
"Apa-apaan itu!" Arga dan Bella di buat terkejut dengan tendangan Suarez yang mengenai dinding. Dinding yang terkena tendangan Suarez sampai hancur dan menciptakan lubang di dalamnya.
"Tenaganya sangat luar biasa." Arga berucap kepada Bella dan hanya di tanggapi dengan kecut oleh Bella.
"Jadi pemilik sistem terkuat hanya bisa berlindung di balik perempuan? Ha.. Ha.. Ha.. Ha.. Pengec*t!!" Suarez mengejek Arga yang kini berdiri di belakang Bella karena dengan sigap Bella berusaha melindungi Arga.
"Dia tau aku pemilik sistem? Bagaimana bisa itu terjadi." Arga terkejut membatin di dalam hatinya.
"Siapa kau? Apa maksudmu pemilik sistem?" Arga bertanya kepada Suarez dan seolah-olah Arga tidak mengerti dengan apa yang dimaksud oleh Suarez.
"Ha.. Ha.. Ha.. Terserah padamu, kau mengakuinya atau tidak. Yang pasti, kepalamu sangat berharga untukku." Setelah mengucapkan kata itu, Suarez mengeluarkan pedang pendek dan bergerak untuk menyerang Arga.
Saat baru beberapa langkah Suarez akan menyerang, Suarez di kejutkan oleh paku yang dilempar oleh Bella. Tetapi Suarez masih bisa menghindari satu paku yang dilempar oleh Bella.
"Dia bisa menghindari paku yang di lempar oleh bella?" Arga kembali membatin terkejut dengan apa yang dia lihat dari Suarez.
"Itu hanya sebuah peringatan. Jika kau melangkah lagi, aku pastikan kau akan tertusuk oleh paku ini." Bella berbicara dengan menunjukkan 3 paku di masing-masing tangannya yang berada pada sela-sela jari tangan Bella.
"Heh, kau pikir aku bisa dikalahkan hanya dengan mainan seperti itu?" Suarez menghina senjata yang digunakan Bella. Setelah berucap demikian, Suarez kembali bergerak maju, tetapi kini Suarez bergerak dengan berjalan santai. Melihat hal tersebut, Bella melemparkan paku yang berada di tangan Bella.
Enam paku meluncur ke arah Suarez hampir bersamaan. Dengan cepat Suarez bergerak ke samping dan menangkis sebagian paku dengan pedang pendeknya. Setelah berhasil menangkis dan menghindari paku-paku dari Bella, Suarez kembali melangkah maju semakin mantap dan percaya diri. Melihat hal tersebut, Bella berlari maju sambil melempar paku kembali. Lagi-lagi paku-paku tersebut dapat di patahkan oleh Suarez. Tetapi ada 1 paku yang berhasil menggores pundak Suarez yang seharusnya menyasar leher Suarez.
Sedangkan Arga yang melihat kecepatan Suarez menangkis dan menghindari serangan pertama dari Bella, dengan segera mengeluarkan layar transparan dan memilih dengan cepat menggunakan skil istimewa master bertarung pedang. Tetapi saat memilih skil istimewa master bertarung pedang, skil permanen fisik dan kecepatan yang di miliki Arga tidak memenuhi. Sehingga Arga harus menambah skil permanen terlebih dahulu.
Dalam situasi mendesak, Arga tidak berfikir panjang dan dengan segera menambahkan skil permanen fisik dan skil permanen kecepatan hingga 60, sesuai dengan permintaan minimal dari skil istimewa master bertarung pedang.
(Menambahkan 13 skil permanen fisik dan menambahkan 10 skil permanen kecepatan. Sisa saldo $999.898.222.602.936.")
__ADS_1
(23 poin skil permanen baru di tambahkan)
(Total 58 poin skil belum digunakan)
(Skill saat ini)
(Fisik 60)
(Kecerdasan 46)
(Kecepatan 60)
(Kekuatan otot 60)
(Akurasi 30)
(Menggunakan skil istimewa master bertarung pedang selama 1 jam. Sisa saldo $999.898.222.602.936.")
