Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap

Sistem Kuadrilliun Imigran Gelap
Pembelian Aset


__ADS_3

Pembayaran tersebut belum diselesaikan oleh Arga. Sebab Arga belum menekan  tombol oke setelah melakukan verifikasi pembayaran. Elena tinggal menekan oke, maka uang 10jt dollar akan masuk ke rekening maskapai milik ayah Elena. 


"Arga belum menyelesaikan langkah terakhir pembayaran. Haruskah aku yang menyentuh tombol oke? Tapi bisa jadi ini adalah sebuah kesalahan. Mungkin saja Arga terlalu banyak menekan 0. Apa aku harus menelponnya terlebih dahulu untuk memastikan. Ya, aku harus memastikannya terlebih dahulu. Aku tidak boleh mengambil keuntungan dari kelalaian orang lain." Elena berbicara sendiri di dalam hati. Setelah membuat keputusan, Elena mencari no handphone Arga di data pelanggan. 


Tlululululululut… Tlululululululut… Handphone Arga berbunyi saat Arga akan memasuki ruangan tempat para petinggi perusahaan Hard Rock Group berada. 


"Hallo?"


"Apa benar aku berbicara dengan Arga?" 


"Sepertinya ini suara Elena. Dia menelponku?" Arga membatin di dalam hatinya. 


"Elena? Ini benar Elena?"


"Dia hafal dengan suaraku." Elena tersenyum-tersenyum sendiri merasa bahagia. Sebab Arga dapat mengetahui jika yang sedang menelpon adalah Elena, padahal Arga tidak memiliki no Elena dan Elena menelpon tidak menggunakan telepon Whatsapp. Sehingga tidak menampilkan foto di layar handphone Arga. 


"Ya, benar aku Elena. Aku ingin mengkonfirmasi pembayaranmu tadi."


"Apakah 10jt kurang?" Arga memotong pembicaraan Elena saat Elena belum selesai berbicara. Mendengar kata-kata Arga yang menyebutkan nominal 10jt. Elena cukup terkejut karena nominal 10jt di layar handphonenya tadi adalah benar. 


"Tidak-tidak. Aku hanya mengira kamu tadi salah memasukkan 0. Sehingga kamu mengetik 10jt."


"Tidak, aku tidak salah ngetik. Aku memang menuliskan angka 10jt tadi. Dan sepertinya aku tadi terlupa menekan tombol oke. Tolong selesaikan transaksinya ya. Kamu hanya perlu menekan oke. Maka pembayarannya akan selesai. Jika hanya itu yang ingin kamu tanyakan. Aku tutup dulu teleponnya. Aku sedang dalam urusan. Sampai bertemu nanti di bandara." Arga menutup teleponnya ketik Elena masih belum sempat menjawab. 


Tut.. Tut.. Tut.. Suara Arga telah berganti dengan suara yang menandakan telepon telah berakhir. 


"Dia pasti sangat terburu-buru. Hingga menutup telepon sebelum aku menjawab." Elena membatin sambil melihat layar handphone dengan raut wajah sedih seperti telah kehilangan sesuatu. 

__ADS_1


"Mengapa aku sedih saat Arga menutup telepon sebelum aku menjawab. Ada apa dengan perasaanku ini." Elena membatin di dalam hati sambil membuka kembali menu pembayaran yang dilakukan Arga dan menekan oke. 


****


Sesaat setelah Arga masuk ruangan yang di dalamnya terdapat para petinggi perusahaan Hard Rock Group, Arga mendapat notifikasi di layar transparan yang tiba-tiba keluar di depan dadanya seolah seperti sebuah layar komputer. Mendapati layar tersebut muncul Arga berhenti dari langkahnya dan menyentuh notifikasinya. Terlihat di layar pemberitahuan seperti biasanya ketika Arga telah selesai melakukan transaksi. 


("Baru saja melakukan pembayaran sewa jet pribadi dengan nominal $10.000.000 Sisa saldo $999.999.751.103.286.")


(1 poin skil baru di dapatkan)


(Total 5 poin skil belum digunakan) 


(Skill saat ini) 


(Fisik 22) 


(Kecepatan 21) 


(Kekuatan otot 17) 


(Akurasi 19)


"Elena sudah menyelesaikan pembayaranku. Kini aku mendapatkan tambahan poin. Aku harus lebih cepat menambah Poin agar aku bisa lebih kuat dan dapat membongkar organisasi-organisasi tersembunyi di balik ini semua. Termasuk organisasi yang membu sistem ini. Sebab, meski sistem ini terlihat memiliki misi yang baik. Tetapi telah mengorbankan banyak orang demi tujuan mereka." Arga membatin di dalam hati dengan senyum penuh arti menghiasi wajahnya ketika melihat notifikasi di layar tersebut. 


Setelah Arga menutup notifikasi di layar transparan yang hanya dapat di lihat Arga. Kini Arga melanjutkan langkahnya menuju ke enam petinggi perusahaan Hard Rock Group. Arga meminta salah satu pengawal Arga untuk membawa tim notaris ke sini dan meminta rekaman CCTV ruangan rapat yang sebelumnya telah merekam semua kejadian pelecehan terhadap Siska. 


