Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap

Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap
Penyelamatan Ekstrim


__ADS_3

"Jika tuan tau dengan tenaga mesin yang di pakai Rolls-Royce Phantom limo plus ini, mungkin tuan akan memiliki ide yang sama dengan ku." Smith berbicara sambil mengendarai mobil ke ujung yang lain. 


"Dapur pacu mobil ini menggunakan mesin konfigurasi V12 berkapasitas 6.749 cc.


Mesin ini mampu menyemburkan tenaga 453 dk pada 5.350 rpm dan torsi maksimal 720 Nm pada 3.500 rpm. Sehingga, hanya membutuhkan 5,2 detik untuk mencapai kecepatan 100km/jam." Smith menjelaskan kepada Arga dan lainnya.. 


Brrrruuuuunnggg… Brrrruuuuunnggg… suara mesin dan kenalpot yang di geber oleh Smith. 


"Jangan katakan kau akan melompat ke gedung sebelah." Melisa berusaha menebak tetapi tidak berharap hal itu yang benar-benar akan di lakukan Smith. 


"Tidak ada pilihan dan tidak ada jalan lain." Smit menjawab tanpa menoleh dan hanya berfokus ke depan. 


"Semoga perhitungan ku tidak salah, gedung di sebelah lebih rendah 2 lantai dari gedung ini. Dengan body yang memiliki berat hampir 3x dari body normal dan 3 penumpang di belakang, mobil ini tidak akan terlalu berat kedepan. Lompatan pasti bagus." Smith berbicara saat akan menggeber mobilnya. 


Brruuunnggg… Brrrruuuuuuuuuuuuuuuunnnggggg… … … Suara mesin mobil yang di paksa berpacu dengan tenaga maksimalnya. Mobil melaju dengan lurus yang mengarah pada sebuah dinding yang mirip jampingan. Dinding yang menjadi standar sebuah gedung untuk memberikan kekuatan pada bangunan. 


"Apa kau yakin dengan ini Smith!!" Arga bertanya dengan berpegangan kepada sesuatu yang dapat menahannya dari guncangan. Begitu pula dengan Melisa dan Bella yang juga berpegangan pada sesuatu yang lain. 


"Ha.. Ha.. Ha.. Ha.. Ha.. Ini dia…" Smith hanya menanggapi pertanyaan Arga dengan tertawa dan memberi aba-aba kepada yang lain jika mobil akan melompat. 


Hal yang memang menjadi keinginan Smith benar-benar terjadi. Smith yang juga memiliki hobi berkendara dengan kecepatan dan penuh tantangan, sangat ingin berkendara dengan Rolls-Royce yang memiliki dapur pacu besar. Kini Smith seolah mendapatkan semuanya. Berkendara dengan mencoba Rolls-Royce dengan tenaga maksimalnya dan memiliki tantangan melompati gedung. 


Kini mobil berada di udara, semua yang berada di dalam mobil menjadi tegang. Hanya Smith yang menggunakan wajah sumringah. 


Bbbbruuuuuukkk… … Cciiiiiiittttt… … Rolls-Royce yang di kendalikan Smith berhasil menyebrang ke gedung sebelah. 


Dengan segera Smith mengendarai mobil untuk turun melewati parkiran gedung. Sedangkan Arga dan lainnya masih seakan tidak percaya dengan apa yang baru saja dia alami. Ketegangan belum usai, sebab Smith mengendarai mobil untuk turun melewati parkiran gedung dengan cara tidak biasa. 

__ADS_1


Di dalam parkiran gedung dengan jalan yang sempit, Smith mengendarai mobil dengan cepat, bahkan beberapa kali Smith harus ngedrift saat akan memasuki tikungan sempit. Hanya dalam waktu singkat, mobil yang di kendarai Smith sudah sampai di lantai dasar gedung. 


Taaaak… Suara ketukan di kepala Smith.. 


"Aaaaaa.. Sakit sekali." Smith mengeluh karena kesakitan. 


"Seharusnya tadi kau bicara dari awal jika akan melakukan hal bodoh itu. Biar kau sendiri saja yang celaka dan jantungan."


"Bukannya tadi berhasil? Lompatan mobilnya juga mulus."


"Kau ingin aku pukul lagi?" Arga berbicara dengan mengangkat tangannya. 


"Iya.. Iya.. Nanti jika akan melakukan hal seperti itu lagi aku akan berbicara."


****


Polisi dan militer terlihat telah menangkap banyak orang yang menimbulkan kebakaran. Kebakaran yang memang di sengaja untuk mengacaukan kota. Mereka adalah utusan dari pitter pemilik sistem mafia. 


Jeritan meminta tolong terdengar di mana-mana. Kini suara tembakan juga terdengar, seakan kekacauan tidak terkendali di kota Springfield. Arga yang sudah tidak tahan mendengar permintaan tolong para penduduk yang terjebak kebakaran. Kini tidak memikirkan identitasnya yang di sembunyikan. 


"Kita tolong mereka semaksimal mungkin." Arga berucap kepada Bella yang juga sudah tidak tahan dengan jeritan banyak orang. 


