
Kaisar yang berada di ruang audiensi istana. Dia duduk di atas takhta, dengan wajah yang memerah karena marah. Di hadapannya, seorang pria berpakaian hitam berdiri dengan sikap tenang.
Kaisar berteriak dengan suara menggelegar." buku itu di sebarkan lagi, penjaga bayangan bahkan tidak bisa menelusuri informasi tentang ini sebelumnya?"
Tanpa ragu, Kaisar meraih batu tinta yang terbuat dari giok yang terletak di dekatnya. Dengan gerakan cepat, dia melemparkannya ke arah pria tersebut. Batu itu menghantam dahi pria tersebut, menyebabkan darah mengucur dari lukanya.
Pria Hitam tetap diam, tanpa mengeluh atau mengeluarkan suara.
Wajah Kaisar semakin memerah dan penuh kemarahan. Dia melihat pria tersebut dengan pandangan yang penuh kebencian.
"Hukum dirimu sendiri karena kesalahan hari ini apa kau mengerti?"kata Kaisar lagi.
Pria Hitam tetap tenang di tempatnya, menunjukkan ketegasan dan ketahanan yang kuat meskipun dahi terlukanya masih mengeluarkan darah.
Kasim tua yang berada di sisi Kaisar juga diam seribu bahasa. Kaisar sebelumnya sudah memerintahkan beberapa penjaga bayangan untuk aktif menyelidiki beberapa tempat percetakan untuk melihat di manakah sebenarnya buku itu dicetak dan siapa pemilik asalnya.
Seharusnya ini adalah pekerjaan yang mudah untuk penjaga bayangan. Tapi sampai buku ini tersebar dan menjadi populer lagi di ibukota mereka bahkan tidak menyadari buku itu sudah disebarluaskan.
Metode penyebarannya juga tidak seperti sebelumnya yang menjual hanya di satu toko .Tapi sekarang di berbagai toko yang dibuat secara acak.
Ini artinya pihak musuh sudah berwaspada dan melakukan beberapa trik.
Ini membuatkan Kaisar kecewa dengan kinerja dari penjaga bayangan. Awalnya dia berpikir penjaga bayangan adalah orang-orang yang kompeten dan bisa melakukan semua perintahnya hanya dalam satu kata saja. Tapi siapa sangka ini adalah kegagalan mereka yang pertama kalinya di dalam sejarahnya menjadi Kaisar.
Bagaimana mungkin Kaisar saat ini tidak marah.
Pria Hitam tetap diam, menghadapi kemarahan Kaisar dengan ketenangan yang mencolok.
" pergilah sekarang, ingat lakukan tugasmu jika ada buku lain yang diluncurkan setelah ini dan kalian masih gagal itu artinya kalian tidak berguna"Kata Kaisar geram.
"Baik Kaisar yang agung "kata pria itu yang mundur beberapa langkah. Darah pada dahinya bahkan tidak diusapkannya demi menjaga stabilitasnya sebagai seorang penjaga bayangan yang tahan sakit.
Pada akhirnya dia bergegas pergi dan menghilang dari istana tersebut tanpa jejak.
Baru setelah pria itu keluar Kasim tua, berbicara dengan Kaisar lagi.
"Kaisar yang agung, mungkin para penjaga bayangan itu sekarang bersikap santai karena kemakmuran negara kita. ingatlah jika ini adalah kesalahan mereka yang pertama"Bisik nya pelan.
Mata kaisar masih marah, mendengar apa yang diucapkan oleh pasiennya ini bukannya melembut tapi dia malah menambahkan bara api di dalam hati.
Tangannya menggenggam erat dan dia menggertakkan giginya.
" Sebuah kegagalan masih berarti kegagalan. Itu artinya adalah kematian, seharusnya mereka berhati-hati dan menganggap semua perintah itu adalah penting. Tapi mereka begitu lengah dan melupakan posisi mereka sebagai penjaga penjaga bayangan dari sisi Kaisar. Dengan kegagalan seperti ini apakah mereka masih layak menjadi penjaga bayangan Kaisar ini?" katanya yang membuat Kasim tua itu tutup mulut.
