru tahu jika silinder ini sangat jorok, dan bau ini sangat amis,iss"pikir Mentri Zhang. Memikirkan masalah bau yang menyerbu hidungnya ini .Tiba-tiba saja menteri yang tidak ingin tinggal dia ingin ke lekas pergi begitu saja.
"Tuan , selir ini senang kedatangan tuan tapi selir tidak dalam kondisi baik malam ini.Ini adalah hari pertama bulan gerhana "bisik selir fei malu malu .
"Ehem ehem, kalau begitu menteri ini tidak akan mengganggu, istirahatlah lagi dan jaga tubuhmu sendiri"Katanya segera bangun dari kursinya sekarang.
"Tuan.. tidak bisakah kita bicara tentang masalah penting itu sekarang?"kata Selir Fei mencoba menahan nya.
Mentri Zhang berpikir berbicara masih akan baik-baik saja. Tapi ketika dia mencium aroma yang melekat di sekeliling kamar ini membuat dia tidak bisa bertahan lebih lama lagi. jika berlama-lama di sini dia pasti berpikir bukan pergi ke halaman selir tapi pergi ke medan perang.
"Hem kita bisa berbicara lain kali. kau sedang tidak baik dan tidurlah lebih cepat"katanya yang memang langsung pergi tanpa berpaling lagi.
"Baik tuan, hati-hatilah di jalan"kata selir fei yang mengirimkan sang menteri sampai ke pintu.
Seolah-olah ingin menutupi kondisinya, service sengaja menarik selimutnya lebih dekat ke dalam tubuh ini. Dengan begitu bau amis darah tetap saja membuat hidung menteri Zhang komat kamit.
Selir fei menyaksikan dia pergi dan ketika dia sudah tidak terlihat lagi barulah selir fei masuk ke kamarnya dan menutup pintu langsung.
Hanya setelah pintu tertutup dia baru bisa tertawa terbahak-bahak.
Hal yang sama juga terjadi dengan Nona keempat di mana Dia sedang mendengarkan "siaran radio"secara langsung. siapa lagi yang melaporkan hal ini jika tidak sistemnya.
("wajah menteri yang sangat jelek sekali Jika Nona keempat melihatnya mungkin juga akan tertawa hahaha ini licu kan hahahah")
"Mama kau memang pintar bergosip, tapi lumayan lah kan hahahah"betapa inginnya sedang melihat perubahan wajah pria tua busuk itu.
Tapi sekarang tapi sayang sistem hanya bisa berbicara.Tapi tidak bisa menampilkan apapun seperti layaknya video.
"mama saja kan, tahun ini hampir semua pria seperti ini. Mereka memiliki banyak pasangan **** secara gonta-ganti.Apa tidak takut kena penyakit Aids tuh?"
("setiap bangsawan memiliki dokter pribadinya masing-masing. hal semacam itu rutin dilakukan dan tidak tabu sama sekali. mereka terus-menerus memantau kesehatannya setiap 2 atau 3 minggu sekali kan")
Masih terdengar bapak kasus penyakit semacam ini tapi tidak banyak orang yang mau menceritakannya. itulah kenapa para laki-laki memilih banyak seller di belakang alih-alih tidur dengan gadis-gadis di rumah plat merah.
gadis dari kelompok ini dikatakan tidak bersih.
Selalunya dokter meresepkan sebuah keluarga dengan obat-obatan khusus agar tuan rumah dan para selirnya tidak terkontaminasi penyakit yang berbahaya itu.
Kemampuan para dokter di saat ini masih harus diacungi jempol tanpa peralatan modern mereka bahkan bisa membuat penangkal penyakit yang bisa mencegahnya.
Zhang Fei tambah jijik saja mendengar apa yang dikatakan oleh sistem. Para laki-laki memiliki hak untuk berganti-ganti pasangan setiap malamnya sama seperti yang dilakukan oleh ayah tubuh ini.
Yang bodoh adalah para selir yang bahkan bertarung demi memperebutkan hatinya.
__ADS_1
Tapi untunglah karena dekrit dari kaisar dia bahkan tidak akan mengalami itu di masa depan.Hanya saja ,apa kabar dari Paman pangeran saat ini.