
Arga dan Julio kini dalam perjalanan menuju markas. Akan tetapi, Lagi-lagi Arga harus menutup matanya seperti saat akan keluar dari markas. Hal itu di lakukan supaya Arga tidak mengetahui letak markas Julio. Sebab markas tersebut sangat rahasia dan hanya tim Julio dengan berbagai seleksi yang mengetahui markas tersebut.
**8 hari setelah bersepakat dengan kepala penampungan imigran**
Tok.. Tok.. Tok.. Tok.. Suara pintu ruangan di mana Arga, Julio dan Bella sedang bersantai dan bercerita dengan berhalu mengenai penyergapan yang akan mudah dan berhasil mereka lakukan, di ketuk oleh prajurit Julio.
"Masuk.." Julio berucap supaya prajuritnya memasuki ruangan.
"Tuan, saya akan menyampaikan berita yang di dapat dari penyelidikan para intelijen kita." Prajurit tersebut berbicara sesaat masuk ke dalam ruangan. Mendengar ucapan yang demikian, Arga, Bella dan Julio membenarkan duduknya untuk bersiap mendengar berita yang mungkin memang berita yang mereka tunggu-tunggu.
"2 hari lagi, akan ada pertemuan secara langsung para pemimpin wilayah dengan orang yang mereka sebut sebagai pemimpin tertinggi." Prajurit tersebut melanjutkan laporannya ketiga Arga dan lainnya telah duduk dengan benar.
"Bagus, 2 hari lagi kita akan beraksi." Julio berucap dengan semangat yang membara.
**6 hari sebelumnya**
"Apa yang kalian maksud tidak dapat menemukan keberadaan Arga Litohu!!" Pemimpin tertinggi marah kepada para pemimpin wilayah kelompok TP&P. Mereka melakukan rapat secara online. Mereka membahas hilangnya jejak Arga Litohu setelah terbunuhnya David yang merupakan pemimpin wilayah negara bagian California.
"Kami juga tidak mengerti tuan."
"Baiklah, aku rasa Arga Litohu masih berada di wilayah California. Pemimpin baru wilayah California harus cepat di tentukan. Kita akan bertemu 8 hari lagi di Chicago." Setelah mengucapkan kota pertemuan, pemimpin tertinggi langsung meninggalkan rapat online.
**6 hari yang lalu di tempat berbeda**
"Apakah mungkin Arga Litohu tinggal di gedung kosong ini?" Lukman yang merupakan Pemilik sistem nelayan membatin ketika sudah sampai di Hard Rock Hotel valent stand.
"Kemana aku harus mengawali pencarian ku terhadap Arga Litohu?" Lukman sang pemilik sistem nelayan kembali membatin dan pergi meninggalkan tempat tersebut. Ketika Lukman berjalan menjauh, Luqman melihat sosok pria yang baru turun dari mobil. Lukman tidak menaruh curiga terhadap pria tersebut dan terus berjalan meninggalkan tempat tersebut untuk mencari keberadaan Arga Litohu.
__ADS_1
****
"Hei kau.. Berhenti." Lawndoski pemilik sistem petinju memanggil lukman yang di kira Arga Litohu.
"Kau memanggilku?" Lukman berbalik menanggapi panggilan orang yang tidak ia kenali.
"Ya. Apakah kau mengenal Arga Litohu? Aku sedang mencarinya!" Terdengar suara yang kasar keluar dari mulut Lawndoski.
"Aku tidak mengenalnya tuan. Aku hanya berwisata di sini." Lukman menjawab dengan santai lalu pergi meninggalkan Lawndoski yang tidak mempedulikannya setelah berkata tidak mengenal Arga Litohu.
"Dia juga sedang mencari Arga Litohu. Dari suaranya, seolah dia memiliki perhitungan dengan Arga Litohu. Sepertinya aku harus mengikutinya supaya aku cepat menemukan Arga Litohu." Lukman membatin saat berjalan meninggalkan tempat tersebut.
**2 hari yang lalu**
"Sudah berapa hari ini aku tidak mendapat kabar dari Arga, aku mengirim pesan juga tidak masuk. Aku harus mencarinya di mana. Aku akan di salahkan jika aku terus-terusan tidak mengetahui keberadaan Arga." Siska membatin saat sudah berhari-hari tidak mendapatkan kabar dari Arga.
"Hal ini tidak akan terjadi jika Arga masih bisa terdeteksi. Kini aku harus mencarinya kemana." Siska kembali membatin dan terus berjalan menuju mobil barunya. Siska akan menuju tempat-tempat yang menurut Siska terdapat Arga.