Kaisar duduk di takhta, dengan wajah yang masih terlihat kesal. Di hadapannya Kasim tua seorang penasihat setia, berdiri dengan tubuhnya yang berkeringat.
" Kasim, apakah ada pergerakan apa pun dari kediaman Paman pangeran?"
" Maafkan hamba, tidak ada pergerakan yang mencurigakan dari kediaman Paman pangeran saat ini. Kami akan terus memantau dan melihat perkembangan situasi dengan seksama"kata Kasim tua itu dengan menunjukkan kepalanya.
Menjadi seorang Kasim di sisi Kaisar bukan hanya melayaninya tapi juga harus mengetahui dan tahu apa yang harus dilakukan jika Kaisar saat ini tidak puas.
" Ini tidak cukup. Kita tidak bisa hanya menunggu dan mengandalkan mereka untuk melakukan kesalahan. Kita harus menyelidiki sendiri, mulai dari hal-hal terkecil"
Sudah berapa tahun adik kecilnya itu membodohi dirinya yang membuat dia berpikir, jika Paman Kaisar memang adalah pria yang bodoh dan tidak akan berkembang sampai kapanpun.
__ADS_1
Jadi sekarang Kaisar merasa dibodohi dan dia lengah karena itu. Tapi sekarang beda karena dia sudah tahu seluk beluknya.
"Baiklah, Mulia Kaisar. rendahan ini akan memerintahkan penjaga bayangan kerajaan untuk memperketat pengawasan terhadap restoran dan toko-toko yang dipegang oleh Paman pangeran. Kita akan mencari tahu jika ada sesuatu yang mencurigakan" kata Kasim tua lagi.
" Jangan tinggalkan batu pun yang belum dibalik. Kaisar ini ingin tahu setiap detail tentang kegiatan Paman pangeran. Tidak ada yang boleh lolos dari pengawasan kita"
"Baik kaisar " jawab Kasim tua lagi.
Suasana yang tadi sempat tegang berubah lagi menjadi redup seperti biasanya. Pemikiran Kaisar saat ini memang penuh, tapi masalah negara bukan hanya masalah paman Pangeran saja lagi pula ini masih dalam tahap kecurigaan belum benar-benar bisa diverifikasi.
Hari itu Kaisar tidak berbicara lagi tentang masalah Paman pangeran dan itu mengendap begitu saja.
Di sisi lain kegiatan dari zhang Fei juga tidak berubah hadiah hanya menulis sesuatu di pagi hari dan mengirimkannya ke partai pengemis.
selalunya setiap kali mengirimkan bahan untuk Paviliun anggrek barang tersebut akan dikirimkan melalui lorong rahasia yang sudah terbentuk sebelumnya. Tanpa disadari ini yang membuat penjaga bayangan dari Kaisar tidak tahu hubungan antara sang Putri dengan Paviliun anggrek.
Buku yang baru beredar itu belum begitu lama dan masih hangat karena itu proyek buku selanjutnya belum lagi diluncurkan.
Ditambah lagi tidak ada burung merpati yang dilepaskan dari istana kecil sehingga pergerakan pemantauan dari penjaga bayangan Kaisar ini memang benar-benar mati langkah.
Namun begitu tugas penyelidikan juga dipantau melalui perkembangan toko-toko dan juga restoran yang saat ini dipegang oleh sang putri.
Zhang Fei memiliki sistem namun sistem saat ini digunakan hanya untuk mencari tahu perkembangan beberapa hal dan dia lupa tentang keberadaan Kaisar.
Misalnya pagi ini sampai bertanya kepada sistem tentang situasi perkembangan dari kepala sekolah yang tertangkap basah kemarin.
pada sebuah cerita memang ada alur tentang awal mula kejadian tapi mereka juga membutuhkan akhiran yang lengkap yang cocok dengan pemikiran para pembaca.
Kisah yang dikedepankan melalui kepala sekolah ini memang kejadian dan itu benar-benar nyata. Namun akhiran pada buku adalah hal yang dibuat-buat secara sengaja oleh zhang Fei sebelumnya menurut pemikirannya sendiri.
