
Di dalam gudang di Zhuangzi, suasana begitu sibuk dan penuh kegiatan. Di tengah-tengah itu, seorang gadis Persik memerintahkan para pekerja yang sibuk memindahkan minuman anggur fermentasi dari tong besar ke tong yang lebih kecil. Gadis itu mengenakan pakaian Cina kuno yang sederhana, menambahkan sentuhan keanggunan pada suasana tersebut.
Gadis Persik dengan cermat memperhatikan setiap langkah pekerjaan yang dilakukan oleh para pekerja. Dia memberikan arahan dengan suara lembut namun tegas, memastikan bahwa proses pemindahan anggur berjalan dengan lancar dan efisien.
Para pekerja dengan teliti mengisi tong-tong kecil dengan minuman anggur yang sudah matang, memastikan kualitas dan kebersihan setiap tong.
Tong-tong kecil yang telah terisi penuh dengan anggur akan segera dibawa ke dua restoran yang dimiliki oleh istana kecil. Restoran-restoran itu merupakan tempat di mana para tamu istana menikmati hidangan lezat dan anggur berkualitas. Gadis Persik bertanggung jawab untuk memastikan bahwa anggur yang dihadirkan di restoran-restoran itu tetap segar dan bermutu tinggi.
Di sekitar mereka, terdengar suara-suara riuh dan pergerakan cepat. Para pekerja dengan hati-hati dan cermat memindahkan tong-tong kecil tersebut, menjaga agar tidak ada kebocoran atau kerusakan pada minuman anggur yang berharga.
Setiap gerakan mereka dipantau dengan seksama oleh gadis Persik, yang berusaha memberikan arahan yang tepat dan memastikan bahwa semua berjalan sesuai rencana.
"Tuan Hui, putri istana sudah mengatakan Jika dia ingin memberikan penghargaan kepada para pekerja yang telah bekerja keras memindahkan tong anggur ini. Apakah Anda setuju jika mereka diberikan masing-masing segelas anggur sebagai tanda terima kasih?"
Tuan hui yang mendengar itu sangat malu tapi juga gembira di saat yang sama. Minuman anggur bukanlah minuman yang bisa diminum oleh rakyat kecil seperti mereka apalagi dengan para penyewa di tanah ini.
Sudah hampir 1 bulan aroma minuman anggur ini tercium dibawa oleh angin. Tapi para pekerja bahkan tidak berpikir jika mereka bisa mencicipinya walaupun sesendok.
Tapi apa yang didengarnya tadi benar-benar mencerahkan pemikirannya tentang putri istana.
Sungguh seorang gadis yang layak mendapatkan gelar itu karena memiliki hati yang jernih dan pemikiran yang luas.
" Nona pasti kita sama-sama beruntung mendapatkan majikan seperti putri istana kecil. Saya yakin para pekerja akan sangat senang mendapatkan hadiah tersebut" kata nya pada gadis Persik.
Tentu saja gadis Persik setuju dengan ide ini. Ada begitu banyak gadis-gadis bangsawan tapi kebanyakan dari mereka tidak pernah berpikir tentang pekerja yang bergelar para budak.
Bahkan ada juga majikan yang tidak berpikir jika para budak ini adalah manusia. Terkadang budak juga posisinya lebih rendah daripada seekor anjing.
Tapi putri istana berbeda, dia tidak pernah berpikir jika para budak ini tidak berharga
Tapi justru sudah mencoba mengangkat harkat dan martabat para budak ini melalui pergerakannya mengubah para pengemis menjadi para pedagang
"ya entah pahala apa yang sudah aku buat di kehidupan sebelumnya untuk bisa menemukan majikan sebaik putri istana kecil.Tuan Hui,tolong beritahukan kepada para pekerja bahwa setelah mereka menyelesaikan tugas memindahkan tong kecil ini ke dalam gerbong kereta kuda, mereka akan mendapatkan segelas anggur sebagai hadiah. Mereka harus menyelesaikan pekerjaan terlebih dahulu sebelum bisa menikmatinya"
"Baiklah,Saya akan menyampaikannya kepada mereka segera. Terima kasih, Nona Persik" kata tuan hui lagi.
