
Kini mereka sudah memasuki kota San Diego. Saat inilah ujian sebenarnya dan terbesar untuk Bella. Yaitu mendaratkan di atas gedung Hard Rock Hotel Valent Stand. Angin yang kencang, semakin menyulitkan pilot pemula untuk mendaratkan helikopter di atas gedung.
Merki sangat mendebarkan dan sampai harus mencoba meluruskan berulang kali, akhirnya helikopter yang di pilot Bella dapat mendarat dengan selamat. Meski pendaratan helikopter tidak pas di tengah helipad. Tetap saja Arga merasa puas karena akan mendukung rencana yang akan dia jalani.
****
Kini Arga sudah berada di kamarnya, begitu juga Bella dan Adline. Mereka berdua juga sudah berada di kamar dan beristirahat.
Ke esokan paginya, Arga telah di tunggu oleh 50an pengawalnya yang tersisa. Mereka semua saling mengobrol serta bercerita, terutama bagi pengawal Arga yang tidak ikut ke McAllen. Mereka menanyakan bagaimana Roby dan Mancini bisa tewas. Tetapi semua yang selamat dari McAllen, tidak mengetahui secara jelas bagaimana mereka bisa tewas.
Roby dan Mancini yang di kenal oleh mereka memiliki kemampuan di atas yang lain, seolah percaya tidak percaya dengan kematian keduanya. Hal yang juga menjadi perbincangan di kalangan pengawal Arga, tentang munculnya Bella di McAllen. Bahkan pengawal Arga yang berjaga di Hard Rock Hotel Valent Standar tidak percaya jika yang berada di McAllen adalah Bella. Sebab mereka semua yakin jika Bella sudah tewas dan jasadnya masih berada di kamarnya. Sebab Arga belum melakukan upacara pemakaman. Di rencanakan setelah Arga sudah memberikan semua paspor dan dokumen yang Arga dapatkan setelah membunuh Suarez.
Kini mereka semua terdiam saat Arga terlihat membuka pintu dan memasuki ruangan. Para pengawal Arga yang tidak ikut ke McAllen, semakin terdiam dan terkejut saat melihat Bella juga memasuki ruangan tersebut setelah Arga. Meski tidak percaya, mereka melihat sendiri jika memang Bella yang berada di depan mereka dan di samping Arga. Adline juga berada di sana dan mengikuti Arga layaknya Bella sebagai pengawal Arga.
Adline yang baru pertama merasa tertarik kepada pria saat melihat Arga dari media sosial dan baru pertama kali jatuh cinta kepada pria setelah benar-benar bertemu Arga saat Adline mengajukan diri sebagian pengacara di kasus pembantaian keluarga besar Arga. Rela melakukan apapun asal dapat selalu dekat dengan Arga. Oleh karena itu, Adline selalu mengikuti Arga seperti Bella mengikuti Arga.
****
Arga memulai membuka pembicaraan dengan basa-basi. Arga juga menceritakan kejadian di kota McAllen dan juga kesedihannya yang sangat mendalam karena sangat banyak pengawal Arga yang tewas. Arga yang menganggap semua pengawalnya adalah keluarga, benar-benar merasa sangat kehilangan. Terlebih, yang selamat tidak sampai separuh dari pengawal yang Arga bawa ke McAllen. Setelah basa-basi dan Arga yang bercerita telah selesai. Raut wajah Arga kini berubah serius. Sehingga semua terdiam dan memperhatikan apa yang akan Arga bicarakan.
__ADS_1
"Aku ingin kalian semua berhenti untuk menjadi pengawalku." Arga berbicara pelan, tetapi semua dapat mendengar ucapan Arga karena ruangan tersebut kini sangat hening.
Degh… Degh… suara detak jantung terdengar di tiap telinga masing-masing. Mereka semua sangat terkejut dengan apa yang Arga katakan.
"Aku akan memberi kalian pesangon yang dapat menopang seumur hidup kalian. Mulailah membuka usaha kecil-kecilan. Dan tetaplah bersaudara meski kalian sudah tidak bekerja lagi kepadaku. Aku tidak ingin lagi melihat saudaraku mati karena menjagaku. Aku rasa dengan pengawalan Bella, itu sudah cukup." Para pengawal Arga mendengarkan secara seksama.