Arga meminjam baju tahan api dengan paksa kepada tim pemadam kebakaran. Arga juga meminta kepada mereka untuk mengembangkan balon penyelamat. Tetapi perintah Arga tidak di hiraukan oleh semua tim pemadam kebakaran. Mereka sibuk mengatur selang dan suplai air untuk memadamkan api. 


"Kau tetap di bawah dan kembangkan balon penyelamat." Bella yang juga tidak mengerti dengan rencana Arga, hanya melakukan sesuai perintah yang di minta Arga. Bella juga di minta mengembangkan balon penyelamat di titik yang di tentukan Arga. 


Setelah Arga selesai mengarahkan kepada Bella, mereka berdua pergi menjalankan tugas masing-masing. Tanpa ingin berdiam diri, Smith dan Melisa membantu Bella yang sudah berhasil mengambil paksa balon penyelamat dari mobil perlengkapan pemadam kebakaran. Setelah balon penyelamat berhasil di kembangkan, Smith dan Melisa di minta untuk membaur dengan orang-orang di sekitar. Sesuai dengan permintaan Arga supaya Smith dan Melisa harus sebisa mungkin menghindar dan menjaga jarak supaya tidak ada yang tahu jika Smith dan Melisa bersama Arga, sebab hal itu sangat berbahaya. 

__ADS_1


Sedangkan Arga menerobos kobaran api di pintu masuk lobby sebuah gedung. Gerakan cepat Arga, tidak dapat di halangi oleh petugas kebakaran ataupun kepolisian yang mengamankan lokasi. Sontak apa yang di lakukan Arga menjadi sorotan dari semua orang yang berada di sana. Begitu juga dengan media yang berhasil merekam Arga sewaktu menerobos ke dalam kobaran api. 


Aksi Arga yang menerobos kobaran api, langsung menjadi pemberitaan utama di media-media televisi dan online. Bahkan ada seorang youtubers yang mengetahui jika sebelumnya Arga sedang berbincang dengan Bella, sehingga kejadian Arga yang menerobos kobaran api, langsung di hubungkan dengan apa yang di lakukan oleh Bella. 


Youtubers tersebut membuat siaran langsung tentang Arga dan Bella yang dia tebak memiliki keterkaitan. Hingga saat Bella sedang menunggu arahan selanjutnya dari Arga, Bella di beri beberapa pertanyaan oleh sang youtubers. 


"Tunggu saja apa yang akan terjadi. Maaf, aku tidak dapat di ganggu." Bella hanya menjawab dengan singkat lalu mendorong pelan sang youtubers. 


Sang youtubers benar-benar yakin jika apa yang dilakukan Bella ada hubungannya dengan pria yang baru saja menerobos masuk ke dalam kobaran api. Dengan terus mengoceh sendiri, sang youtubers terus memberikan siaran langsung kepada semua pengikutnya. 


Tidak lama kemudian, Arga yang sudah sampai di lantai paling atas, melihat ke bawah dan melihat balon penyelamat yang sudah mengenbang di bawah. Balon penyelamat yang berukuran 8x6 meter, terlihat kecil dari puncak gedung lantai 73.


Kring.. Kring.. Kring… Kring.. Kring.. Kring… Suara handphone Bella berbunyi. 


"Hallo.."


"Bella, bersiaplah. Aku akan melempar orang-orang satu persatu. Tangkap mereka jika teroental dari balon oenyelamat." Setelah Arga mengucapkan hal itu, Arga menutup teleponnya. Meski Bella telah memprediksi dengan apa yang akan Arga lakukan, tetap saja Bella merasa terkejut dan tidak begitu yakin jika hal ini akan berhasil. 


Melihat raut wajah Bella yang serius dan beberapa kali melihat ke arah gedung Arga menerobos kobaran api, sang youtubers menyebutnya dengan hal gila jika benar-benar di lakukan. Belum sempat sang youtubers mengomentari lebih jauh lagi. 


"Aaaaaaaaaa… … Aaaaaaaaaaa… …" Teriakan seseorang dari atas. 


Brrreeekkk… Suara balon penyelamat mendapatkan benda jatuh dari atas. Tetapi hal itu bukanlah benda jatuh, melainkan seorang wanita yang baru saja di lempar oleh Arga dari atas. 


"Aaaaaaaaaa… … Aaaaaaaaaaa… …" Belum sampai wanita tersebut beranjak karena masih terkejut, suara seseorang dari atas kembali terdengar. 


Brrreeekkk… seorang wanita kembali terjatuh tepat di balon penyelamat dan hanya berjarak 3 meter dari wanita pertama yang Arga lempar. Karena efek gravitasi dan efek pegas, wanita pertama yang masih berada di balon penyelamat terpental keluar dari balon penyelamat saat ada orang lain yang jatuh beberapa meter di dalam balon penyelamat tersebut. Wanita yang terpental tersebut, dengan cepat Bella tangkap dan membantunya berdiri. 

__ADS_1


__ADS_2