"Apa yang kamu inginkan sehingga mencari notaris dan apa hubungannya notaris dengan rekaman CCTV?" Salah satu petinggi Hard Rock Group yang merupakan saudara Sein bertanya kepada Arga dengan kondisi terikat. 

__ADS_1


"Kau akan tau setelah semua berakhir. Jadi, siapa di antara kalian yang dapat menjual aset perusahaan?"


"Ha.. Ha.. Ha.. Kamu saja tidak menjawab pertanyaanku. Kenapa kami harus menjawab pertanyaanmu."


"Sebab jika kalian tidak menjawab. Aku akan menyebarkan vidio pelecehan kalian. Sehingga nama baik kalian akan tercemar dan otomatis akan nama baik perusahaan yang kalian pimpin akan ikut rusak. Dan aku tau, ketika nama baik perusahaan kalian rusak, maka harga saham perusahaan yang kalian pimpin akan hancur. Jadi!! Kalian masih tidak akan menjawab pertanyaanku?" Mendapati perkataan Arga yang sepenuhnya benar, mereka mengeratkan gigi mereka seolah ingin memukul Arga dan menghancurkannya. Terlebih lagi saudara dari Sein. Sebab saham tertinggi di perusahaan ini dimiliki oleh ayahnya. Otomatis ketika harga saham perusahaan ini hancur, maka bisa jadi keluarganya akan bangkrut. 


"Aku yang dapat menjual aset perusahaan ini. Aku salah satu pejabat direksi Hard Rock Group." Thomas yang merupakan saudara Sein dan merupakan anak dari pemilik saham tertinggi di Hard Rock Group menjawab pertanyaan Arga dengan terpaksa. 


"Bagus, lalu. Siapa di antara kalian yang merupakan saudara Sein?"


"Aku juga. Kenapa!!"


"Ha.. Ha.. Ha.. Dalam kondisi terikat dan terancam. Kau masih berani membentakku? Sungguh orang tidak tahu diri."


"Aku menginginkan hotel ini dari perusahaan yang kau pimpin. Tenang saja, aku tidak akan merampasnya karena aku masih memiliki etika. Tetapi aku akan membelinya dengan harga yang kamu tentukan. Jika kamu tidak menjualnya, maka aku juga akan menyebarkan rekaman CCTV pelecehan terhadap siska."


Hemmh.. Entah ini musibah atau berkah. Sungguh bodoh, ingin membeli hotel ini dengan harga yang aku tentukan semauku. Baiklah, apa kau bisa membeli sesuai dengan harga yang aku tentukan!!" Thomas membatin di dalam hatinya. 


"Baiklah, sepertinya aku tidak memiliki pilihan yang lebih menguntungkan dari pada menjual hotel ini padamu. Aku akan menjualnya dengan harga 15 milliard dollar. Apakah kau mampu membelinya?"


"Ha.. Ha.. Ha.. Sepertinya kamu berusaha menipuku. Harga pasaran aset ini tidak lebih dari 10 milliard dollar. Tetapi kau menyebutkan angka 15 milliard dollar. Kau ingin memperalatku untuk mendapatkan keuntungan? Beruntunglah kau, aku memiliki aturan sistem yang tidak memperbolehkanku untuk menawar apa yang ingin aku bayarkan. Tetapi aku akan tetap membelinya. Sebab aku akan mendapatkan poin besar dari pembelian ini. Tetapi aku akan membalasmu suatu saat dengan cara yang menyakitkan." Arga membatin di dalam hatinya. Lalu menyetujui nominal yang ditawarkan oleh Thomas. 


"Baiklah, aku akan membeli aset ini dengan harga yang sudah kamu tentukan."


"Apa!! Dia bodoh atau sudah gila? Dia pasti membeli aset ini dengan harga yang aku tentukan karena tidak ingin wanitanya di ganggu lagi. Harga ini adalah 2x lipat dari harga pasaran. Aku yakin dia sudah gila. Sebenarnya dalam kondisi ini dia bisa saja memaksaku untuk menjual aset ini dengan harga rendah, tetapi hal itu akan menjadikan urusan ini panjang. Dan dia tidak menginginkan hal itu dengan memberiku keuntungan fantastis. Ayah pasti akan bangga padaku karena dapat menjual aset ini dengan harga fantastis. Persetan dengan sakit hati Sein, aku harus berhati-hati dengan orang seperti ini. Jika perlu, aku harus bisa bersahabat dengannya. Ya.. Aku harus bersahabat dengannya di lain hari." Thomas berbicara sendiri di dalam hati. 


🙏🙏 mohon dukungannya ya... Dengan cara LIKE, COMMENT, KIRIM GIFT dan VOTE SETIAP AWAL PEKAN. Oh iya, jangan lupa... Jadikan FAVORIT😍💕 🙏🙏

__ADS_1


TERIMAKASIH...


__ADS_2