"Aku juga ingin.. Kalian pindah dari sini. Bukan aku mengusir kalian. Tetapi aku mengkhawatirkan kalian jika tetap di sini. Sebab aku yakin jika orang-orang yang menginginkan nyawaku akan mulai mengincar tempat ini. Aku takut jika keluarga kalian menjadi korban."
"Aku juga akan menutup hotel ini, karena alasan yang sama." Arga melanjutkan pembicaraan panjang lebarnya.
"Apa? Menutup hotel ini?" Siska tiba-tiba masuk kedalam ruangan saat mengetahui Arga sudah datang. Tetapi saat Siska baru membuka pintu sedikit, Siska mendengar jika hotel ini akan di tutup.
"Memangnya omset hotel ini kurang? Aku sudah semakin memajukan hotel ini setelah aku bekerja secara total karena kamu sebagai pemiliknya. Kenapa akan di tutup? Apa kesalahanku?" Siska memprotes ketika tidak mengetahui persoalan dari awal.
Siska juga terkejut saat melihat Bella berada di samping Arga. Tetapi meski tidak percaya, Siska tetap harus menerima kenyataan jika Bella yang Siska anggap pesaing masih hidup. Siska menyetujui penutupan Hard Rock Hotel Valent Stand. Tetapi, Siska meminta untuk selalu mengikuti Arga seperti Bella yang selalu mengikuti Arga.
Arga sangat terkejut dan semakin pusing mendapat pernyataan dari Siska. Akhirnya Arga tidak ingin berlama-lama lagi untuk membahas ini semua. Arga memberikan masing-masing 5jt dollar kepada para pengawalnya. Serta memberikan pesangon sebesar 500 ribu dollar kepada semua karyawan Hard Rock Hotel Valent Stand.
Arga memanggil Zilda sekretaris Siska di Hard Rock Hotel Valent Stand. Zilda di beri tugas untuk memberikan kompensasi kepada para pengawal Arga dan juga para karyawan hotel. Arga bertanya tentang saldo hotel, yang ternyata Arga masih harus menambah $14.953.565 untuk kompensasi kepada para karyawan hotel. Sedangkan untuk ke 58 pengawal Arga, di ambilkan dari saldo pribadi Arga 100%. Dengan segera Arga mentransfer kebutuhan semuanya kepada rekening hotel.
__ADS_1
(Baru saja mengirim sejumlah uang sebesar $304.953.565. Sisa saldo $999.895.331.309.371.)
(0 poin skil baru di dapatkan)
(Total 1762 poin skil belum digunakan)
(Skill saat ini)
(Fisik 60)
(Kecerdasan 72)
(Kecepatan 90)
(Kekuatan otot 60)
(Akurasi 30)
Setelah Arga berhasil mentransfer uang untuk kompensasi, Arga kembali mengingatkan supaya mereka segera mengosongkan tempat ini hari ini juga tanpa terkecuali. Lalu Arga menyalami semua sebagai tanda perpisahan. Setelah semuanya selesai, Arga keluar ruangan dengan di ikuti 3 wanita cantik.
__ADS_1
Kini bukannya senang, Arga di buat pusing oleh ke tiga perempuan yang mengikuti Arga. Sebab, ketiga wanita ini seolah sedang perang Dingin dan saling ingin menjadi no 1 di hadapan Arga. Kecuali Bella yang hanya di buat seru-seruan. Bella seolah tidak ingin kalah dengan Siska dan Adline. Karena Bella yang selalu paling dekat dengan Arga dengan segala urusan. Bella semakin memanaskan suasana untuk menggoda Adline dan Siska, serta secara tidak langsung juga menggoda Arga yang semakin pusing.
Kini Arga akan kembali menaiki helikopter untuk menuju 700 Front ST San Diego unit 2206 milik Arga yang hanya pernah di tinggali 2 hari saja oleh Arga. Arga berniat untuk tinggal di sana supaya lebih sulit di lacak oleh orang-orang yang menginginkan nyawa Arga.