Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap

Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap
Penolakan Bella


__ADS_3

Arga, Bella dan Mancini memulai mencari informasi di diskotik-diskotik. Awalnya mereka memasuki setiap diskotik yang mereka temui. Tetapi tidak memiliki hasil sama sekali, bahkan mereka juga tidak mendapatkan jejak apapun tentang pria yang telah membunuh 2 imigran. 


Hingga larut malam Arga mencari keberadaan orang tersebut. Hingga akhirnya mereka menyerah untuk hari ini dan pergi kembali ke hotel. Di hotel, sudah ada beberapa pengawal Arga yang juga berpencar mencari. Mereka juga tidak menemukannya, hingga semua tim dari pengawal Arga datang, mereka semua mengatakan jika mereka juga tidak mendapatkan informasi apapun. 


Kini mereka semua kembali ke kamar mereka masing-masing. Demikian dengan Arga dan Bella. Mereka berdua berada di kamar masing-masing. 


****


"Hal tadi seharusnya tidak terjadi. Aku adalah pelindung dari pemilik sistem kuadrilliun imigran gelap. Aku bukanlah pemuas nafsunya. Aku juga bukanlah istrinya. Hubungan ini akan merusak segalanya. Hubungan ini akan merusak tujuan sistem. Jika hal itu sampai terjadi, sama saja aku membunuhnya dengan perlahan. Sama saja aku hanya akan melihatnya mati karena gagal menjalankan tujuan sistem." Bella melamun di dalam kamarnya ketika mengingat kenikmatan yang sangat luar biasa Bella alami. Setiap sentuhan yang Arga berikan. Semuanya teringat dengan jelas. 


Tetapi Bella memutuskan untuk tidak terjebak dengan perasaannya yang akhirnya akan merusak segalanya. Bella memilih untuk menjalani hari-hari kedepannya tanpa ada lagi kejadian kesalahan seperti yang sudah dia lewati dari pagi hingga sore. 


****


"Apa yang harus aku lakukan sekarang? Aku telah meniduri pelindungku sendiri. Bagaimana ini? Apakah akan baik-baik saja menjalani hubungan seperti ini? Tetapi aku tidak boleh menghiraukan perasaannya. Aku juga sangat menikmati semua kenikmatan yang Bella berikan dari pagi hingga sore. Aku harus bersikap seperti apa? Apa yang harus aku lakukan. Jujur aku menginginkan kenikmatan itu lagi. Tapiii… Apakah itu benar? Apakah tidak akan merusak segalanya." Arga nerbicara sendiri dalam lamunnya. 


"Huuuff.. Nafsu selalu merusak otak. Tidak ada pikiran seperti ini ketika aku di selimuti nafsu akan kenikmatan tubuh Bella. Aku rasa aku tetap harus menjalani hubungan ini. Selain aku tidak ingin kehilangan kenikmatan tubuh Bella, yang kini selalu memenuhi pikiranku. Aku juga tidak ingin mengecewakan Bella yang sudah memberikan tubuhnya padaku." Arga berbicara sendiri dalam lamunnya. 


"Tetapi, apakah malam ini aku harus mengetuk pintu kamarnya lagi? Ini sudah larur. Aku yakin Bella juga tidak bisa tidur karena memikirkan hal ini juga. Aaaakkkhh.. Persetan dengan pemikiranku. Yang jelas aku masih menginginkan tubuh Bella malam ini." Kini Arga telah memutuskan setelah Arga cukup lama berbicara sediri dalam lamunannya. 


Kini Arga beranjak dari tempat tidurnya untuk pergi keluar dan membeli seikat bunga untuk Arga berikan kepada Bella. Setidaknya kini Arga bermaksud lebih menganggap keberadaan Bella dengan pemberian bunga kepada Bella. 


(Membayar pembelian bunga sebesar $350. Sisa saldo $999.898.596.612.936.")

__ADS_1


(0 poin skil baru ditambahkan)


(Total 77 poin skil belum digunakan) 


(Skill saat ini) 


(Fisik 47) 


(Kecerdasan 46) 


(Kecepatan 50) 


(Kekuatan otot 54) 


(Akurasi 30)


Sebenarnya Bella sangat senang dengan pemberian Arga. Tetapi Bella tidak ingin merusak segalanya jika Bella menerima bunga tersebut. Dengan berat hati, Bella menolak pemberian bunga oleh Arga. 