Gadis Persik memperhatikan para pekerja yang menjadi lebih antusias setelah mendengar kabar tersebut.
Mereka dengan semangat menyelesaikan pekerjaan memindahkan tong kecil ke dalam gerbong kereta kuda. Setelah pekerjaan selesai, mereka berkumpul di depan Tuan hui yang memberikan beberapa sen ke tangan mereka sebagai upah untuk membantu memindahkan tong-tong tadi.
Tapi mereka tidak bergerak walaupun sudah mendapatkan upah tersebut, karena mata ini penuh dengan harapan untuk mendapatkan segelas anggur yang dijanjikan.
Setelah mendapatkan segelas anggur seorang pria mundur ke satu sudut. dia adalah pria besar tapi anggur apa yang pernah dia minum.
Palingan juga itu adalah anggur beras.
Tapi entah berkat apa yang dimilikinya saat ini ketika dia bisa mencicipi minuman yang hanya bisa dicicipi oleh para bangsawan dan orang-orang kaya.
" Wah, akhirnya ada sesuatu yang menyenangkan setelah kerja keras ini. Saya benar-benar menantikan segelas anggur"pikir nya dalam hati
Hanya ada segelas anggur dan dia harus menikmatinya pelan-pelan.
" Saya tidak sabar menikmatinya. Semoga segelas anggur ini bisa menghilangkan lelah setelah bekerja keras"
Entah apa yang dipikirkan pria ini tapi dia tidak meneguk hanya menjulurkan lidah ke dalam gelas membiarkan lidahnya berlama-lama di dalam gelas itu.
__ADS_1
Mencium aroma anggur saja dia sudah tidak tahan apalagi untuk meneguknya ke dalam tenggorokan.
Segera matanya membulat ketika lidah itu mencapai gelas. Baru kemudian dia sadar perbedaan dari anggur beras dan anggur yang dibuat dari resep sang Putri.
"Ohh dewa, ini adalah minuman para dewa "pikirnya di dalam hati.
Dia adalah satu di antara sekelompok orang yang sudah mendapatkan upah dan segelas anggur.
Ada beberapa orang lagi yang belum mendapatkannya mereka menunggu pekerjaan selesai.
Setelah gerbong kereta kuda meninggalkan Zhuangzi, para pekerja dibayar sesuai dengan pekerjaan mereka dan akhirnya diberikan segelas anggur yang mereka tunggu-tunggu. Mereka duduk bersama, mencicipi rasa anggur yang manis dan harum.
"Ah, inilah kelezatan yang saya nantikan. Rasa manisnya seperti gula merah yang meleleh di lidah, dan aroma anggurnya sungguh memikat hati"
" Betul sekali. Setiap tegukan anggur ini membuat saya merasa seperti tengah berada di surga. Terima kasih kepada putri istana kecil yang telah memberikan hadiah ini"
Melihat dari reaksi dan pembicaraan mereka tentang kelezatan minuman fermentasi ini. Gadis Persik menganggukkan kepalanya dan berpikir jika hal ini akan berhasil.
"Aku senang melihat kalian menikmati anggur ini. Anggur Zhuangzi memang memiliki cita rasa yang istimewa. Semoga ini memberikan hal baik untuk sang putri "kata Gadis Persik.
Dia harus membawa satu tong anggur ini ke istana untuk diberikan kepada zhang fei. Setelah itu dia langsung naik ke gerbong kereta yang tersisa.
Sementara itu Para pekerja masih saling berbicara dan menikmati setiap tegukan anggur yang mereka rasakan. Rasa manis dan harum anggur Zhuangzi membuat mereka merasa bahagia dan terhibur setelah hari yang panjang.
Dalam perjalanan gadis persik tiba-tiba melihat sebuah toko anggur.Ini adalah toko anggur yang terkenal di ibukota. bahkan para pangeran juga membeli anggur di yang berasal dari toko ini.
