Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap

Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap
Menjadi Donatur


__ADS_3

Setelah segala perjamuan yang di berikan David kepada Arga dan waktu bersantai sejenak sambil menunggu Adline bersiap. Arga mulai di ajak ke Departemen Kepengurusan Status Imigran (DKSI). Disana Arga bertemu dengan berbagai orang penting yang selalu mengusahakan supaya para imigran mendapat status pengakuan dan segala bantuan dari negara. 


Lembaga inilah yang mengupayakan agar seorang imigran mendapat identitas imigran khusus. Meski aturan telah berubah, Departemen Kepengurusan Status Imigran (DKSI) terus mengupayakan untuk membuatkan identitas imigran khusus. Meski terkadang harus menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan tanda tangan dari imigrasi pusat. 


Aturan saat ini yang langsung memvonis imigran baru menjadi penjahat perbatasan. Aturan tersebut yang sangat menyulitkan kepengurusan bagi imigran yang sudah berada di negara ini selama 10 tahun. 


"Tuan, beberapa hari yang lalu, saya menyelamatkan 23 imigran dari perdagangan manusia. Saya juga menyelamatkan 60 imigran dari laut Tijuana River. Lalu bagaimana dengan nasib mereka atas aturan baru tersebut." Arga bertanya kepada Peter, yang menjabat sebagai pimpinan di DKSI. 


"Jika mereka sudah pernah datang ke negara ini sebelumnya. Kami bisa mengusahakan agar mereka bisa tinggal di permukiman penampungan imigran. Tetapi jika mereka baru pertama kali ke negara ini. Bahkan kepala negara bagian juga tidak dapat membantu." Petter menjawab pertanyaan Arga. 


"Kepahitan mereka tidak sampai di sana, ketika di permukiman penampungan Imigran. Kini mereka tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Sehingga menuntut mereka untuk menjadi pekerja sosial hanya untuk mendapat makanan. Organisasi sosial kini tidak memiliki banyak dana untuk memenuhi makanan mereka dengan makanan penuh gizi. Terus bertambahnya imigran di permukiman penampungan dengan tanpa pekerjaan. Membuat mereka hanya bisa bergantung pada bantuan organisasi sosial." Peter melanjutkan ceritanya. Sedangkan Arga mendengarkan cerita dari Petter dengan saksama. 


"Tuan petter, bagaimana jika aku menjadi donatur dari makanan sehat yang akan diperuntukkan para imigran tersebut?"


"Hal yang sangan menyenangkan tentunya jika tuan Arga mau menjadi donatur makanan sehat di permukiman penampungan imigran."


"Jika tuan Arga memang ingin menjadi donatur tersebut, saya akan mengantar tuan Arga ke salah satu Organisasi sosial yang memang mereka lebih fokus kepada para imigran yang menjadi dampak dari aturan presiden yang semakin tidak bersahabat kepada para imigran." Petter melanjutkan bicaranya. 


"Baiklah,mari kita kesana. Dengan demikian aku memiliki harapan, para imigran yang terus menerus bersembunyi dapat tinggal di permukiman penampungan imigran dengan tenang tanpa perlu mengkhawatirkan kekurangan makanan." Arga berucap kepada Petter. Sedangkan Adline dan Bella hanya menjadi pendengar dari percakapan kedua pria tersebut. 

__ADS_1


****


Kini Arga, Bella, Adline dan Petter ke kantor organisasi sosial yang memfokuskan diri untuk mengurus bantuan berpa makanan sehat kepada para imigran di tempat-tempat penampungan imigran. 


"Welly, perkenalkan ini Arga, Bella dan ini Adline yang tentu saja kamu sudah mendengar jam terbangnya." Petter mengenalkan ketua organisasi kepada Arga dan teman-temannya. Di sana Petter menjelaskan jika Arga ingin menjadi donatur untuk permasalahan memenuhi makanan sehat di permukiman penampungan imigran. 


"Sebenarnya aku bukan hanya akan menjadi donatur mengenai makanan sehat. Jika kamu memang membutuhkan hal lainnya, mungkin aku dapat membantunya." Arga berucap kepada welly. 


Keinginan Arga di sambut dengan penuh suka cita. Organisasi tersebut yang selalu kekurangan dana untuk memberikan makan kepada para imigran. Sampai harus meminjam dana bank untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Sebab pemerintah tidak mau tahu dengan bantuan untuk imigran. Semenjak aturan baru di berlakukan. Pemerintah tetap mau menggelontorkan bantuan kepada para imigran. Tetapi ketika suatu individu menerima bantuan tersebut. Imigran tersebut di anggap tidak dapat mandiri dan hanya akan menjadi beban negara jika memiliki identitas imigran khusus. 