"Ini adalah kesalahan. Sebaiknya kamu kembali ke kamarmu dan beristirahatlah. Anggap kejadian dari pagi tadi hingga sore, kejadian yang tidak pernah terjadi. Sehingga aku mengenal Arga Litohu sebelum kejadian hari ini. Begitu juga dirimu, aku berharap kamu dapat melenyapkan kejadian tadi pagi hingga sore dari pikiranmu." Bella berbicara dengan nada bicara datar. 


Bella juga menutup pintu setelah Bella merasa sudah cukup untuk berbicara. Sedangkan Arga masih berdiri terdiam mendengarkan jawaban Bella yang jauh dari apa yang Arga pikirkan. 


"Apa yang terjadi padanya? Mengapa dia menolak bunga pemberianku? Jika Bella menganggap ini sebuah kesalahan. Seharusnya Bella menjelaskan padaku letak kesalahannya. Tetapi ini sudah larut malam. Aku akan menanyakannya besok saja." Arga membatin di dalam hatinya dengan memandang bunga yang akan dia berikan kepada Bella. 

__ADS_1


Karena Bella menolak seikat bunga yang di berikan oleh Arga. Arga membawa bunga tersebut ke dalam kamarnya. 


Di dalam kamar, Arga menaruh bunga tersebut di meja dengan pandangan tanda tanya. Tetapi semakin keras Arga berpikir, semakin Arga tidak menemukan alasan dari penolakan yang di berikan Bella. 


****


Saat matahari baru terbit, Arga mengetuk pintu kamar Bella kembali untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat lagi. Bagaimanapun Arga membutuhkan alasannya. 


Sebenarnya Bella masih tidak ingin menjelaskan apapun. Tetapi jika dirinya tidak cepat menyelesaikan persoalan ini dengan menjelaskan alasan yang menjadi dasar dirinya mengatakan bahwa hal ini sebuah kesalahan. 


"Pertama, Aku adalah pelindung sistem dari pemilik sistem kuadrilliun imigran gelap. Akan menjadi tidak wajar jika aku memiliki hubungan khusus denganmu."


"Kedua, hubungan kita akan mengacaukan semua yang sudah kamu rencanakan."


"Ketiga, jika kamu belum menyelesaikan misi dalam jangka waktu yang masih belum ditentukan sistem, maka kamu akan tewas termakan oleh sistem ini. Sistem ini akan membusukkan otakmu yang sudah tertempel oleh sebuah otak buatan yang di tempel di kepalamu. 


Oleh sebab itu, Bella meminta hubungan ini anggap tidak pernah ada. Kenikmatan yang sudah di lewati bersama juga anggap tidak ada. Semua harus kembali normal seperti biasanya. 


Mendapatkan penjelasan demikian, Arga dengan terpaksa menyetujuinya meski terasa sangat berat untuk di lalui. Karena bagaimanapun Arga tidak mungkin memaksa Bella untuk memenuhi keinginan pribadinya yang tidak berhubungan dengan sistem. 


Setelah mendapat penjelasan dari Bella, Arga berpamitan kepada Bella untuk menuju restoran terlebih dahulu. Sedangkan Bella pergi masuk ke dalam kamarnya dengan kesedihan. Tanpa terasa air mata Bella menetes saat bela sudah menutup pintu kamarnya. 


****

__ADS_1


Setelah semua selesai sarapan, kini mereka semua kembali berpencar untuk mendapatkan informasi yang di butuhkan. 


"Tuan ini tagihannya dengan yang kemarin. Tagihan ini juga sudah dengan biaya 8 kamar selama 2 hari. Mohon maaf jika saya memberi tagihannya sekarang. Sebab ini semua adalah aturan dan memang harus di bayar 2 hari. Atau harus dengan cara deposit jika ingin lebih bebas."  Seorang pelayanan memberikan tagihan kepada Arga supaya Arga membuat tagihannya terlebih dahulu sebelum meninggalkan restoran hotel. 


__ADS_2