Menurut informasi anggur mereka didatangkan dari tempat jauh.
" Eh, kusir! Bisakah Anda menghentikan gerbong sebentar?" kata gadis Persik pada kusir di depan.
"Ada yang bisa saya bantu, Nona Persik?"Tanya sang kusir.
Gadis Persik turun dari gerbong dan berjalan menuju toko anggur yang dilihatnya di kejauhan. Ia masuk ke dalam toko dan melihat berbagai macam anggur yang tersusun rapi di rak.
Tempat minuman anggur di toko-toko anggur umumnya tidak berbentuk seperti botol kaca di dunia modern . Mereka biasanya menggunakan wadah tradisional yang terbuat dari bahan alami seperti tanah liat atau keramik.
Misalnya Guan (觀) yang merupakan wadah bundar dengan leher sempit dan tutup yang dapat dilepas. Guan biasanya memiliki dekorasi dan pola yang rumit di permukaannya, mencerminkan keindahan seni dan kekayaan budaya Cina.
Ada juga Hu (壺) dengan bentuknya menyerupai botol dengan badan bulat dan leher yang lebih panjang. Hu biasanya digunakan untuk menyimpan anggur dan memiliki pegangan di bagian atasnya.
Juga Zun (尊) dengan wadah anggur dengan bentuk yang lebih ramping dan panjang. Mereka memiliki leher yang sempit dan bagian bawah yang melebar. Zun sering dihiasi dengan ukiran dan memiliki nilai artistik yang tinggi.
Sedangkan Gu (觚) memiliki bentuknya seperti cangkir dengan pegangan di bagian sampingnya. Gu memiliki leher yang pendek dan bagian bawah yang lebih lebar, memberikan kesan elegan dan klasik.
Satu lagi You (卣) yang memiliki wadah anggur dengan bentuk bulat dan leher yang panjang. Mereka memiliki pegangan di bagian atas dan sering digunakan dalam upacara adat dan ritual keagamaan.
Di sini mereka tidak memanggilnya dengan nama tersebut tapi disebut sebagai altar.
Orang-orang akan membeli satu altar atau dua altar anggur.
Inilah yang ingin dilakukan oleh gadis Persik.
Setelah melihat-lihat ,Gadis Persik menghampiri kasir." Maaf, saya ingin membeli satu altar kecil anggur. Bisakah Anda membantu saya?"
Kasir ini menatap gadis persik dan bisa menebak identitasnya dengan pakaian yang dikenakan oleh gadis Persik. Dia menebak jika gadis Persik adalah seorang pelayan di sampingnya tuan rumah yang kaya.
__ADS_1
"Tentu, Nona. Apa jenis anggur yang Anda inginkan?"katanya dengan ramah.
" Saya ingin anggur yang terbaik dari toko ini. Anggur dengan rasa yang istimewa dan berkualitas tinggi" kata gadis Persik lagi. Dia tidak begitu tahu dengan kualitas anggur tapi yang diminta oleh sang putri adalah anggur terbaik dari toko terbaik dan inilah yang sedang dia lakukan sekarang.
"Baik, saya akan membantu Anda mencarinya. Mohon tunggu sebentar"
Gadis Persik menunggu dengan sabar sambil melihat-lihat anggur-anggur lain yang dipajang di toko. Setelah beberapa saat, kasir kembali dengan satu tong kecil anggur yang indah.
"inilah altar kecil anggur terbaik dari toko kami. Rasa anggurnya sangat istimewa dan harum"tawarnya pada gadis Persik.
"Berapa harganya?"tanya gadis Persik yang langsung menyetujui altar kecil itu.
"altar kecil ini seharga hanya dua perak saja, tapi jika Nona ingin membeli yang sedikit besar itu murah hanya sekitar 5 perak"
Satu altar kecil ini sebenarnya hanya berisi sekitar 2 atau 3 gelas kecilnya saja.Tapi harganya adalah 2 perak hal yang memungkinkan untuk keluarga miskin bertahan hidup untuk 2 bulan.
