Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap

Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap
Salah Tempat


__ADS_3

Setelah mereka membagi tugas, lalu kembali ke hotel dan berpisah untuk menjalankan tugas yang sudah ditentukan. Arga kini menuju ke balkon hotel untuk menaiki helikopter. Tujuan pertama Arga menuju imigrasi di Sacramento. 


****


"Tuan, sebelum kita ke Sacramento. Sebaiknya kita ke kota Fort Bliss tempat teman lama saya. Dia memiliki informan di banyak tempat, mungkin kita bisa memintanya untuk mencari informasi tentang paspor milik imigran yang sengaja di hilangkan. Setidaknya, kita dapat memiliki informasi mengenai imigran yang belum kita ketahui namanya." Mancini berbicara kepada Arga. 


"Jika kau memiliki orang seperti itu, seharusnya kita tadi tidak perlu membuang banyak waktu mencari di kantor imigrasi San Diego. Ayo cepat kita ke sana." 


"Baik tuan." Kini mereka terbang menuju negara bagian New Meksiko. Di mana di sana adalah jalur utama keluar masuknya para imigran. Terlebih, di negara bagian New Meksiko memiliki penduduk yang memang masih serumpun dengan Meksiko. 


****


"Mancini, mengapa mereka menodongkan senjata kepada kita?" Helikopter yang Arga tumpangi akan turun ke sebuah rumah 3 lantai yang berada di tengah-tengah pemukiman padat. Rumah 3 lantai yang sangat mencolok daripada yang lain. Di balkon-balkon rumah di sekitar rumah tiga lantai, ada 2-4 orang dengan senjata di tangan mereka dan menodongkannya kepada helikopter yang sedang di kendalikan Mancini. Di balkon rumah 3 lantai juga terdapat beberapa orang dengan senapan laras panjang bersiap untuk menembak. 


"Dia adalah bos kurir obat-obatan terlarang tuan. Dia dulu mantan informanku sebelum menjadi bos kurir obat-obatan terlarang. Wajar jika kini dia memiliki banyak orang di sekelilingnya." Mancini menjelaskan kepada Arga yang terlihat khawatir. 


"Tenang tuan, dia dalam kendaliku." Mancini kembali berbicara untuk meyakinkan Arga kembali. 


Setelah helikopter mendarat, Mancini meminta Arga untuk tetap di dalam dan jangan turun terlebih dahulu sebelum mereka mengingat dan mengenali Mancini. Sebab sudah cukup lama Mancini tidak berkunjung ke tempat ini. 


Orang-orang di balkon sudah bersiap menunggu penumpang helikopter turun dan terus menodongkan senjatanya. Hingga saat Mancini turun dari helikopter, mereka tetap menodongkan senjata kepada Mancini karena tidak mengenali Mancini. 

__ADS_1


"Suruh mereka semua turun!! Siapa dirimu dan apa tujuanmu!" Salah satu pria bersenjata berbicara kepada Mancini. 


"Suruh mereka semua turun dari helikopter. Berbalik menghadap helikopter dan angkat kedua tangan. Tidak ada yang boleh membawa senjata." Belum sempat Mancini menjawab, pria yang lain juga berbicara. 


Mendapat perintah demikian dengan todongkan senjata, Mancini meminta Arga dan Bella turun dan menuruti permintaan mereka. Sesuai permintaan Mancini Arga dan Bella turun dengan mengangkat tangan dan berbalik menghadap helikopter. 


Setelah mereka bertiga angkat tangan dan berbalik menghadap helikopter, tubuh Mancini dan Arga di geledah. Dari tubuh Arga dan Mancini, terkumpul 2 postol dan 1 pisau. Di saat menggeledah mereka berdua, Mancini berucap jika dia adalah teman lama dari suarez dan kini sedang membawa tamu untuk berbisnis dengan suarez. Hingga sampailah pada saat giliran Bella yang akan di geledah. 


"Apakah kau yakin akan meraba tubuhku? Seorang gadis sepertiku kau kira akan membawa senjata?" Mendapati ucapan demikian, pria bersenjata tersebut tidak jadi menggeledah Bella. Lalu membawa ketiganya untuk bertemu dengan bosnya, yaitu Suarez Leta. 


****


"Ha.. Ha.. Ha.. Ha.. Lihat siapa yang datang..?" Suarez berbicara sesaat melihat Mancini bersama Arga dan Bella memasuki rumahnya yang megah. Terlihat Suarez sedang berbaring santai di sofa panjang dengan di layani beberapa wanita cantik berpakaian minim. Bahkan salah satu wanita tengah tel*njang dada dan Suarez sedang menikmati kedua balonnya. 


