
"Nona Adline sebaiknya anda lekas duduk dan pasang sabuk pengaman. Kita akan segera terbang." Mancini berbicara dengan dingin dan tetap berusaha sopan karena Adline sekarang adalah tamu dari Arga.
Tanpa berkata dan mengetahui jika Mancini masih menyalahkannya atas kematian istri dan anaknya. Adline duduk dengan kesedihan mendalam dengan penyesalan sangat luar biasa. Mancini yang saat itu di rawat di rumah sakit, tidak mengetahui jika istri dan anaknya menjadi korban meninggal. Begitu juga dengan Adline yang belum sadarkan diri.
Setelah Mancini membaik, semakin sering menanyakan keadaan istri dan anaknya. Sebab jika istri dan anaknya telah sembuh terlebih dahulu, dia tidak pernah melihat istri dan anaknya menjenguknya. Tetapi jika istri dan anaknya mendapat luka lebih parah darinya, Mancini ingin segera menjenguknya karena Mancini sudah bisa keluar meski harus menggunakan kursi roda. Sedangkan saat itu, Adline belum juga sadar.
Hingga Mancini mengetahui kebenaran atas kematian istri dan anaknya, saat itu juga Mancini membenci Adline dan selalu menyalahkannya. Kebahagiaan keluarga kecil Mancini seolah dirampas oleh Adline. Hal yang tidak di ketahui oleh Mancini saat Mancini mulai malas dan lebih senang mabuk-mabukan, yaitu Adline juga merasa terpukul dan trauma hingga Adline tidak pernah bermain lagi dan hanya sekolah dan belajar.
Adline yang memang memiliki otak cerdas, dapat menyelesaikan sekolah dan kuliahnya jauh lebih cepat dari anak seusianya. Terlebih pelampiasan kesedihan Adline selalu di habiskan dengan membaca. Adline selalu sangat merasa bersalah kepada Mancini dan selalu ingin bertemu dengan Mancini.
"Paman, maafkan aku. Aku telah mencarimu kemana-mana. Tetapi aku tidak pernah menemukanmu hingga saat ini aku menemukanmu. Maafkan aku. Maafkan aku.. Aku juga menderita atas kejadian itu." Adline menangis sejadi-jadinya, menyesali kesalahannya di waktu kecil. Arga dan bella yang tidak mengetahui yang sebenarnya, sangat terheran dengan kedua orang yang kini bersamanya.
Mancini yang tidak menghiraukan ucapan Adline, sampai membuat Arga iba dan meminta Mancini untuk menjawab ucapan Adline.
__ADS_1
"Maaf tuan. Saya memang bekerja kepada tuan Arga untuk menjadi pilot helikopter ini. Aku juga memiliki kewajiban secara tidak langsung untuk menghargai tamu tuan Arga. Tetapi sekali lagi saya minta maaf. Untuk hal ini, saya hanya dapat berlaku sopan kepada nona Adline. Tetapi tidak untuk menjawab perkataannya. Jika tuan tetap memaksa, saya lebih baik berhenti menjadi pilot tuan Arga dari pada harus menjawab tiap perkataan nona Adline. Sekali lagi maaf tuan. Mohon pengertiannya." Mancini menjawab panjang lebar permintaan Arga dengan sopan.
Mendapati jawaban yang demikian dari Mancini. Arga kembali diam dan hanya bisa mengasihani Adline dan menghibur dengan percakapan lain. Tetapi Adline kini sedang tidak ingin bicara dan hanya membuka handphone dan membaca. Adline selalu melampiaskan kesendiriannya dengan membaca, terlebih lagi kini kesedihan lamanya seolah terbuka kembali karena bertemu dengan Mancini dan tidak mendapatkan maaf.
****
Penerbangan San Diego ke Sacramento hanya 1 jam perjalanan dengan helikopter. Adline meminta untuk langsung mendarat di rumah dinas ayah Adline.