Gadis Persik membayar anggur dengan senyum di wajahnya. Setelah itu, ia kembali ke gerbong dengan altar kecil anggur yang ia beli.
Gadis Persik naik ke gerbong dengan senyum bahagia di wajahnya. sekarang di ya membandingkan antara altar kecil yang baru dibeli dengan tong anggur yang disimpannya saat ini.
Gadis Persik tidak memiliki hidung yang sensitif. Tapi dia bisa menilai dari aroma yang dihasilkan oleh dua benda ini.
Jelas saja wangi dan aroma yang keluar dari tong anggur buatan Zhuangzi lebih harum jika dibandingkan dengan altar tadi yang katanya adalah minuman anggur terbaik di toko tersebut.
Baru menciumnya saja hati gadis Persik sesudah gembira. Seolah-olah dirinya adalah pemilik dari anggur fermentasi yang berhasil dikembangkan oleh sang putri.
Gadis Persik tiba di istana kecil dengan gerbong kereta yang membawa tong anggur dan sebuah altar anggur yang baru saja dibelinya di toko anggur yang terkenal di ibukota. Dia turun dari gerbong dengan hati gembira dan langkah mantap.
Istana kecil ini memiliki halaman yang luas dengan taman yang indah. Pohon-pohon besar dan bunga-bunga yang berwarna-warni menghiasi sekelilingnya, menciptakan suasana yang menenangkan dan indah. Di tengah halaman terdapat kolam air mancur dengan air yang mengalir jernih.
Gadis Persik mengangkat tong anggur dengan hati-hati dan memasukkannya ke dalam istana kecil. Di sekitar halaman, ia melihat beberapa pelayan istana yang sibuk dengan tugas masing-masing. Mereka memberikan senyuman ramah saat melewati Gadis persik
Di sini mereka, menunjukkan rasa hormat dan penghargaan mereka kepada gadis Persik.
"Nona persik"Sapa beberapa pelayan jika bertemu dengan Gadis persik.
"Hem kebetulan sekali bawakan aku sebuah mantan kosong ke sini dan beberapa hal untuk Tuan Putri minum anggur"kata Gadis Persik pada pelayan budak yang tidak sengaja lewat.
Di dalam istana ini dia gadis Persik adalah pelayanan mahar dari putri istana sendiri.Jadi statusnya di sini lebih tinggi jika dibandingkan dengan para pelayan budak di sini.
Dengan statusnya ini,semua pelayan budak harus memandang dirinya tinggi.
Gadis Persik hanya tersenyum dan mengangguk sedikit. Selebihnya dia tidak peduli dengan para pelayan itu dan melanjutkan langkah kakinya untuk menemukan sang Putri.
Dalam perjalanannya menuju halaman zhang Fei gadis Persik melewati ruang tamu yang indah dengan perabotan mewah dan hiasan-hiasan seni yang memukau.
Altar anggur yang dia beli adalah sebuah karya seni yang elegan, terbuat dari kayu yang dipahat dengan detail yang halus. seorang pelayan datang dengan membawa sebuah Mampan kosong.
Gadis Persik mengambil altar anggur di atasnya dan dia juga meletakkan tong anggur dengan hati-hati dan menyusun beberapa peralatan anggur lainnya, termasuk gelas anggur dan keranjang buah anggur segar.
Dia merasa puas dengan pembelian yang dilakukannya.
Tiba di halaman di mana sang Putri berada dia melihat penjaga satu. Penjaga satu berdiri lebih jauh dari pintu gerbang yang mengisyaratkan jika saat ini ada paman pangeran di dalam ruangan sang Putri.
Dengan begitu gadis Persik tidak bisa masuk dengan leluasa tanpa meminta izin dulu pada Zhang Fei.
__ADS_1
Gadis Persik sedikit ragu untuk mengganggu keharmonisan pasangan itu. Tapi ini juga adalah perintah dari putri istana dengan meminta anggur fermentasi Ini untuk dicicipinya.
Haruskah dia menunggu.