"Nanti malam kita sudah harus berangkat. Kita akan menumpangi Herkules menuju Chicago. Kita harus lebih berhati-hati karena intelejen ku mengatakan jika kelompok TP&P telah mengerahkan banyak orang supaya mereka dapat mengawasi setiap pergerakan yang dapat mengancam berbagai pemimpin wilayah."
"Tenanglah. Semua akan baik-baik saja. Arga berbicara lalu pergi ke ruangan istirahat.
****
Arga dan rombongan polisi militer kini sudah mulai menaiki pesawat. Dalam hal ini, Julio membawa 30an pasukannya untuk ikut menyergap tempat pertemuan. Setelah sampai di Chicago, Arga dan rombongannya mencari tempat menginap untuk kembali mematangkan rencana mereka.
Saat pagi sudah datang, dimana hari pertemuan kelompok TP&P. Para pemimpin wilayah mulai berdatangan. Ada yang mengenakan pesawat, dan tidak sedikit yang menggunakan jalur darat. Kini anak buah Julio sudah berpencar dari tadi malam.
__ADS_1
Satu persatu pemimpin wilayah memasuki sebuah gedung hotel yang menjadi tempat pertemuan kelompok TP&P. Setelah semua datang, acara penunjukan pemimpin baru wilayah califortani akan di mulai.
"Bersiaplah kalian semua." Julio memberikan aba-abanya supaya semua bersiap dan tinggal menunggu perintah dari Julio.
"Tim satu bergeraklah." Julio mulai memberikan perintahnya.
5 orang polisi militer berseragam lengkap dengan mobil dinasnya melintasi depan gedung dan berhenti. Para pengawal di gedung tersebut yang merupakan seorang militer, agak sedikit takut untuk menemui polisi militer yang berhenti di parkiran hotel.
"Tuan ada kepentingan apa di sini? Hotel ini sudah sepenuhnya di pesan sampai besok siang." Pengawal para pemimpin wilayah yang berada di depan hotel berbicara kepada anggota Julio.
"Hai, bukankah kau seorang prajurit? Mengapa memakai pakaian preman dengan tetap membawa senjata?" Anak buah Julio mulai menjalankan perannya. Yaitu mengalihkan perhatian berbagai negara.
****
"Masih ada 3 tahap langkah lagi. Hal ini benar-benar membosankan." Arga berbicara kepada Julio yang masih akan bergerak setelah semua yang mereka rencanakan telah berhasil.
Julio membaca pesan dari para prajuritnya yang beraksi. Parkiran telah di kuasai, balkon telah di kuasai. Kini hanya tersisa satu yang harus mereka kuasai. Setelah dua hal penting telah di kuasai, arga, bella dan Julio menerobos untuk memasuki gedung.
"Itu Arga Litohu.." Kebanyakan dari militer yang berpura-pura sebagai keamanan mulai menghadang arga yang bahkan menerobos masuk.
"Ba.. Ba.. Bagaimana dia tahu jika para pemimpin wilayah sedang berada di sini untuk melakukan pertemuan." Seorang tentara yang melihat sendiri kehebatan Arga di kota McAllen. Menjadikannya gemetar saat mengetahui Arga Litohu datang untuk menyergap.
Kini Arga dan beberpa anggota polisi militer sudah berhasil masuk ke dalam dan terus bergerak menuju pusat kendali hotel. Saat sudah menemukan pusat kendali hotel, tempat tersebut dengan segera di amankan.
Setelah semua hal strategis dapat di amankan dan dapat melumpuhkan secara senyap, kini Arga dan lainnya menuju ke tempat rapat berlangsung.
Prajurit yang tadinya dapat lolos dan mengenali Arga, dengan segera mengirimkan pesan di grup kelompok TP&P dan menginfokan jika Arga beserta polisi militer telah menerobos masuk ke dalam hotel dan sudah melumpuhkan banyak prajurit.
__ADS_1
Dengan segera pesan tersebut di baca oleh semua anggota kelompok TP&P. Mendapati pesan tersebut, ruang rapat menjadi panik karena pengawal dari masing-masing pemimpin wilayah berusaha untuk menyelamatkan atasannya masing-masing. Termasuk pemimpin tertinggi yang datang di rapat tersebut, dengan segera di amankan oleh puluhan pengawalnya.
Sedangkan prajurit yang di sebar ke penjuru kota, bergegas menuju ke hotel tempat pertemuan. Tapi sayang, semua terlambat. Saat mereka semua panik, Arga mendobrak pintu dan berhasil menjebol pintu ruang rapat.