Saat sudah hampir sampai dan sudah memasuki kota Sacramento, Mancini menghubungi kendali penerbangan untuk mendapat izin mendarat di rumah dinas kepala negara bagian California. Karena Mancini meminta izin mendarat di rumah dinas kepada negara bagian California, kendali penerbangan kota Sacramento melemparkan izin Mancini kepada pusat komando militer negara bagian California.
Karena belum mendapat izin mendarat, helikopter terus berputar di atas langit Sacramento. Mancini kembali di minta memberikan izin terbang pilot dengan benar dan di minta untuk tidak main-main. Di pusat komando militer, komandan pusat komando militer telah datang untuk ikut mendengarkan ucapan Mancini sebagai pilot.
Saat Mancini kembali menyebutkan izin terbangnya, komandan tersebut mengenali suara Mancini dan kode izin terbang yang di sebutkan Mancini. Sebab dia dulu adalah tandem Mancini di jet tempur double sit. Dengan segera Mancini mendapat izin mendarat. Akan tetapi, Mancini kembali mendapat pertanyaan tentang kepentingannya mendarat di rumah dinas kepada negara bagian California. Dengan singkat Mancini menjawab jika dia mengantar Adline.
__ADS_1
Kini helikopter telah mendarat dan sudah di sambut oleh David, ayah dari Adline dan juga merupakan kepala negara bagian California. David menyambut langsung kedatangan Arga karena Arga sudah mengantar putrinya dengan helikopter. Sehingga membuat perjalanan Adline lebih aman. Sedangkan Mancini telah di sambut oleh komandan militer negara bagian California yang merupakan tandemnya dulu saat masih menerbangkan jet tempur.
Mancini yang sebelumnya merasa akan tidak akan nyaman berada di sana, kini anggapan itu hilang saat Mancini bertemu dengan sahabatnya. Sedangkan Arga yang mendapat sambutan dari David, langsung di persilahkan untuk memasuki kediamannya. David yang sudah mengetahui jika anaknya sedang sedih karena bertemu Mancini yang sebagai pilot helikopter, dengan segera berjalan dengan memeluk pundak putrinya agar lebih tegar.
David memaklumi perlakuan Mancini terhadap putrinya yang sampai saat ini tidak memaafkannya. Karena jika David berada di posisi Mancini mungkin akan lebih parah daripada Mancini.
****
Di dalam ruangan tamu rumah David, Adline menceritakan banyak hal. Termasuk tentang keinginannya membantu David untuk memecahkan kasus pembantaian keluarga Arga. Tetapi David tidak mengizinkan karena hal itu bukanlah tugas pengacara. Melainkan tugas kepolisian.
"Oleh karena itu aku ingin meminta bantuan ayah dengan intelijen yang ayah miliki. Dengan bantuan informasi dari intelejen, aku yakin kepolisian akan lebih cepat menemukan pelaku." Adline berbicara kepada ayahnya. Dengan permintaan tersebut, David ayah Adline tidak dapat menolaknya. Sebab dengan tertangkapnya dalang itu semua, juga dapat melindungi putrinya dari bahaya karena sudah terlanjur menjadi incaran organisasi tersembunyi tersebut.
David merupakan politikus bersih yang selalu mengedepankan kepentingan masyarakat. David juga di kenal dengan pemimpin yang ramah kepada para imigran. Oleh karena itu, hukum imigran di negara bagian California lebih subyektif dan lebih bersahabat dari negara bagian lain yang juga memiliki batas wilayah dengan negara lain. Dalam pembicaraan tersebut, Arga memiliki pandangan positif kepada David dan memiliki rencana besar kepada David untuk mendukung ambisi sistem Arga.
__ADS_1
Setelah banyak melakukan pembicaraan, Adline mengajak Arga untuk mengunjungi beberapa organisasi kemanusiaan. Ajakan tersebut dengan segera di setujui oleh Arga. Karena sangat bermanfaat untuk imigran yang kedepannya akan menjadi ladang poin skil dari Arga.