Jadi dia ingin tahu kisah akhir dari kejadian ini secara real.
"Hah ,mama pria tua itu begitu licik dan begitu cabul Tapi kenapa hanya menurunkan pangkatnya dari kepala sekolah menjadi guru biasa. itu kan tidak adil mah, sial sekali "
("Sayang sebenarnya kesalahan dari kepala sekolah itu kecil. masalah kesangkut pautnya dengan pangeran ketiga tidak dikedepankan di sini. Karena orang-orang yang berada di sekolah juga adalah orang-orang yang memiliki hubungan dengan pangeran ketiga jadi mereka tidak mungkin menguak ini di permukaan")
Mendengar itu sampai tentu saja marah. Bukan saja melakukan korupsi tapi juga melakukan nepotisme.
Untuk apa belajar jika orang-orang yang sudah ditunjuk lebih awal tetap akan maju meskipun nilai mereka rendah.
Dan menyimpan wanita di luar tanpa sukarela juga tidak dihukum, ahhh. Bukankah ini sangat menjijikan.
("Hadei apa kau lupa sekarang kita sedang berada di era mana? di sini tidak ada batasan dalam memiliki wanita. dua orang istri 4 selera bahkan ada juga teman tidur. Itu semua adalah hal yang biasa")
"Ya tapi kan Gadis itu tidak mengikuti kepala sekolah dengan sukarela, dia dijual! Aduh tambah sakit kepalaku memikirkannya mama"
Zhang Fei membenci era di mana wanita bukanlah wanita tapi ada sebuah barang. Pria tua yang cabul itu benar-benar menginginkan wanita muda yang sama persis usianya dengan anak sendiri.
Bukannya mendapat hukuman tapi malah wanita simpanan itu ditarik ke dalam kediaman rumahnya menjadi teman tidurnya.
Up dia tidak bisa menjadi selir tapi hanya memiliki gelar teman tidur.
Sial nggak tuh nasib gadis itu kan.
Seorang seller saja bisa dibuang kapan saja apalagi hanya...
__ADS_1
Teman tidur.
("istrinya tidak punya pilihan mereka memiliki anak anak yang juga akan berkontribusi pada politik negara. Bagaimana mungkin reputasi ini hancur hanya karena seorang wanita. jadi bawa pulang saja wanita simpanan itu dan berikan dia tempat di sudut rumah. sayang kau seharusnya bersyukur jadi seorang istri paman pangeran di sini kan,hem")
Zhang Fei menggeleng-gelengkan kepalanya ketika mendengar itu. Jadi buku kemarin benar-benar tidak memiliki efek jera pada kepala sekolah. Bahkan hasilnya dia bisa terang-terangan bercinta dengan wanita simpanan tadi di rumah nya sendiri.
Hukuman yang benar-benar tidak adil.
("itu tidak benar sayang, kau tidak tahu tapi beberapa guru yang memiliki profesi yang sama , jadi takut untuk melakukan tindakan ini. Bahkan ada beberapa orang yang awalnya mulai tertarik dengan keberadaan Pangeran ketiga jadi ragu-ragu untuk mendekat.Hahaha kau tahu mereka takut nama mereka akan dibuat menjadi buku dan booom , meledak di pasaran hahaha")
"Eh begitu kah?"
Yang tidak diberitahukan oleh sistem ini adalah kebenaran tentang para pembaca-pembaca di luar.Mereka sudah mulai tertarik dengan buku yang dikeluarkan oleh penulis dengan nama anonim.
Mereka mewanti-wanti para budak untuk selalu siap siaga mendengar informasi jika penulis anonim ini mengeluarkan buku baru.
Bahkan pembicaraan di restoran dan toko teh juga berkaitan dengan pencitraan yang dibuat di dalam buku tersebut.
Seperti di dunia modern ini mirip seperti sebuah klub buku.
Mereka akan mengupas segala sesuatu yang ada di dalam buku itu bukan saja mengenai cerita karakter tapi juga tentang penulisan yang digunakan di sana.