(50 poin skil digunakan untuk skil istimewa master bertarung pedang selama 1 jam)
(Total 8 poin skil belum digunakan)
(Skill saat ini)
(Fisik 60)
(Kecerdasan 46)
__ADS_1
(Kecepatan 60)
(Kekuatan otot 60)
(Akurasi 30)
Setelah Arga menambahkan skil istimewa master bertarung pedang, pandangan Arga kembali tertuju pada Suarez. Saat Arga sudah kembali melihat ke depan ke arah Suarez, terlihat Bella sudah dalam posisi maju dan Suarez sudah tergores di pundaknya.
Dengan segera Arga mengambil pedang di dinding ruangan tersebut yang di buat pajangan. Dengan cepat Arga akan membantu Bella yang kini sedang bertarung dengan Suarez. Terlihat Suarez dapat menangkis tiap serangan yang dilancarkan oleh Bella.
"Tiap serangan Bella bisa di tangkis dengan mudah? Bagaimana mungkin? Selama aku mengenal Bella, aku belum pernah ada yang dapat menangkis serangan Bella. Bagaimana ini bisa terjadi?" Arga membatin saat melihat pertarungan antara Bella dan Suarez.
Kini Arga terlihat ragu untuk maju membantu Bella meski Arga sudah menggunakan skil istimewa master bertarung pedang.
Kini Bella sudah menggunakan semua kemampuannya. Akan tetapi, Suarez masih saja dapat mematahkan serangan Bella. Pedang saling beradu tetapi terlihat wajah Suarez masih saja santai mengimnangi pertarungan.
Hingga saat Bella menebaskan pedangnya, Suarez berhasil menghindar dengan cara bergerak ke belakang, dan pedang Bella mengenai jendela hingga memotong jendela dan teralis. Kesempatan tersebut di manfaatkan oleh Suarez untuk menusuk Bella. Meski Bella berusaha menghindar, Suarez tetap berhasil menusuk pundak kanan Bella. Hingga tangan kanan Bella kini sakit untuk di gerakkan.
Mendapat tusukan, dengan cepat Bella menebaskan pedangnya untuk mengenai leher Suarez. Dengan cepat Suarez mundur untuk menghindari tebasan Bella dengan tersenyum seperti sedang menghina.
Melihat Bella terluka, dengan spontan tanpa memikirkan resiko lagi, Arga bergerak menyerang Suarez. Tekhnik permainan pedang Arga seakan sedang menari-nari dengan berbagai varian serangan. Tanpa menunggu, Bella kembali maju dan merekam semua gerakan yang di lakukan Arga. Kini Suarez mendapat serangan dari Arga dan Bella.
Suarez yang terkejut dengan serangan tiba-tiba dari Arga, berusaha menyesuaikan menangani serangan Arga yang variatif. Tetapi hal itu tidak berlangsung lama. Suarez kini sudah mulai terlihat tenang kembali hingga dapat melukai Arga dengan beberapa tebasan. Meski teknik permainan pedang Arga di atas Suarez, tetapi dengan kecepatan yang dimiliki Suarez, Arga tidak dapat mengimbangi kecepatan tangan Suarez.
Transiai dari bertahan dan menyerang Suarez tidak dapat Arga imbangi. Hal itu yang membuat Arga mengalami cukup banyak luka tebasan hingga Arga tidak dapat berdiri lagi. Luka yang di alami Arga jauh lebih sedikit dari yang seharusnya. Hal itu di sebabkan karena beberapa kali Bella membantu menangkis serangan Suarez kepada Arga. Mungkin jika Arga berduel dengan Suarez, bukan hanya luka sayatan yang di dapat Arga. Tetapi mungkin kepala Arga sudah terpisah dengan tubuhnya. Dalam penyerangan 1vs2 Suarez, juga mendapat beberapa luka sayatan. Itupun bukan karena pedang Arga, tetapi karena pedang Bella.
Bella selalu mencari kesempatan saat Suarez menyerang Arga atau saat menangkis serangan Arga. Akan tetapi dengan kecepatan yang di miliki Suarez, luka yang di dapat tidak sebanyak luka yang di dapatkan Arga.
__ADS_1
Kini Arga tertunduk dengan menggenggam pedang yang di tancapkan ke lantai seperti sebuah tongkat. Mengetahui Arga dalam kondisi demikian, Bella menyerang Suarez dengan membabi buta tanpa merasakan sakit di pundaknya.