MANCINIIII… UNTUK APA KAU DATANG PADAKU!! INGIN MEMUKULI AKU SEPERTI DULU!! mustahil. Ha.. Ha.. Ha.. Ha.." Suarez kembali berbicara dengan terus mendapat pelayanan dari para wanita di kelilingnya. 


"Aku menawarkan bisnis yang akan menguntungkan dirimu."


"Bisnis?" Suarez mengangkat kepala dan bahunya dengan kedua siku menjadi tumpuan. Saat melihat Arga dan Bella lebih jelas, Suarez kini duduk dan menyuruh para wanita yang mengelilinya untuk pergi. Mata Suarez terbelalak melihat Arga berada di rumahnya dan bonus wanita yang sangat cantik perfect juga bersama Mancini dan Arga. 


"Bukankah dia Arga Litohu? Bagaimana kau tau jika aku sedang mencarinya? Aku belum mengumumkan kepada siapapun jika aku mencarinya. Dan wanita itu juga untukku? Ha.. Ha.. Ha.. Ha.. Kau membawa bisnis yang benar-benar dapat menguntungkan ku. Kemarilah wanita cantik, aku akan menikmati tubuhmu terlebih dahulu sebelum memotong kepala Arga Litohu." Mendengar ucapan Suarez, Mancini sangat amat terkejut. Begitu pula dengan Arga dan Bella. 

__ADS_1


"APA MAKSUDMU SUAREZ?"


"Ooohhh… Ho.. Ho.. Ho.. Mancini telah kembali berani membentakku seperti dulu…


Wo.. Wo.. Wo.. Wo… Suarez yang sekarang jangan kau samakan dengan Suarez yang dulu. 


KAU PIKIR KAU SIAPA BISA MEMBENTAKKU..!! 


Bukankah kau menawarkan bisnis padaku? KEPALA ARGA LITOHU SANGAT BERHARGA UNTUKKU.


Kau ingin bayaran berapa karena telah membawa Arga Litohu kemari dan wanita cantik itu? 2jt? 3jt? 4jt? Cepat sebutkan upahmu. Lalu pergilah sebelum aku bermurah hati karena tidak membalas perlakuanmu padaku yang dulu. Aku bermurah hati karena kau dapat membawa Arga Litohu padaku." Mendapati ucapan Suarez yang demikian, emosi Mancini tidak dapat tertahan lagi dan berjalan menuju Suarez


"Tidak, biarkan dia." Suarez berbicara kepada orangnya yang akan menghalangi Mancini untuk mendekati Suarez. 


"BAJ*NGAN… !!" Mancini berteriak dan melayangkan pukulan pada rahang Suarez. Tetapi Suarez hanya tertoleh mendapati pukulan dari Mancini dan tidak mendapatkan efek lebih. 


"Pukul lagi. Aku akan memberitahumu sedikit tentang siapa Suarez sekarang." Mendapat tantangan untuk memukul lagi, Mancini kembali melayangkan pukulan dengan tangan satunya. Tetapi hal mengejutkan terjadi, tangan Mancini dapat di tangkap dan Suarez membanting Mancini hingga membentur meja kayu tebal. Di saat Mancini merintih kesakitan, wajah Mancini di injak oleh Suarez. Serta mengatakan kepada orang-orangnya untuk menangkap Arga hidup atau mati dan membawa Bella hidup-hidup. 


Mendapati ucapan tersebut, orang-orang Suarez berlari dengan brutal dengan membawa senjata tajam. Merek tidak berani menembak karena Suarez meminta Bella di tangkap hidup-hidup. Jika mereka tetap menembak kepada Arga, mereka khawatir peluru akan mengenai Bella. 


Mendapati penyergapan dari belasan orang, Arga dan Bella bertarung dan dapat mengalahkan belasan orang-orang Suarez dengan mudah dan cepat. Suarez yang melihat hal itu tersenyum dan membunyikan alarem supaya anak buahnya segera datang untuk menangkap Bella dan Arga. 

__ADS_1


Anak buah Suarez yang tidak tahu dengan perintah Suarez sebelumnya jika jangan sampai membunuh bella, menembaki Arga dengan Bella dengan senapan otomatis yang dapat mengeluarkan 8 peluru dalam 1 detik. Mendapati orangnya membahayakan Bella, Suarez memukul kepala anak buahnya  dan mengatakan jika harus menyerahkan Bella hidup-hidup.


Beruntung Bella dan Arga dapat keluar dengan melompat ke arah jendela dan keluar dari rumah Suarez dan berhasil lolos untuk sementara waktu.


__ADS_2