Buku ini mendapat beragam komentar dari pembaca yang mengapresiasi gaya penulisan huruf aksara Cina kuno yang terdapat di dalamnya. Gaya penulisan ini ditandai dengan kehalusan dan ketajaman sapuan kuas pada setiap aksara. Tulisan yang dihasilkan terlihat indah dan teratur, dengan perpaduan yang sempurna antara tebal dan tipisnya goresan kuas.
Beberapa pembaca mencatat bahwa tebalnya sapuan kuas memberikan kekuatan dan keberanian pada setiap aksara, sementara tipisnya sapuan kuas memberikan kehalusan dan keanggunan pada tulisan secara keseluruhan. Gaya penulisan ini menciptakan harmoni yang memukau antara elemen tebal dan tipis, mencerminkan keseimbangan yang sempurna dalam setiap karakter.
Selain itu, penulisan huruf aksara Cina kuno ini juga menggambarkan ketelitian dan keahlian penulis dalam mengendalikan kuas. Setiap goresan kuas terasa penuh perasaan dan memiliki ketepatan yang luar biasa. Hal ini menciptakan karya tulisan yang menggambarkan keindahan dan kesempurnaan estetika dari aksara Cina kuno.
Secara keseluruhan, gaya penulisan huruf aksara Cina kuno dalam buku ini disambut dengan antusiasme oleh pembaca. Mereka mengagumi keindahan dan kecemerlangan setiap aksara yang tertulis, serta kesan keseluruhan yang terpancar dari karya tulisan ini.
"menurutku anonim ini adalah seorang pujangga tua yang sudah memiliki pengalaman dalam hal penulisan seperti ini, bagaimana pendapat kalian?" kata seorang pria yang menggunakan pakaian ala pelajar.
Mereka duduk dalam satu meja yang memiliki pakaian hampir mirip.
"Ohh dengan cara penulisannya aku yakin itu tapi menurutmu bagaimana dia malah pakai ini informasi yang begitu akurat bahkan alamat yang tertera di dalam buku ini juga cocok dengan kondisi aslinya"Kata yang lain.
Mereka berdiam mendengar ini, tapi ini memang masuk akal.
"Tapi apa susah nya membuat kisah di buku dengan karakter yang sudah jadi.Ku pikir ada kisah lain di sini.Kau bilang dua buku sebelum ini,dan mereka juga menyasar pada dua menteri.Hah apakah ada yang tahu menteri ini berpegang pada siapa?"
Mata orang yang berbicara ini memandang ke semua teman-temannya. Sepertinya masalah politik adalah masalah yang sedikit tabu dibicarakan oleh orang lain secara terang-terangan seperti sekarang .Tapi karena penurunan buku ini membuat mereka sedang berpikir keras dan mencoba mencari tahu apakah yang dimaksudkan dengan politik.
"selama ini kita hanya belajar tentang sastra dan beberapa penjabaran tentang aritmatika. tapi kenapa kita tidak belajar tentang ilmu politik sejak dini? apakah di antara kalian ada yang tahu apa itu politik?"
Arti politik dalam kerajaan Dayun juga mencakup aspek pembentukan aliansi politik, diplomasi dengan negara-negara lain, dan perebutan kekuasaan di antara keluarga kerajaan dan bangsawan.
Politik memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas, keamanan, dan keberlangsungan kerajaan.
Secara keseluruhan, arti politik dalam kerajaan di Dayun mencakup pengaturan kekuasaan, pembuatan kebijakan, pemeliharaan stabilitas, dan perebutan kekuasaan.
Tapi kata "perebutan kekuasaan" mulai membuat semua orang berhenti dan saling pandang satu di antara yang lain.
Apakah ini...
Tidak ada yang pernah menyangka jika penurunan buku ketiga memang tidak seluar biasa jika dibandingkan dengan dua buku sebelumnya .Namun reaksi yang didapatkan dari para pelajar ini benar-benar membuka mata begitu banyak orang.
__ADS_1
Bukannya tanpa alasan tapi kehadiran buku-buku ini menyiratkan jika ada yang sedang terjadi di atas.
Mungkinkah ini dilakukan untuk menonjolkan siapakah calon kuat untuk menjadi putra mahkota.