Oleh sebab itu, setiap imigran yang menerima bantuan dari pemerintah. Maka dirinya tidak akan pernah bisa memiliki identitas imigran khusus, sehingga memaksa mereka untuk diasingkan nantinya. Karena ancaman aturan tersebut, para imigran tidak mau menerima bantuan pemerintah dan lebih memilih kelaparan di permukiman penampungan imigran serta berharap segera mendapatkan identitas imigran khusus. 


"Sepertinya jika hanya dengan lisan seperti ini, akan kurang baik untuk kedepannya. Sebaiknya kami menyiapkan dulu proposalnya dan nanti akan saya antar sendiri kepada tuan Arga di San Diego." Welly berucap kepada Arga dan lainnya. 


"Baiklah jika demikian. Aku benar-benar menunggu proposalmu. Ini kartu namaku. Silahkan simpan dan hubungi diriku ketika Anda telah sampai di San Diego." Arga berucap kepada Welly. 


Cukup lama mereka berbincang serta membahas tentang para imigran. Mereka juga membahas aturan baru yang sangat rentan terhadap pelanggaran HAM. Sebab aturan tersebut dapat dimanfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan terhadap para imigran. Terutama imigran wanita. Tidak sedikit dari imigran wanita sampai rela tubuhnya dinikmati oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab agar mereka tidak masuk dalam list imigran yang akan diasingkan. 


Mereka juga membahas sedikit tentang politik, dimana 1,5 tahun lagi akan ada pemilihan presiden baru. Petter dan Welly sebenarnya sangat mengharapkan jika David dapat mencalonkan diri. Tetapi hal itu mungkin sudah tertutup. Sebab partai yang diikuti David telah memilih calon yang dianggap unggulan di partainya. Meski belum resmi didaftarkan sebagai calon dari partai yang diikuti oleh David. 

__ADS_1


Setelah cukup lama berbincang, Arga berpamitan untuk kembali ke San Diego. Tentu saja sebelum kembali, Arga harus ke rumah David terlebih dahulu. Selain helikopter Arga berada di sana, Arga juga harus berpamitan kepada David. 


**beberapa jam sebelumnya**


"Sahabatku, bagaimana kabarmu?" Komandan militer negara bagian California yang bernama Frank menyambut Mancini sesaat Mancini turun dari helikopter yang dia kemudikan. 


Mereka berdua bersalaman dan berpelukan. Menandakan mereka dulunya benar-benar sangat dekat. Di sana Mancini di bawa ke markas komando militer yang berada di Sacramento. 


"Berapa lama kamu bertugas di Sacramento? Bagaimana rasanya menjadi komandan?"


"Ha.. Ha.. Ha.. Aku mendapatkan posisi komandan karena kamu meninggalkannya begitu saja. Saat kamu meninggalkanku, aku tidak pernah mendapatkan tandem sehebat dirimu. Aku juga tidak dapat membimbing tandem ku seperti kamu membimbingku. Setelah 1 tahun aku menjadi komandan, aku mengajukan diri untuk tidak menerbangkan pesawat lagi. Beruntungnya diriku, 6 bulan kemudian permohonanku diterima dan aku di pindah tugaskan di sini." Frank menjawab pertanyaan Mancini dengan terus berjalan membawa Mancini ke ruangannya. 


Setelah berada di ruangan Frank, wajah Mancini yang sebelumnya sangat ceria. Kini berubah menjadi serius. 


"Sahabatku, sebaiknya kamu jangan menjadi pilot Arga Litohu. Berhentilah menjadi pilotnya. Akan banyak bahaya yang kau hadapi. Bahkan keluarga besarnya di bantai oleh musuh yang tidak dia ketahui, aku mengkhawatirkan nyawamu." Frank berbicara seolah mengetahui sesuatu. Mancini yang menangkap perkataan Frank adalah sebuah peringatan yang di sengaja dan di ketahui oleh Frank. Dengan gerakan cepat, Mancini meraih krah baju Frank. 


"Kau mengetahui sesuatu, apakah kau bagian dari mereka. Jangan pernah mengusik Arga Litohu." 


"Sahabatku, tenangkan dirimu. Kamu terlalu jauh berfikir." Frank berusaha menenangkan Mancini dan berusaha melepaskan genggaman tangan Mancini terhadap bajunya. 

__ADS_1


__ADS_2